Berita
Kamp KKB di Nabarua Dibongkar Aparat Gabungan, Ratusan Amunisi dan Puluhan Juta Rupiah Diamankan

NABIRE — Aparat gabungan TNI-Polri menggelar konferensi pers terkait perkembangan upaya penegakan hukum terhadap target daftar pencarian orang (DPO) kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nabire yang digelar di Polres Nabire pada Senin (2/3/2026) pukul 16.00 WIT.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat TNI–Polri, diantaranya Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol. Dr. Gustav Robby Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., Wapangops Habema Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., Danrem 173/Praja Vira Braja Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda, Kasatgas Gakkum Ops Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. I Gede Era Adhinata, S.I.K., Kasatgas Tindak Ops Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Patria Yuda Rahadian, S.I.K., M.I.K., serta Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K.
Operasi yang melibatkan Satgas Operasi Damai Cartenz dari Polri dan Satgas Rajawali Mambri dari TNI itu dilakukan menyusul terdeteksinya aktivitas kelompok bersenjata di wilayah Kali Nabarua yang diduga merencanakan gangguan keamanan.
Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav Robby Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H. menjelaskan bahwa penegakan hukum tersebut didasarkan pada Laporan Polisi Nomor: B/119/II/2026 Polres Nabire Polda Papua Tengah.
“Para pelaku yang saat ini dilakukan pengejaran disangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 458 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pembunuhan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. Selain itu, Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengatur tentang pembunuhan berencana atau pembunuhan yang disertai tindak pidana lain dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun,” tegasnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan, kelompok kriminal bersenjata yang dipimpin DPO berinisial AK diketahui berpindah dari wilayah Kimi menuju Nabarua dan menempati sebuah camp di area Kali Nabarua. Di lokasi tersebut, kelompok diduga melakukan pertemuan internal, penggalangan dukungan logistik, serta merencanakan aksi gangguan keamanan di wilayah Kabupaten Nabire.
Pemantauan lapangan oleh personel gabungan menemukan adanya aktivitas sejumlah orang bersenjata, keberadaan senjata api laras panjang, serta bangunan yang diduga menjadi markas kelompok tersebut.
Tim Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Satgas Rajawali Mambri kemudian menyusun rencana operasi dan strategi penindakan. Personel bergerak melalui beberapa titik penyekatan dan melakukan pengamatan intensif di sekitar Kali Nabarua.
“Saat tim mendekati lokasi camp, terjadi kontak tembak antara aparat keamanan dan kelompok kriminal bersenjata. Tim bantuan turut disiagakan untuk memperkuat personel di lapangan,” ungkap Kombes Pol Gustav.
Setelah tindakan penegakan hukum dilakukan, aparat gabungan berhasil menguasai lokasi camp dan mengamankan situasi. Sementara itu, kelompok bersenjata melarikan diri ke wilayah hutan dan hingga kini masih dalam pengejaran.
Dari hasil operasi tersebut, aparat mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata, antara lain 561 butir amunisi berbagai kaliber, 10 buah magazen, 12 unit telepon genggam, 5 unit alat komunikasi, uang tunai puluhan juta rupiah, bendera dan perlengkapan lainnya, serta tiga tas berisi perlengkapan kelompok.
“Sebagaimana yang kita lihat di depan rekan-rekan media, ini adalah daftar barang bukti yang diamankan di lokasi penegakan hukum kemarin di Kali Nabarua,” ujar Kombes Pol Gustav.
Ia merinci, dua magazen yang ditemukan merupakan hasil rampasan dari kejadian di Lagari, Musyaro, PT Kristalin, termasuk dua telepon genggam milik korban dan satu unit iPhone. Selain itu, terdapat dua magazen lain yang merupakan hasil rampasan dari kejadian di Kilometer 128 pada akhir tahun 2025 yang menewaskan dua anggota aparat.
“Untuk amunisi lainnya masih dalam penyelidikan oleh tim Satgas Damai Cartenz dan Rajawali Mambri guna pendalaman lebih lanjut,” katanya.
Terkait dana tunai yang ditemukan di lokasi, pihaknya masih melakukan penelusuran untuk memastikan sumber dukungan logistik kelompok tersebut.
Pendalaman terhadap dana yang ditemukan masih dilakukan untuk melengkapi proses penyelidikan aparat gabungan TNI-Polri.
Ia juga membenarkan bahwa dalam peristiwa di Lagari, selain dua korban jiwa, terdapat dua pucuk senjata api panjang dan satu senjata api pendek yang dirampas oleh kelompok tersebut.
Wakil Panglima Operasi Habema, Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M. menyampaikan bahwa dalam kontak tembak tersebut satu anggota TNI mengalami luka akibat serpihan proyektil.
“Korban tertembak ada satu anggota kita yang terkena rekoset di betis kanan. Antisipasi kami tentu apabila sudah terjadi perdarahan harus segera dilakukan evakuasi. Anggota tersebut langsung dievakuasi dan saat ini sudah tertangani. Kondisinya tidak terlalu serius karena hanya serpihan proyektil. Diperkirakan dalam waktu sekitar satu minggu sudah cukup membaik,” jelasnya.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, BrigjenPol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Aparat gabungan TNI-Polri akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut serta pengejaran terhadap para pelaku kejahatan. Jangan percaya pada informasi yang belum resmi sumbernya,” tegasnya.
Sementara itu, Wakapolda Papua Tengah menegaskan komitmen aparat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah.
“Kami menegaskan bahwa aparat gabungan masih terus melakukan pengejaran dan berkomitmen menjaga stabilitas keamanan serta keselamatan masyarakat,” pungkas Kombes Pol Gustav.
Hingga kini, aparat gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar wilayah Kabupaten Nabire guna memastikan kelompok bersenjata tersebut tidak kembali melakukan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Berita
Dekat dengan Petani, Bhabinkamtibmas Rebalas Perkuat Sinergi Dukung Ketahanan Pangan

Polresta Pasuruan – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Rebalas, Kecamatan Grati, Polsek Grati Polres Pasuruan Kota Polda Jatim hadir langsung di tengah aktivitas para petani untuk menjalin komunikasi sekaligus memberikan dukungan kepada masyarakat yang bergerak di sektor pertanian. Selasa (3/11/2026).
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kegiatan masyarakat. Melalui sambang dan dialog secara langsung, Bhabinkamtibmas dapat mengetahui kondisi serta berbagai kendala yang dihadapi petani dalam mengelola lahan pertanian.
Selain mempererat hubungan kemitraan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan.
Kapolsek Grati AKP H. Prasetyo Budiarto, S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi warga.
“Melalui peran Bhabinkamtibmas, kami ingin terus menjalin kedekatan dengan masyarakat, termasuk para petani. Kami siap mendukung dan mendorong kegiatan pertanian melalui komunikasi serta pendampingan, sehingga terjalin sinergi yang baik dalam memperkuat ketahanan pangan. Kami berharap para petani tetap semangat dan terus mengembangkan potensi pertanian di wilayahnya,” ungkapnya.
Dengan kehadiran Polri secara langsung di tengah para petani, diharapkan hubungan kemitraan semakin kuat dan kontribusi masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional dapat terus meningkat.
#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polribersamamasyarakat
#swasembadapangan
#swassembadajagung
#polisicintapetani
#astacitapresiden
Berita
Cegah Kriminalitas 3C, Polsek Grati Gencarkan Patroli dan Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Polresta Pasuruan – Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), anggota Polsek Grati Polres Pasuruan Kota Polda Jatim terus meningkatkan kegiatan patroli sekaligus memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat guna mengantisipasi tindak kriminalitas 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Selasa (3/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Grati menyambangi sejumlah titik aktivitas masyarakat dan melaksanakan dialog secara langsung dengan warga. Polsek Grati mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga keamanan lingkungan, serta lebih berhati-hati dalam menjaga kendaraan maupun barang berharga.
Selain itu, masyarakat juga diimbau agar mengaktifkan kembali kepedulian terhadap keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas.
Kapolsek Grati AKP H. Prasetyo Budiarto, S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa upaya pencegahan kriminalitas membutuhkan kehadiran aktif kepolisian serta dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Patroli dan imbauan kamtibmas terus kami tingkatkan sebagai langkah pencegahan terhadap aksi kriminalitas 3C. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak lengah, saling peduli terhadap lingkungan sekitar, dan bersama-sama menjaga keamanan. Apabila menemukan hal yang mencurigakan, segera sampaikan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Kapolsek juga menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Melalui kegiatan patroli dan dialogis tersebut, Polsek Grati berkomitmen untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman serta kondusif di wilayah hukum Polsek Grati.
Berita
Cegah Kriminalitas 3C di Jalur Pantura, Polsek Rejoso Intensifkan Patroli dan Dialogis dengan Masyarakat

Polresta Pasuruan – Tingkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), anggota Polsek Rejoso Polres Pasuruan Kota melaksanakan patroli rutin sekaligus patroli dialogis di wilayah hukum Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan patroli difokuskan pada jalur Pantura Pasuruan–Probolinggo yang menjadi salah satu jalur dengan aktivitas lalu lintas masyarakat cukup tinggi. Patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kriminalitas 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta berbagai potensi gangguan kamtibmas lainnya.
Selain melakukan pemantauan di sepanjang jalur, personel Polsek Rejoso juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi masyarakat dan pengguna jalan. Dalam kesempatan tersebut, petugas menyampaikan imbauan agar masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga barang bawaan, memastikan kendaraan dalam keadaan aman, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Kapolsek Rejoso AKP Bambang Pamungkas menyampaikan bahwa patroli rutin dan dialogis merupakan langkah preventif kepolisian untuk menekan peluang terjadinya tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Patroli kami tingkatkan, khususnya di jalur Pantura dan sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi terjadinya tindak kriminalitas. Kami juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada, saling peduli terhadap lingkungan sekitar, serta tidak segan menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan patroli dan dialogis tersebut, Polsek Rejoso berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna menciptakan situasi wilayah hukum yang aman, tertib, dan kondusif.
-
Berita6 hari agoKapolres Pasuruan Kota Pimpin Sertijab Kapolsek Bugul Kidul, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Masyarakat
-
Berita6 hari agoDukung Swasembada Pangan, Ps. Kanit Binmas Polsek Nguling Turun Langsung Sambangi Petani Sumberanyar
-
Polres1 minggu agoApel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2026, Polres Pasuruan Kota Teguhkan Komitmen Wujudkan Kamseltibcarlantas Yang Aman Dan Kondusif
-
Polres1 minggu ago
Bhabinkamtibmas Desa Rejoso Lor Dampingi Petani Jagung, Dukung Ketahanan Pangan
-
Polsek1 minggu ago
Antisipasi Kerawanan Objek Vital, Polsek Pohjentrek Gelar Patroli di SPBU 54.671.09 Warungdowo
-
Berita6 hari agoAntisipasi Gangguan Kamtibmas Siang Hari, Polsek Kraton Intensifkan Patroli dan Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan
-
Berita5 hari agoCegah Kriminalitas 3C, Polsek Grati Gencarkan Patroli dan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas
-
Berita1 minggu agoPolres Pacitan Razia Penginapan dan Tempat Hiburan Cegah Peredaran Narkoba dan Prostitusi
