Berita
Korlantas Polri Maksimalkan ETLE Drone Patrol Presisi di Tol Tangerang – Jakarta

JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melalui Direktorat Penegakan Hukum (Ditgakkum) kembali mengintensifkan operasional ETLE Drone Patrol Presisi dengan fokus pengawasan kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL).
Kali ini ETLE Drone Patrol Presisi diterbangkan di atas ruas Tol Tangerang – Jakarta KM 15.
Penguatan pengawasan ini sesuai arahan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum, sebagai bagian dari strategi nasional dalam menciptakan sistem angkutan barang yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan.
Hal tersebut seperti disampaikan oleh Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H di Jakarta, Senin (16/2/26).
Menurut Brigjen Pol. Faizal, ruas Tol Tangerang-Jakarta merupakan jalur utama penghubung antara Ibu Kota dan wilayah Banten hingga akses menuju kawasan industri serta pelabuhan penyeberangan Merak.
Mobilitas kendaraan angkutan barang yang tinggi, khususnya truk logistik dan kontainer, menjadikan KM 15 sebagai titik krusial dalam pengendalian pelanggaran dimensi dan muatan dikarenakan terdapat Rest Area untuk peristirahatan dan keluar masuk kendaraan.
“Pengawasan berbasis udara dinilai mampu menjangkau area lebih luas dan memetakan potensi pelanggaran secara komprehensif,” ujar Brigjen Pol. Faizal.
Ia menjelaskan,dalam pelaksanaanya, Tim melakukan analisis kepadatan arus kendaraan, identifikasi jam rawan pelanggaran, serta penentuan sektor terbang drone guna memastikan pengawasan berjalan efektif dan terarah.
Sementara itu saat ditemui di lapangan, Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol. Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H mengatakan, penggunaan drone ETLE memungkinkan pemantauan dilakukan secara real time melalui kamera resolusi tinggi.
“Kamera tersebut terintegrasi dengan sistem Automatic Number Plate Recognition (ANPR),”ujar Kombes Pol Dwi Sumrahadi.
Ia mengatakan teknologi ini mampu membaca pelat nomor kendaraan secara otomatis sekaligus merekam detail fisik kendaraan, termasuk tinggi bak, panjang rangka, konfigurasi sumbu roda, hingga indikasi distribusi muatan yang tidak proporsional.
“Dengan pendekatan ini, proses pengawasan dapat dilaksanakan tanpa menghentikan kendaraan di lajur, sehingga arus lalu lintas tetap terjaga,” terang Kombes Dwi Sumrahadi.
Selain mendeteksi pelanggaran, sistem ETLE Drone juga mendukung pengumpulan data analitis terkait pola operasional angkutan barang.
Data tersebut menjadi dasar evaluasi berkelanjutan dalam penyusunan strategi pengawasan dan pembinaan kepada perusahaan angkutan.
“Pendekatan berbasis data ini memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan penanganan pelanggaran,” kata Kombes Dwi Sumrahadi.
Sebagai koordinator teknis di lapangan,Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri ini mengatakan ada 5 sasaran prioritas pengawasan.
Pertama adalah Kendaraan angkutan barang dengan dimensi tidak sesuai standar teknis pabrikan;
Kedua; Truk yang mengangkut muatan melebihi daya angkut yang diperbolehkan;
Ketiga; Modifikasi sasis, rangka, atau bak kendaraan tanpa uji tipe resmi;
Keempat ; Kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan dan Kelima adalah pelanggaran pengaturan lajur kendaraan berat di jalan tol.
Pelaksanaan kegiatan ini berpedoman pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 48 dan Pasal 169 mengenai persyaratan teknis dan laik jalan, Pasal 277 terkait perubahan bentuk dan dimensi kendaraan, serta Pasal 307 mengenai ketentuan muatan angkutan barang.
“Ketentuan tersebut menjadi dasar hukum dalam setiap proses verifikasi dan penerbitan sanksi administratif melalui sistem elektronik,” pungkas Kombes Dwi Sumrahadi.
Dengan pengawasan udara yang presisi, adaptif, dan berkelanjutan, Korlantas Polri menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sistem transportasi nasional yang modern dan berbasis teknologi.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap kelancaran distribusi logistik menuju kawasan industri dan pelabuhan, sehingga stabilitas arus barang tetap terjaga tanpa mengesampingkan aspek keselamatan berlalu lintas. (*)
Berita
Kapolda Jatim Cek Pos Terpadu dan Pos Pam di Surabaya Pastikan Layanan Mudik Berjalan Optimal

SURABAYA,– Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto didampingi para pejabat utama Polda Jatim melakukan pengecekan langsung sejumlah pos Operasi Ketupat Semeru 2026 di Kota Surabaya,Senin (16/3/26).
Adapun tiga lokasi yang menjadi titik pengecekan yakni Pos Terpadu di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Pos Pengamanan (Pospam) di Stasiun Pasar Turi, serta Pos Pam di Kebun Binatang Surabaya.
Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Selain itu Kapolda Jatim bersama rombongan juga memantau situasi arus mudik yang mulai meningkat di beberapa titik transportasi pada masa mudik lebaran 1447 H/2026.
“Pada kesempatan ini saya bersama pejabat utama melihat lokasi-lokasi kegiatan arus mudik yang sudah mulai dilaksanakan oleh seluruh masyarakat, baik yang datang dari Jakarta maupun dari luar pulau,” kata Irjen Nanang.
Ia menjelaskan, sebelumnya pemantauan juga telah dilakukan di stasiun kereta api Gubeng bersama Kapolri, dan pada hari ini dilanjutkan di Stasiun Pasar Turi serta Pelabuhan Tanjung Perak untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal.
Menurutnya, seluruh personel pengamanan yang telah tergelar di berbagai titik dapat memberikan rasa aman serta pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik, baik menggunakan moda transportasi darat, laut, maupun udara.
“Harapan kami, silakan seluruh masyarakat melaksanakan mudik dengan baik dan tetap saling menjaga, karena keselamatan adalah yang utama. Tujuan mudik adalah untuk bersilaturahmi dengan keluarga,” tuturnya.
Irjen Pol Nanang juga menyampaikan akan melakukan pengecekan di sejumlah wilayah lain, termasuk di Banyuwangi, mengingat adanya potensi peningkatan aktivitas penyeberangan yang bertepatan dengan momentum Hari Raya Nyepi di Bali.
“Pengaturan arus penyeberangan akan diprioritaskan agar tidak terjadi kepadatan, sekaligus tetap menghormati pelaksanaan ibadah Hari Raya Nyepi di Pulau Bali,” ucap Irjen Nanang.
Dengan berbagai langkah pengamanan yang bersinergi dengan lintas sektoral tersebut, diharapkan pelaksanaan arus mudik hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga terwujud Mudik Aman Keluarga Bahagia.(*)
Berita
Layanan Humanis Polwan Polresta Sidoarjo Bantu Lansia di Terminal Purabaya Saat Arus Mudik

SIDOARJO – Aksi humanis ditunjukkan dua anggota Polisi Wanita (Polwan) dari Satuan Samapta Polresta Sidoarjo Polda Jatim saat bertugas di Pos Pelayanan Operasi Ketupat Semeru 2026 Terminal Purabaya, Bungurasih.
Dengan sigap dan penuh kepedulian, mereka membantu para pemudik yang hendak menaiki bus, Senin (16/3/2026).
Dua Polwan tersebut, Iptu Susmiati dan Iptu Deti Meivani, yang sedang melaksanakan piket pelayanan, melihat seorang ibu lanjut usia berjalan tertatih menuju bus tujuan Lumajang.
Tanpa ragu, Iptu Deti Meivani segera menghampiri dan membantu sang lansia hingga naik ke dalam bus dengan aman.
Aksi simpatik itu mendapat apresiasi dari penumpang dan masyarakat sekitar yang menyaksikan langsung kepedulian aparat kepolisian terhadap pemudik, khususnya kelompok rentan seperti lansia.
Iptu Deti Meivani mengatakan, pelayanan kepada masyarakat merupakan prioritas utama selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru, terutama di titik-titik keramaian arus mudik.
“Kami hadir untuk memastikan para pemudik merasa aman dan nyaman. Melihat ibu tersebut kesulitan berjalan, sudah menjadi kewajiban kami untuk membantu hingga beliau bisa naik bus dengan selamat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu meminta bantuan kepada petugas apabila mengalami kesulitan selama perjalanan mudik.
“Silakan hubungi atau datangi petugas di pos pelayanan. Kami siap membantu kapan pun dibutuhkan,” tambahnya.
Keberadaan Pos Pelayanan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Terminal Purabaya memang difokuskan untuk memberikan rasa aman, pelayanan kesehatan, informasi perjalanan, serta bantuan langsung kepada para pemudik agar perjalanan menuju kampung halaman berlangsung lancar dan selamat.
“Ini juga untuk mewujudkan Mudik Aman Keluarga Bahagia,” pungkasnya. (*)
Berita
Hari Keempat Operasi Ketupat Semeru Polda Jatim Pastikan Jalur Tol dan Arteri Lancar

SURABAYA – Memasuki hari keempat pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, situasi arus lalu lintas di wilayah hukum Polda Jawa Timur secara umum terpantau lancar dan terkendali.
Pada Minggu (15/3/2026) malam hingga Senin (16/3/2026) pagi, belum terlihat adanya peningkatan signifikan jumlah kendaraan baik di jalur tol maupun jalur arteri.
Kasatgas Humas Operasi Ketupat Semeru 2026, Kombes Pol Jules Abraham Abast melalui Kasubsatgas Penmas, AKP Muchamad Saifudin mengatakan, berdasarkan laporan situasi lalu lintas selama 1×12 jam, mulai pukul 18.00 hingga 06.00 WIB, arus kendaraan di berbagai titik perbatasan dan jalur utama masih relatif stabil.
“Hingga saat ini juga belum terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang signifikan,” kata AKP Muchamad Saifudin, Senin (16/3/26).
Di jalur tol, volume kendaraan di sejumlah gerbang tol mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.
Di Gerbang Tol Ngawi misalnya, kendaraan yang keluar dari Jawa Timur menuju Jawa Tengah tercatat sebanyak 1.535 unit atau turun 26 persen dari sebelumnya.
Sementara kendaraan yang masuk dari Jawa Tengah menuju Jawa Timur sebanyak 959 unit atau turun 83 persen.
Hal serupa juga terjadi di Gerbang Tol Malang. Kendaraan yang keluar dari arah Surabaya menuju Malang tercatat 2.317 unit atau turun 54 persen, sedangkan kendaraan dari Malang menuju Surabaya sebanyak 1.795 unit atau turun 57 persen.
Sementara itu di Gerbang Tol Probolinggo, kendaraan yang keluar dari Surabaya menuju Probolinggo tercatat sebanyak 5.258 unit atau turun 16 persen, dan kendaraan yang masuk menuju Surabaya tercatat 4.786 unit atau turun 17 persen.
“Rata-rata kecepatan kendaraan di jalur tol berada pada kisaran 70 hingga 80 kilometer per jam,” kata AKP Saifudin.
Sementara itu pada jalur arteri di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, kondisi lalu lintas juga relatif lancar dengan kecepatan kendaraan berkisar 50 hingga 70 kilometer per jam.
Di jalur Tuban misalnya, kendaraan yang masuk ke Jawa Timur tercatat sebanyak 1.902 unit, sementara kendaraan yang keluar menuju Jawa Tengah sebanyak 1.531 unit.
Di jalur arteri Ngawi tercatat 3.198 kendaraan masuk Jawa Timur dan 3.042 kendaraan keluar menuju Jawa Tengah.
Sedangkan di jalur Bojonegoro terdapat 1.684 kendaraan masuk dan 1.323 kendaraan keluar.
Untuk jalur arteri Magetan tercatat 135 kendaraan masuk dan 140 kendaraan keluar.
Di jalur Pacitan terdapat 254 kendaraan masuk dan 284 kendaraan keluar.
Sedangkan di jalur Ponorogo tercatat 279 kendaraan masuk dan 272 kendaraan keluar wilayah Jawa Timur.
AKP Muchamad Saifudin juga menyampaikan bahwa hingga laporan tersebut dibuat, tidak terdapat kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Jawa Timur.
“Untuk kejadian kecelakaan lalu lintas berdasarkan data DORS hingga saat ini nihil. Begitu juga dengan bencana alam, rekayasa lalu lintas, maupun pelanggaran kendaraan sumbu tiga ke atas tidak ditemukan,” tuturnya.
Polda Jawa Timur memastikan akan terus melakukan pemantauan dan pengamanan secara intensif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sehingga Mudik Aman Keluarga Bahagia dapat terwujud. (*)
-
Polda6 hari agoPolda Jatim Amankan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Atlet Perempuan
-
Berita1 minggu ago
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Keboncandi Laksanakan Patroli Akhir Pekan
-
Polres3 hari agoPolda Jatim Siapkan Buffer Zone di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi saat Nyepi
-
Polres6 hari agoCek Kesiapan Personel, Satlantas Polres Pasuruan Kota Gelar Apel Pemeriksaan Perlengkapan Anggota
-
Berita5 hari agoPolri dan Jurnalis Bagikan 1.500 Takjil kepada Masyarakat di Sekitar Mabes Polri
-
Berita4 hari agoPolres Sampang Tegaskan 2 Pemuda yang Ditangkap Bawa Ekstasi Telah Diserahkan ke Panti Rehabilitasi
-
Polda5 hari ago
Bhabinkamtibmas Kebonagung Monitoring Lahan Binaan Polri Dukung Ketahanan Pangan
-
Berita1 hari agoCegah Kriminalitas Jelang Lebaran, Polsek Grati Intensifkan Patroli Kamtibmas
