Berita
Polri dan Kejaksaan Agung Tegaskan Komitmen Usut Tuntas Dugaan Kejahatan Lingkungan di Tapanuli

Jakarta — Kepolisian Republik Indonesia melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri bersama Kejaksaan Agung menegaskan komitmen untuk menuntaskan penanganan dugaan tindak pidana lingkungan hidup yang terjadi di wilayah Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, yang diduga melibatkan sebuah korporasi.
Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Moh. Irhamni menyampaikan bahwa pihaknya telah memaparkan berbagai fakta lapangan serta keterangan ahli untuk memperkuat pembuktian dalam proses hukum selanjutnya.
“Kami sebagai penyidik telah menyampaikan banyak hal terkait fakta-fakta di lapangan dan keterangan ahli yang sangat berguna untuk menunjang pembuktian nanti” ujar Brigjen Pol. Irhamni.
Ia menegaskan bahwa penanganan perkara ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam menegakkan hukum. Pemerintah, kata dia, telah mengerahkan sumber daya terbaik, guna mengungkap perkara secara menyeluruh.
“Kami tentunya mewakili pemerintah, yang telah menyediakan sumber daya yang luar biasa untuk menangani kasus ini” tegasnya.
Lebih lanjut, Brigjen Pol. Irhamni menjelaskan bahwa para pelaku akan dijerat dengan berbagai pasal serius, mulai dari tindak pidana lingkungan hidup, tindak pidana pencucian uang, hingga pertanggungjawaban pidana baik secara perorangan maupun korporasi.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Jampidum Kejaksaan Agung, Dr. Sugeng Riyanta menyatakan bahwa Kejaksaan telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari penyidik Dittipidter Bareskrim Polri terkait perkara tersebut.
“Kami menginformasikan bahwa Kejaksaan sebagai penuntut umum sudah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan dari penyidik Dittipiter terkait dugaan tindak pidana di bidang lingkungan hidup yang terjadi di sekitar Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah yang melibatkan sebuah korporasi,” kata Sugeng.
Ia menegaskan bahwa unsur pidana dalam perkara ini telah terpenuhi secara nyata, baik dari sisi peristiwa, alat bukti, maupun korban yang terdampak.
“Kami sepakat bahwa peristiwa pidana ini sudah jelas, bukti-buktinya nyata, peristiwanya nyata, dan korbannya nyata. Tugas kami sebagai penegak hukum adalah untuk memfaktakan ini menjadi fakta yuridis dan membawa perkara ini ke pengadilan,” ujarnya.
Menurut Sugeng, fokus utama penuntutan tidak hanya pada pemidanaan, tetapi juga pada pertanggungjawaban korporasi dalam pemulihan kerusakan lingkungan akibat bencana yang ditimbulkan.
“Yang utama adalah kami ingin meminta pertanggungjawaban dari pihak korporasi terkait pemulihan kerusakan akibat bencana ini. Kerugian yang ditimbulkan luar biasa, dan kerusakan lingkungan juga sangat besar. Kami akan mengoptimalkan proses ini dan meminta pertanggungjawaban dari korporasi atas kerugian lingkungan yang ditimbulkan,” tegasnya.
Kejaksaan Agung optimistis penanganan perkara ini dapat diselesaikan secara profesional dan transparan, serta mampu memenuhi rasa keadilan masyarakat.
“Kami yakin perkara ini akan bisa kami tuntaskan dan memenuhi harapan masyarakat untuk keadilan,” pungkas Sugeng Riyanta.
Berita
Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Progres Capai 43 Persen

BOGOR — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo meninjau langsung progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Senin (12/1/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan perlengkapan masjid secara simbolis kepada pengelola sekolah.
Dalam doorstop kepada awak media, Wakapolri menyampaikan bahwa pembangunan SMA KTB merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden, khususnya di bidang penguatan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Pada hari ini, alhamdulillah, saya bersama Yayasan Karabangsa, perwakilan filantropi, Polda Jawa Barat, dan Kapolres menyaksikan langsung progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo.
Ia menjelaskan, SMA KTB menjadi salah satu sekolah unggulan yang dihadirkan Polri sebagai kontribusi nyata dalam ekosistem pendidikan nasional. Dari sepuluh sekolah unggulan yang menjadi kebijakan pemerintah, Polri turut menghadirkan satu sekolah unggulan berbasis pembinaan karakter, akademik, dan kepemimpinan.
“Bapak Kapolri berkomitmen untuk ikut mempersiapkan generasi muda Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Berdasarkan hasil pemantauan bersama Yayasan Karabangsa dan seluruh tim, progres pembangunan SMA KTB saat ini telah mencapai 43 persen hanya dalam waktu lima setengah bulan. Capaian tersebut melampaui target awal sebesar 40 persen.
“Artinya, dari target 40 persen, kita telah melampaui sebesar 3 persen. Kita optimistis pada bulan Juli, insyaallah, bangunan ini sudah dapat dimanfaatkan oleh siswa SMA KTB,” jelas Wakapolri.
SMA KTB Gunung Sindur nantinya akan digunakan oleh siswa angkatan pertama yang saat ini sedang menempuh pendidikan di SMA Global Darussalam Yogyakarta, sekaligus untuk angkatan kedua yang direncanakan mulai belajar langsung di Gunung Sindur.
Untuk diketahui, angkatan pertama SMA KTB berjumlah 120 siswa, sementara angkatan kedua direncanakan sebanyak 180 siswa. Proses rekrutmen angkatan kedua telah dilaksanakan pada akhir pekan lalu dan diikuti lebih dari 14.000 siswa SMP dari seluruh Indonesia.
“Seleksi menggunakan standar tes nasional sekolah unggulan dengan kriteria khusus. Dari lebih dari 14.000 peserta, akan diseleksi menjadi 3.000 peserta di tingkat provinsi, kemudian sekitar 400 peserta di tingkat pusat,” ungkapnya.
Seleksi tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026, sedangkan seleksi tingkat pusat akan dilaksanakan di Akademi Kepolisian. Penetapan peserta terpilih direncanakan dilakukan setelah Lebaran.
Wakapolri juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan SMA KTB, mulai dari filantropi, kontraktor, tokoh masyarakat, pemerintah desa, hingga warga sekitar.
“Seluruh masyarakat sangat mendukung karena sekolah ini mempersiapkan aset-aset bangsa. Tidak ada satu negara pun yang maju tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang unggul,” tuturnya.
Ia menambahkan, lulusan SMA KTB diproyeksikan dapat melanjutkan pendidikan ke universitas-universitas terbaik di dalam maupun luar negeri, serta ke berbagai akademi terbaik di Indonesia. Selain itu, kehadiran SMA KTB juga sejalan dengan dukungan Polri terhadap program sekolah rakyat yang digagas pemerintah.
“Melalui sekolah unggulan ini, kita mempersiapkan kader-kader bangsa,” pungkas Wakapolri.
Berita
Polsek Lekok Tingkatkan Keamanan Lingkungan melalui Patroli dan Sambang Pos Ronda

Polresta Pasuruan – Terus meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan warga, jajaran Polsek Lekok Polres Pasuruan Kota Polda Jatim, terus mengintensifkan kegiatan patroli serta sambang pos ronda di wilayah Kecamatan Lekok. Senin (12/1/2026).
Kegiatan patroli dan sambang pos ronda tersebut dilaksanakan secara rutin dengan menyasar pemukiman warga, lingkungan desa, serta pos-pos ronda yang aktif melaksanakan kegiatan siskamling. Kehadiran anggota Polsek Lekok di tengah masyarakat bertujuan untuk memastikan situasi lingkungan tetap aman dan kondusif, sekaligus memberikan dukungan moril kepada warga yang tengah melaksanakan ronda malam.
Selain melakukan pemantauan situasi, personel juga melaksanakan dialogis dengan warga yang berjaga di pos ronda. Dalam kesempatan tersebut, anggota Polsek Lekok menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan, serta saling berkoordinasi dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kapolsek Lekok AKP Mawan, S.H. dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan sambang pos ronda merupakan upaya preventif kepolisian untuk menjaga keamanan lingkungan.
“Kami terus mendorong peran aktif masyarakat melalui kegiatan siskamling. Kehadiran anggota Polsek di pos ronda diharapkan dapat memberikan rasa aman serta mempererat sinergi antara polisi dan warga,” ujar AKP Mawan, S.H.
Lebih lanjut, Kapolsek Lekok mengimbau kepada masyarakat agar tidak lengah terhadap keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. Menurutnya, keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara berkesinambungan.
Dengan dilaksanakannya patroli dan sambang pos ronda secara rutin, Polsek Lekok berharap situasi kamtibmas di wilayah hukumnya dapat terus terjaga. Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen Polsek Lekok dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
Berita
Antisipasi 3C di Tengah Masyarakat, Polsek Grati Terus Gencarkan Patroli Kamtibmas

Polresta Pasuruan – Dalam rangka mengantisipasi tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) di tengah masyarakat, jajaran Polsek Grati Polres Pasuruan Kota terus menggencarkan kegiatan patroli kamtibmas di wilayah Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan. Senin (12/1/2026).
Kegiatan patroli kamtibmas tersebut dilaksanakan secara rutin dan intensif dengan menyasar sejumlah titik rawan terjadinya kejahatan 3C, seperti pemukiman warga, pertokoan, perbankan, fasilitas umum, serta ruas jalan yang dinilai rawan pada jam-jam tertentu. Patroli dilakukan baik pada siang maupun malam hari guna memastikan situasi keamanan tetap aman dan kondusif.
Selain melakukan pemantauan situasi, anggota Polsek Grati juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang ditemui. Warga diimbau agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, mengamankan kendaraan dan barang berharga, serta tidak ragu untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.
Kapolsek Grati AKP Prasetyo, S.H. dalam keterangannya menyampaikan bahwa patroli kamtibmas yang digencarkan ini merupakan langkah preventif kepolisian dalam menekan angka kriminalitas, khususnya kejahatan 3C.
“Kami terus meningkatkan patroli, baik siang maupun malam hari, guna mencegah terjadinya curat, curas, dan curanmor serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar AKP Prasetyo, S.H.
Lebih lanjut, Kapolsek Grati menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kamtibmas dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan setiap kejadian atau potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian.
Dengan dilaksanakannya patroli kamtibmas secara rutin dan berkelanjutan, Polsek Grati berharap situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya dapat terus terjaga. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polsek Grati dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
-
Berita1 minggu agoGotong Royong Polri dan Masyarakat, Polres Pidie Jaya Percepat Pemulihan Pascabanjir dan Fasilitas Pendidikan
-
Berita1 minggu agoBantuan Alat Berat Kapolri Dukung Pembersihan Lumpur Pasca Banjir di Pidie
-
Berita1 minggu agoKomitmen Dukung Pemulihan Pascabencana Sumatra, Polri Targetkan Bangun 569 Sumur Bor, 249 Titik Telah Terealisasi
-
Polres1 minggu agoPolresta Banyuwangi Selesaikan 1.281 Perkara Sepanjang Tahun 2025
-
Berita1 minggu agoBrimob Polri Laksanakan Trauma Healing Anak Terdampak Bencana di Kabupaten Agam
-
Polres1 minggu agoLibur Nataru Polres Magetan Tingkatkan Patroli di Wisata Telaga Sarangan
-
Berita1 minggu agoPolres Pasuruan Kota Laksanakan Pengamanan Kegiatan Masyarakat Demi Kamtibmas Kondusif
-
Polres3 hari agoKeselamatan Laut Menjadi Prioritas Utama, Satpolair Polres Pasuruan Kota Imbau Nelayan Antisipasi Cuaca Buruk
