Connect with us

Berita

Polres Malang Berbagi Ratusan Paket Sembako Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70

Published

on

gambar whatsapp 2025 09 17 pukul 08.38.06 7841e6e5

MALANG – Satlantas Polres Malang Polda Jatim menggelar aksi sosial dengan membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat di Kecamatan Kepanjen, Senin (15/9/2025).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 yang jatuh pada 22 September 2025.

Sebanyak 125 paket sembako disalurkan kepada tukang becak, pemulung, pengemudi ojek online (ojol), dan warga yang membutuhkan.

Paket berisi kebutuhan pokok itu langsung dibagikan personel Satlantas ke titik-titik keramaian.

Kasat Lantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin, menegaskan kegiatan ini sebagai bentuk kedekatan polisi dengan masyarakat.

“Hari Lalu Lintas Bhayangkara ini kami maknai tidak hanya dengan seremonial, tapi dengan turun langsung membantu warga. Sembako ini memang sederhana, tapi kami berharap bisa meringankan beban mereka,” ujar AKP Alif Chelvin saat dikonfirmasi, Selasa (16/9).

Ia menambahkan, kegiatan sosial juga menjadi sarana mempererat hubungan polisi dengan masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa polisi lalu lintas bukan hanya hadir saat menindak pelanggaran, tapi juga saat masyarakat membutuhkan uluran tangan,” jelasnya.

Selain itu, ia berharap momentum ini bisa menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga keselamatan di jalan raya.

“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Dengan hubungan yang baik, kami yakin kesadaran masyarakat akan semakin meningkat,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga ketertiban lalu lintas di Kabupaten Malang.

“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh peran aktif masyarakat agar jalanan lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua,” pungkasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Polres Pelabuhan Tanjungperak Bongkar Sindikat Pencuri Belasan Unit AC, Empat Tersangka Diamankan

Published

on

SURABAYA – Polres Pelabuhan Tanjungperak melalui Unit Reskrim Polsek Kenjeran berhasil membongkar sindikat pencurian dengan pemberatan (curat) yang menyasar fasilitas pendingin ruangan di kawasan wisata Kenjeran Park (Kenpark), Surabaya.

Dalam pengungkapan tersebut, Empat tersangka yang diduga terlibat dalam pencurian belasan unit outdoor AC di Tribun Sport Kuda Kenpark berhasil diamankan.

Keempat tersangka masing-masing berinisial EOBS (19), warga Bulak Setro Utara yang diduga sebagai otak pelaku, AJ (21) asal Bandung yang berperan menjual barang hasil curian, MBZ (26) asal Pasuruan dan IS (23) asal Bandung yang bertugas mengawasi situasi dan turut menikmati hasil kejahatan.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto mengatakan, Tiga pelaku lebih dahulu diamankan pada Minggu, 20 Juni 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.

“Setelah ketiganya dilakukan interogasi dan pengembangan, satu pelaku lain berhasil kami tangkap di wilayah Malang,” ujar Iptu Suroto, Kamis (25/6/2026).

Sementara itu, Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto menerangkan, kasus ini terungkap setelah saksi berinisial MS menerima laporan dari teknisi terkait hilangnya 16 unit outdoor AC di Tribun Sport Kuda Kenpark.

“Bersama rekannya, saksi kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan mendapati seluruh unit AC tersebut telah raib lalu melaporkan ke Polsek Kenjeran,” ujar Kompol Yuyus.

Kapolsek Kenjeran menambahkan, dari hasil penyelidikan diketahui para pelaku melakukan aksinya secara terencana dan berulang.

Dari total barang curian tersebut, para tersangka mengaku baru berhasil menjual Tiga unit outdoor AC melalui sistem cash on delivery (COD) yang dipasarkan melalui media sosial Facebook dengan harga Rp1,4 juta.

Hasil penjualan kemudian dibagi rata. AJ, IS dan MBZ masing-masing menerima Rp.400 ribu, sedangkan EOBS memperoleh Rp.200 ribu.

“Kepada penyidik, para pelaku mengaku uang tersebut telah habis digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Kompol Yuyus.

Akibat pencurian tersebut, pihak pengelola Kenpark mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp56 juta.

Dalam perkara ini, Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit gerobak besi, satu unit sepeda motor Yamaha Mio J warna biru-putih yang digunakan untuk menjual barang hasil curian, serta kwitansi pembelian barang.

“Untuk 12 unit outdoor AC lainnya yang dilaporkan hilang, saat ini masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut oleh Unit Reskrim guna mengetahui kemungkinan keterlibatan jaringan lain,” pungkas Kompol Yuyus. (*)

Continue Reading

Polres

Polres Bondowoso Tetapkan Oknum ASN Jadi Tersangka Kasus Pemukulan Perawat RSUD

Published

on

BONDOWOSO – Polres Bondowoso Polda Jatim akhirnya menetapkan oknum ASN berinisial APW asal Tenggarang sebagai tersangka kasus dugaan pemukulan terhadap tenaga kesehatan (nakes) RSUD dr. Koesnadi.

​Penetapan tersangka tersebut setelah tim Penyidik Satreskrim Polres Bondowoso Polda Jatim melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap para saksi korban dan terlapor.

​Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka, motif dugaan pemukulan adalah ketersinggungan.

​Diduga ada perkataan dari nakes yang disampaikan kepada nenek pasien, lalu diteruskan kepada pihak keluarga dan tersangka. Karena tidak terima, terjadilah cekcok yang berujung pada dugaan pemukulan.

​”Motifnya adalah ketersinggungan,” ujar AKBP Aryo saat konferensi pers di Mako Polres Bondowoso, Rabu (24/6/2026).

​Menurut AKBP Aryo, dugaan pemukulan tersebut membuat korban mengalami luka di bagian pipi sebelah kanan. Pihak korban bahkan telah melakukan visum.

​”Untuk saat ini penyidik akan segera melimpahkan berkas perkaranya ke Kejaksaan Negeri Bondowoso,” ungkap AKBP Aryo.

​Dikonfirmasi terpisah, Dokter Spesialis RSUD dr. Koesnadi, Yusdeny Lanasakti, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Polisi yang dengan respon cepat menindaklanjuti laporan masyarakat khususnya pada kasus ini.

Yusdeny Lanasakti berharap kasus ini diproses secara tuntas dan seadil-adilnya sesuai hukum yang berlaku.

​Di sisi lain, Yusdeny juga berharap kejadian ini bisa menjadi edukasi bersama agar tidak terulang lagi.

​”Terpenting nakes kita dilindungi. Pekerjaan kita kan berhubungan dengan menyelamatkan jiwa, ya. Harusnya kita dilindungi dalam melaksanakan tugas itu,” ujarnya.

​Diberitakan sebelumnya, Viral video seorang perawat diduga dipukul oleh keluarga pasien.

Video tersebut diunggah di akun media sosial dokter spesialis RSUD dr. Koesnadi, Yusdeny Lanasakti, pada Senin (8/6/2026).

Diketahui perawat tersebut berinisial AP yang bertugas di Ruang Dahlia RSUD dr. Koesnadi Bondowoso.

Korban melaporkan kejadian ini ke Polres Bondowoso yang kemudian langsung ditindaklanjuti hingga akhirnya terlapor ditetapkan tersangka. (*)

Continue Reading

Berita

Bhabinkamtibmas Desa Wates Aktif Dampingi Petani, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Published

on

Polresta Pasuruan – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Wates Polsek Lekok Polres Pasuruan Kota Polda Jatim, Bripka Toni Andarias Tarigan, melaksanakan kegiatan sambang dan monitoring kepada para petani di Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan dengan mengunjungi lahan pertanian milik warga guna memantau perkembangan tanaman sekaligus berdialog langsung dengan para petani terkait kondisi pertanian di wilayah binaannya.

Selain itu, Bripka Toni juga memberikan motivasi kepada petani agar terus semangat dalam mengelola lahan pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan.

Melalui kegiatan sambang ini, Bhabinkamtibmas turut memastikan program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan dengan baik di tingkat desa.

Kehadiran Polri di tengah para petani juga menjadi bentuk dukungan nyata dalam upaya mewujudkan swasembada pangan Nasional.

Kapolsek Lekok AKP Mawan, S.H., mengatakan bahwa peran aktif Bhabinkamtibmas dalam mendampingi masyarakat, termasuk kelompok tani, merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Kami terus mendorong Bhabinkamtibmas untuk aktif turun ke lapangan melakukan pendampingan dan monitoring kepada para petani. Diharapkan melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, program ketahanan pangan dapat berjalan optimal serta mendukung terwujudnya swasembada pangan Negara Republik Indonesia,” ujar AKP Mawan, S.H.

Dengan kegiatan sambang dan monitoring yang dilakukan secara rutin, diharapkan para petani semakin termotivasi dalam mengelola lahan pertaniannya sehingga mampu meningkatkan produktivitas hasil panen dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional.

#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polripresisi
#swasembadapangan
#swassembadajagung
#polisicintapetani
#astacitapresiden

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.