Connect with us

Berita

SPPG Polri di Pejaten Bagikan 3.417 Porsi MBG ke Anak-anak di Jaksel

Published

on

img 20250318 wa0058

 

Sebanyak 3.417 anak, baik murid sekolah hingga warga berusia anak di sekitar Pejaten, Jakarta Selatan (Jaksel) menerima makan bergizi gratis (MBG), kemarin. MBG tersebut diproduksi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pejaten yang berada di bawah kelola Mabes Polri.

“Alhamdulillah, pada hari ini telah dilaksanakan launching empat SPPG prioritas yang juga telah ditandatangani PKS-nya dengan Pejabat PPK dan pengelola SPPG,” ujar Irwasum Polri sekaligus Ketua Pelaksana Gugus Tugas MBG, Komjen Dedi Prasetyo, dalam keterangan tertulis, Selasa (18/3/2025).

Empat SPPG prioritas yang dimaksud ialah SPPG Pejaten dan Cipinang di bawah Mabea Polri, dan SPPG Banten serta Jawa Barat yang dikelola masing-masing Polda. Kembali ke SPPG Pejaten, MBG disalurkan ke berbagai sekolah, termasuk SDN 01 Jati Padang, SD, SMP, SMA, dan SMK Bhayangkari, MI Al-Hikmah, serta posyandu di sekitar lokasi SPPG.

“Polri terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program MBG yang dicanangkan pemerintah. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Polri membangun 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) prioritas, yang terdiri dari 2 SPPG di Mabes Polri dan 16 lainnya di jajaran Polda,” jelas Komjen Dedi.

Polri juga meneken Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta komitmen pembangunan SPPG di 14 Polda lainnya. Komjen Dedi berharap langkah ini menjadi tanda maksimalisasi implementasi program MBG.

“Kami berharap program ini dapat berkontribusi dalam pembangunan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Polri menyebut dengan langkah ini, perannya tidak hanya sebagai pemelihara kamtibmas, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional. Khususnya dalam peningkatan kesejahteraan dan kualitas gizi masyarakat.

“Kami berharap program ini dapat berkontribusi dalam pembangunan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Untuk diketahui peluncuran SPPG ini dipimpin langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Pendidikan Dasar Menengah Abdul Mu’ti, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, dan Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo.

Jenderal Sigit menyampaikan pembangunan SPPG akan terus berlanjut, karena targetnya hingga 100 titik pada Juli 2025. Pembentukan SPPG ini merupakan realisasi atas MoU antara Polri dengan Badan Gizi Nasional.

“Dan sebagai komitmen kami untuk mendukung program makan bergizi gratis, maka Polri pun melakukan rekrutmen terhadap Bakomsus yang memiliki keahlian di bidang gizi,” ujar Jenderal Sigit.

Dijelaskan Kapolri, ke depan juga akan ada Bakomsus bidang akuntan, peternakan, dan perikanan, yang akan melengkapi program makan bergizi gratis. Seluruh SPPG di bawah Polri pun akan memiliki food security untuk memastikan semua sampai dengan kualitas sesuai standar.

Ditambahkan Kapolri, di SPPG Pejaten bahkan terdapat pengelolaan hidroponik untuk mendukung suplai kebutuhan baku makan bergizi gratis. Dengan demikian, tidak hanya pemenuhan makanan bergizi bagi anak, tetapi juga menyentuh ekosistem perekonomian di daerah.

“Dan harapan tentunya ini akan bisa membantu meningkatkan perkembangan ekonomi,“ jelas Kapolri.

Kepala BGN pun mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Kapolri dan Ketua Dewan Pembina dalam hal ini Ny. Juliati Sigit Prabowo yang bergerak cepat mendukung program makan bergizi gratis. Diakuinya, Polri sangat luar biasa mengimplementasi instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

“Di mana tiga kunci sukses Makan Bergizi, yang pertama anggaran itu tidak perlu didiskusikan karena itu sudah disiapkan oleh Pak Presiden.

Langkah serius dari gugus tugas Polri yang luar biasa, ungkap Kepala BGN, menjadikan optimisme bahwa pada bulan September seluruh fasilitas dibutuhkan untuk melakukan percepatan MBG bisa diperoleh. Kemudian, 82,9 juta penerima manfaat dapat dilayani di akhir tahun

“Jadi karena keterlibatan semua pihak, termasuk Polri yang sangat cepat, saya optimis bahwa target itu akan bisa terpenuhi. Dan saya sangat senang karena kualitas yang dibangun pun tidak main-main. Jadi betul-betul kualitas dengan standar tinggi, dengan 4 standar,” ujarnya.

Tidak hanya Kepala BGN, Menteri Mu’ti juga menyampaikan bahwa gerakan luar biasa Polri ini semakin mengoptimalkan pembangunan generasi sehat dan kuat lewat MBG. Tentunya, ia berharap para murid bisa semakin semangat mengemban pembelajaran di sekolah dan menjadi harapan bangsa.

“Terima kasih sekali lagi Bapak Kapolri dan seluruh jajaran atas program ini dan mudah-mudahan ini adalah bagian dari sinergi dan ikhtiar kita bersama-sama untuk membangun dan mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Menteri Mu’ti.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polsek

Sentuhan Jumat Berkah: Sinergi Tiga Pilar Hadir Meringankan Beban Warga Purworejo

Published

on

POLRESPASURUANKOTA.COM, 17/4/26 — Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan melalui kegiatan “Jumat Berkah” yang dilaksanakan oleh sinergi tiga pilar di wilayah Kelurahan Purworejo, Kota Pasuruan. Kegiatan ini melibatkan anggota Satlantas Polres Pasuruan Kota, Bripka Arif Haryawan, bersama Lurah Purworejo, Yanuar Catur Pamungkas, S.STP., M.M., serta Babinsa setempat, Serka Harminto.

Dengan menyasar warga kurang mampu, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang berada di bawah garis kemiskinan. Bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pokok yang diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga.

Pemberian paket jumat berkah kepada masyarakat Kel. Purworejo

Bripka Arif Haryawan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.
“Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Lurah Purworejo, Yanuar Catur Pamungkas, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara unsur pemerintah, TNI, dan Polri.
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi tiga pilar mampu memberikan dampak positif secara langsung kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” ungkapnya.

Sementara itu, Serka Harminto menambahkan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Kami selalu siap bersinergi dalam setiap kegiatan sosial. Harapannya, bantuan ini dapat memberikan manfaat dan mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat,” tuturnya.

Salah satu warga penerima bantuan, Marlikhatin, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan ini. Semoga kebaikan bapak-bapak semua dibalas oleh Tuhan,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Kegiatan Jumat Berkah ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara aparat dan masyarakat. Kehadiran tiga pilar di tengah warga diharapkan mampu menumbuhkan rasa aman, nyaman, serta kepercayaan publik terhadap institusi negara. (dar)

Continue Reading

Polres

Polres Lamongan Perkuat Sinergi Dengan Masyarakat Lewat “Sabuk Kamtibmas”

Published

on

LAMONGAN – Dalam upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polres Lamongan Polda Jatim menggelar kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bertajuk “Sabuk Kamtibmas” yang diikuti ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat termasuk perguruan silat, di Halaman Mapolres Lamongan, Kamis (16/4/26).

Kegiatan dihadiri langsung oleh Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman didampingi Wakapolres Lamongan Kompol Jodi Indrawan, S.I.K., para Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan dan para Kapolsek jajaran.

Dalam sambutannya, Kapolres Lamongan menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendekatkan Polri dengan masyarakat.

“Pada kesempatan ini, kami berinisiatif mengadakan kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi, sekaligus untuk lebih dekat dan menyapa masyarakat secara langsung,” ujarnya di hadapan ratusan warga yang hadir.

Ia juga menegaskan bahwa tugas Polri tidak hanya sebagai pelindung dan pelayan masyarakat, namun juga bagian dari masyarakat itu sendiri.

“Kami menyadari bahwa tugas kami sebagai anggota Polri adalah melayani dan melindungi masyarakat. Namun pada dasarnya, ketika kami juga sama seperti panjenengan semua bagian dari keluarga besar masyarakat, yang hidup berdampingan sebagai tetangga,” ungkapnya.

Kapolres Lamongan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga hubungan yang baik, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

Selain itu, AKBP Arif juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian 110 apabila menemukan atau mengalami gangguan kamtibmas, karena petugas siap merespons dengan cepat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menjadi ‘sabuk kamtibmas’ yang mengikat erat kekompakan dan persaudaraan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif, sebelum akhirnya ditutup dengan kegiatan foto bersama.

Kegiatan silaturahmi dan halal bihalal “Sabuk Kamtibmas” Polres Lamongan ini menunjukkan terjalinnya hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.

Pesan Kapolres yang menekankan kedekatan, pelayanan, serta kesetaraan sebagai bagian dari masyarakat diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Ajakan untuk memanfaatkan layanan 110 juga memperkuat sistem deteksi dini serta respons cepat terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Dengan demikian, stabilitas keamanan wilayah dapat terus terjaga secara kondusif melalui sinergi yang solid antara Polri dan masyarakat. (*)

Continue Reading

Polres

Gerakan Indonesia ASRI : Polres Probolinggo Gelar Aksi Penghijauan Pulihkan Lahan Kritis

Published

on

PROBOLINGGO – Polres Probolinggo Polda Jawa Timur terus menggelorakan gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik,Indah) sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan.

Kali ini, Kapolres Probolinggo, AKBP M.Wahyudin Latif bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Probolinggo serta Bhayangkari Cabang Probolinggo melaksanakan kegiatan penanaman pohon untuk pemulihan lahan kritis di Kecamatan Kraksaan.

“Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polres Probolinggo dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus sebagai langkah strategis mengatasi kerusakan lahan yang berpotensi menimbulkan bencana ekologis,” ungkap AKBP Latif, Kamis (16/4/26).

Penanaman pohon diawali secara simbolis oleh Kapolres Probolinggo, kemudian diikuti oleh para PJU dan anggota Bhayangkari dengan penuh semangat dan kebersamaan.

AKBP M. Wahyudin Latif menegaskan bahwa kegiatan penghijauan tidak boleh hanya bersifat seremonial, melainkan harus menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Penanaman pohon ini bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi harus menjadi komitmen bersama untuk mewujudkan program pemerintah yaitu Indonesia ASRI,” terang AKBP Latif.

Kapolres Probolinggo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memastikan bahwa lahan-lahan kritis yang ada dapat kembali hijau dan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.

AKBP Latif juga menekankan pentingnya peran anggota Polri sebagai pelopor dalam menjaga lingkungan.

“Saya mengajak seluruh personel untuk menjadi contoh di tengah masyarakat. Mulai dari hal kecil, seperti merawat tanaman yang sudah ditanam hari ini. Jangan sampai setelah ditanam, kemudian dibiarkan begitu saja,” imbuh AKBP Latif.

AKBP Latif mengingatkan bahwa upaya pelestarian lingkungan memiliki dampak langsung terhadap keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Lingkungan yang terjaga akan meminimalisir potensi bencana seperti banjir dan tanah longsor. Ini bagian dari tugas kita juga dalam menjaga kamtibmas secara luas,” kata AKBP Latif.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Probolinggo menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut dan menegaskan kesiapan Bhayangkari untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan lingkungan.

Penanaman pohon di TK Bhayangkari Kraksaan diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi anak-anak sejak dini tentang pentingnya mencintai lingkungan.

“Selain di TK Bhayangkari, kami juga melakukan penanaman pohon di Rumah Dinas Sumberlele Kraksaan, penghijauan dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih asri, sehat, dan nyaman,” pungkasnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme, serta diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.