Berita
Polsek Keboncandi Gelar Patroli Blue Light Menjelang Pilkada 2024 di Jalur Pedalaman Desa Brambang

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Polsek Keboncandi melakukan langkah-langkah preventif dengan menggelar patroli di sejumlah wilayah. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah patroli Blue Light di jalur pedalaman Desa Brambang, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan. Patroli ini dipimpin oleh Bripka Acong bersama anggota lainnya. Kamis (05/09/2024).
Patroli Blue Light yang dilaksanakan pada malam hari bertujuan untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas, seperti pencurian, perampokan, atau tindakan premanisme, yang kerap meningkat menjelang pesta demokrasi. Dengan menyalakan lampu biru pada kendaraan patroli, diharapkan masyarakat merasakan kehadiran aparat kepolisian dan merasa lebih aman.

Bripka Acong menjelaskan bahwa patroli ini difokuskan pada wilayah pedalaman yang dianggap rawan, mengingat kurangnya penerangan di beberapa titik. “Wilayah pedalaman kerap menjadi target para pelaku kejahatan, terutama saat kondisi sepi. Oleh karena itu, kami tingkatkan patroli di daerah-daerah seperti ini,” ujarnya.
Selain itu, Bripka Acong juga menyebutkan bahwa patroli ini tidak hanya bertujuan untuk menekan angka kriminalitas, tetapi juga untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. “Kami selalu berupaya membangun hubungan baik dengan warga setempat, sehingga jika ada informasi mengenai tindak kejahatan atau potensi gangguan kamtibmas, warga tidak ragu melapor kepada kami,” tambahnya.
Masyarakat Desa Brambang pun menyambut baik kegiatan patroli ini. Salah satu warga, Pak Maman, mengaku merasa lebih aman dengan adanya patroli rutin dari Polsek Keboncandi. “Kami merasa tenang, terutama di malam hari, karena tahu polisi sering patroli di sini. Harapannya, suasana tetap aman sampai Pilkada nanti,” ungkapnya.
Menjelang Pilkada, kondisi politik sering kali memanas, dan ini kerap memicu gesekan antarpendukung calon. Oleh karena itu, patroli Blue Light ini juga diharapkan bisa mencegah munculnya konflik yang berpotensi mengganggu keamanan. “Kami berkomitmen untuk menjaga netralitas dan mengawal Pilkada agar berjalan damai,” tegas Bripka Acong.
Selain patroli, Polsek Keboncandi juga mengadakan dialog bersama tokoh masyarakat setempat untuk menyosialisasikan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan selama masa kampanye hingga pemilihan. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah.
Kapolsek Keboncandi, AKP Eko Edi Susilo SH menambahkan bahwa patroli akan terus digencarkan hingga pelaksanaan Pilkada selesai. “Kami akan memastikan setiap jengkal wilayah terpantau dengan baik. Tidak hanya di Desa Brambang, tetapi di seluruh wilayah Kecamatan Gondang Wetan,” katanya.
Selain personel patroli, Polsek Keboncandi juga menurunkan intelijen untuk memantau situasi dan mendeteksi adanya potensi gangguan keamanan. Semua laporan dan temuan dari lapangan akan segera ditindaklanjuti demi terciptanya suasana yang kondusif.
AKP Eko Edi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial. “Saat ini, banyak berita hoaks yang beredar menjelang Pilkada. Kami harap masyarakat bijak dalam menerima informasi dan selalu cek kebenarannya sebelum menyebarkan,” ujarnya.
Dengan berbagai langkah yang telah diambil, Polsek Keboncandi berharap Pilkada 2024 di Kabupaten Pasuruan dapat berlangsung aman, damai, dan sukses. Dukungan penuh dari masyarakat diharapkan untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang tetap kondusif hingga akhir proses pemilihan.
(Humas Kbcd)
Berita
Kapolri Apresiasi Progam Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni di Jabar: Jawab Harapan Masyarakat Terhadap Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan dan Pangdam Siliwangi Mayjen TNI Kosasih terkait program pembangunan dan renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) buat masyarakat Jawa Barat.
Hal ini disampaikan Kapolri dalam acara silaturahmi Ramadhan di Polda Jawa Barat, Rabu (4/3/2026).
“Terima kasih pak Gubernur, pak Kapolda, Pangdam yang terus bersinergi membuat program yang tentunya menyentuh masyarakat kelas bawah yang membutuhkan,” kata Sigit.
Menurut Sigit, program pembangunan dan renovasi rumah tidak layak huni sangat bermanfaat bagi masyarakat. Ia pun menyebut program ini menjawab harapan masyarakat terhadap institusi Polri.
“Polri harus bisa melaksanakan dan mendengar apa yang menjadi aspirasi dan harapan masyarakat sehingga kemudian makin hari institusi Polri bisa melaksanakan tugas sesuai dengan harapan dan apa yang diinginkan masyarakat, khususnya masyarakat Jawa Barat,” ucapnya.
Pada program di Jawa Barat, tercatat ada 168 pembangunan rumah tidak layak huni. Rinciannya 67 telah selesai pembangunan dan 101 masih dalam proses pembangunan.
Dalam kesempatan ini, mantan Kabareskrim Polri ini meminta masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan. Apalagi situasi global yang tak pasti dan eskalasi di timur tengah yang meningkat.
“Situasi yang sedang kita hadapi dampak global yang kita hadapi tentunya ini butuhkan kebersamaan persatuan. Itu adalah kunci utama menjaga agar stabilitas kamtibmas tetap terjaga,” katanya.
Lebih lanjut, Sigit menuturkan, apapun kondisi global yang dihadapi Indonesia, pemerintah tetap melaksanakan amanatnya untuk mendukung mendorong terjadinya pertumbuhan dan menyejahterakan masyarakatnya. Semua itu, katanya, bisa dilalui apabila bersatu.
“Tentunya apa yang menjadi program terkait masalah ketahanan pangan, program ketahanan energi tentunya jugaharus kita kawal. Karena ini sebagai bagian dari upaya kita untuk hadapi dinamika global yang ada,” katanya.
Berita
Gotong Royong Polres Lumajang dan Warga Pasang Ratusan Bronjong di Lokasi Longsor

LUMAJANG – Polres Lumajang Polda Jawa Timur melalui Polsek Tempursari bersama warga setempat gotong royong tangani dampak longsor di lokasi longsor jalur Kecamatan Tempursari menuju Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Rabu (4/3/26).
Dengan memasang ratusan bronjong dari sak berisi pasir, puluhan personel kepolisian bersama warga menutup longsoran akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya darurat untuk mencegah longsor susulan yang dapat memperparah kerusakan badan jalan.
Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kapolsek Tempursari Iptu Sukirno mengatakan, pemasangan bronjong dari sak berisi pasir dilakukan sebagai penahan sementara agar tanah tidak kembali longsor, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
“Kami bersama warga melaksanakan kerja bakti memasang bronjong sebagai langkah penanganan darurat. Ini untuk memperkuat tebing dan menahan pergerakan tanah agar tidak terjadi longsor susulan,” ujar Iptu Sukirno.
Ia menjelaskan, akibat longsor tersebut, petugas memberlakukan sistem buka tutup di jalur Pronojiwo–Tempursari.
Kendaraan roda empat masih dapat melintas secara bergantian dengan pengawasan ketat dari petugas di lapangan.
“Kami terapkan sistem buka tutup demi keselamatan pengguna jalan. Personel kami siagakan untuk mengatur arus lalu lintas dan memastikan kendaraan melintas secara bergantian,” tambahnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat melintasi jalur rawan longsor di musim penghujan.
Pengendara diminta mengurangi kecepatan, mematuhi arahan petugas, serta tidak memaksakan diri melintas apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan.
Polres Lumajang Polda Jatim bersama instansi terkait terus berkoordinasi guna penanganan lebih lanjut agar akses jalur penghubung antar kecamatan tersebut dapat kembali normal dan aman digunakan masyarakat.
Diketahui longsor yang terjadi pada Minggu (1/3/2026) malam di ruas jalan Desa Kaliuling menuju Desa Pundungsari, Kecamatan Tempursari menyebabkan bahu jalan ambrol, sehingga sebagian badan jalan tergerus material tanah.
Berdasarkan data di lapangan, longsoran memiliki kedalaman sekitar 8 meter, dengan panjang kurang lebih 6 meter dan lebar sekitar 2 meter.
Kondisi tersebut mengganggu arus lalu lintas warga yang melintasi jalur penghubung Tempursari–Pronojiwo. (*)
Berita
Polres Lamongan Atensi Perlintasan Kereta Api Sebidang Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026

LAMONGAN – Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Lamongan Polda Jatim memberikan perhatian serius terhadap perlintasan Kereta Api sebidang terutama tanpa palang pintu.
Hal itu disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Lamongan AKP I Made Jata Wiranegara, saat menggelar rapat koordinasi (rakor) di Rupatama Tathya Dharaka, Selasa (3/3).
“Kami ingin ada peningkatan kesiapsiagaan, terutama menjelang lonjakan mobilitas Lebaran,” AKP Made Jata.
Menurut AKP Made Jata, rakor lintas sektoral ini penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi lintas instansi demi mencegah kecelakaan saat arus mudik dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 yang merupakan operasi kemanusiaan.
Ia juga mengatakan, rakor tersebut menjadi bagian dari persiapan Operasi Ketupat Semeru 2026.
“Dari hasil rakor ini, kami berharap menghasilkan langkah konkret demi keselamatan masyarakat,” tegas AKP Made Jata.
Dikesempatan tersebut, Kadishub Lamongan, Dianto Heri Wibowo yang mengikuti rakor mengatakan sebanyak 50 perlintasan kereta api (KA) sebidang di Lamongan menjadi perhatian serius menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026
Menurutnya 50 titik perlintasan itu terdiri dari 19 perlintasan dengan pos jaga dan palang pintu, 13 hanya berpalang pintu, 9 palang swadaya masyarakat, 6 tanpa palang pintu, dan 3 dikelola langsung oleh KAI.
“Secara keseluruhan, Lamongan memiliki 81 perlintasan sebidang. Dari jumlah itu, 33 perlintasan berpalang pintu dijaga Dishub, 29 tanpa palang dijaga relawan, dan 19 sudah ditutup,” ujar Dianto Heri Wibowo.
Sementara, perwakilan PT Kereta Api Indonesia (Daop 8) dalam rakor tersebut menyampaikan rencana penambahan 11 perjalanan KA selama masa angkutan Lebaran.
Sejumlah perjalanan tambahan itu melintas pada jam rawan, yakni pukul 22.00 hingga 05.00 WIB. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra, terutama di perlintasan tanpa penjagaan maksimal.
Untuk diketahui, dalam rakor yang dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Lamongan tersebut juga dihadiri Dishub Kabupaten Lamongan,perwakilan Kapolsek jajaran, Perwira Satlantas, perwakilan PT Kereta Api Indonesia (Daop 8), perwakilan Camat dan Kepala Desa sepanjang jalur rel, serta perwakilan Kasitrantib Satpol PP Lamongan.
Kolaborasi yang solid antar-stakeholder ini diharapkan akan menghasilkan langkah yang kuat dan berkelanjutan dalam membangun sinergitas demi keselamatan masyarakat.
Selain itu melalui rakor ini pula diharapkan kesiapan pengamanan perlintasan kereta api sebidang di Kabupaten Lamongan semakin optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri 2026 dengan aman, nyaman, dan selamat. (*)
-
Polres6 hari agoPolres Probolinggo Kota Amankan Tersangka Spesialis Pembobol Sekolah dan Perkantoran
-
Polres5 hari agoCegah Balap Liar Saat Ramadan, Unit Kamsel Satlantas Polres Pasuruan Kota Gelar “Polantas Menyapa” di Sidogiri dan Klampisrejo
-
Polres1 minggu agoHangatkan Ramadan, Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota Bersama Kanit dan Ojol Kamtibmas Bagi Takjil ke Pengguna Jalan
-
Polsek7 hari ago
Wujudkan Polri Humanis, Bhabinkamtibmas Desa Kapasan Aktif Sambang dan Sapa Masyarakat
-
Berita4 hari agoAntisipasi 3C, Polsek Keboncandi Tingkatkan Patroli di Jam Rawan
-
Polres1 minggu agoRespon Cepat Keselamatan Pengguna Jalan, Banit Kamsel Survei Jalan Berlubang dan Koordinasi dengan BBJN PPK 3.5
-
Polres6 hari agoPolres Tulungagung Sidak Pangkalan LPG, Pastikan Ketersediaan Gas Bersubsidi Aman
-
Polres1 minggu ago
Bhabinkamtibmas Curahdukuh Tingkatkan Sinergitas Kamtibmas Di Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M Bersama Perangkat Desa
