Connect with us

Polres

Bersama Pengasuh Dan Santri Ponpes Dalwa, Kapolres Pasuruan Kota Berdoa Memohon Hujan Dan Keselamatan Bangsa

Published

on

Polresta Pasuruan – Sebagai wujud ikhtiar spiritual dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, S.I.K., S.H., M.H., menghadiri rangkaian kegiatan keagamaan di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa), Bangil, Kabupaten Pasuruan, Minggu (18/10/2026). Kapolres hadir didampingi Kasat Lantas dan Kasat Intelkam Polres Pasuruan Kota. Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 5.000 santri Ponpes Dalwa sebagai momentum memohon turunnya hujan, keselamatan bangsa, serta berakhirnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

 

Sebelum pelaksanaan Sholat Istisqa, kegiatan diawali dengan Sholat Dhuhur berjamaah yang dipimpin oleh Habib Zein bin Hasan Baharun. Selanjutnya, rangkaian acara dilanjutkan dengan mau’idhoh hasanah yang disampaikan oleh Habib Ali bin Hasan Baharun sebagai penguatan nilai-nilai keimanan dan ajakan untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

 

Setelah rangkaian tersebut, para jamaah melaksanakan Sholat Istisqa dengan penuh kekhusyukan. Ibadah ini merupakan ikhtiar umat Islam untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT, khususnya ketika menghadapi kondisi kekeringan dan berkurangnya ketersediaan air. Hujan yang membawa keberkahan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, mendukung sektor pertanian, serta menjaga keberlangsungan kehidupan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pasuruan Kota bersama para pengasuh, ulama, dan santri turut memanjatkan doa agar Indonesia senantiasa diberikan keselamatan dan perlindungan dari berbagai dampak perubahan iklim ekstrem. Doa juga dipanjatkan agar kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah segera berakhir sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.

“Melalui Sholat Istisqa ini, kami memohon kepada Allah SWT agar hujan segera turun membawa keberkahan, bangsa Indonesia terhindar dari dampak perubahan iklim ekstrem, dan karhutla segera berakhir. Semoga ikhtiar dan doa ini membawa keselamatan bagi seluruh masyarakat,” ungkap Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, S.I.K., S.H., M.H.

 

Sementara itu, Habib Ali bin Hasan Baharun mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat doa sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. “Mari kita tingkatkan doa dan ikhtiar kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan, membawa keberkahan bagi kehidupan, serta bangsa Indonesia dijauhkan dari berbagai musibah. Kita juga harus bersama-sama menjaga alam sebagai amanah yang harus dilestarikan,” tuturnya.

 

Kehadiran Kapolres Pasuruan Kota bersama pejabat utama tersebut mencerminkan kedekatan Polri dengan tokoh agama dan lingkungan pesantren. Sinergi ini menjadi bagian penting dalam mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta membangun kepedulian bersama terhadap persoalan kemanusiaan dan kelestarian lingkungan.

 

Momentum Sholat Istisqa juga menjadi pengingat bahwa ikhtiar spiritual perlu berjalan beriringan dengan tindakan nyata. Masyarakat diharapkan semakin bijak dalam menggunakan air, tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dapat merusak lingkungan dan mengancam kesehatan.

 

Partisipasi sekitar 5.000 santri dalam kegiatan tersebut menunjukkan semangat kebersamaan dalam memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa. Melalui kegiatan keagamaan ini, diharapkan nilai-nilai religius, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong semakin menguat serta mendorong masyarakat untuk berperan aktif menjaga kelestarian alam.

 

Melalui rangkaian kegiatan ini, seluruh jamaah berharap Allah SWT mengabulkan doa yang dipanjatkan, menurunkan hujan yang membawa keberkahan, serta memberikan perlindungan kepada bangsa Indonesia dari dampak perubahan iklim ekstrem. Semoga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) segera berakhir dan seluruh elemen masyarakat terus memperkuat ikhtiar bersama demi keselamatan bangsa serta kelestarian lingkungan.

 

Sejalan dengan harapan tersebut, semangat Polisi Bersama Masyarakat terus diwujudkan melalui penguatan sinergi, kepedulian sosial, dan partisipasi aktif dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan. Dengan kebersamaan dan gotong royong, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan lestari demi keselamatan serta kesejahteraan seluruh masyarakat.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Polres Mojokerto Cek Kesehatan, Dukung Fisik Prima Personel Brimob Siaga Karhutla Gunung Arjuno – Welirang

Published

on

MOJOKERTO –  Polres Mojokerto menggelar pemeriksaan kesehatan berkala sekaligus membagikan bekal medis kepada personel BKO Satbrimob Polda Jatim.

Langkah ini diambil guna mendukung kesiapan fisik para personel yang bertugas mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polres Mojokerto Polda Jatim.

Dengan melibatkan personel seksi kedokteran dan kesehatan (Sidokkes) Polres Mojokerto, kegiatan pemeriksaan kesehatan personel yang bertugas menangani Karhutla tersebut dilaksanakan di Polsek Pacet dan Polsek Trawas pada Sabtu (24/10/2026).

Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M melalui Kapolsek Pacet AKP Mohammad Khoirul Umam, S.E., M.H mengatakan bahwa jaminan kesehatan ini merupakan langkah krusial dalam menyokong keberhasilan tugas di lapangan.

“Kesehatan personel adalah kunci utama keberhasilan operasi, terutama bagi mereka yang bersinggungan langsung dengan risiko kebakaran hutan dan lahan,” kata AKP Umam.

Lewat pemeriksaan dan dukungan medis ini diharapkan seluruh personel dapat bertugas secara optimal dengan tetap memprioritaskan keselamatan diri mereka sendiri.

“Melalui upaya preventif ini, kondisi kesehatan personel tetap terpantau dengan baik sehingga kesiapsiagaan dalam mengantisipasi karhutla di wilayah Mojokerto bisa berjalan maksimal,” pungkas AKP Umam.

Agenda ini menjadi wujud nyata kepedulian Polres Mojokerto Polda Jatim terhadap kondisi fisik anggota yang ditugaskan di lapangan dalam menangani Karhutla.

Mengingat tugas mengantisipasi potensi karhutla sangat menguras energi, kesiapan fisik dan stamina yang prima menjadi hal yang mutlak diperlukan.

Dalam pelaksanaannya, tim Sidokkes Polres Mojokerto melakukan pemeriksaan menyeluruh yang meliputi pengecekan tekanan darah, denyut nadi, frekuensi pernapasan, hingga fisik luar.

Tercatat sebanyak 28 personel menjalani pemeriksaan kesehatan di Polsek Pacet, sementara 27 personel lainnya diperiksa di Polsek Trawas.

Tak hanya pemeriksaan, petugas juga membagikan dukungan medis berupa obat-obatan, multivitamin, dan masker untuk menjaga daya tahan tubuh personel selama bertugas.

Aksi sigap ini dimotori oleh Brigpol Ndandung Budhi Pamungkas, S.Kep., Ners., M.M., bersama Fanny Pradana Syafi’i, S.Kep., Ners selaku perwakilan dari Sidokkes Polres Mojokerto Polda Jatim. (*)

Continue Reading

Polres

Semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat: Polda Jatim Dirikan Posko Karhutla dan Distribusikan Air Bersih di Pasuruan

Published

on

PASURUAN – Jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) bersama Kepolisian Resor Pasuruan terus memperkuat sinergi dan aksi nyata dalam menanggulangi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Tak hanya upaya pemadaman atau mencegah meluasnya api Karhutla, personel gabungan Polda Jawa Timur juga menyalurkan air bersih kepada warga Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan yang terdampak krisis air karena Karhutla di kawasan Gunung Arjuno-Welirang-Ringgit, Sabtu (24/10/2026).

Wilayah ini menjadi salah satu daerah yang terdampak karhutla, di mana pasokan air bersih bagi kebutuhan sehari-hari warga sempat terganggu.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, Polda Jatim juga telah mendirikan Posko Karhutla di Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo, Gunung Arjuno-Welirang-Ringgit.

Keberadaan personel gabungan Polda Jatim ini menegaskan keseriusan kepolisian dalam mitigasi dan penanganan karhutla secara komprehensif.

“Melalui semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kesiapan teknis pemadaman di area hutan, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dengan langsung membantu pemenuhan kebutuhan mendasar warga terdampak,” ujar Kombes Abast.

Di bawah terik matahari lereng Arjuno, warga Desa Jatiarjo menyambut antusias kedatangan truk tangki air bersih dari kepolisian.

Sinergi yang kuat antara Ditbinmas Polda Jatim yang melakukan pendekatan edukatif ke masyarakat, Ditsamapta Polda Jatim yang mengamankan distribusi logistik fisik, serta Bidhumas Polda Jatim yang mendokumentasikan edukasi publik, membuat penyaluran air bersih berjalan dengan tertib dan lancar hingga selesai.

Langkah responsif Polda Jatim dan jajaran ini merupakan komitmen jangka panjang kepolisian untuk selalu hadir melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, terutama di saat terjadi bencana alam seperti karhutla. (*)

Continue Reading

Polres

Antisipasi Karhutla Susulan Gunung Welirang, Polres Mojokerto Dirikan Posko dan Siagakan Personel Brimob

Published

on

MOJOKERTO – Mengantisipasi tingginya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Pacet dan Trawas, Polres Mojokerto Polda Jatim mempertebal pengamanan.

Langkah ini dilakukan dengan mendirikan dua Posko Penanggulangan Karhutla yang diperkuat personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Satbrimob Polda Jatim.

Kedua posko tersebut berlokasi di Jalan Raya Pacet (Kecamatan Pacet) dan di sebelah timur Mako Polsek Trawas. Posko siaga ini mulai beroperasi sejak Rabu (21/10/2026) hingga sepekan ke depan atau 27 Oktober 2026.

Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa menegaskan, pengerahan pasukan ini merupakan langkah taktis preventif. Kawasan Pacet dan Trawas dinilai memiliki kerawanan tinggi, terutama imbas kebakaran vegetasi di Gunung Welirang kawasan Tahura Raden Soerjo.

“Kami tidak boleh lengah. Meskipun titik api di Tahura R. Soerjo saat ini sudah padam, potensi kebakaran susulan akibat cuaca dan angin kencang masih tinggi. Ini alasan kami menyiagakan personel Brimob,” ujar AKBP Erik.

Sebanyak 55 personel disiagakan dengan rincian 28 personel di Posko Pacet dan 27 personel di Posko Trawas.

Kehadiran pasukan elit Polri ini bertujuan memperkuat tim lapangan agar proses pemadaman bisa bergerak cepat begitu titik api baru terdeteksi. Evaluasi penugasan akan dilakukan berkala secara dinamis mengikuti situasi teknis di medan darurat.

Selain bersiaga di posko, pergerakan diintensifkan lewat patroli gabungan. Personel Polsek Trawas bersama BKO Brimob kini rutin menyisir jalur pendakian via Jolotundo. Sementara itu Polsek Pacet memfokuskan pemantauan pada kawasan Gunung Pundak di Dusun Claket, yang menjadi jalur alternatif menuju lereng Welirang.

Guna memastikan respons cepat, Polres Mojokerto Polda Jatim juga menyiagakan perlengkapan pemadaman darurat yang siap dimobilisasi sewaktu-waktu ke medan yang sulit dijangkau kendaraan.

Di akhir penjelasannya, Kapolres Mojokerto mengimbau para pendaki, wisatawan, dan masyarakat sekitar lereng gunung untuk menjaga aktivitas mereka.

Warga dilarang keras membuang puntung rokok sembarangan, meninggalkan perapian secara teledor, atau membakar sampah di area vegetasi kering demi mencegah bencana lingkungan yang lebih luas. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi