Berita
BRAN dan Bappenas Perkuat Sinergi Penataan Agraria, Dorong Kesejahteraan Rakyat

Jakarta, 16 Oktober 2026 — Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memperkuat sinergi penataan agraria yang terintegrasi untuk mendukung kepastian hukum atas tanah, menjaga keberlanjutan lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Sinergi tersebut menjadi bagian dari pembahasan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri mengenai Proyek Strategis Nasional (PSN) Program Penguatan Tata Kelola dan Ekosistem Agribisnis: Percepatan Penataan Lahan Perkebunan dan Kawasan Hutan Terintegrasi, di Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
BRAN diwakili oleh Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. Rapat dipimpin dalam koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk menyelaraskan kebijakan pertanahan, kehutanan, perkebunan, pengelolaan aset negara, dan pembangunan daerah.
Sebagai lembaga yang baru dibentuk, BRAN tengah membangun fondasi kelembagaan dan memperkuat koordinasi lintas sektor. Langkah ini diarahkan agar penataan agraria dilaksanakan berdasarkan data yang terverifikasi, pembagian kewenangan yang jelas, serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menegaskan bahwa penataan agraria perlu menyeimbangkan perlindungan lingkungan, kepastian hukum atas tanah, dan peningkatan kesejahteraan rakyat.
“Sebagai lembaga yang baru dibentuk, BRAN berkomitmen membangun kerja nyata melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk memperjelas status tanah, menyelaraskan data pertanahan dan kawasan hutan, serta mendukung penyelesaian persoalan agraria sesuai ketentuan hukum. Kami ingin memastikan kelestarian hutan tetap terjaga, rakyat memperoleh kepastian hukum melalui mekanisme yang berlaku, dan pemanfaatan tanah dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan rakyat,” ujar Djati.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan mencakup inventarisasi dan verifikasi lahan, pemutakhiran data spasial, serta kejelasan status bidang tanah. Data yang akurat menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan kondisi setiap lokasi, termasuk melalui mekanisme penataan kawasan hutan atau reforma agraria apabila memenuhi persyaratan.
Bagi rakyat yang menggantungkan penghidupan pada tanah, kepastian status lahan merupakan faktor penting untuk memperluas akses terhadap program pemerintah. Dukungan terhadap peningkatan produktivitas, pembiayaan, penguatan koperasi, dan kemitraan yang inklusif diharapkan dapat membuka peluang ekonomi serta memperkuat pendapatan rakyat.
Pada saat yang sama, penataan lahan harus memperhatikan fungsi kawasan hutan dan keberlanjutan lingkungan. Setiap langkah perlu didasarkan pada verifikasi lapangan, kejelasan status kawasan, dan mekanisme hukum yang berlaku. Dengan pendekatan ini, perlindungan lingkungan dan pengembangan kegiatan ekonomi dapat berjalan seiring.
BRAN akan memperkuat koordinasi dengan Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Kehutanan, Kementerian ATR/BPN, Bank Tanah, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait. Sinergi tersebut diharapkan mendukung penyelarasan data, memperjelas pembagian tugas, dan memperkuat pelaksanaan kebijakan penataan agraria secara terukur serta akuntabel.
“Keberhasilan penataan agraria tidak cukup diukur dari tersedianya data atau selesainya administrasi. Yang ingin kita dorong adalah kepastian hukum yang lebih baik, lingkungan yang tetap terjaga, produktivitas tanah yang meningkat, dan terbukanya kesempatan ekonomi bagi rakyat. Reforma agraria harus menjadi jalan untuk menghadirkan keadilan dan manfaat nyata bagi rakyat,” tegas Djati.
Melalui sinergi dengan Bappenas dan kementerian serta lembaga terkait, BRAN mendukung arah pembangunan nasional yang menempatkan tanah sebagai sumber produktivitas dan kesejahteraan. Penataan agraria yang adil, terintegrasi, dan berkelanjutan diharapkan memperkuat ekonomi rakyat sekaligus menjaga sumber daya alam bagi generasi mendatang.
Polres
Polres Mojokerto Cek Kesehatan, Dukung Fisik Prima Personel Brimob Siaga Karhutla Gunung Arjuno – Welirang

MOJOKERTO – Polres Mojokerto menggelar pemeriksaan kesehatan berkala sekaligus membagikan bekal medis kepada personel BKO Satbrimob Polda Jatim.
Langkah ini diambil guna mendukung kesiapan fisik para personel yang bertugas mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polres Mojokerto Polda Jatim.
Dengan melibatkan personel seksi kedokteran dan kesehatan (Sidokkes) Polres Mojokerto, kegiatan pemeriksaan kesehatan personel yang bertugas menangani Karhutla tersebut dilaksanakan di Polsek Pacet dan Polsek Trawas pada Sabtu (24/10/2026).
Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M melalui Kapolsek Pacet AKP Mohammad Khoirul Umam, S.E., M.H mengatakan bahwa jaminan kesehatan ini merupakan langkah krusial dalam menyokong keberhasilan tugas di lapangan.
“Kesehatan personel adalah kunci utama keberhasilan operasi, terutama bagi mereka yang bersinggungan langsung dengan risiko kebakaran hutan dan lahan,” kata AKP Umam.
Lewat pemeriksaan dan dukungan medis ini diharapkan seluruh personel dapat bertugas secara optimal dengan tetap memprioritaskan keselamatan diri mereka sendiri.
“Melalui upaya preventif ini, kondisi kesehatan personel tetap terpantau dengan baik sehingga kesiapsiagaan dalam mengantisipasi karhutla di wilayah Mojokerto bisa berjalan maksimal,” pungkas AKP Umam.
Agenda ini menjadi wujud nyata kepedulian Polres Mojokerto Polda Jatim terhadap kondisi fisik anggota yang ditugaskan di lapangan dalam menangani Karhutla.
Mengingat tugas mengantisipasi potensi karhutla sangat menguras energi, kesiapan fisik dan stamina yang prima menjadi hal yang mutlak diperlukan.
Dalam pelaksanaannya, tim Sidokkes Polres Mojokerto melakukan pemeriksaan menyeluruh yang meliputi pengecekan tekanan darah, denyut nadi, frekuensi pernapasan, hingga fisik luar.
Tercatat sebanyak 28 personel menjalani pemeriksaan kesehatan di Polsek Pacet, sementara 27 personel lainnya diperiksa di Polsek Trawas.
Tak hanya pemeriksaan, petugas juga membagikan dukungan medis berupa obat-obatan, multivitamin, dan masker untuk menjaga daya tahan tubuh personel selama bertugas.
Aksi sigap ini dimotori oleh Brigpol Ndandung Budhi Pamungkas, S.Kep., Ners., M.M., bersama Fanny Pradana Syafi’i, S.Kep., Ners selaku perwakilan dari Sidokkes Polres Mojokerto Polda Jatim. (*)
Berita
Polisi Peduli Pendidikan: Kapolres Bojonegoro Ajak Santri Al-Fatimah Jauhi Judol dan Bullying

BOJONEGORO – Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty menyambangi Pondok Pesantren Modern Al-Fatimah di Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Jumat (23/10/2026).
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Bojonegoro mengajak para santri memperkuat kedisiplinan dan menjauhi perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.
Kedatangan Kapolres Bojonegoro beserta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro disambut hangat oleh pengasuh ponpes, KH. Tamam Syaifuddin, beserta para pelajar dari jenjang MI Plus hingga SMA Plus Al-Fatimah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Quick Wins Kapolri untuk mendekatkan Polri dengan dunia pendidikan sekaligus membangun kesadaran hukum sejak dini.
Dalam arahannya, AKBP Yenni memberikan perhatian khusus pada keselamatan berlalu lintas dan maraknya kenakalan remaja. Ia juga mengingatkan para santri untuk tidak mengendarai motor sebelum cukup umur dan wajib menggunakan helm standar.
Lebih lanjut, ia meminta para pelajar membentengi diri dari bahaya perundungan (bullying), tawuran, narkoba, hingga perjudian daring (judi online).
“Adik-adik harus mampu menjaga diri dan memilih pergaulan yang positif. Jangan sampai tindakan yang merugikan diri sendiri dan keluarga menghambat pendidikan serta merusak masa depan,” tegas AKBP Yenni di hadapan ratusan santri.
Kepada awak media, AKBP Yenni menjelaskan bahwa kehadiran Polri di lingkungan sekolah bertujuan mendukung pembentukan karakter generasi muda.
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Korps Bhayangkara ingin memposisikan diri sebagai sahabat pelajar demi terciptanya lingkungan belajar yang aman dan kondusif.
Selain memberikan edukasi hukum, Kapolres juga memotivasi para siswa untuk tekun belajar, berani bermimpi, serta aktif mengembangkan potensi diri lewat jalur formal maupun kegiatan ekstrakurikuler.
Melalui sinergi yang kuat antara kepolisian, pesantren, dan orang tua, diharapkan lahir generasi muda Bojonegoro yang berprestasi, disiplin, dan taat hukum. (*)
Polres
Semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat: Polda Jatim Dirikan Posko Karhutla dan Distribusikan Air Bersih di Pasuruan

PASURUAN – Jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) bersama Kepolisian Resor Pasuruan terus memperkuat sinergi dan aksi nyata dalam menanggulangi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Tak hanya upaya pemadaman atau mencegah meluasnya api Karhutla, personel gabungan Polda Jawa Timur juga menyalurkan air bersih kepada warga Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan yang terdampak krisis air karena Karhutla di kawasan Gunung Arjuno-Welirang-Ringgit, Sabtu (24/10/2026).
Wilayah ini menjadi salah satu daerah yang terdampak karhutla, di mana pasokan air bersih bagi kebutuhan sehari-hari warga sempat terganggu.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, Polda Jatim juga telah mendirikan Posko Karhutla di Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo, Gunung Arjuno-Welirang-Ringgit.
Keberadaan personel gabungan Polda Jatim ini menegaskan keseriusan kepolisian dalam mitigasi dan penanganan karhutla secara komprehensif.
“Melalui semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kesiapan teknis pemadaman di area hutan, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dengan langsung membantu pemenuhan kebutuhan mendasar warga terdampak,” ujar Kombes Abast.
Di bawah terik matahari lereng Arjuno, warga Desa Jatiarjo menyambut antusias kedatangan truk tangki air bersih dari kepolisian.
Sinergi yang kuat antara Ditbinmas Polda Jatim yang melakukan pendekatan edukatif ke masyarakat, Ditsamapta Polda Jatim yang mengamankan distribusi logistik fisik, serta Bidhumas Polda Jatim yang mendokumentasikan edukasi publik, membuat penyaluran air bersih berjalan dengan tertib dan lancar hingga selesai.
Langkah responsif Polda Jatim dan jajaran ini merupakan komitmen jangka panjang kepolisian untuk selalu hadir melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, terutama di saat terjadi bencana alam seperti karhutla. (*)
-
Berita1 minggu ago
Patroli Akhir Pekan Polsek Keboncandi, Tingkatkan Kamtibmas Aman dan Kondusif
-
Berita1 minggu ago
Bhabinkamtibmas Kawisrejo Dampingi Petani Jagung, Dukung Ketahanan Pangan
-
Berita1 minggu agoKapolres Pasuruan Kota Hadiri Anniversary Paguyuban Ojol, Perkuat Sinergitas dan Kebersamaan
-
Berita1 minggu agoPolres Pasuruan Kota Gelar Bimtek, Tingkatkan Kompetensi Pelayanan Publik Ramah Bagi Kelompok Rentan
-
Polres6 hari agoPolisi Bersama Masyarakat: Kapolres Madiun Kota Ngopi Bareng Warga,Serap Aspirasi Perkuat Kamtibmas
-
Berita1 minggu agoKapolri: Polri Perkuat Penegakan Hukum dan Pemadaman Karhutla
-
Polsek7 hari ago
Antisipasi Kerawanan di Tengah Kelangkaan Solar, Polsek Pohjentrek Intensifkan Patroli SPBU
-
Berita1 minggu agoPolri: Imbau Masyarakat Waspadai Risiko Judi Online, Tingkatkan Kesadaran Diri Jaga Keluarga
