Berita
Ps. Kanit Binmas Polsek Kraton Bripka Rendra Bersama Pemuda Guyup Rukun Inisiasi Pengajian Rutin Awal Bulan di Desa Kebotohan
Polresta Pasuruan Kota – Dalam rangka mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan sosial, Ps. Kanit Binmas Polsek Kraton Bripka Rendra bersama komunitas Pemuda Guyup Rukun menginisiasi kegiatan pengajian rutin Majelis Jalsah Itsnain yang dilaksanakan pada Senin (06/07/2026) di Desa Kebotohan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejak sore hari, jamaah mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian pengajian yang dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, pemuda, serta warga dari Desa Kebotohan dan wilayah sekitarnya. Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan tampak mewarnai jalannya kegiatan.
Pengajian rutin ini merupakan program keagamaan yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap hari Senin pada awal bulan. Selain menjadi wadah menuntut ilmu agama, kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan membangun kepedulian sosial antarwarga.
Kegiatan dipimpin oleh Ketua Majelis Jalsah Itsnain, Faizin, yang selama ini aktif menggerakkan kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat. Dalam sambutannya, Faizin menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, khususnya Polsek Kraton dan para pemuda yang turut berperan dalam pelaksanaannya.
“Majelis ini kami hadirkan sebagai wadah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan semangat menuntut ilmu agama. Kami bersyukur mendapat dukungan dari Polsek Kraton sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan semoga terus membawa keberkahan bagi masyarakat Desa Kebotohan,” ujar Faizin.

Dalam kesempatan tersebut, Bripka Rendra menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis. Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dapat diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pembinaan moral dan spiritual masyarakat.
Bripka Rendra menambahkan bahwa kegiatan keagamaan seperti pengajian rutin memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat yang religius, toleran, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara masyarakat, tokoh agama, dan kepolisian, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi secara bersama-sama.
Selain memberikan pesan kamtibmas, Bripka Rendra juga mengajak seluruh jamaah untuk menjaga persatuan dan kerukunan, serta menjauhi berbagai bentuk penyakit masyarakat seperti penyalahgunaan narkoba, perjudian, minuman keras, dan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Tausiah dalam pengajian tersebut disampaikan oleh Ustad Mashudi Sanusi. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan majelis ilmu sebagai sarana memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT.
“Majelis ilmu bukan hanya tempat menambah pengetahuan agama, tetapi juga tempat membangun akhlak, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama. Mari kita istiqamah menghadiri pengajian agar ilmu yang diperoleh menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Ustad Mashudi Sanusi di hadapan para jamaah.
Menurutnya, tantangan kehidupan saat ini menuntut umat untuk terus memperkuat nilai-nilai keagamaan agar mampu menghadapi berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak moral dan persatuan masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan majelis taklim dan pengajian rutin menjadi salah satu sarana penting dalam menjaga ketahanan moral masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh khidmat hingga selesai. Para jamaah tampak antusias mengikuti rangkaian acara mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiah keagamaan, hingga doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan masyarakat Desa Kebotohan.
Kapolsek Kraton AKP Moch Soleh memberikan apresiasi atas inisiatif Bripka Rendra bersama Pemuda Guyup Rukun dan Majelis Jalsah Itsnain dalam menyelenggarakan kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat.
“Kegiatan pengajian rutin seperti ini merupakan sarana yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Kami mengapresiasi inisiatif Bripka Rendra bersama Pemuda Guyup Rukun dan Majelis Jalsah Itsnain dalam menghadirkan kegiatan yang penuh manfaat. Semoga pengajian ini dapat terus istiqamah, menjadi media pembinaan moral dan spiritual masyarakat, serta memperkuat sinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Kraton agar tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkas AKP Moch Soleh.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan harmonis antara Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan generasi muda semakin kuat sehingga mampu menciptakan lingkungan yang religius, rukun, serta mendukung terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Kraton.
Berita
Police Go To School, Satlantas Polres Pasuruan Kota Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas di SMPN 9

PASURUAN KOTA – Upaya menanamkan kesadaran tertib dan budaya keselamatan berlalu lintas terus dilakukan Satlantas Polres Pasuruan Kota. Kali ini, melalui kegiatan Mahameru Lantas dalam bentuk Ruwatan Lantas, personel Satlantas menggelar road show Police Go To School dan sosialisasi keselamatan berkendara di SMPN 9 Pasuruan, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut menyasar para siswa dengan memberikan edukasi mengenai pentingnya memahami dan menaati aturan lalu lintas sejak usia sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas menyampaikan sosialisasi UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, etika berlalu lintas, serta berbagai hal penting terkait keselamatan berkendara.
Edukasi dikemas secara komunikatif agar mudah dipahami para pelajar. Selain mendapatkan pengetahuan mengenai aturan lalu lintas, siswa juga diajak untuk memahami bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama dan harus dimulai dari perilaku disiplin setiap individu.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus pendekatan humanis kepada para pelajar, Satlantas Polres Pasuruan Kota juga membagikan sarana kontak serta menutup kegiatan dengan foto bersama.
Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP AMRULLAH SETIAWAN, S.T.K., S.I.K., mengatakan kegiatan Police Go To School menjadi salah satu langkah preventif kepolisian untuk membangun kesadaran berlalu lintas sejak dini.
“Kami ingin memberikan pemahaman kepada para pelajar bahwa tertib berlalu lintas bukan semata-mata karena adanya aturan, tetapi merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Amrullah.
Ia menambahkan, edukasi kepada pelajar diharapkan mampu membentuk generasi muda yang memahami aturan, memiliki etika berlalu lintas, serta mampu menjadi contoh keselamatan berkendara di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Salah seorang siswa SMPN 9 Pasuruan mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena materi yang diberikan tidak hanya menjelaskan aturan, tetapi juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan saat berada di jalan.
“Kegiatannya menarik dan kami jadi lebih memahami pentingnya tertib lalu lintas. Setelah mendapat sosialisasi ini, kami jadi lebih sadar bahwa keselamatan harus menjadi yang utama,” ungkapnya.
Apresiasi juga disampaikan salah seorang masyarakat yang menilai edukasi lalu lintas kepada pelajar sangat penting dilakukan secara berkelanjutan.
“Anak-anak perlu mendapatkan pemahaman sejak sekolah. Dengan adanya sosialisasi seperti ini, mereka bisa mengetahui aturan lalu lintas dan membiasakan diri untuk mengutamakan keselamatan,” tuturnya.
Melalui Mahameru Lantas dan Ruwatan Lantas, Satlantas Polres Pasuruan Kota berkomitmen untuk terus memperkuat upaya edukasi dan pencegahan melalui kegiatan yang menyentuh langsung berbagai lapisan masyarakat, khususnya generasi muda.
Polres
Antisipasi Karhutla, Polres Gresik Gencarkan Sosialisasi di Hutan Panceng

GRESIK – Jajaran Polres Gresik Polda Jawa Timur bersama Perhutani dan elemen masyarakat memperketat pengawasan kawasan hutan melalui sosialisasi preventif di Petak 88 RPH Panceng, Dusun Larangan, Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, melalui Kasi Humas Polres Gresik, Iptu Hepi Muslih Riza mengatakan, langkah ini diambil sebagai strategi mitigasi dini menekan risiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Agenda edukasi yang berlangsung di kawasan wengkon LMDH Sumber Lestari ini melibatkan instansi lintas sektor. Mulai dari Ps. Kanit Binmas Polsek Panceng, Bripka Ahmad Wahyu Afrian, perwakilan RPH Panceng BKPH Kranji KPH Tuban Edi Purwono, tokoh agama K.H. Kholili, hingga puluhan warga pesisir hutan serta anggota Paguyuban Warung Magersari.
Iptu Hepi mengatakan, dalam kegiatan tersebut petugas mengibgatkan kepada masyarakat bahwa kondisi vegetasi yang mengering sangat rentan terhadap percikan api sekecil apa pun.
“Diimbau kepada masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan di area perimeter dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, karaena cuaca panas dan angin kencang bisa membuat api kecil merembet menjadi kebakaran besar dalam hitungan menit,” ujar Iptu Hepi.
Ia menegaskan bahwa perlindungan Hutan Panceng merupakan tanggung jawab kolektif, bukan hanya bertumpu pada pundak kepolisian atau Perhutani. Warga diminta segera mengaktivasi sistem pelaporan cepat jika melihat adanya titik api (hotspot).
“Polres Gresik menyediakan kanal darurat 24 jam untuk penanganan cepat. Masyarakat dapat melapor melalui Call Center 110 atau hotline Lapor Kapolres Gresik (Cak Rama) di nomor 0811-8800-2006,” pungkas Iptu Hepi. (*)
Berita
Kapolri Dorong Keseimbangan Keberlangsungan Usaha dan Kesejahteraan Buruh

Bekasi – Kapolri menegaskan pentingnya membangun titik keseimbangan antara harapan pengusaha agar perusahaan dapat terus beroperasi dan menghasilkan keuntungan, dengan hak buruh untuk memperoleh kehidupan yang layak dan sejahtera. Keseimbangan tersebut dinilai menjadi fondasi utama bagi hubungan industrial yang berkeadilan sekaligus terciptanya iklim investasi yang kondusif.
Pesan itu disampaikan Kapolri dalam Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026). Kegiatan bertema “Hubungan Industrial, Berkeadilan dan Kondusivitas Investasi” ini dihadiri sekitar 2.000 pekerja dari kurang lebih 1.200 perusahaan di kawasan tersebut, serta unsur pemerintah, serikat buruh, asosiasi pengusaha, dan pengelola kawasan industri.
Kapolri mengapresiasi konsolidasi yang diselenggarakan FSPMI, terutama semangat perjuangan buruh yang semakin mengedepankan silaturahmi dan dialog dengan pengusaha maupun pemerintah. Menurutnya, perbedaan kepentingan dalam hubungan industrial merupakan dinamika yang wajar, namun harus diselesaikan melalui musyawarah, kepatuhan pada regulasi, dan komitmen bersama menjaga ketertiban.
“Perlu diperoleh titik keseimbangan antara harapan pengusaha agar perusahaan terus beroperasi dan menghasilkan keuntungan, serta harapan buruh untuk hidup sejahtera,” tegas Kapolri.
Ia menilai buruh tidak semata-mata dipandang sebagai faktor produksi, melainkan aset, mitra, dan bagian dari keluarga besar perusahaan. Karena itu, keberlangsungan usaha dan pemenuhan hak-hak pekerja seharusnya ditempatkan sebagai dua kepentingan yang saling menguatkan. Perusahaan yang sehat akan membuka ruang bagi penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan, sementara tenaga kerja yang terlindungi, terampil, dan produktif akan memperkuat daya saing dunia usaha.
Dalam konteks yang lebih luas, Kapolri mengingatkan bahwa dinamika geopolitik dan ekonomi global turut memberi tekanan terhadap dunia usaha serta ketenagakerjaan. Situasi tersebut menuntut kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, pengusaha, investor, dan pekerja untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan kerja, serta menghindari konflik hubungan industrial yang justru merugikan semua pihak.
Kapolri juga mengapresiasi pembahasan regulasi ketenagakerjaan yang diawali pertemuan antara serikat buruh dan asosiasi pengusaha. Langkah tersebut dipandang sebagai contoh positif pencarian titik temu secara konstruktif, dengan tetap menjunjung kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan perlindungan hak-hak buruh.
Pemerintah juga terus mendorong hilirisasi dan investasi dengan mengoptimalkan kekayaan sumber daya alam serta besarnya pasar domestik Indonesia. Kebijakan tersebut diharapkan menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional. Upaya itu perlu ditopang oleh peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui pendidikan vokasi seperti SMK Mitra Industri, agar pekerja Indonesia semakin kompetitif dan mampu mengisi posisi manajerial maupun strategis.
Di sisi lain, Kapolri mengajak seluruh pihak menjaga stabilitas keamanan dan kondusivitas investasi. Praktik pungutan liar, premanisme, serta gangguan kamtibmas lainnya diminta segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti Polri. Dengan sinergi yang kuat, keseimbangan antara keberlangsungan perusahaan dan kesejahteraan buruh diyakini dapat menjadi jalan bersama menuju Indonesia Emas 2045.
-
Polres1 minggu ago
SATLANTAS POLRES PASURUAN KOTA IMBAU MASYARAKAT ANTISIPASI KETERLAMBATAN PENYEBERANGAN KETAPANG–GILIMANUK
-
Polda3 hari agoBrimob Polda Jatim Bangun Mako Kompi di Pasuruan, Perkuat Kesiapan Pelayanan dan Pengamanan Masyarakat
-
Polda5 hari agoSatgas Pangan Polda Jatim Sidak Pasar Pucang, Usut Beras Premium di Atas HET
-
Berita5 hari agoSatgas Pangan Polres Pasuruan Kota Turun ke Pasar, Pastikan Harga dan Pasokan Beras Tetap Stabil
-
Berita4 hari agoPolres Pasuruan Kota Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Dampingi Petani Jagung di Desa Gejugjati
-
Berita1 minggu agoCegah Aksi 3C, Polsek Rejoso Tingkatkan Patroli Kamtibmas
-
Polres6 hari agoIkrar Komunitas Game Online Pasuruan Kota, Tim Turnamen Mobile Legends Komitmen Jaga Kamtibmas
-
Polres5 hari ago
Kolaborasi Polres Ponorogo bersama Lintas Sektor Cegah Karhutla Sisir Kawasan Rawan Kebakaran
