Connect with us

Polres

Kapolres Kediri Ingatkan Sanksi Berat Bagi Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

Published

on

KEDIRI – Kapolres Kediri AKBP M. Wahyudin Latif kembali mengeluarkan larangan keras bagi seluruh lapisan masyarakat, pelaku usaha, maupun pihak lainnya untuk tidak membuka, mengolah, atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Langkah tegas ini merupakan bentuk komitmen kepolisian untuk mencegah bencana kabut asap, kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan, serta hambatan aktivitas warga akibat vegetasi yang mengering selama musim kemarau.

“Kami mengimbau sekaligus melarang keras masyarakat membuka lahan dengan cara dibakar. Jangan sampai aktivitas yang dianggap sepele justru memicu kebakaran luas yang merugikan masyarakat dan lingkungan,” tegas AKBP M. Wahyudin Latif, Jumat (11/9/2026).

Polres Kediri Polda Jatim juga mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dan segera melapor jika menemukan titik api, baik di lahan milik negara, korporasi, maupun pribadi.

Laporan dapat disampaikan secara cepat melalui Call Center Polri 110 (bebas pulsa), pemerintah desa, atau posko kebencanaan terdekat.

Selain upaya preventif, AKBP M. Wahyudin Latif memastikan pihak kepolisian akan mengambil tindakan hukum yang sangat tegas bagi siapa saja yang terbukti sengaja membakar lahan, terutama di kawasan hutan.

“Pelaku pembakaran dapat dijerat dengan UU No. 41/1999 tentang Kehutanan, UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta pasal terkait dalam KUHP,” terang mantan Kapolres Probolinggo tersebut.

Sanksi pidana yang mengancam pelaku pun tidak main-main. Untuk pembakaran hutan secara sengaja, pelaku diancam pidana penjara hingga 15 tahun dan denda maksimal Rp5 miliar.

Sementara untuk pembukaan lahan dengan cara membakar, ancaman hukumannya adalah pidana penjara 3 hingga 10 tahun serta denda antara Rp3 miliar hingga Rp10 miliar.

“Kami akan menindak tegas setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran. Kami juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengolah lahan yang diduga sengaja dibakar,” tambah AKBP Latif.

Melalui instruksi ini, Kapolres Kediri berharap masyarakat dapat mematuhi aturan demi kelestarian lingkungan serta keamanan bersama.

“Mari bersama-sama menjaga Kabupaten Kediri tetap aman, sehat, dan lestari. Mencegah jauh lebih baik daripada menanggulangi kebakaran yang sudah meluas,” pungkasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Keluarga Besar Polda Jatim Lepas Irjen Pol. Pasma Royce Emban Amanah sebagai Kapolda Bali

Published

on

SURABAYA – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai acara silaturahmi dan pelepasan tugas Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H. di Gedung Mahameru Mapolda Jawa Timur, Kamis (8/10/2026).

Irjen Pol. Pasma Royce selanjutnya akan mengemban amanah baru sebagai Kapolda Bali setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Jawa Timur.

Acara pelepasan dipimpin langsung Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., didampingi Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Jawa Timur.

Turut hadir para Pejabat Utama Polda Jatim serta Kapolres, Kapolresta, dan Kapolrestabes jajaran Polda Jawa Timur beserta pendamping.

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim Irjen Pol. Nanang Avianto menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Irjen Pol. Pasma Royce selama menjalankan tugas di Jawa Timur.

“Sejak September 2024, Bapak Pasma Royce telah menjadi bagian penting dalam perjalanan Polda Jawa Timur sebagai Wakapolda. Sebelumnya, beliau juga telah memberikan pengabdian yang kuat saat menjabat sebagai Kapolrestabes Surabaya,” ujar Irjen Pol. Nanang Avianto.

Kapolda Jatim mengatakan, selama mengemban tugas sebagai Wakapolda, Irjen Pol. Pasma Royce dikenal sebagai sosok perwira yang tegas, berintegritas, dan memiliki pengalaman dalam bidang operasional, reserse maupun kewilayahan.

Kemampuannya membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai elemen juga dinilai memberikan kontribusi positif dalam mendukung pelaksanaan tugas Polda Jawa Timur.

“Bapak Pasma mampu hadir dalam berbagai ruang. Beliau aktif berkomunikasi dengan para ulama, tokoh agama, Forkopimda, TNI, kalangan pekerja, organisasi masyarakat, hingga berbagai lapisan masyarakat,” ungkap Kapolda Jatim.

Pada kesempatan yang sama, Irjen Pol. Pasma Royce menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Jatim atas arahan, petunjuk, dan bimbingan selama dirinya menjalankan tugas sebagai Wakapolda Jawa Timur.

“Terima kasih juga saya sampaikan kepada seluruh Pejabat Utama, Kapolres jajaran, para perwira, anggota, serta ASN Polda Jawa Timur atas dedikasi, loyalitas, kerja sama, dan dukungan tulus yang telah diberikan selama ini,” kata Irjen Pol. Pasma Royce.

Menurutnya, kebersamaan seluruh jajaran dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Timur menjadi pengalaman yang berharga dalam perjalanan tugasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol. Pasma Royce bersama keluarga juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan maupun kekhilafan.

“Saya beserta keluarga memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda dan seluruh keluarga besar Polda Jawa Timur,” tuturnya.

Mengakhiri sambutannya, mantan Kapolrestabes Surabaya tersebut memohon doa restu agar diberikan kelancaran, kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan amanah baru sebagai Kapolda Bali.

“Kami berharap tali silaturahmi, persaudaraan, dan hubungan kekeluargaan yang telah terjalin erat di Jawa Timur ini tetap terjaga dengan baik, meski nantinya kami dipisahkan oleh jarak dan wilayah tugas yang berbeda,” pungkasnya.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan penghargaan keluarga besar Polda Jawa Timur kepada Irjen Pol. Dr. Pasma Royce atas pengabdiannya selama bertugas di Jawa Timur. (*)

Continue Reading

Polres

Bhabinkamtibmas Desa Penunggul Dampingi Petani Jagung, Dukung Ketahanan Pangan

Published

on

Polresta Pasuruan – Upaya mendukung ketahanan pangan terus diwujudkan melalui kehadiran Polri di tengah masyarakat. Pada Kamis, 8 Oktober 2026, Bhabinkamtibmas Desa Penunggul, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, melaksanakan pendampingan kepada petani di lahan tanaman jagung yang berada di wilayah desa binaannya.

 

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung sekaligus berdialog dengan petani mengenai kondisi lahan dan proses perawatan tanaman. Kehadiran petugas juga menjadi sarana untuk memberikan motivasi kepada petani agar tetap semangat mengelola lahan sehingga tanaman dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang baik.

 

Kapolsek Nguling Iptu Kukuh Eko P. mengatakan, pendampingan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan sekaligus upaya mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan lahan pertanian. “Kami terus mendorong Bhabinkamtibmas untuk hadir dan berkomunikasi langsung dengan para petani, memberikan motivasi serta mendukung upaya peningkatan produktivitas pertanian di wilayah binaan,” ujarnya.

 

Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian. Melalui pendampingan secara langsung, berbagai perkembangan maupun kendala yang dihadapi petani dapat diketahui, sehingga komunikasi dan kemitraan antara Bhabinkamtibmas dengan masyarakat semakin kuat.

 

Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Dengan sinergi antara Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, dan para petani, diharapkan produktivitas tanaman jagung terus meningkat serta memberikan manfaat bagi ketersediaan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Continue Reading

Polres

Konsep Prasmanan MBG Mulai Diuji Di Kota Pasuruan, Kapolres Tinjau Pelaksanaannya

Published

on

 

Polresta Pasuruan – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pola penyajian prasmanan mulai diuji coba di Kota Pasuruan. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetya, S.I.K., S.H., M.H., meninjau langsung pelaksanaan piloting project tersebut di SD Islam, Jalan KH. Abdul Hamid No. 98B, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Selasa (6/10/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan Kota Ny. Aldila Arief, PIC Bhayangkari serta Satgas MBG.

 

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung penerapan pola baru penyajian makanan kepada para siswa. Berbeda dengan penyajian makanan dalam porsi yang telah ditentukan sebelumnya, konsep prasmanan memberi kesempatan kepada siswa mengikuti proses pengambilan makanan secara tertib dari menu yang telah disiapkan.

 

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetya mengatakan, uji coba tersebut menjadi bagian penting untuk melihat pelaksanaan program secara nyata di lingkungan sekolah, mulai dari mekanisme penyajian, ketertiban siswa hingga aspek kebersihan selama kegiatan berlangsung.

 

“Melalui uji coba ini dapat dilihat bagaimana mekanisme prasmanan diterapkan kepada siswa. Tentunya yang tetap menjadi perhatian adalah kebersihan, keamanan makanan serta kelancaran proses penyajiannya,” kata AKBP Arief.

Menurutnya, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya berkaitan dengan pendistribusian makanan, tetapi juga bagaimana makanan tersebut dapat diterima dan dikonsumsi siswa dengan baik.

 

Dalam peninjauan itu, Kapolres bersama rombongan juga berinteraksi dengan para siswa serta melihat secara langsung proses pengambilan dan penyajian makanan. Suasana makan bersama berlangsung tertib. Para siswa secara bergantian mengambil makanan yang telah tersedia sebelum kembali ke tempat masing-masing untuk menikmati menu MBG.

 

AKBP Arief menilai penerapan konsep prasmanan juga dapat menjadi bagian dari pembelajaran bagi siswa dalam membangun kebiasaan tertib dan mandiri sekaligus menjaga kebersihan saat mengambil makanan.

 

Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan Kota Ny. Aldila Arief bersama PIC Bhayangkari turut melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan serta memastikan proses penyajian berjalan dengan baik.

 

Hasil dari piloting project tersebut selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi untuk melihat efektivitas penerapan pola prasmanan dalam pelaksanaan Program MBG di lingkungan sekolah. Evaluasi mencakup mekanisme penyajian, ketertiban siswa, kebersihan, serta kelancaran proses makan bersama.

 

“Harapannya pelaksanaan MBG terus berjalan semakin baik. Tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga dilaksanakan dengan proses yang tertib, bersih dan memberikan manfaat bagi mereka,” pungkas AKBP Arief.

 

Pelaksanaan uji coba ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan Program MBG dapat berjalan secara optimal di lingkungan sekolah. Polres Pasuruan Kota bersama Bhayangkari dan Satgas MBG akan terus mendukung setiap tahapan pelaksanaan program, sehingga manfaatnya dapat dirasakan para siswa sekaligus mendorong terciptanya kebiasaan hidup tertib, bersih dan mandiri sejak dini.

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi