Polres
Polres Sumenep Perketat Pengawasan di Wilayah Kepulauan Cegah Peredaran Narkoba

SUMENEP – Kepolisian Resor Sumenep, Polda Jatim, memperketat pengawasan dan pengamanan di wilayah kepulauan guna mencegah maraknya peredaran narkoba.
Langkah ini diambil menyusul hasil evaluasi internal yang menunjukkan peningkatan kasus narkoba sepanjang tahun 2025, khususnya di sejumlah kecamatan kepulauan.
Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pengungkapan kasus oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Sumenep Polda Jatim selama 2025, terdapat beberapa wilayah kepulauan yang dinilai rawan peredaran narkoba, di antaranya Pulau Kangean, Masalembu, dan Pulau Sapeken.
“Berdasarkan hasil ungkap kasus narkoba dari tim Reskoba Polres Sumenep selama 2025, setidaknya ada beberapa kecamatan di wilayah kepulauan yang rawan peredaran narkoba,” ujar AKBP Rivanda, S.I.K, Rabu (7/1/26).
Ia menegaskan, pada tahun 2026 pihaknya akan meningkatkan pengawasan dan pengamanan di wilayah kepulauan tersebut.
“Ini untuk mengantisipasi potensi peredaran narkoba di pulau-pulau lain yang berada di Kabupaten Sumenep,” tegasnya.
Salah satu kasus menonjol yang terjadi di wilayah kepulauan, lanjut Kapolres Sumenep adalah penemuan barang bukti narkoba seberat 38 kilogram di perairan laut Masalembu, sekitar empat mil dari tepi pantai, pada awal Juni 2025.
Barang haram tersebut ditemukan oleh empat orang nelayan asal Dusun Ambulung, Desa Suka Jeruk, Kecamatan Ambulu, Pulau Masalembu, yakni Sirat (60), Naim (30), Fadil (25), dan Mastur (40).
Keempat nelayan tersebut menemukan sebuah drum mencurigakan yang mengapung di laut saat sedang menangkap ikan.
Drum tersebut kemudian dibawa ke daratan dan dilaporkan kepada pihak Koramil serta Polsek setempat, sebelum akhirnya diserahkan langsung ke Polda Jawa Timur.
“Berkaca dari kejadian tersebut, ke depan kami akan memperketat pengamanan di wilayah kepulauan dengan mengoptimalkan peran Polisi Air dan Udara (Polairud) serta memperkuat kerja sama dengan TNI,” tegas AKBP Rivanda.
Berdasarkan data Satuan Reserse Narkoba Polres Sumenep Polda Jatim, penanganan kasus narkoba sepanjang 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Selama 2025, Polres Sumenep Polda Jatim berhasil mengungkap 70 kasus narkoba dengan total 98 tersangka.
Sementara pada tahun 2024, tercatat 45 kasus dengan 68 tersangka.
Adapun barang bukti yang berhasil disita sepanjang 2025 meliputi sabu-sabu seberat 500,27 gram, pil inex sebanyak 69 butir, serta pil YY sebanyak 11.065 butir.
Sedangkan pada 2024, barang bukti yang diamankan berupa 183,72 gram sabu-sabu, 15 butir pil inex, dan 1.102 butir pil YY.
Dari sisi peran pelaku, Polres Sumenep Polda Jatim mengamankan dua orang bandar, 45 pengedar, 27 kurir, dan 24 pemakai.
Sementara pada tahun 2024, jumlah pelaku terdiri atas 34 pengedar, 24 pemakai, dan 10 kurir.
Kapolres Sumenep juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan narkoba dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.
“Deteksi dini dengan menginformasikan setiap kejadian yang mencurigakan sangat penting dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai peredaran narkoba,” pungkasnya. (*)
Polres
Polres Mojokerto Cek Kesehatan, Dukung Fisik Prima Personel Brimob Siaga Karhutla Gunung Arjuno – Welirang

MOJOKERTO – Polres Mojokerto menggelar pemeriksaan kesehatan berkala sekaligus membagikan bekal medis kepada personel BKO Satbrimob Polda Jatim.
Langkah ini diambil guna mendukung kesiapan fisik para personel yang bertugas mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polres Mojokerto Polda Jatim.
Dengan melibatkan personel seksi kedokteran dan kesehatan (Sidokkes) Polres Mojokerto, kegiatan pemeriksaan kesehatan personel yang bertugas menangani Karhutla tersebut dilaksanakan di Polsek Pacet dan Polsek Trawas pada Sabtu (24/10/2026).
Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M melalui Kapolsek Pacet AKP Mohammad Khoirul Umam, S.E., M.H mengatakan bahwa jaminan kesehatan ini merupakan langkah krusial dalam menyokong keberhasilan tugas di lapangan.
“Kesehatan personel adalah kunci utama keberhasilan operasi, terutama bagi mereka yang bersinggungan langsung dengan risiko kebakaran hutan dan lahan,” kata AKP Umam.
Lewat pemeriksaan dan dukungan medis ini diharapkan seluruh personel dapat bertugas secara optimal dengan tetap memprioritaskan keselamatan diri mereka sendiri.
“Melalui upaya preventif ini, kondisi kesehatan personel tetap terpantau dengan baik sehingga kesiapsiagaan dalam mengantisipasi karhutla di wilayah Mojokerto bisa berjalan maksimal,” pungkas AKP Umam.
Agenda ini menjadi wujud nyata kepedulian Polres Mojokerto Polda Jatim terhadap kondisi fisik anggota yang ditugaskan di lapangan dalam menangani Karhutla.
Mengingat tugas mengantisipasi potensi karhutla sangat menguras energi, kesiapan fisik dan stamina yang prima menjadi hal yang mutlak diperlukan.
Dalam pelaksanaannya, tim Sidokkes Polres Mojokerto melakukan pemeriksaan menyeluruh yang meliputi pengecekan tekanan darah, denyut nadi, frekuensi pernapasan, hingga fisik luar.
Tercatat sebanyak 28 personel menjalani pemeriksaan kesehatan di Polsek Pacet, sementara 27 personel lainnya diperiksa di Polsek Trawas.
Tak hanya pemeriksaan, petugas juga membagikan dukungan medis berupa obat-obatan, multivitamin, dan masker untuk menjaga daya tahan tubuh personel selama bertugas.
Aksi sigap ini dimotori oleh Brigpol Ndandung Budhi Pamungkas, S.Kep., Ners., M.M., bersama Fanny Pradana Syafi’i, S.Kep., Ners selaku perwakilan dari Sidokkes Polres Mojokerto Polda Jatim. (*)
Polres
Semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat: Polda Jatim Dirikan Posko Karhutla dan Distribusikan Air Bersih di Pasuruan

PASURUAN – Jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) bersama Kepolisian Resor Pasuruan terus memperkuat sinergi dan aksi nyata dalam menanggulangi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Tak hanya upaya pemadaman atau mencegah meluasnya api Karhutla, personel gabungan Polda Jawa Timur juga menyalurkan air bersih kepada warga Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan yang terdampak krisis air karena Karhutla di kawasan Gunung Arjuno-Welirang-Ringgit, Sabtu (24/10/2026).
Wilayah ini menjadi salah satu daerah yang terdampak karhutla, di mana pasokan air bersih bagi kebutuhan sehari-hari warga sempat terganggu.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, Polda Jatim juga telah mendirikan Posko Karhutla di Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo, Gunung Arjuno-Welirang-Ringgit.
Keberadaan personel gabungan Polda Jatim ini menegaskan keseriusan kepolisian dalam mitigasi dan penanganan karhutla secara komprehensif.
“Melalui semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kesiapan teknis pemadaman di area hutan, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dengan langsung membantu pemenuhan kebutuhan mendasar warga terdampak,” ujar Kombes Abast.
Di bawah terik matahari lereng Arjuno, warga Desa Jatiarjo menyambut antusias kedatangan truk tangki air bersih dari kepolisian.
Sinergi yang kuat antara Ditbinmas Polda Jatim yang melakukan pendekatan edukatif ke masyarakat, Ditsamapta Polda Jatim yang mengamankan distribusi logistik fisik, serta Bidhumas Polda Jatim yang mendokumentasikan edukasi publik, membuat penyaluran air bersih berjalan dengan tertib dan lancar hingga selesai.
Langkah responsif Polda Jatim dan jajaran ini merupakan komitmen jangka panjang kepolisian untuk selalu hadir melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, terutama di saat terjadi bencana alam seperti karhutla. (*)
Polres
Antisipasi Karhutla Susulan Gunung Welirang, Polres Mojokerto Dirikan Posko dan Siagakan Personel Brimob

MOJOKERTO – Mengantisipasi tingginya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Pacet dan Trawas, Polres Mojokerto Polda Jatim mempertebal pengamanan.
Langkah ini dilakukan dengan mendirikan dua Posko Penanggulangan Karhutla yang diperkuat personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Satbrimob Polda Jatim.
Kedua posko tersebut berlokasi di Jalan Raya Pacet (Kecamatan Pacet) dan di sebelah timur Mako Polsek Trawas. Posko siaga ini mulai beroperasi sejak Rabu (21/10/2026) hingga sepekan ke depan atau 27 Oktober 2026.
Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa menegaskan, pengerahan pasukan ini merupakan langkah taktis preventif. Kawasan Pacet dan Trawas dinilai memiliki kerawanan tinggi, terutama imbas kebakaran vegetasi di Gunung Welirang kawasan Tahura Raden Soerjo.
“Kami tidak boleh lengah. Meskipun titik api di Tahura R. Soerjo saat ini sudah padam, potensi kebakaran susulan akibat cuaca dan angin kencang masih tinggi. Ini alasan kami menyiagakan personel Brimob,” ujar AKBP Erik.
Sebanyak 55 personel disiagakan dengan rincian 28 personel di Posko Pacet dan 27 personel di Posko Trawas.
Kehadiran pasukan elit Polri ini bertujuan memperkuat tim lapangan agar proses pemadaman bisa bergerak cepat begitu titik api baru terdeteksi. Evaluasi penugasan akan dilakukan berkala secara dinamis mengikuti situasi teknis di medan darurat.
Selain bersiaga di posko, pergerakan diintensifkan lewat patroli gabungan. Personel Polsek Trawas bersama BKO Brimob kini rutin menyisir jalur pendakian via Jolotundo. Sementara itu Polsek Pacet memfokuskan pemantauan pada kawasan Gunung Pundak di Dusun Claket, yang menjadi jalur alternatif menuju lereng Welirang.
Guna memastikan respons cepat, Polres Mojokerto Polda Jatim juga menyiagakan perlengkapan pemadaman darurat yang siap dimobilisasi sewaktu-waktu ke medan yang sulit dijangkau kendaraan.
Di akhir penjelasannya, Kapolres Mojokerto mengimbau para pendaki, wisatawan, dan masyarakat sekitar lereng gunung untuk menjaga aktivitas mereka.
Warga dilarang keras membuang puntung rokok sembarangan, meninggalkan perapian secara teledor, atau membakar sampah di area vegetasi kering demi mencegah bencana lingkungan yang lebih luas. (*)
-
Berita1 minggu ago
Patroli Akhir Pekan Polsek Keboncandi, Tingkatkan Kamtibmas Aman dan Kondusif
-
Berita1 minggu ago
Bhabinkamtibmas Kawisrejo Dampingi Petani Jagung, Dukung Ketahanan Pangan
-
Berita1 minggu agoKapolres Pasuruan Kota Hadiri Anniversary Paguyuban Ojol, Perkuat Sinergitas dan Kebersamaan
-
Berita1 minggu agoPolres Pasuruan Kota Gelar Bimtek, Tingkatkan Kompetensi Pelayanan Publik Ramah Bagi Kelompok Rentan
-
Polres6 hari agoPolisi Bersama Masyarakat: Kapolres Madiun Kota Ngopi Bareng Warga,Serap Aspirasi Perkuat Kamtibmas
-
Berita1 minggu agoKapolri: Polri Perkuat Penegakan Hukum dan Pemadaman Karhutla
-
Polsek7 hari ago
Antisipasi Kerawanan di Tengah Kelangkaan Solar, Polsek Pohjentrek Intensifkan Patroli SPBU
-
Berita1 minggu agoPolri: Imbau Masyarakat Waspadai Risiko Judi Online, Tingkatkan Kesadaran Diri Jaga Keluarga
