Berita
Polri Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla di Seluruh Wilayah

Jakarta – Polri memperkuat langkah pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi masih adanya praktik pembukaan lahan dengan cara membakar yang dapat berdampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta aktivitas sosial dan ekonomi.
Penguatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1895/VIII/OPS.1.2./2026 tanggal 31 Agustus 2026 yang ditujukan kepada seluruh Kapolda. Melalui telegram tersebut, jajaran Polda diperintahkan mengambil sejumlah langkah strategis dan terpadu dalam mencegah serta menanggulangi karhutla di wilayah masing-masing.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penanganan karhutla tidak hanya dilakukan ketika kebakaran telah terjadi, tetapi harus dimulai melalui langkah pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini.
“Polri memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian karhutla dengan mengedepankan kesiapsiagaan, sinergi lintas sektor, serta keterlibatan masyarakat. Pencegahan menjadi langkah utama agar potensi kebakaran dapat diminimalkan dan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas,” ujar Trunoyudo.
Dalam telegram tersebut, jajaran Polda diminta menetapkan kebijakan daerah yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar, termasuk melakukan moratorium terhadap peraturan yang masih memberikan ruang terhadap praktik tersebut.
Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kehutanan, TNI, perusahaan perkebunan, serta pihak terkait lainnya diperkuat untuk melaksanakan langkah pencegahan dan penanggulangan karhutla.
“Koordinasi dan kolaborasi seluruh pihak sangat diperlukan. Pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi,” katanya.
Langkah pencegahan juga dilakukan melalui pembangunan embung dan sekat kanal di sekitar lahan perusahaan, serta mempersiapkan relawan tanggap api yang akan dibina dan dilatih dalam pengendalian karhutla.
Di sisi kesiapsiagaan, Polri menginstruksikan pelaksanaan apel siaga di masing-masing Polres untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana. Pelatihan bagi anggota Satbrimob dan Samapta juga dilakukan sebagai bagian dari kesiapan menghadapi karhutla, termasuk pembentukan Satgas Aman Nusa II maupun pelaksanaan operasi kontinjensi sebagai power on hand Polda.
Trunoyudo menuturkan, upaya penanganan karhutla juga memperhatikan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk terhadap aktivitas pendidikan dan kondisi psikologis warga terdampak.
“Polri juga mendorong keterlibatan masyarakat melalui Satgas Karhutla, pembentukan kelas aman asap bagi pelajar agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat berjalan, serta pendampingan psikologis bagi masyarakat yang terdampak. Penanganan karhutla harus memperhatikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, patroli terpadu terus dilakukan di wilayah yang rawan terjadi kebakaran maupun pembakaran hutan dan lahan. Jajaran Polda juga diperintahkan melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) guna mencegah, mengantisipasi, dan menanggulangi karhutla.
Terhadap setiap pelanggaran, Polri akan melakukan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku, baik melalui sanksi administratif, denda, maupun pidana secara tegas dan terukur terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan.
“Penegakan hukum tetap menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan lingkungan. Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, secara profesional, proporsional, dan terukur,” kata Trunoyudo.
Penguatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk memastikan pencegahan dan penanganan karhutla dilakukan secara terpadu, mulai dari kesiapan personel dan sarana prasarana, pemetaan serta patroli di wilayah rawan, pelibatan masyarakat, hingga penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Berita
Hadiri Pelantikan KIPAN, Polres Pasuruan Kota Ajak Pemuda Perkuat Pencegahan Narkoba

PASURUAN – Melindungi generasi muda dari bahaya narkoba membutuhkan kepedulian dan kerja sama berbagai pihak. Semangat tersebut mewarnai pelantikan pengurus Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) Kota Pasuruan yang dirangkai dengan workshop bertema “Pemuda Bergerak Bersinergi dan Bersinar” di Aula Dinas Pendidikan Kota Pasuruan.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua KIPAN Jawa Timur, Ihiyak Ulumudin. Kegiatan ini dihadiri Pembina KIPAN Kota Pasuruan Adi Nur Aziz, S.H., M.H., perwakilan BNNK Pasuruan, Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan Kota AKP Ronny Margas, S.H., M.H., Kasat Intelkam Polres Pasuruan Kota, serta perwakilan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga.
Turut hadir berbagai organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, di antaranya KNPI, IPNU, IPPNU, GP Ansor, BEM Pasuruan, dan PC PMII Pasuruan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Pelaksana, Intan Firdatul Firdaus. Selanjutnya, Ketua KIPAN Kota Pasuruan yang baru dilantik, Moch. Abdillah, menegaskan komitmen pengurus untuk mengambil peran aktif dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
“KIPAN Kota Pasuruan siap bergerak dan bersinergi secara nyata dengan seluruh elemen, mulai dari Pemerintah Kota, BNNK, Polresta, hingga kawan-kawan organisasi kepemudaan lainnya. Sesuai tema pelantikan dan workshop kita hari ini, pemuda harus bersinar dengan prestasi, bukan terpuruk karena narkoba,” tegas Abdillah.
Ia juga mengajak organisasi pemuda yang hadir untuk memperkuat kebersamaan dan mewujudkan program yang menyentuh masyarakat secara langsung.
“Kita tidak boleh hanya berhenti pada seremonial pelantikan. Mulai hari ini, mari kita ubah semangat menjadi gerakan nyata di akar rumput. KIPAN akan terus turun ke lapangan dan memastikan masa depan pemuda Kota Pasuruan aman dari ancaman narkotika,” tambahnya.
Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan Kota, AKP Ronny Margas, S.H., M.H., menekankan pentingnya keterlibatan pemuda dalam memperkuat edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.
“Pencegahan penyalahgunaan narkoba membutuhkan kepedulian bersama. Kami mengajak kader KIPAN menjadi penggerak edukasi di lingkungan pergaulan, sekolah, kampus, dan masyarakat. Ajak teman-teman mengisi waktu dengan kegiatan positif serta bangun keberanian untuk menolak penyalahgunaan narkoba,” ujar AKP Ronny Margas.
Selain pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan workshop yang dipandu Marisa Maziah R., selaku Bendahara KIPAN Kota Pasuruan, sebagai moderator.
Workshop menghadirkan Dr. Zainul Arifin, S.Pd., M.M., selaku Dewan Pengarah KIPAN Nasional, dengan materi “Pemuda sebagai Pelopor dalam Gerakan Anti Narkoba”. Pemateri berikutnya, Muhammad Zaini selaku Sekretaris KIPAN Kabupaten Pasuruan, menyampaikan materi “Manajemen Organisasi: Mengubah Semangat Menjadi Gerakan Nyata”.
Melalui pelantikan dan pembekalan tersebut, pengurus KIPAN Kota Pasuruan diharapkan mampu menyusun program yang terarah, memperluas edukasi tentang bahaya narkoba, serta memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan bersih dari narkoba.
Berita
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Pohjentrek Sambangi dan Motivasi Petani

Polresta Pasuruan – Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pohjentrek, Polsek Purworejo, Polres Pasuruan Kota, Polda Jatim, melaksanakan sambang dan monitoring kepada para petani yang mengelola lahan pertanian di Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Minggu (25/10/2026).
Melalui kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas turun langsung menemui para petani untuk menjalin komunikasi, memantau aktivitas pertanian, serta mengetahui perkembangan dan kendala yang dihadapi dalam pengelolaan lahan.
Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para petani agar terus bersemangat mengembangkan sektor pertanian.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan Polri terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, dan mewujudkan swasembada pangan nasional.
Kapolsek Purworejo Kompol Suwiji, S.H., menyampaikan bahwa Bhabinkamtibmas memiliki peran penting dalam mendampingi masyarakat di wilayah binaan, termasuk menjalin komunikasi dan memberikan dukungan kepada para petani.
“Kami mendorong Bhabinkamtibmas untuk terus hadir di tengah masyarakat dan menjalin kedekatan dengan para petani. Melalui kegiatan sambang dan monitoring ini, kami berharap para petani semakin termotivasi untuk mengembangkan sektor pertanian demi mendukung ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional,” ungkapnya.
Polsek Purworejo berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan melalui peran aktif Bhabinkamtibmas serta sinergi bersama masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan sektor pertanian semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polisibersamamasyarakat
#swasembadapangan
#swasembadajagung
#polisicintapetani
#astacitapresiden
Berita
Cegah Kriminalitas di Jam Rawan, Polsek Pohjentrek Gencarkan Patroli Paskot SAE hingga Dini Hari

Polresta Pasuruan – Guna mengantisipasi aksi kriminalitas pada jam rawan dini hari, personel Polsek Pohjentrek, Polres Pasuruan Kota, Polda Jatim, mengintensifkan patroli Paskot SAE (Sigap, Amanah, Empati). Minggu (25/10/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memberikan rasa aman bagi warga di wilayah hukum Polsek Pohjentrek.
Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli di sejumlah titik yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas.
Selain memantau situasi lingkungan, Polsek Pohjentrek juga melaksanakan dialogis bersama masyarakat untuk menyampaikan imbauan agar tetap waspada, menjaga keamanan lingkungan, dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan.
Kapolsek Pohjentrek AKP Sukresna, S.H., menyampaikan bahwa patroli Paskot SAE merupakan langkah preventif untuk mencegah tindak kriminalitas sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat.
“Patroli pada jam rawan dini hari terus kami optimalkan sebagai upaya mencegah aksi kriminalitas dan menjaga situasi tetap kondusif. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya hal yang mencurigakan,” ujar AKP Sukresna.
Melalui patroli rutin dan dialogis, Polsek Pohjentrek berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif.
-
Berita1 minggu ago
Patroli Akhir Pekan Polsek Keboncandi, Tingkatkan Kamtibmas Aman dan Kondusif
-
Berita1 minggu ago
Bhabinkamtibmas Kawisrejo Dampingi Petani Jagung, Dukung Ketahanan Pangan
-
Berita1 minggu agoKapolres Pasuruan Kota Hadiri Anniversary Paguyuban Ojol, Perkuat Sinergitas dan Kebersamaan
-
Berita1 minggu agoPolres Pasuruan Kota Gelar Bimtek, Tingkatkan Kompetensi Pelayanan Publik Ramah Bagi Kelompok Rentan
-
Polres6 hari agoPolisi Bersama Masyarakat: Kapolres Madiun Kota Ngopi Bareng Warga,Serap Aspirasi Perkuat Kamtibmas
-
Polsek1 minggu ago
Antisipasi Kerawanan di Tengah Kelangkaan Solar, Polsek Pohjentrek Intensifkan Patroli SPBU
-
Berita1 minggu agoPolri: Imbau Masyarakat Waspadai Risiko Judi Online, Tingkatkan Kesadaran Diri Jaga Keluarga
-
Polres1 minggu agoGerak Cepat Jajaran Polres Ponorogo dan Tim Gabungan Berhasil Kendalikan Karhutla di Pohgading
