Connect with us

Polres

Gerakan Indonesia Asri, Polres Probolinggo Bersih – bersih Lokasi Wisata Bromo

Published

on

PROBOLINGGO – Kawasan wisata Gunung Bromo kembali menjadi pusat perhatian melalui kegiatan kerja bakti massal yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan pariwisata.

Polres Probolinggo Polda Jatim bersinergi dengan TNI, pelaku usaha wisata, Forum Sahabat Gunung, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, pengelola hotel, sopir jeep wisata, hingga pedagang asongan, melaksanakan aksi bersih-bersih di sejumlah titik kawasan Bromo, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program “Indonesia Asri” sekaligus upaya nyata menjaga kelestarian alam serta kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke kawasan Bromo.

Aksi bersih-bersih menyasar sejumlah titik strategis, mulai jalan masuk menuju lautan pasir, area lautan, Lembah Watangan, hingga sekitar Pura Agung Poten Luhur.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kapolsek Sukapura AKP Ardhi Bita Kumala menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi wujud sinergitas antara kepolisian, TNI, pengelola taman nasional, dan seluruh elemen masyarakat wisata.

“Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian Gunung Bromo bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujar Kapolsek Sukapura.

Lebih lanjut, AKP Ardhi menegaskan bahwa kebersihan kawasan wisata sangat berpengaruh terhadap citra daerah dan keberlangsungan ekonomi masyarakat setempat.

“Jika lingkungan terjaga, wisatawan akan merasa nyaman dan aman. Dampaknya tentu dirasakan langsung oleh pelaku usaha, mulai dari hotel, penyedia jasa transportasi, hingga pedagang kecil,” imbuh AKP Ardhi.

Melalui kerja bakti ini, seluruh pihak menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan Indonesia Asri sekaligus mengajak wisatawan untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Ardhi juga menyampaikan imbauan khusus kepada para pengunjung Taman Nasional Bromo Tengger Semeru agar senantiasa menjaga kebersihan dan mematuhi aturan yang berlaku.

“Kami mengimbau seluruh wisatawan agar tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak fasilitas umum, serta tetap memperhatikan keselamatan selama berada di kawasan wisata,” tegas Kapolsek Sukapura.

Ketua Komunitas Alam Hijau Prabulinggih, Bambang Heri Wahyudi, mengapresiasi inisiatif bersama ini sebagai langkah konkret dalam menjaga ekosistem kawasan konservasi.

“Alhamdulillah, ratusan peserta yang bergabung berhasil mengumpulkan sampah setara lima kendaraan, baik truk maupun pikap,” ujar Bambang.

Sementara itu, para pelaku usaha wisata berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin, terutama saat momen libur panjang ketika jumlah pengunjung meningkat signifikan.

Dengan semangat gotong royong, seluruh peserta berharap aksi bersih-bersih ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga keindahan dan kelestarian kawasan wisata kebanggaan Jawa Timur tersebut demi generasi mendatang. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Gerak Cepat Polres Nganjuk dan Tim Gabungan Jinakkan Api, Karhutla di Gunung Wilis Padam

Published

on

NGANJUK – Polres Nganjuk Polda Jawa Timur bergerak cepat mengambil peran sentral dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan lereng Gunung Wilis. Kebakaran tersebut tepatnya terjadi di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk.

Guna mengendalikan amukan si jago merah, Polres Nganjuk Polda Jatim mengerahkan personel terbaiknya untuk bergabung dalam tim berkekuatan 400 personel gabungan. Tim ini terdiri dari instansi terkait serta relawan dan masyarakat yang telah berjibaku sejak Jumat (18/9/2026) yang lalu.

Aksi tanggap darurat ini diawali dengan apel kesiapan di Balai Desa Ngliman pada pukul 07.30 WIB untuk mengonsolidasikan strategi pemadaman di lapangan.

Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., hadir langsung di lokasi bersama jajaran Forkopimda. Di antaranya Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E., S.H., M.M., Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro, S.T., serta Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., untuk memimpin langsung jalannya pemadaman.

AKBP Suria Miftah Irawan menegaskan bahwa kehadiran kepolisian bukan sekadar untuk memadamkan api, melainkan guna memastikan keselamatan jiwa dan meminimalkan dampak kerusakan lingkungan secara taktis.

“Keselamatan personel dan warga adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar,” tegas AKBP Suria usai turun dari lokasi penyisiran pada Minggu (20/9/2026).

Selain melakukan pemadaman secara langsung, ratusan petugas gabungan juga membuat ilaran atau penyekatan alur api.

“Langkah ini krusial agar kebakaran tidak meluas ke area vegetasi lain, terutama dengan kondisi angin kencang di kawasan hutan yang sangat fluktuatif,” lanjut AKBP Suria.

Untuk mengefektifkan pergerakan di medan yang berat, Polres Nganjuk Polda Jatim mengawal pembagian tim ke dalam empat ploting strategis yang menjadi episentrum penanganan. Keempat titik tersebut meliputi wilayah Ngangkrok, Nunut, Candi Laras, dan Lungur Cilik.

Dengan dibekali peralatan pemadaman manual dan logistik yang matang, personel kepolisian bersama tim gabungan langsung menembus jalur terjal menuju titik api.

“Alhamdulillah, langkah masif tim gabungan ini mulai menunjukkan hasil positif,” ungkap AKBP Suria.

Berdasarkan data pemantauan udara menggunakan drone, pada Minggu (20/9/2026) pukul 12.00 hingga 14.00 WIB menunjukkan Hutan Sadepok dan Hutan Ondorante, khususnya petak 23C dan 18C, sudah tidak ditemukan titik api maupun kepulan asap.

Sementara di kawasan Hutan Banyu Selawe petak 25, sebelumnya titik api diketahui membakar vegetasi berupa daun dan rumpun bambu yang merupakan rembetan dari titik kebakaran sebelumnya juga berangsur menghilang.

Begitu pula Ketiga wilayah terdampak yaitu di RPH Gedangklutuk, petak 24 yang memiliki luasan sekitar 7 hektare, petak 23C sekitar 5 hektare dan petak 18C sekitar 5 hektare, juga telah dinyatakan padam pada pukul 10.17 WIB, Minggu (20/9/2026).

Meski demikian, menyikapi dinamika cuaca ekstrem saat ini, Kapolres Nganjuk menginstruksikan seluruh jajarannya, termasuk Bhabinkamtibmas di sekitar lereng gunung, untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan memperketat pengawasan aktivitas warga.

“Kami mengimbau masyarakat dan para pendaki untuk menahan diri dan tidak mendekati lokasi kebakaran demi keselamatan bersama,” imbau AKBP Suria.

Ia juga meminta warga yang melihat adanya titik api baru atau kepulan asap mencurigakan untuk segera melapor ke posko terdekat atau menghubungi Call Center 110 (bebas pulsa) agar bisa segera ditindaklanjuti. (*)

Continue Reading

Polres

Respon Laporan Warga, Polresta Sidoarjo Bongkar Arena Sabung Ayam di Dua Lokasi

Published

on

Sidoarjo – Polresta Sidoarjo Polda Jatim bersama jajarannya terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas segala bentuk perjudian di wilayah hukumnya.

Langkah nyata ini dibuktikan oleh Polsek Candi dan Polsek Krian yang bergerak cepat menindaklanjuti pengaduan masyarakat (Dumas) terkait dugaan aktivitas judi sabung ayam di dua lokasi berbeda secara hampir bersamaan pada Sabtu (19/9/2026).

Di wilayah Kecamatan Candi, petugas Polsek Candi Polresta Sidoarjo Polda Jatim mendatangi sebuah lokasi di Desa Klurak sekitar pukul 21.00 WIB setelah menerima laporan melalui layanan Call Center 110 bebas pulsa.

Dalam operasi yang melibatkan personel Perwira Pengendali (Padal), piket patroli, piket lalu lintas, hingga Unit Opsnal Reskrim tersebut, Polisi menemukan sarana yang digunakan sebagai tempat aduan ayam dan langsung melakukan pembongkaran.

Kapolsek Candi AKP Inda Purwati menyampaikan bahwa tindakan tegas ini merupakan respons langsung atas laporan dari warga.

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas, masyarakat dapat segera melaporkannya kepada kepolisian,” tegas AKP Inda.

Langkah serupa juga dilakukan oleh Polsek Krian Polresta Sidoarjo di Desa Gagang Panjang, Tropodo, Kecamatan Krian.

Menanggapi dumas yang masuk, tim personel Polsek Krian yang terdiri dari Aiptu Iswandi, Aiptu Niko, Aipda Iwan, Aipda Dedi, dan Aipda Gopoer langsung diterjunkan untuk memeriksa lokasi.

Meskipun petugas tidak menemukan adanya aktivitas perjudian yang sedang berlangsung saat tiba di tempat kejadian, mereka tetap mengambil tindakan preventif yang tegas.

Fasilitas bangunan yang diindikasikan sebagai arena sabung ayam tersebut langsung ditertibkan dengan cara dibakar agar tidak dapat digunakan kembali untuk kegiatan serupa di kemudian hari.

Kapolsek Krian Kompol Galih P. Samodra menegaskan bahwa respons cepat ini adalah wujud nyata pelayanan Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Setiap pengaduan masyarakat kami tindak lanjuti dengan pengecekan langsung ke lokasi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya kegiatan yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” ujar Kompol Galih.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membentengi lingkungan dari segala bentuk perjudian. (*)

Continue Reading

Polres

Polres Trenggalek Distribusikan Air Bersih ke Pelosok Desa Melalui Patroli Gentong dan Kendil

Published

on

TRENGGALEK – Kemarau panjang yang masih melanda Kabupaten Trenggalek Jawa Timur mengakibatkan puluhan desa mengalami krisis air bersih.

Kondisi ini memicu kepedulian berbagai pihak untuk turun tangan, salah satunya jajaran Polres Trenggalek Polda Jatim yang bergerak aktif menyalurkan bantuan air hingga ke kawasan dataran tinggi.

Kapolres Trenggalek, AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, menegaskan bahwa seluruh Polsek jajaran wajib mengambil peran aktif untuk membantu masyarakat mengatasi dampak kekeringan ini. Salah satu inovasi taktis yang dijalankan adalah gerakan “Patroli Gentong”.

“Inisiatif ini kami lakukan sebagai langkah pemeliharaan Kamtibmas, sekaligus wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat guna meringankan kesulitan warga dalam memenuhi kebutuhan air baku sehari-hari,” ujar AKBP Rizky, Sabtu (19/9/2026).

Menindaklanjuti arahan tersebut, jajaran Polsek Bendungan langsung bergerak cepat mengerahkan armada patroli ke desa-desa pelosok. Langkah ini diprioritaskan bagi wilayah yang mengalami kekeringan ekstrem dan lokasinya sangat jauh dari sumber mata air.

“Hari ini sasaran patroli kami arahkan ke Desa Masaran dengan mengerahkan dua kendaraan dinas,” jelas AKBP Rizky.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa kedua kendaraan tersebut memiliki tugas spesifik. Mobil pertama menjalankan fungsi Patroli Gentong dengan mengangkut tandon air berkapasitas 1.200 liter yang langsung dibagikan kepada warga.

Sementara itu, kendaraan kedua membawa muatan unik berupa 50 galon air yang diberi nama “Patroli Kendil”.

“Strategi ini sengaja diterapkan untuk menjangkau pemukiman warga yang posisinya berada di gang sempit atau lereng bukit yang jauh dari akses jalan raya utama,”jelas AKBP Rizky.

Ukuran wadah yang lebih kecil membuat distribusi air bersih menjadi lebih lincah dan bisa langsung diantarkan hingga ke depan pintu rumah warga.

Di samping fokus membantu suplai air bersih, AKBP Rizky juga memberikan imbauan tegas kepada masyarakat mengenai potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang meningkat drastis selama musim kemarau.

“Kami meminta seluruh masyarakat Trenggalek, khususnya yang tinggal di dekat kawasan hutan, untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau membuang puntung rokok sembarangan,” ujar AKBP Rizky.

Menurut AKBP Rizky, cuaca kering dan angin kencang seperti sekarang membuat api sangat mudah meluas dan sulit dikendalikan.

“Mari bersama-sama kita jaga lingkungan dan laporkan segera jika melihat titik api,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi