Connect with us

Polres

Patroli Presisi Polsek Rejoso Sosialisasikan Bahaya Judi Online, Ajak Warga Bersama Jaga Harkamtibmas

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman serta kondusif, Polsek Rejoso Polres Pasuruan Kota menggelar kegiatan Patroli Presisi di desa Karangpandan Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan, Kamis (09/10). Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga melaksanakan sosialisasi bahaya judi online (Judol) kepada masyarakat sekaligus mengajak mereka turut serta menjaga Harkamtibmas di lingkungan masing-masing.

Kapolsek Rejoso, Iptu Agung Prasetyo,SH menjelaskan bahwa kegiatan patroli presisi kali ini merupakan bagian dari langkah proaktif kepolisian dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas. Selain melakukan patroli ke sejumlah titik rawan, pihaknya juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga agar menjauhi segala bentuk perjudian, khususnya judi online yang kini marak di berbagai kalangan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat lebih waspada terhadap bahaya judi online. Selain merugikan diri sendiri dan keluarga secara ekonomi, kegiatan itu juga bisa menimbulkan tindak kriminal lain seperti pencurian, kekerasan, hingga perpecahan dalam rumah tangga,” ujar Kapolsek Rejoso.

Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Rejoso Bripka Angga menyambangi sejumlah lokasi seperti warung kopi, area pertokoan, dan pemukiman padat penduduk. Petugas berdialog langsung dengan warga, memberikan pemahaman mengenai dampak hukum dan sosial dari praktik judi online, serta mengingatkan agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan instan.

Selain sosialisasi bahaya judol, petugas juga menyampaikan imbauan agar masyarakat aktif berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan dengan menghidupkan kembali sistem keamanan swakarsa seperti ronda malam dan komunikasi aktif dengan pihak kepolisian. Hal ini selaras dengan semangat Polri Presisi, yang mengedepankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

“Kamtibmas bukan hanya tanggung jawab polisi semata, tetapi juga tanggung jawab kita semua. Dengan kebersamaan dan kepedulian masyarakat, lingkungan akan tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tambah Kapolsek Rejoso

Warga yang ditemui dalam kegiatan tersebut menyambut positif kehadiran petugas Polsek Rejoso. Mereka merasa lebih tenang dan terbuka untuk melaporkan berbagai potensi gangguan yang terjadi di lingkungan sekitar.

Kegiatan Patroli Presisi ini juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada warga. Melalui upaya preventif seperti ini, diharapkan masyarakat semakin sadar hukum, menjauhi aktivitas negatif seperti judi online, dan bersama-sama menjaga keharmonisan serta keamanan wilayah.

“Kami siap mendukung langkah Polsek Rejoso. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan, karena masyarakat merasa lebih diperhatikan dan dilindungi,” ungkap Andriawan salah satu warga setempat.

Dengan terlaksananya Patroli Presisi yang humanis dan edukatif ini, Polsek Rejoso berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat, sehingga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota dapat senantiasa terjaga dalam suasana aman, damai, dan penuh kebersamaan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Polres Lumajang Berikan Trauma Healing Warga Terdampak Banjir Lahar Semeru

Published

on

LUMAJANG – Polres Lumajang Polda Jatim melalui tim konselor psikologi memberikan layanan trauma healing dan dukungan psikososial kepada warga terdampak banjir lahar dingin Gunung Semeru di Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis warga setelah mengalami bencana. Selain memberikan pendampingan, tim konselor juga mengajak warga berkomunikasi dan menyampaikan perasaan yang mereka alami pascakejadian.

Ketua Tim Konselor Psikologi Polres Lumajang, Aiptu Ari Wibowo, bersama anggota tim turun langsung menemui warga terdampak.

Mereka memberikan bimbingan serta dukungan emosional, terutama kepada masyarakat yang mengalami ketakutan, kecemasan, dan tekanan akibat bencana.

Dalam pendampingan tersebut, konselor berupaya membangun rasa aman dan membantu warga mengelola emosi agar dapat kembali menjalani aktivitas secara bertahap.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi, SH, S.I.K, M.H melalui Kasubsi Pidm Sihumas Polres Lumajang Ipda Eko Budi Laksono mengatakan bahwa penanganan bencana tidak hanya berfokus pada keselamatan dan pemenuhan kebutuhan fisik masyarakat, tetapi juga perlu memperhatikan kondisi psikologis para korban.

Menurut dia, pengalaman menghadapi bencana dapat meninggalkan dampak emosional yang berbeda pada setiap orang. Karena itu, pendampingan psikologis diperlukan agar warga tidak merasa menghadapi situasi tersebut sendirian.

“Kami ingin memastikan masyarakat terdampak tidak hanya mendapatkan perhatian dari sisi keselamatan dan kebutuhan fisik, tetapi juga dukungan psikologis. Trauma healing ini menjadi bagian dari upaya membantu warga mengatasi rasa takut, kecemasan, dan tekanan setelah mengalami bencana,” ujar Ipda Eko. .

Ia menambahkan, Polres Lumajang berkomitmen memberikan pendampingan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak. Melalui layanan tersebut, diharapkan kondisi emosional warga berangsur pulih dan mereka kembali memiliki semangat untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap melalui pendampingan ini, kondisi emosional masyarakat dapat kembali membaik. Yang terpenting, warga bisa bangkit, merasa lebih tenang, dan kembali beraktivitas setelah bencana,” pungkas Ipda Eko (*)

Continue Reading

Polres

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gandeng Sekolah Bentengi Pelajar dari Bahaya Narkoba

Published

on

SURABAYA – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim terus berkomitmen membentengi generasi muda dari ancaman barang haram. Langkah nyata ini diwujudkan dengan menggelar pembinaan khusus kepada ratusan pelajar di SMP Negeri 15 Surabaya, Jalan H.M. Noer No.352, Kenjeran, pada Senin (2/11/2026).

Kegiatan strategis ini dikemas melalui program Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK) yang merupakan implementasi dari Commander Wish Kapolri. Program ini fokus pada penguatan pembinaan karakter, kedisiplinan, serta peningkatan kesadaran hukum di lingkungan sekolah sejak dini.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Irwan Kurniawan AZ, memimpin langsung jalannya apel yang berlangsung pukul 07.10 hingga 08.30 WIB. Kehadiran orang nomor satu di Polres Tanjung Perak ini disambut hangat oleh Kepala SMPN 15 Surabaya, Yoeri Soesilo, beserta jajaran guru dan seluruh siswa.

Dalam amanatnya, AKBP Irwan menegaskan bahwa kehadiran kepolisian di sekolah bukan semata-mata urusan keamanan, melainkan bentuk pendekatan humanis untuk menciptakan ekosistem belajar yang aman dan kondusif.

Ia juga memotivasi para siswa agar fokus mengejar cita-cita dan tidak merusak masa depan mereka dengan barang terlarang.

“Manfaatkan waktu sebaik-baiknya, terus belajar, jauhi narkoba, dan sayangi diri sendiri. Jadilah generasi yang berani mengatakan tidak pada narkoba,” tegas AKBP Irwan.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan sesi edukasi mendalam mengenai bahaya narkoba yang dipaparkan oleh Kasat Narkoba AKP Adik Agus.

Tidak hanya fokus pada Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), program POLIDIK kali ini juga membekali para siswa dengan pemahaman untuk mengantisipasi kenakalan remaja serta edukasi agar bijak dalam bermedia sosial. (*)

Continue Reading

Polres

POLINDIK: Polresta Malang Kota Edukasi Siswa Cegah Paham Radikal

Published

on

MALANG KOTA – Menanamkan rasa cinta Tanah Air, sikap saling menghormati, dan toleransi sejak usia dini menjadi langkah krusial untuk mencegah tumbuhnya paham radikalisme di kalangan generasi muda.

Langkah preventif tersebut dilakukan Polresta Malang Kota Polda Jatim melalui sosialisasi pencegahan radikalisme kepada sekitar 120 siswa kelas V MI Khadijah Malang, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan edukasi ini menjadi bagian nyata dari implementasi program Polisi Peduli Pendidikan (Polindik) yang diusung oleh Polresta Malang Kota.

Edukasi yang disampaikan oleh Aiptu Indah Sovyana, anggota Seksi Hukum (Sie Hukum) Polresta Malang Kota ini mengajak para siswa memahami pentingnya menjaga persatuan, menghargai perbedaan, serta membangun karakter yang berlandaskan nilai kebangsaan dan perdamaian.

Dalam sosialisasi tersebut, Aiptu Indah memaparkan materi tentang nasionalisme, toleransi, sikap anti-rasisme, dan pentingnya menjaga kerukunan. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai bahaya radikalisme, ciri-ciri sikap intoleran, serta pentingnya menyaring informasi agar tidak mudah terpengaruh ajakan negatif.

“Pencegahan radikalisme perlu dimulai sejak anak-anak karena pembentukan karakter, pola pikir, dan sikap sosial berkembang melalui proses pendidikan serta lingkungan pergaulan,” ujar Aiptu Indah.

Ia menekankan bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk saling membenci, melainkan harus menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan sesuai ideologi Pancasila.

Dengan bekal pemahaman yang diberikan sejak dini, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang terbuka, tidak mudah terprovokasi, dan mampu menangkal pengaruh paham radikal.

Berbekal latar belakang pendidikan psikologi dan pengalamannya di Tim Psikologi Polresta Malang Kota, Aiptu Indah mampu menyampaikan materi secara komunikatif dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak.

Namun, ia mengingatkan bahwa edukasi kebangsaan tidak cukup dilakukan sekali. Diperlukan kesinambungan yang melibatkan lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Sementara itu di lokasi terpisah, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo PS menegaskan, Polresta Malang Kota berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini ke lembaga pendidikan lainnya di Kota Malang.

“Sasarannya tidak hanya siswa SD, tetapi juga SMP, SMA sederajat hingga lingkungan kampus. Kami ingin generasi muda tumbuh dengan karakter cinta Tanah Air dan semangat menjaga persatuan,” ujar Kombes Danang.

Melalui kegiatan ini, Polresta Malang Kota Polda Jatim berharap para siswa dapat menjadi generasi berkarakter yang menjunjung tinggi toleransi serta tegas menolak segala bentuk rasisme, intoleransi, maupun kekerasan. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi