Connect with us

Polres

Polisi Masuk Sekolah : Polresta Sidoarjo Gelorakan Anti Bullying

Published

on

gambar whatsapp 2025 09 22 pukul 11.13.26 cb3b4197

SIDOARJO – Beberapa kasus bullying yang masih ada di beberapa daerah, menjadi atensi khusus Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur.

Melalui program Police Goes to School, Polresta Sidoarjo Polda Jatim terus menggelorakan anti bullying kepada para pelajar.

Seperti halnya dilakukan oleh Kanit Binmas Polsek Taman Polresta Sidoarjo,AKP Abdullah Madjid yang terus mensosialisasikan gerakan anti bullying di SDN Kramat Jegu 2, Sabtu (20/9/2025).

Kegiatan ini sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan maupun kekerasan di kalangan pelajar.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 4 hingga kelas 6 ini berlangsung di aula sekolah dan mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah, guru, serta siswa yang sangat antusias mengikuti materi yang disampaikan.

Dalam sambutannya, AKP Abdullah Madjid menekankan pentingnya peran semua pihak dalam mencegah dan menangani tindakan bullying atau perundungan di lingkungan sekolah.

Ia mengatakan Bullying bukan hanya sekadar bercanda atau saling mengejek, namun itu adalah bentuk kekerasan psikologis maupun fisik yang bisa berdampak jangka panjang terhadap korban.

“Kita semua, baik siswa, guru, maupun orang tua, harus bersatu melawan bullying,” ujar AKP Abdullah Madjid di hadapan para siswa.

Dalam sosialisasi tersebut, AKP Abdullah Madjid menjelaskan berbagai bentuk bullying yang umum terjadi di sekolah, mulai dari bullying verbal (ejekan, hinaan), fisik (pemukulan, dorongan), hingga bullying sosial (pengucilan, penyebaran gosip).

Ia juga menekankan bahwa dengan kemajuan teknologi, bullying kini bisa terjadi melalui rana dunia maya, yang sering kali lebih sulit dideteksi dan bisa berdampak lebih luas.

Melalui metode penyampaian yang interaktif dan disesuaikan dengan usia peserta, AKP Abdullah Madjid mengajak para siswa untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan tidak menjadi pelaku, korban, maupun pembiar terhadap perundungan.

Ia juga memberikan tips tentang bagaimana cara menghadapi bullying, seperti melaporkan kepada guru, orang tua, atau pihak berwajib, serta pentingnya membangun keberanian untuk berkata “tidak” terhadap tindakan negatif.

Pihak sekolah, yang diwakili oleh Kepala Sekolah SDN Kramat Jegu 2, Siti Nurhayati, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut.

Kepala sekolah menilai sosialisasi ini sangat penting dalam membentuk karakter siswa yang peduli, saling menghormati, dan memiliki empati terhadap sesama.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan, karena pendidikan karakter tidak cukup hanya melalui pelajaran di kelas,” ungkap Siti Nurhayati.

Menurutnya kehadiran Polisi di tengah-tengah siswa memberi dampak positif dan memperkuat pesan moral tentang pentingnya saling menghargai dan menciptakan lingkungan yang aman.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana sejumlah siswa dengan antusias mengajukan pertanyaan terkait perundungan yang pernah mereka saksikan atau alami.

Suasana pun terasa akrab dan penuh semangat, menunjukkan bahwa topik yang dibahas sangat relevan dan menyentuh kehidupan sehari-hari para siswa.

Dengan adanya kegiatan sosialisasi anti bullying ini, diharapkan akan tumbuh kesadaran kolektif di kalangan pelajar SDN Kramat Jegu 2 untuk menolak segala bentuk kekerasan dan menciptakan budaya sekolah yang positif, inklusif, dan penuh rasa saling menghargai. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Satlantas Polres Pasuruan Kota Tindak Pengendara Tak Gunakan Helm SNI dalam Ops Patuh Semeru 2026

Published

on

PASURUAN KOTA – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan Kota melaksanakan kegiatan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, khususnya pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar nasional Indonesia (SNI), Jumat (6/11/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menekan angka pelanggaran dan risiko fatalitas kecelakaan di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengendara sepeda motor yang kedapatan tidak menggunakan helm SNI. Penindakan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, disertai edukasi dan imbauan agar masyarakat senantiasa mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Penggunaan helm SNI menjadi salah satu aspek penting dalam keselamatan berkendara. Helm tidak hanya berfungsi sebagai perlengkapan wajib, tetapi juga sebagai pelindung kepala yang dapat mengurangi risiko cedera serius apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.

Salah seorang masyarakat yang mendapatkan edukasi menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

“Menurut saya, kegiatan seperti ini sangat positif karena mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin dan tidak mengabaikan keselamatan. Menggunakan helm bukan hanya karena takut ditilang, tetapi memang untuk melindungi diri sendiri saat berkendara,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Pasuruan Kota, AKP AMRULLAH SETIAWAN, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa penindakan terhadap pelanggaran penggunaan helm SNI merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas.

“Melalui Operasi Patuh Semeru 2026, kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih tertib dan disiplin dalam berlalu lintas. Penggunaan helm SNI merupakan kewajiban bagi pengendara maupun penumpang sepeda motor. Jangan menunggu adanya penindakan untuk menyadari pentingnya keselamatan, karena keselamatan adalah kebutuhan bersama,” tegasnya.

Satlantas Polres Pasuruan Kota berharap melalui kegiatan penindakan yang disertai edukasi secara berkelanjutan, masyarakat semakin memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.

Dengan demikian, pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 diharapkan mampu menciptakan budaya tertib berlalu lintas serta mewujudkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

Continue Reading

Polres

Commander Wish Pagi, Polres Pasuruan Kota Suguhkan Rasa Aman Dan Dukung Kelancaran Aktivitas Masyarakat

Published

on

 

Polresta Pasuruan – Mengawali aktivitas masyarakat pada pagi hari, Polres Pasuruan Kota melaksanakan kegiatan Commander Wish Pagi pada Kamis, 05 November 2026, di sejumlah titik aktivitas masyarakat dan ruas jalan strategis di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

 

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam sibuk ketika mobilitas masyarakat mengalami peningkatan.

 

Personel Polres Pasuruan Kota tampak melaksanakan pengaturan arus lalu lintas, membantu penyeberangan jalan, serta mengantisipasi potensi kemacetan dan gangguan keamanan maupun ketertiban di jalan raya.

 

Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang hendak berangkat bekerja, mengantar anak sekolah, maupun menjalankan berbagai aktivitas lainnya.

 

Selain melakukan pengaturan lalu lintas, personel juga mengedepankan sikap humanis dan komunikasi yang baik kepada para pengguna jalan, sehingga tercipta suasana tertib, aman, dan lancar selama aktivitas pagi berlangsung.

Kabag Ops Polres Pasuruan Kota Kompol Miftaful M.B.K., S.H., M.H. menyampaikan bahwa Commander Wish Pagi merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

“Commander Wish Pagi merupakan bentuk kehadiran Polri untuk memberikan rasa aman, nyaman, serta memastikan aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas berjalan lancar. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik secara humanis,” ungkapnya.

 

Melalui kegiatan tersebut, seluruh personel diharapkan senantiasa mengedepankan profesionalitas, kedisiplinan, serta sikap humanis dalam menjalankan tugas, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

 

Dengan pelaksanaan Commander Wish Pagi secara rutin dan berkesinambungan, Polres Pasuruan Kota berupaya menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di wilayah hukumnya.

 

Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polres Pasuruan Kota terus berkomitmen hadir di tengah berbagai aktivitas masyarakat, memberikan pelayanan yang responsif, serta mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.

Continue Reading

Polres

Melalui Binrohtal di Masjid At-Taqwa, Polres Pasuruan Kota Perkuat Mental Dan Karakter Spiritual Personel

Published

on

 

Polresta Pasuruan – Dalam upaya membentuk karakter personel Polri yang berintegritas, humanis, dan profesional, Polres Pasuruan Kota menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal), Kamis (05/11/2026), bertempat di Masjid At-Taqwa Polres Pasuruan Kota, Jalan Gajah Mada 19, Kota Pasuruan.

 

Kegiatan tersebut menghadirkan AKBP (Purn.) Mustofa Giyanto, S.H., selaku penceramah sekaligus pembina Binrohtal Masjid At-Taqwa Polres Pasuruan Kota. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Dhuha berjamaah, dilanjutkan pembacaan Surah Yasin, kemudian tausiyah keagamaan.

 

Dalam tausiyahnya, AKBP (Purn.) Mustofa Giyanto mengangkat tema “Menjaga Sholat, Menjaga Amanah dan Mengabdi dengan Akhlak Mulia”. Tema tersebut mengajak seluruh personel untuk senantiasa menjaga kewajiban ibadah sebagai landasan dalam membangun kepribadian dan menjalankan kehidupan sehari-hari.

 

Ia menyampaikan, “Menjaga salat merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus menjadi pengingat bagi kita untuk senantiasa menjaga amanah, kejujuran, dan perilaku. Sebagai anggota Polri, pengabdian harus dilandasi keikhlasan serta diwujudkan melalui akhlak mulia dalam setiap pelaksanaan tugas.”

Kabag SDM Polres Pasuruan Kota Kompol Nanang Dwi Efendi menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal merupakan bagian penting dari pembinaan personel, tidak hanya dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga membentuk mental serta karakter anggota Polri yang lebih baik.

 

“Melalui kegiatan Binrohtal ini, kami berharap seluruh personel semakin meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat integritas, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai keagamaan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga dapat memberikan pelayanan yang tulus, humanis, dan bertanggung jawab kepada masyarakat,” ungkap Kompol Nanang Dwi Efendi.

 

Pembinaan rohani dan mental juga menjadi sarana membangun ketenangan batin, kedisiplinan, serta pengendalian diri dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian yang semakin dinamis.

 

Melalui kegiatan ini, personel diharapkan mampu melakukan introspeksi diri, memperbaiki sikap dan perilaku, serta menanamkan nilai-nilai kejujuran, kesabaran, kepedulian, dan tanggung jawab dalam kehidupan pribadi maupun kedinasan.

 

Polres Pasuruan Kota terus mendorong pembinaan rohani dan mental sebagai bagian penting dalam membangun sumber daya manusia Polri yang tidak hanya unggul dalam kemampuan dan profesionalisme, tetapi juga memiliki karakter kuat, berintegritas, dan berakhlak mulia.

 

Dengan penguatan mental dan spiritual melalui Binrohtal, Polres Pasuruan Kota berharap seluruh personel semakin tulus dalam mengabdi, amanah dalam menjalankan tugas, serta humanis dalam melayani masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat Polri Presisi untuk mewujudkan Polisi Bersama Masyarakat.

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi