Connect with us

Polres

Polri Untuk Masyarakat : SPN Polda Jatim Sentuh Hati Anak Yatim di Momen Hari Jadi Polwan ke-77

Published

on

MOJOKERTO – Dalam semangat pengabdian dan kepedulian, jajaran Polisi Wanita (Polwan) Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur menggelar kegiatan bakti sosial yang menyentuh hati masyarakat.

Aksi kemanusiaan ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Polwan ke-77 yang tahun ini mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, dengan puncak acara pada hari Rabu, 3 September 2025.

Kegiatan yang berpusat di Pondok Pesantren Yatim Piatu Al Hasyimi, Dusun Genukwatu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto ini berlangsung dengan suasana hangat dan penuh keakraban.

Rombongan Polwan SPN Polda Jatim datang dengan membawa berbagai bentuk bantuan yang sangat dibutuhkan oleh santriwan santriwati Ponpes Al Hasyimi.

Bantuan tersebut antara lain berupa paket sembako, aneka makanan ringan yang disambut gembira oleh anak-anak, serta uang santunan.

Bantuan diserahkan secara simbolis kepada pengasuh Ponpes dan para santri yatim piatu, menebarkan senyum dan kebahagiaan bagi mereka.

Ini adalah wujud nyata dari sisi humanis Srikandi Bhayangkara SPN Polda Jatim yang senantiasa hadir untuk masyarakat.

Pengasuh Pondok Pesantren Yayasan Al Hasyimi, Ustadz Subkhan, menyambut kehadiran rombongan dengan rasa syukur yang mendalam.

Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan oleh Polwan SPN Polda Jatim.

“Kami segenap keluarga besar Pondok Pesantren Al Hasyimi mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kehadiran dan kepedulian ibu-ibu Polwan yang masih menyempatkan diri untuk berbagi dengan anak-anak kami di tengah kesibukan dalam menjalankan tugas negara,
” ujar Ustadz Subkhan dengan nada haru.

Ustadz Subkhan menambahkan, bantuan yang diberikan ini tentu sangat berarti dan bermanfaat.

“Semoga apa yang telah diberikan menjadi ladang amal jariyah, dan semoga seluruh jajaran Polwan Republik Indonesia, khususnya di SPN Polda Jatim, senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam tugas, dan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.”, ucap Ustadz Subkhan.

Aksi kepedulian ini tak berhenti di sana. Usai menyambangi pondok pesantren, rombongan Polwan SPN Polda Jatim juga menyasar masyarakat di sekitar lingkungan asrama SPN.

Bantuan serupa turut disalurkan kepada seorang juru parkir yang sehari-hari bertugas di area tersebut serta para janda yang bermukim di sekitar asrama, sebagai bentuk perhatian kepada mereka yang membutuhkan.

Polwan senior SPN Polda Jatim, AKBP Hera Novita mengatakan kegiatan bakti sosial ini menjadi bukti konkret yang selaras dengan tema besar “Polri Untuk Masyarakat”.

“Peran Polwan tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga sebagai pengayom, pelindung dan pelayan yang memiliki kepekaan sosial tinggi,” kata AKBP Hera.

Ia juga mengatakan, peringatan hari jadi Polwan ke – 77 tahun ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen pengabdian.

“Sejatinya, “77 tahun mengabdi, bukan sekadar angka, tapi bukti dedikasi Polwan untuk negeri,”pungkasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Polresta Malang Kota Petakan Wilayah Rawan Bencana, 357 Personel Gabungan Disiagakan

Published

on

MALANG KOTA – Mengantisipasi lonjakan potensi bencana hidrometeorologi selama musim hujan, Polresta Malang Kota Polda Jatim memperkuat mitigasi dengan memetakan wilayah rawan di lima kecamatan.

Langkah taktis ini diperkuat melalui Apel Siaga Tanggap Darurat Bencana yang diikuti 357 personel gabungan TNI, Polri, Pemkot Malang, BPBD, serta relawan di Lapangan Buring, Kedungkandang, Jumat (6/11/2026).

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo PS, menegaskan bahwa apel ini merupakan sarana konsolidasi lintas instansi untuk menyatukan kesiapan personel dan memastikan langkah penanganan yang cepat saat terjadi bencana fisik maupun dampak kesehatan.

“Intensitas hujan mulai meningkat. Seluruh unsur harus saling berkoordinasi erat dan memantau perkembangan situasi cuaca secara berkelanjutan di wilayah Kota Malang,” ujar Kombes Danang.

Karakteristik perkotaan membuat Malang Kota rawan terhadap genangan air yang mengganggu lalu lintas. Sebagai langkah antisipasi, BPBD telah menyusun peta kerawanan hingga tingkat kelurahan.

Data ini terus diperbarui dengan mempertimbangkan perubahan lingkungan, saluran drainase, serta proyek infrastruktur. Sejumlah kawasan di Kecamatan Lowokwaru dan Kedungkandang menjadi perhatian utama, khususnya wilayah di sepanjang aliran sungai.

Kombes Pol Danang meminta sinergi berjenjang dari tingkat kelurahan hingga kecamatan diperkuat. Lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas wajib aktif bertukar informasi.

Untuk mempercepat penanganan kedaruratan, posko terpadu akan langsung didirikan di lokasi kejadian secara on the spot.

Selain ancaman banjir dan tanah longsor, Kombes Pol Danang juga mengingatkan potensi lonjakan penyakit lingkungan musim hujan, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan diare.

“Evaluasi kejadian tahun lalu harus menjadi dasar peningkatan mitigasi. Kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama, dan keselamatan masyarakat Kota Malang tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Polres

Polres Bondowoso Rangkul Driver Ojol, Sediakan Ruang Dialog Kamtibmas Lewat Semangat Polisi Bersama Masyarakat

Published

on

BONDOWOSO – Dalam rangka mengimplementasikan program prioritas “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Bondowoso Polda Jatim menggelar cangkrukan bersama komunitas ojek online (ojol) se-Kabupaten Bondowoso di Alun-alun RBA Ki Ronggo, Rabu (4/11/2026).

Langkah ini menjadi wujud kepedulian Polres Bondowoso Polda Jatim sekaligus ajakan bagi driver ojol untuk menjadi mitra aktif kamtibmas dalam menyukseskan program “Jogo Omah” (Menjaga Rumah) yang digagas oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono.

Acara dihadiri langsung oleh Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., Wakapolres KOMPOL I Gede Suartika, jajaran Pejabat Utama (PJU), serta puluhan pengemudi Grab, Gojek, dan ShopeeFood.

Dalam sambutannya, AKBP Aryo menegaskan bahwa driver ojol memiliki peran strategis di garis depan masyarakat. Mobilitasnya yang tinggi hingga ke pelosok pemukiman menjadikannya mitra potensial kepolisian dalam mengawasi keamanan lingkungan.

“Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami hadir untuk merangkul rekan-rekan ojol. Kami mengajak Anda semua menjadi mata dan telinga kamtibmas demi menyukseskan program ‘Jogo Omah’ Kapolda Jatim,” ujar AKBP Aryo.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Kapolres Bondowoso langsung menampung aspirasi driver terkait kendala lapangan, seperti kemudahan pengurusan SIM, denda pajak kendaraan, hingga dilema menghadapi penumpang yang menolak memakai helm.

AKBP Aryo menegaskan segera berkoordinasi dengan Satlantas untuk memfasilitasi solusi terbaik bagi komunitas ojol. Ia juga mengingatkan pemanfaatan Call Center bebas pulsa 110 saat darurat.

Kebersamaan tanpa sekat ini diakhiri dengan momen makan nasi kotak bersama secara lesehan. Salah satu pengemudi ojol mengaku sangat mengapresiasi perhatian kepolisian.

“Kami senang karena Polres Bondowoso begitu peduli. Kami tidak hanya didengar keluhannya, tetapi juga dirangkul sebagai mitra untuk menjaga keamanan Bondowoso,” ungkapnya.

Melalui sinergi kokoh ini, diharapkan para driver dapat bekerja dengan aman dan nyaman sekaligus berkontribusi aktif menjaga kondusifitas wilayah. (*)

Continue Reading

Polres

Polres Ponorogo Siagakan Ratusan Personel Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Published

on

PONOROGO – Kapolres Ponorogo, AKBP Damus Asa menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem harus berupa kesiapan nyata di lapangan dan bukan sekadar seremonial.

Hal itu disampaikannya saat memimpin Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026 di halaman Mapolres Ponorogo, Polda Jatim , Rabu (4/11/2026) waktu lalu.

Apel tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, Dandim 0802 Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, perwakilan BPBD Kabupaten Ponorogo, serta sejumlah instansi terkait dan pemangku kepentingan penanggulangan bencana lainnya.

“Kita tidak boleh lengah menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Seluruh personel dan instansi terkait harus benar-benar siap, baik dari sisi kekuatan personel, kesiapan peralatan, maupun pola koordinasi di lapangan,” ujar AKBP Damus Asa.

Ia menegaskan, ketika bencana terjadi, seluruh unsur harus mampu bergerak cepat, tepat, dan sigap bertindak melindungi masyarakat.

“Kita harus sigap bertindak dan menjadi prioritas kita adalah keselamatan masyarakat,” tegas AKBP Damus Asa.

Kapolres Ponorogo juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi lintas sektoral antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan BPBD.

Menurutnya, kerja sama terpadu ini dibutuhkan mulai dari tahap mitigasi, kesiapan evakuasi, penanganan darurat, hingga pemenuhan kebutuhan perlindungan bagi masyarakat yang terdampak.

Langkah antisipasi bencana ini difokuskan pada sejumlah wilayah rawan yang menjadi ancaman tahunan di Kabupaten Ponorogo, seperti potensi banjir, tanah longsor, angin kencang, serta dampak buruk cuaca ekstrem lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula penyerahan peralatan tanggap bencana secara simbolis sebagai wujud dukungan terhadap kesiapan operasional personel di lapangan.

Selesai pelaksanaan apel, jajaran Forkopimda Ponorogo langsung melakukan pemeriksaan intensif terhadap kesiapan pasukan berikut kelayakan berbagai sarana dan prasarana pendukung operasional.

Pengecekan berkala ini memastikan bahwa seluruh armada dan alat penyelamatan siap diterjunkan sewaktu-waktu tanpa hambatan teknis saat terjadi situasi darurat di lokasi kejadian.

Melalui Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026 ini, seluruh unsur kedinasan di Ponorogo menyepakati komitmen bersama untuk menempatkan kecepatan bertindak dan keselamatan masyarakat sebagai prioritas paling utama. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi