Connect with us

Berita

Hasil Rakor : Seluruh Stakeholder Sepakat Dukung Fatwa MUI Untuk Tidak Gunakan Sound System Yang Berdampak Negatif (Sound Horeg)

Published

on

whatsapp image 2025 07 23 at 16.16.18

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polres Pasuruan Kota menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Kamtibmas Semester I 2024 Lintas Stakeholder di Pasuruan pada Rabu pagi (23/7/2025) di Gedung Pertemuan Gardika Bhakti Praja Kota Pasuruan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara S.I.K., M.I.Kom., serta Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, S.T.P., M.Si.,. Turut hadir jajaran Forkopimda dari Kota dan Kabupaten Pasuruan, para camat, Lurah, tokoh agama, serta kepala desa dari seluruh wilayah hukum Polres Pasuruan Kota di Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Pasuruan menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan Anev yang dinilai sangat penting dalam menjaga stabilitas wilayah, apalagi menjelang momentum Hari Kemerdekaan RI ke-80 .

“Alhamdulillah kegiatan Anev hari ini berjalan lancar. Ini adalah bagian penting dari ikhtiar kita bersama untuk menjaga situasi kamtibmas yang aman dan tertib,” ujar Wali Kota.

Wali Kota juga menyoroti tren positif menurunnya angka gangguan kamtibmas di awal semester 2025.

“Dari evaluasi yang disampaikan, tren gangguan kamtibmas di awal tahun ini mengalami penurunan. Ini tentu berkat sinergi seluruh pihak—Polri, Babinkamtibmas, TNI, Babinsa, dan tentunya dukungan masyarakat,” tambahnya.

Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya deteksi dini terhadap potensi ancaman yang bisa muncul menjelang peringatan 17 Agustus, terutama fenomena “sound horeg” yang belakangan kerap menimbulkan keresahan masyarakat.

“Aktivitas masyarakat menjelang 17 Agustus akan meningkat, hampir di setiap desa. Karena itu, Anev ini penting untuk mengantisipasi potensi gangguan dan melakukan mitigasi risiko,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan Kota, menegaskan bahwa berdasarkan kesepakatan bersama, pihaknya telah mengeluarkan Himbauan tegas untuk tidak melaksanakan kegiatan ‘sound system horeg’ yang meresahkan dan berpotensi mengarah pada tindakan negatif.

“Atas dasar kesepakan bersama, kami sampaikan bahwa kegiatan ‘sound horeg’ yang cenderung merusak fasilitas umum, mengarah ke perilaku tak senonoh, penyalahgunaan narkoba, dan miras, tidak diperbolehkan. Ini murni untuk kemaslahatan masyarakat,” tegas Kapolres.

Kepala Desa, Lurah dan Camat telah dikumpulkan dan sepakat untuk mendukung kebijakan ini.

“Kepala desa dan lurah sudah sepakat, bahwa kegiatan masyarakat harus membawa kemanfaatan, bukan sebaliknya,” tambahnya.

Perlu diketahui bersama, melalui Surat Edaran nomor: 200.11/395/424/104.2024 pada hari Rabu tanggal 31 Juli 2024 tentang Penyelenggaraan Karnaval dan Hiburan Keramaian yang menggunakan Sound System oleh PJ Bupati Pasuruan antara lain :

1. Harus mendapatkan izin tertulis dari Polres/Polresta disertai rekomendasi dari kepala desa/lurah dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (FORKOPIMCAM) setempat.

2. Kegiatan sound system karnaval dan hiburan lainnya tidak diperkenankan menggunakan sexy dance/melanggar norma kesusilaan dan unsur pornoaksi.

3. Dilarang menggunakan sound system dengan intensitas kekuatan suara relative tinggi yang dapat membahayakan kesehatan dan/atau merusak lingkungan/konstruksi bangunan.

whatsapp image 2025 07 23 at 16.16.29

Sejalan dengan itu, bahwa pada tanggal 12 Juli 2025, MUI Jawa Timur melalui fatwa Nomor : 1 tahun 2025, telah melarang penggunaan ‘sound horeg’ yang dapat membahayakan kesehatan, dan atau merusak fasilitas umum atau barang milik orang lain, memutar musik diiringi joget pria wanita dengan membuka aurat dan kemunkaran lain, baik dilokalisir pada tempat tertentu maupun dibawa berkeliling pemukiman warga hukumnya HARAM.

Kapolres turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas dan mendukung imbauan pemerintah, termasuk dari MUI, demi menjaga ketertiban umum dan keharmonisan sosial.

“Mari bersinergi, berkolaborasi, menjaga keamanan bersama. Kita sukseskan momentum Agustusan ini dengan kegiatan positif yang bermanfaat bagi semua,” pungkasnya.

Kegiatan Anev Kamtibmas ini diakhiri dengan sesi diskusi dan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antar pihak dalam menjaga stabilitas wilayah, menjadikan kamtibmas sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Bhabinkamtibmas Desa Rejoso Lor Dampingi Petani Jagung, Dukung Ketahanan Pangan

Published

on

Polresta Pasuruan – Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan terus diwujudkan melalui pendampingan kepada masyarakat di sektor pertanian. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, melaksanakan kegiatan pendampingan di lahan tanaman jagung di Desa Rejoso Lor, Senin (26/10/2026).

 

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap produktivitas pertanian sekaligus upaya mempererat hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani diharapkan dapat memberikan motivasi agar masyarakat terus mengoptimalkan potensi lahan pertanian untuk mendukung ketersediaan pangan.

 

Kapolsek Rejoso, AKP Bambang Pamungkas, menyampaikan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

 

“Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk mendukung para petani dalam mengembangkan sektor pertanian. Kami berharap melalui pendampingan ini, para petani semakin termotivasi untuk mengoptimalkan lahan yang dimiliki sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar AKP Bambang Pamungkas.

 

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat perlu terus diperkuat agar program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan. Selain menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga berupaya mendorong kegiatan positif yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

 

Melalui pendampingan tersebut, Polsek Rejoso menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sektor pertanian serta memperkuat kemitraan dengan masyarakat. Diharapkan, upaya ini dapat berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Continue Reading

Berita

Ops Patuh Semeru 2026 Dimulai, Satlantas Polres Pasuruan Kota Edukasi Pengendara untuk Tertib Berlalu Lintas

Published

on

PASURUAN KOTA, Senin, 26 Oktober 2026 — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan Kota mulai melaksanakan kegiatan Operasi Patuh Semeru 2026 dengan memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar senantiasa tertib dan mematuhi peraturan lalu lintas.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara, menekan potensi pelanggaran, serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas memberikan edukasi secara humanis kepada pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran lalu lintas. Petugas juga mengingatkan pentingnya menggunakan helm berstandar SNI, melengkapi surat-surat kendaraan, mematuhi rambu dan marka jalan, serta memastikan kendaraan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

Selain memberikan imbauan, petugas turut menyosialisasikan bahwa Operasi Patuh Semeru 2026 berlangsung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Melalui sosialisasi tersebut, masyarakat diharapkan memahami tujuan operasi dan meningkatkan kedisiplinan saat berkendara, bukan semata-mata karena adanya penindakan oleh petugas.

Kasatlantas Polres Pasuruan Kota, AKP AMRULLAH SETIAWAN, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan ini mengedepankan upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.

“Operasi Patuh Semeru 2026 merupakan upaya untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Kami mengajak seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Kami berharap masyarakat dapat mendukung pelaksanaan operasi ini dengan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan aturan lalu lintas meskipun sedang menempuh perjalanan jarak dekat. Menurutnya, kepatuhan terhadap peraturan merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya.

Salah seorang pengguna jalan menyambut baik kegiatan edukasi yang dilakukan petugas Satlantas Polres Pasuruan Kota.

“Dengan adanya imbauan seperti ini, kami menjadi lebih ingat untuk selalu tertib saat berkendara. Keselamatan memang penting, mulai dari memakai helm, membawa surat kendaraan, hingga mematuhi rambu-rambu lalu lintas,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Pasuruan Kota berharap tercipta budaya tertib berlalu lintas yang tumbuh dari kesadaran masyarakat. Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan di jalan demi mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Patuhi aturan, lengkapi perlengkapan berkendara, dan jadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam setiap perjalanan.

Continue Reading

Berita

Polres Madiun Hadirkan ‘Polisi Jogo Sekolah’, Kolaborasi Cegah Bullying dan Narkoba

Published

on

MADIUN – Kepolisian Resor (Polres) Madiun Polda Jatim menghadirkan Polisi Jogo Sekolah dan Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Sekolah, Senin (26/10/2026).

Program Polisi Jogo sekolah tersebut digulirkan guna memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan, sekaligus membentengi pelajar dari berbagai ancaman kenakalan remaja.

Kapolres Madiun, AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K menegaskan bahwa sekolah merupakan rumah kedua bagi para siswa untuk menimba ilmu dan membentuk karakter unggul menuju Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, lingkungan pendidikan harus steril dari berbagai hal yang merusak masa depan generasi muda.

“Generasi muda ini yang akan menjadi penerus negara. Kita harus menjaga mereka dari perundungan, tawuran, narkoba, serta pengaruh negatif lainnya,” ujar AKBP Ridwan

AKBP Ridwan Maliki juga menyoroti tantangan nyata era digital bagi generasi muda, mulai dari perundungan siber (cyberbullying), judi online, hoaks, geng motor, hingga dampak buruk konten negatif di gawai.

“Para siswa kami imbau agar lebih bijak dalam bermedia sosial dan memahami bahwa tindakan di dunia maya berdampak langsung pada masa depan di kehidupan nyata. Manfaatkan teknologi untuk berkarya dan meraih prestasi,” tegas AKBP Ridwan.

Lebih lanjut, Kapolres Madiun menjelaskan bahwa program Polisi Jogo Sekolah menempatkan personel Polri untuk berkolaborasi aktif dengan kepala sekolah serta guru Bimbingan Konseling (BK).

Kolaborasi ini akan berfokus pada langkah preventif dan persuasif dalam menangani persoalan siswa, khususnya perundungan dan penyalahgunaan narkoba.

“Melalui Polisi Jogo Sekolah, personel akan memberikan edukasi dan pendampingan kepada para pelajar mengenai batasan dalam pergaulan, pentingnya saling menghormati, serta konsekuensi hukum dari tindakan yang melanggar aturan,” terangnya.

Selain edukasi di sekolah, para pelajar juga diajak menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan tertib berkendara dan tidak menggunakan knalpot brong.

Mereka juga diimbau untuk berani bersuara melapor kepada personel Polri, guru, orang tua, maupun layanan kepolisian Call Center 110 jika melihat atau mengalami tindak kekerasan.(*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi