Connect with us

Polres

Satpolair Polres Pasuruan Kota Intensifkan Patroli Dialogis Dengan Para Nelayan Di Pesisir Utara Kota Pasuruan.

Published

on

whatsapp image 2025 07 17 at 12.40.13 d40754c8

Polresta Pasuruan – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir terhadap pentingnya keselamatan di laut, Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Pasuruan Kota menggelar patroli dialogis dan memberikan himbauan langsung kepada para nelayan di wilayah perairan Pasuruan, Rabu (17/07/2025).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis kepolisian perairan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, khususnya di wilayah perairan.

Patroli dialogis ini menyasar sejumlah titik di sepanjang pesisir laut termasuk Pelabuhan Perikanan Mayangan Kota Pasuruan, perairan Lekok, hingga kawasan pesisir Nguling, yang merupakan sentra aktivitas nelayan tradisional. Dalam patroli tersebut, personel Satpolair tidak hanya melakukan pengawasan terhadap aktivitas pelayaran, namun juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta edukasi keselamatan laut kepada para nelayan.

Kasat Polair Polres Pasuruan Kota AKP Edi Suseno, SH mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat pesisir. Tujuannya adalah membangun komunikasi yang baik dengan para nelayan sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan saat melaut.

“Kami tidak hanya melakukan pengawasan, tapi juga ingin mengedukasi para nelayan agar lebih peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan. Salah satunya dengan selalu menggunakan alat keselamatan seperti pelampung, memastikan kondisi cuaca sebelum melaut, serta tidak memaksakan diri ketika kondisi laut tidak bersahabat,” ujar Kasat Polair Polres Pasuruan Kota.

Dalam dialog tersebut, petugas juga mengingatkan para nelayan untuk tidak menggunakan alat tangkap yang merusak lingkungan seperti bom ikan atau pukat harimau, yang tidak hanya melanggar hukum tetapi juga merusak ekosistem laut jangka panjang.

Para nelayan pun diminta untuk segera melaporkan apabila melihat atau mengetahui adanya aktivitas ilegal di laut, termasuk bila mengetahui terjadinya kecelakaan laut.

Selain himbauan keselamatan, Satpolair juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan laut dan pantai dari sampah plastik dan limbah lainnya yang dapat mengancam biota laut.

Hal ini sejalan dengan program Polri peduli lingkungan dan kampanye nasional pengurangan sampah plastik di laut.

whatsapp image 2025 07 17 at 12.40.46 9c31be5e

Para nelayan yang ditemui menyambut baik kegiatan patroli dialogis ini,menurut mereka pendekatan langsung dari pihak kepolisian membuat mereka merasa lebih diperhatikan dan mendapatkan informasi penting yang selama ini mungkin belum sepenuhnya dipahami.

“Kami senang didatangi langsung oleh petugas, karena kadang kami tidak tahu soal aturan atau kondisi cuaca yang berubah-ubah dan pastinya berbahaya bagi keselamatan kami di laut, tapi sekarang kami jadi lebih paham. Kami juga jadi ingat dan termotivasi untuk selalu pakai pelampung saat melaut,” ungkap Basori (45) nelayan setempat.

Kegiatan patroli dialogis ini akan terus dilaksanakan secara berkala oleh Satpolair Polres Pasuruan Kota sebagai bagian dari upaya preventif mencegah terjadinya kecelakaan laut serta menjaga kelestarian sumber daya laut.

Satpolair juga membuka komunikasi dua arah dengan para nelayan melalui saluran aduan dan koordinasi jika terjadi hal-hal darurat di laut.

Dengan pendekatan yang humanis dan edukatif, diharapkan tercipta sinergi yang baik antara aparat penegak hukum dan masyarakat pesisir, guna menciptakan laut yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Polres Ngawi dan Tim Gabungan Buat Sekat Bakar dan Dirikan Posko Antisipasi Karhutla Lawu Utara Meluas

Published

on

NGAWI – Jajaran Polres Ngawi Polda Jatim bersama tim gabungan bergerak cepat mengendalikan titik api guna mencegah meluasnya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Lawu Utara pada Kamis (17/9/2026).

Langkah taktis ini diambil setelah terdeteksi adanya hotspot (titik api) di kawasan hutan lindung BKPH Lawu Utara, tepatnya di Petak 41 RPH Campurejo.

Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., turun langsung ke lapangan memimpin pengecekan di titik rawan.

Pemantauan ini berfokus pada dua titik koordinat yang memiliki tingkat kepercayaan (confidence level) medium di wilayah Desa Karanggupito, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi.

Berdasarkan penyisiran tim di lokasi pertama, yakni Petak 42 E RPH Karangrejo, Desa Karanggupito, kondisi dipastikan aman dan sisa api telah padam sepenuhnya.
Namun, tim gabungan mendeteksi titik api aktif di kawasan hutan lindung BKPH Lawu Utara, tepatnya di Petak 41 RPH Campurejo.

“Area kebakaran ini berada di kawasan Gunung Anak, Petak 41-2 Desa Karanggupito, yang berbatasan langsung dengan Petak 39-2 RPH Manyul, Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo,” kata AKBP Prayoga.

Guna melokalisasi pergerakan api, Kapolres Ngawi bersama Perhutani dan instansi lainnya serta relawan langsung membuat ilaran atau sekat bakar di sepanjang jalur Petak 42 B1, 42 C2, hingga 42 D1 RPH Campurejo.

“Kami bersama seluruh unsur terkait akan terus bersiaga untuk memantau dan memutus pergerakan api,” kata AKBP Prayoga Angga Widyatama.

Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, Tim gabungan kini telah mendirikan Posko Darurat Karhutla di wilayah RPH Campurejo Karanggupito dan RPH Manyul Jogorogo.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat dan pendaki untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membuat perapian di sekitar kawasan hutan.

Warga diminta segera melapor ke pos terdekat atau dapat menghubungi call center 110 bebas pulsa jika melihat kemunculan asap atau titik api baru. (*)

Continue Reading

Polres

Polres Pasuruan Kota Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Dampingi Petani di Desa Sedarum

Published

on

 

Polresta Pasuruan – Komitmen Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur dalam mendukung program ketahanan pangan terus diwujudkan melalui kegiatan nyata di lapangan. Jumat (18/9/2026), Bhabinkamtibmas Desa Sedarum, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, melaksanakan kegiatan pengecekan dan pendampingan kepada masyarakat di wilayah Desa Sedarum.

 

Kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong terwujudnya swasembada pangan. Bhabinkamtibmas turun langsung untuk memantau perkembangan kegiatan pertanian serta berkomunikasi dengan masyarakat terkait kondisi lahan dan pengelolaannya.

 

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi bentuk motivasi agar warga terus mengoptimalkan potensi pertanian yang ada. Pendampingan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung kesejahteraan masyarakat.

 

Kapolsek Nguling Iptu Kukuh Eko P. mengatakan, pihaknya akan terus mendorong Bhabinkamtibmas untuk aktif mendampingi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.

 

“Kami akan terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada masyarakat agar potensi pertanian di wilayah dapat dikelola secara optimal. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata dan mendukung ketahanan pangan,” ujar Iptu Kukuh Eko P.

 

Melalui kegiatan tersebut, Polres Pasuruan Kota berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung program ketahanan pangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Continue Reading

Polres

Sentuh Hati! Aksi Cepat Polres Gresik Selamatkan Ekonomi Keluarga Driver Ojol Korban Kecelakaan

Published

on

GRESIK — Ruang tengah rumah Hasim (54) mendadak penuh haru pada Rabu (16/9/2026) siang. Pria yang sehari-harinya mengais rezeki sebagai driver ojek online (ojol) itu kini hanya bisa terduduk.

Impiannya untuk kembali mengaspal dan mencari nafkah terenggut sementara akibat kecelakaan tragis di Exit Tol Dahanrejo, Kebomas, pertengahan Agustus lalu.

Kaki dan tangan kanannya terluka parah. Tim medis memprediksi butuh waktu sedikitnya tiga bulan bagi Hasim untuk sekadar bisa melangkah lagi.

Di tengah bayang-bayang pemulihan yang panjang, beban pikiran Hasim kian berat. Sebagai satu-satunya tulang punggung, ada istri, anak yang baru lulus kuliah, dan si bungsu di pesantren, Hasim kini hanya bisa berharap kesehatannya pulih.

Saat ini Hasim hanya bisa duduk dan tak dapat penghasilan. Untuk bergerak di dalam rumah saja ia harus menyewa kursi roda.

Namun, solidaritas jalanan dan respons cepat Polres Gresik Polda Jatim mengubah mendung di rumah Hasim menjadi secercah harapan.

Berawal dari cerita dua rekan ojolnya kepada Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, pintu rumah Hasim tiba-tiba diketuk oleh rombongan para pejabat Polres Gresik Polda Jatim.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersama Kasat Lantas AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie datang membawa senyuman.

Sebuah kursi roda baru dipasangkan untuk Hasim agar ia tak perlu lagi menyewa. Kejutan tidak berhenti di sana. Sebuah mobil van polisi datang membawa tumpukan barang dagangan, mengisi kembali rak-rak toko kelontong di rumah Hasim yang sudah lama kosong melompong karena kehabisan modal.

“Kami ingin memastikan Pak Hasim tetap memiliki kegiatan produktif dan berpenghasilan dari rumah demi keluarganya, meski sedang dalam masa pemulihan,” tutur AKBP Ramadhan Nasution dengan hangat.

Bagi Hasim, bantuan ini bukan sekadar materi, melainkan nafas sambungan hidup. Di balik momen menjelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 ini, Polres Gresik Polda Jatim menunjukkan bahwa tugas Polisi bukan hanya menjaga ketertiban di aspal jalan raya, tetapi juga hadir membalut luka dan menghadirkan kemanusiaan yang nyata di tengah kesulitan warganya. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi