Berita
Polres Pasuruan Kota Ungkap Dugaan Penipuan Berkedok Program Makan Bergizi Gratis

Polresta Pasuruan – Bersama Wali Kota Pasuruan dan Kodim 0819, Kapolres Pasuruan Kota gelar Konfrensipers terkait pengungkapan kasus dugaan tindak pidana penipuan yang dilakukan oleh sekelompok orang dengan modus program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional (BGN). Senin(3/2/2025)
Kasus ini melibatkan beberapa pelaku yang menjanjikan kerja sama kepada pengusaha catering di wilayah Pasuruan, Malang, dan Sidoarjo untuk ikut serta dalam program tersebut, dengan menarik biaya administrasi yang bervariasi dari masing-masing pelaku usaha.
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara S.I.K., M.I.Kom., mengungkapkan bahwa kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang merasa tertipu setelah menyetorkan sejumlah uang untuk mengikuti program tersebut.
“Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menemukan bahwa program MBG yang ditawarkan para tersangka tidak memiliki keterkaitan resmi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan hanya digunakan sebagai kedok untuk meraup keuntungan pribadi.” Ucap Kapolres.
Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota Iptu Choirul Mustofa SH., MH., menyampaikan kronologi kasus ini bermula pada September 2024, saat tersangka (HPN) bertemu dengan tersangka (MH) di Jakarta. Dalam pertemuan itu, HPN menawarkan kerja sama kepada MH untuk membangun jaringan UMKM di wilayah Pasuruan agar dapat ikut serta dalam program Makan Bergizi Gratis. HPN mengklaim memiliki hubungan dengan BGN (Badan Gizi Nasional) dan dapat memberikan rekomendasi bagi UMKM yang memenuhi syarat.
“Setelah itu, MH mengajak dua orang lainnya, yaitu (AI) dan (MB), untuk membantu mencari UMKM yang berminat mengikuti program ini. Para pelaku kemudian melakukan perekrutan terhadap pengusaha catering di Pasuruan, Malang, dan Sidoarjo dengan menawarkan peluang kerja sama dalam penyediaan makanan bergizi untuk anak-anak sekolah.” Ucap Kasat Reskrim.
Agar lebih meyakinkan, para tersangka memungut biaya administrasi dari para UMKM yang ingin bergabung dalam program tersebut, total uang yang dikumpulkan dari para UMKM mencapai jutaan rupiah, yang kemudian digunakan oleh para tersangka untuk kepentingan pribadi.
Kasat Reskrim juga menyampaiakan pengungkapan kasus dan penangkapan para pelaku, para pelaku mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Aula Catering Lesehan Apung Kampoeng Gedang, Dusun Jeruk Timur, Desa Jeruk, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Dalam acara tersebut, para UMKM diberikan pemahaman tentang ketentuan dan persyaratan mengikuti program Makan Bergizi Gratis, yang diklaim merupakan program pemerintah.
“ Saat para pelaku mengadakan pertemuan lanjutan di tempat yang sama, anggota Kodim 0819 Pasuruan melakukan pengecekan terhadap kegiatan tersebut setelah menerima laporan dari masyarakat. Dalam pemeriksaan, terungkap bahwa program ini tidak terdaftar secara resmi di Badan Gizi Nasional (BGN). Saat panitia diminta menunjukkan surat izin dan dokumen resmi, mereka tidak dapat memberikan bukti apa pun.” Ujar Iptu Choirul.
“Timsus kemudian mengamankan para tersangka beserta korban dan membawa mereka ke Polres Pasuruan Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Setelah penyelidikan, ditemukan bukti yang mengarah pada dugaan tindak pidana penipuan yang dilakukan oleh para tersangka.” Kata Kasat Reskrim.
Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa motif utama para tersangka adalah memanfaatkan program pemerintah yang sedang berjalan untuk meraup keuntungan pribadi. Uang yang dikumpulkan dari para UMKM digunakan untuk kepentingan pribadi dan telah dibagi-bagikan di antara para tersangka.
“Bahwa para tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP Jo. 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP tentang penipuan dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu, dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kata bohong, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang. Ancaman hukuman bagi para tersangka adalah maksimal 4 tahun penjara.” Tambah Iptu Choirul.

Dengan kejadian ini juga Wali Kota Pasuruan H. Adi Wibowo, S.Tp, M.Si juga mengimbau masyarakat, terutama pelaku usaha, untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran kerja sama yang mengatasnamakan program pemerintah. Sebelum mengikuti suatu program, disarankan untuk melakukan verifikasi terlebih dahulu dengan instansi terkait agar tidak menjadi korban penipuan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha, agar selalu berhati-hati dalam menerima tawaran kerja sama yang mengatas namakan program pemerintah. Jika ada yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwajib agar dapat ditindaklanjuti.” Ucap Wali Kota.
Dengan pengungkapan kasus ini, Polres Pasuruan Kota berharap tidak ada lagi kejadian serupa yang merugikan masyarakat. Polisi juga terus berupaya memberantas segala bentuk kejahatan, termasuk penipuan berkedok program bantuan pemerintah.
Polsek
Patroli Sambang Polsek Nguling Bangun Komunikasi Aktif, Perkuat Sinergi Wujudkan Kamtibmas Kondusif
Polresta Pasuruan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Polsek Nguling melaksanakan patroli sambang dialogis pada Minggu (12/07/2026) di Desa Sanganom, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif Polri untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai informasi yang berkembang di lingkungan warga.
Selama patroli, personel Polsek Nguling berdialog langsung dengan tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga yang dijumpai. Melalui komunikasi yang humanis, petugas menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, serta mengimbau agar setiap permasalahan diselesaikan dengan mengedepankan musyawarah dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.
Selain menyampaikan imbauan, petugas juga mendengarkan berbagai masukan dan aspirasi masyarakat terkait kondisi keamanan di lingkungan sekitar. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman, memperkuat kepercayaan publik, sekaligus membangun sinergi yang semakin erat antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas Kamtibmas.
Kapolsek Nguling IPTU Kukuh Eko Prasetya mengatakan bahwa patroli sambang merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri yang mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikasi aktif dengan masyarakat.
“Patroli sambang bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi sarana membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Melalui sinergi yang kuat, kami berharap setiap potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini sehingga situasi Kamtibmas di wilayah Kecamatan Nguling tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujar IPTU Kukuh Eko Prasetya.
Polsek Nguling akan terus mengintensifkan patroli dialogis dan sambang ke seluruh wilayah hukum sebagai bentuk komitmen menghadirkan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik antara Polri dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, tertib, serta kondusif demi mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.
Polda
Pengamanan Maksimal, Satpolair Polres Pasuruan Kota Kawal Tradisi Petik Laut di Perairan Kraton
Polresta Pasuruan – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolair) Polres Pasuruan Kota melaksanakan pengamanan maksimal dalam kegiatan tradisi Petik Laut yang digelar masyarakat pesisir di Dusun Kebunsawah, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Minggu (12/7/2026). Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan budaya berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Tradisi Petik Laut merupakan agenda tahunan masyarakat nelayan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut yang diperoleh. Kegiatan yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal tersebut diikuti oleh ratusan warga serta puluhan perahu nelayan yang mengiringi prosesi pelarungan sesaji di perairan Kraton.
Dalam pengamanan tersebut, Satpolair Polres Pasuruan Kota menerjunkan personel di kawasan pesisir dan wilayah perairan. Sebanyak tiga unit kapal patroli Satpolair Polres Pasuruan Kota dikerahkan untuk mengawal jalannya prosesi pelarungan sesaji sekaligus melakukan patroli di sepanjang jalur pelayaran peserta guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan di laut.
Selain mengawal jalannya prosesi adat, personel Satpolair juga memberikan edukasi kepada para nahkoda dan penumpang perahu agar senantiasa mengutamakan faktor keselamatan selama berlayar. Masyarakat diimbau menggunakan jaket pelampung, tidak melebihi kapasitas muatan perahu, serta mematuhi petunjuk petugas demi menjaga keselamatan bersama.
Kehadiran personel Satpolair di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari para nelayan dan peserta kegiatan. Pengamanan yang dilakukan secara humanis memberikan rasa aman dan nyaman sehingga seluruh rangkaian tradisi Petik Laut dapat berlangsung khidmat tanpa mengurangi nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Kasat Polair Polres Pasuruan Kota, AKP Edi Suseno, mengatakan bahwa pengamanan kegiatan tradisi Petik Laut merupakan bagian dari tugas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada kegiatan yang berlangsung di wilayah perairan.
“Tradisi Petik Laut bukan hanya menjadi warisan budaya masyarakat pesisir, tetapi juga momentum untuk mempererat kebersamaan dan rasa syukur. Oleh karena itu, kami menerjunkan personel beserta tiga unit kapal patroli guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kami juga mengimbau seluruh peserta agar selalu mengutamakan keselamatan pelayaran, mematuhi aturan yang berlaku, serta mengikuti arahan petugas sehingga kegiatan dapat berjalan tanpa kendala,” ujar AKP Edi Suseno.
Berkat sinergi antara Satpolair Polres Pasuruan Kota, panitia penyelenggara, pemerintah desa, instansi terkait, dan masyarakat pesisir, seluruh rangkaian tradisi Petik Laut di Perairan Kraton berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun insiden yang menghambat jalannya kegiatan.
Pengamanan ini juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pada setiap kegiatan yang melibatkan aktivitas di wilayah perairan. Melalui langkah preventif dan pengamanan yang optimal, Satpolair Polres Pasuruan Kota terus berupaya menciptakan situasi yang aman sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan pelayaran.
Polres Pasuruan Kota berkomitmen untuk terus mengedepankan pelayanan yang profesional, humanis, dan Presisi dalam setiap pelaksanaan tugas. Sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat diharapkan terus terjalin erat sebagai fondasi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta melestarikan tradisi budaya yang menjadi identitas masyarakat pesisir Kabupaten Pasuruan.
Berita
Patroli Dialogis Akhir Pekan, Polsek Rejoso Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Warga
Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif pada akhir pekan, personel Polsek Rejoso melaksanakan patroli dialogis pada hari Minggu, 12 Juli 2026cdi Desa Manikrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan,
Patroli dilaksanakan dengan menyambangi permukiman warga, warung, serta sejumlah titik yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, petugas berdialog langsung dengan warga untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas sekaligus menyerap informasi terkait situasi keamanan di lingkungan sekitar.
Personel Polsek Rejoso mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, menjaga kerukunan antarwarga, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diajak untuk terus mengaktifkan siskamling dan segera menghubungi pihak kepolisian apabila mengetahui adanya gangguan keamanan maupun kejadian yang memerlukan penanganan cepat.
Kapolsek Rejoso AKP Bambang Pamungkas, S.A.P mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu upaya preventif yang rutin dilaksanakan untuk mempererat komunikasi antara Polri dan masyarakat sekaligus memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif.
“Melalui patroli dialogis ini, kami ingin memastikan masyarakat merasakan langsung kehadiran Polri di tengah-tengah mereka. Kami juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan Kamtibmas agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar AKP Bambang Pamungkas.
Dengan kehadiran personel Polsek Rejoso di tengah masyarakat, diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antara Polri dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Polsek Rejoso berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik melalui kegiatan patroli preventif sebagai wujud Polri Presisi yang selalu hadir memberikan rasa aman bagi masyarakat.
-
Berita5 hari ago
Bhabinkamtibmas Desa Pandanrejo Laksanakan Pengawasan Lahan Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
-
Berita6 hari ago
Bhabinkamtibmas Kelurahan Blandongan Laksanakan Pengawasan Lahan Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
-
Polsek1 minggu ago
Bhabinkamtibmas Desa Toyaning Intensifkan Komunikasi dan Koordinasi Kamtibmas Bersama Perangkat Desa
-
Berita4 hari agoBhabinkamtibmas Polsek Grati Turun ke Lahan, Dampingi Petani Wujudkan Swasembada Pangan
-
Berita1 minggu agoWakapolri: 418 Lulusan Sespim Siap Jadi Garda Terdepan Hadapi Tantangan Global dan Era Digital
-
Polres7 hari agoLayanan Pengamanan Polres Blitar Patroli Dialogis di Wisata Pantai Serang
-
Polres1 minggu agoHari Bhayangkara ke – 80, Polres Ngawi Bangun Sumur Bor Presisi untuk Masyarakat di Bringin
-
Polres7 hari agoPolres Gresik Hadir Untuk Masyarakat, Gelar Bhayangkara Fest 2026 Pererat Kebersamaan
