Connect with us

Berita

Kapolres Pasuruan Kota Gandeng Camat, Toga, dan Tomas untuk Keberhasilan Pengungkapan Kasus Narkotika

Published

on

whatsapp image 2025 01 22 at 18.28.18

Polresta Pasuruan – Polres Pasuruan Kota dalam memberantas peredaran Narkotika di Kota Pasuruan, AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom., mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk Camat, tokoh agama (toga), dan tokoh masyarakat (tomas), untuk bersinergi. Pendekatan ini menjadi salah satu kunci keberhasilan pengungkapan sejumlah kasus narkotika yang akhir-akhir ini semakin marak terjadi di wilayah tersebut. Rabu (22/1/2025).

Pada acara konferensi pers yang digelar di aula Rupatama Sanika Satyawada, Kapolres Pasuruan Kota memaparkan hasil pengungkapan terbaru. Sebuah kasus besar berhasil diungkap dengan barang bukti narkotika jenis sabu seberat ratusan gram, yang disita dari jaringan lokal. Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas mencurigakan di salah satu titik di Kota Pasuruan.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang memberikan informasi kepada kami. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen, mulai dari Camat, toga, hingga tomas, untuk terus berkolaborasi dengan kepolisian dalam memerangi peredaran narkotika,” ujar AKBP Davis Busin Siswara.

Kapolres menegaskan bahwa pemberantasan narkotika membutuhkan sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat. Dalam hal ini, Camat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat memiliki peran strategis.

Tokoh agama, H. Saiful Anam, juga menambahkan bahwa peran agama sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Kapolres Pasan kota yang berhasil mengungkap jaringan narkoba, dan pada intinya kami sangat mendukung program-program yang dicanangkan oleh Kapolres Pasuruan Kota dan kami siap bekerja sama dan dilibatkan dalam penanganan masalah narkoba. Kepada masyarakat pada umumnya agar tetap memantau putra putrinya apabila keluar pada malam hari tidak melakukan hal- hal negatif.” ujarnya.

whatsapp image 2025 01 22 at 18.28.18(1)

Camat Panggungrejo Bapak Hermanto S.E., yang hadir dalam acara tersebut menyatakan dukungannya terhadap upaya Polres Pasuruan Kota. “Kami akan terus mendukung Polres Pasuruan Kota dengan mengerahkan perangkat desa untuk ikut serta dalam pencegahan dan pelaporan aktivitas mencurigakan, dan kami juga siap mendukung inovasi Kapolres Pasuruan Kota terkait dengan pemasangan 10.000 CCTV agar wilayah Panggungrejo dapat menjadi lebih aman ” katanya.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat, Bapak Mochmat Irfan, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras Polres Pasuruan Kota. “Kami mendukung penuh langkah Polres Pasuruan Kota terutama juga patroli raziah yang sering dilakukan. Kami juga nantinya akan mengumpulkan pemuda- pemuda untuk diberikan arahan,” tuturnya.

Keberhasilan pengungkapan kasus narkotika ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara Polri dan masyarakat mampu memberikan dampak besar dalam menciptakan wilayah yang bersih dari peredaran narkotika.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polri Beri Penghargaan Ikpa Terbaik Pada Rakernis Empat Fungsi Pusat Polri 2026

Published

on

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia memberikan penghargaan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) terbaik kepada jajaran Polda dalam rangkaian Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Empat Fungsi Pusat Polri Tahun 2026 di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pengelolaan anggaran yang akuntabel, efektif, dan profesional sepanjang tahun 2025.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo didampingi Kapuslitbang dan Kapuskeu Polri.

Untuk kategori pagu besar, penghargaan IKPA terbaik diraih Polda Sulawesi Selatan. Sementara kategori pagu sedang diberikan kepada Polda Riau, dan kategori pagu kecil diraih Polda Kalimantan Utara.

Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa tata kelola keuangan yang baik merupakan fondasi penting dalam mendukung keberhasilan organisasi, termasuk pelaksanaan tugas-tugas kepolisian di lapangan.

“Tidak ada satu organisasi sehebat apa pun kalau tidak didukung oleh anggaran, dan tidak dilakukan tata kelola penggunaan anggaran yang benar,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Menurutnya, capaian para penerima penghargaan menunjukkan komitmen jajaran kewilayahan dalam mengelola anggaran negara secara transparan dan bertanggung jawab.

Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi satuan kerja lainnya di lingkungan Polri.

Wakapolri juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pengelolaan keuangan di seluruh jajaran agar mampu menjawab tantangan organisasi ke depan.

Ia menyebut profesionalisme personel pengemban fungsi keuangan harus terus diperkuat seiring tuntutan akuntabilitas publik yang semakin tinggi.

“Nilai IKPA Polri harus terus meningkat. Kita harus betul-betul memastikan tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan, dan profesional,” katanya.

Selain penghargaan IKPA, Polri juga menyerahkan penghargaan lain berdasarkan hasil survei Puslitbang Polri Tahun 2025.

Polda Bengkulu menerima penghargaan tingkat kepuasan masyarakat terbaik, sedangkan Polda Bali meraih penghargaan internalisasi budaya integritas, kejujuran, dan kehormatan Polri.

Pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri mendorong budaya kompetisi sehat, peningkatan kinerja, serta penguatan reformasi birokrasi di seluruh satuan kerja.

Melalui momentum Rakernis ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola organisasi yang modern serta terpercaya.

Continue Reading

Berita

Coronavirus disease 2019

Published

on

COVID-19 is a contagious disease caused by the coronavirus SARS-CoV-2. In January 2020, the disease spread worldwide, resulting in the COVID-19 pandemic.

The symptoms of COVID‑19 can vary but often include fever,[7] fatigue, cough, breathing difficulties, loss of smell, and loss of taste.[8][9][10] Symptoms may begin one to fourteen days after exposure to the virus. At least a third of people who are infected do not develop noticeable symptoms.[11][12] Of those who develop symptoms noticeable enough to be classified as patients, most (81%) develop mild to moderate symptoms (up to mild pneumonia), while 14% develop severe symptoms (dyspnea, hypoxia, or more than 50% lung involvement on imaging), and 5% develop critical symptoms (respiratory failure, shock, or multiorgan dysfunction).[13] Older people have a higher risk of developing severe symptoms. Some complications result in death. Some people continue to experience a range of effects (long COVID) for months or years after infection, and damage to organs has been observed.[14] Multi-year studies on the long-term effects are ongoing.[15]

COVID‑19 transmission occurs when infectious particles are breathed in or come into contact with the eyes, nose, or mouth. The risk is highest when people are in close proximity, but small airborne particles containing the virus can remain suspended in the air and travel over longer distances, particularly indoors. Transmission can also occur when people touch their eyes, nose, or mouth after touching surfaces or objects that have been contaminated by the virus. People remain contagious for up to 20 days and can spread the virus even if they do not develop symptoms.[16]

Testing methods for COVID-19 to detect the virus’s nucleic acid include real-time reverse transcription polymerase chain reaction (RT‑PCR),[17][18] transcription-mediated amplification,[17][18][19] and reverse transcription loop-mediated isothermal amplification (RT‑LAMP)[17][18] from a nasopharyngeal swab.[20]

Several COVID-19 vaccines have been approved and distributed in various countries, many of which have initiated mass vaccination campaigns. Other preventive measures include physical or social distancing, quarantining, ventilation of indoor spaces, use of face masks or coverings in public, covering coughs and sneezes, hand washing, and keeping unwashed hands away from the face. While drugs have been developed to inhibit the virus, the primary treatment is still symptomatic, managing the disease through supportive care, isolation, and experimental measures.

Continue Reading

Berita

Coronavirus disease 2019

Published

on

COVID-19 is a contagious disease caused by the coronavirus SARS-CoV-2. In January 2020, the disease spread worldwide, resulting in the COVID-19 pandemic.

The symptoms of COVID‑19 can vary but often include fever,[7] fatigue, cough, breathing difficulties, loss of smell, and loss of taste.[8][9][10] Symptoms may begin one to fourteen days after exposure to the virus. At least a third of people who are infected do not develop noticeable symptoms.[11][12] Of those who develop symptoms noticeable enough to be classified as patients, most (81%) develop mild to moderate symptoms (up to mild pneumonia), while 14% develop severe symptoms (dyspnea, hypoxia, or more than 50% lung involvement on imaging), and 5% develop critical symptoms (respiratory failure, shock, or multiorgan dysfunction).[13] Older people have a higher risk of developing severe symptoms. Some complications result in death. Some people continue to experience a range of effects (long COVID) for months or years after infection, and damage to organs has been observed.[14] Multi-year studies on the long-term effects are ongoing.[15]

COVID‑19 transmission occurs when infectious particles are breathed in or come into contact with the eyes, nose, or mouth. The risk is highest when people are in close proximity, but small airborne particles containing the virus can remain suspended in the air and travel over longer distances, particularly indoors. Transmission can also occur when people touch their eyes, nose, or mouth after touching surfaces or objects that have been contaminated by the virus. People remain contagious for up to 20 days and can spread the virus even if they do not develop symptoms.[16]

Testing methods for COVID-19 to detect the virus’s nucleic acid include real-time reverse transcription polymerase chain reaction (RT‑PCR),[17][18] transcription-mediated amplification,[17][18][19] and reverse transcription loop-mediated isothermal amplification (RT‑LAMP)[17][18] from a nasopharyngeal swab.[20]

Several COVID-19 vaccines have been approved and distributed in various countries, many of which have initiated mass vaccination campaigns. Other preventive measures include physical or social distancing, quarantining, ventilation of indoor spaces, use of face masks or coverings in public, covering coughs and sneezes, hand washing, and keeping unwashed hands away from the face. While drugs have been developed to inhibit the virus, the primary treatment is still symptomatic, managing the disease through supportive care, isolation, and experimental measures.

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.