Polres
Raimas Perintis Presisi Sat Samapta Polres Pasuruan Kota Patroli di Peternakan Sapi, Dukung Program Ketahanan Pangan dan Jaga Kamtibmas

Polresta Pasuruan – Dalam upaya mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan serta menjaga kondusifitas wilayah, Satuan Samapta Polres Pasuruan Kota melalui Unit Raimas (Pengurai Massa) Perintis Presisi melaksanakan patroli di sejumlah peternakan sapi di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif. Rabu(15/1/2025)
Patroli ini menyasar beberapa lokasi peternakan sapi yang tersebar di berbagai kecamatan di Kota Pasuruan. Kegiatan tersebut melibatkan personel Raimas Perintis Presisi yang dilengkapi dengan peralatan pendukung patroli guna memastikan keamanan di lingkungan peternakan serta mencegah potensi tindak kejahatan yang dapat mengganggu kelancaran usaha peternakan.
Kasat Samapta Polres Pasuruan Kota AKP Kokoh Rahmadi SH., MH., menjelaskan bahwa patroli di peternakan sapi ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah di sektor ketahanan pangan. Menurutnya, peternakan sapi memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan nasional, terutama dalam produksi daging dan susu.
“Peternakan sapi merupakan salah satu sektor penting dalam mendukung ketahanan pangan. Kami hadir untuk memastikan bahwa para peternak dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman, tanpa gangguan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.” Ucap Kasat Samapta.
Dengan dilaksanakannya patroli rutin ini, diharapkan dapat mencegah potensi gangguan keamanan seperti pencurian ternak, perusakan fasilitas peternakan, hingga gangguan lain yang dapat menghambat produksi pangan. Selain itu, patroli ini juga menjadi ajang silaturahmi antara kepolisian dan para pelaku usaha peternakan untuk mempererat hubungan dan kerja sama dalam menjaga stabilitas keamanan.
AKP Kokoh menyampaikan bahwa patroli ini juga bertujuan untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas yang menyasar peternakan, seperti pencurian hewan ternak dan perusakan fasilitas. Ia menambahkan bahwa peternakan sering menjadi target kejahatan karena nilai ekonomi yang tinggi dari ternak yang dipelihara.
“Kami melakukan patroli di lokasi-lokasi peternakan sapi untuk memastikan tidak ada gangguan keamanan. Selain itu, kami juga memberikan edukasi kepada para peternak agar meningkatkan sistem pengamanan di lingkungan mereka, seperti memasang CCTV, pagar yang kokoh, serta penerangan di area peternakan.” Ujar AKP Kokoh.
Personel Raimas Perintis Presisi Aipda Wahyu Bachroni juga berdialog langsung dengan para peternak untuk menggali informasi terkait potensi kerawanan di lingkungan mereka. Peternak pun diberikan imbauan agar segera melapor ke pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau mengalami gangguan keamanan.
“Kegiatan patroli ini juga bertujuan mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya para peternak, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Personel Raimas mengajak para peternak untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif.” Ujar Aipda Wahyu.

Kasat Samapta juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dan patroli di berbagai sektor strategis, termasuk peternakan, pasar, dan pusat distribusi pangan.
“Kami akan terus bersinergi dengan masyarakat dan pelaku usaha untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Patroli ini akan terus kami lakukan secara rutin dan berkelanjutan.” Pungkas AKP Kokoh.
Melalui patroli rutin di peternakan sapi ini, Polres Pasuruan Kota menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan menjaga keamanan di wilayah hukumnya. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman, serta mencegah segala bentuk tindak kriminalitas.
Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan sektor peternakan di Kota Pasuruan dapat berkembang dengan baik dan berkontribusi maksimal dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional.
Polres
Gandeng Media Polres Pelabuhan Tanjungperak Ajak Warga Jadi Pelopor Tertib Lalu Lintas

TANJUNG PERAK – Upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) terus digencarkan Satlantas Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim.
Tidak hanya melakukan penindakan di jalan raya, Polisi Lalu Lintas ini juga aktif melakukan pendekatan persuasif melalui media massa.
Kali ini, Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Imam Sayfudin Rodji, menyapa masyarakat dan berdialog interaktif melalui gelombang radio di Wijaya FM, Kamis sore (5/2/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang digelar selama dua pekan dari 2 Pebruari 2026 hingga 15 Februari 2026.
Dalam siaran tersebut, AKP Imam didampingi KBO Satlantas mengajak para pendengar untuk tidak sekadar takut pada petugas, melainkan menjadikan tertib lalu lintas sebagai kebutuhan keselamatan diri sendiri.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pendengar setia radio, untuk selalu tertib di jalan. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas. Ingat, keluarga menanti di rumah,” ujar AKP Imam.
Ia mengatakan, Operasi Keselamatan Semeru 2026 ini menjadi cipta kondisi vital sebelum memasuki agenda besar berikutnya, yakni Operasi Ketupat.
Tahun ini, Operasi Keselamatan Semeru mengusung tema spesifik: ‘Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026’.
“Pendekatan yang kami ke depankan adalah preemtif dan preventif. Edukasi seperti lewat radio ini dinilai efektif menjangkau masyarakat luas,” tambahnya.
Melalui sosialisasi via udara ini, diharapkan kesadaran warga Surabaya Utara dan sekitarnya semakin meningkat, sehingga angka kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin jelang musim mudik mendatang.(*)
Polres
Pusdik Brimob Gelar Aksi Bersih Pantai Pasir Putih Situbondo, Tindak Lanjuti Arahan Presiden RI

SITUBONDO – Atas perintah Presiden Republik Indonesia yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul pada Senin (2/2), Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Kalemdiklat Polri dan Dankor Brimob Polri menginstruksikan jajaran pendidikan Brimob untuk menindaklanjuti arahan tersebut dalam bentuk aksi nyata di lapangan.
Menindaklanjuti hal tersebut, Pusat Pendidikan Brigade Mobil (Pusdik Brimob) Polri menggelar aksi bersih-bersih pantai di kawasan wisata Pantai Pasir Putih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sela latihan dan pembinaan ketahanan fisik para siswa Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Dasar Brimob Angkatan IV Tahun 2026 yang tengah melaksanakan latihan renang laut.
Dengan penuh semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab, para instruktur bersama para siswa menyisir area pantai, mengumpulkan sampah, serta menjaga kebersihan kawasan wisata demi kenyamanan masyarakat dan wisatawan. Aksi tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan hidup sekaligus implementasi arahan Presiden RI agar seluruh elemen bangsa terlibat aktif menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago menegaskan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan nilai-nilai pengabdian yang ditanamkan kepada setiap personel Polri sejak masa pendidikan.
“Kegiatan bersih-bersih pantai ini merupakan implementasi nyata arahan Presiden Republik Indonesia agar seluruh komponen bangsa berperan aktif menjaga lingkungan. Melalui Kalemdiklat Polri dan Korps Brimob Polri, para siswa Brimob tidak hanya dibentuk tangguh secara fisik dan mental, tetapi juga ditanamkan kepedulian sosial serta tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.
Ia menambahkan bahwa Polri berkomitmen mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan menjaga kelestarian alam dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.
“Bhayangkara sejati bukan hanya sigap dalam tugas operasional, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dengan membawa manfaat. Kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada bangsa dan negara,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa Brimob semakin tertanam nilai-nilai disiplin, kepedulian, serta semangat pengabdian kepada masyarakat dan lingkungan. Aksi bersih pantai ini juga diharapkan dapat menginspirasi masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan wisata demi kenyamanan bersama serta kelestarian bumi pertiwi.
Polres
Polres Ponorogo Perbaiki Jembatan Darurat, Akses Dua Desa di Ngebel Kembali Normal

PONOROGO – Jajaran Polres Ponorogo melalui Polsek Ngebel merespon keluhan warga setempat soal akses jalan penghubung antar desa yang mengalami longsor parah hingga berimbas pada jembatan di Dukuh Dayakan Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel nyaris ambruk.
Jalur vital yang menghubungkan Desa Wagir Lor dengan Desa Wates, Kecamatan Jenangan itu nyaris tidak dapat dilewati oleh warga setempat.
Kapolsek Ngebel AKP Nuryadi mengatakan akses jalan tersebut menjadi urat nadi warga, mulai dari jalur anak sekolah hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
“Oleh karena itu kami Polsek Ngebel sesuai petunjuk Bapak Kapolres, berupaya agar jalur ini bisa dilalui oleh warga dengan memperbaiki jembatan darurat bersama masyarakat setempat,” kata AKP Nuryadi, Jumat (6/2/26).
Menurut AKP Nuryadi, badan jalan di lokasi tersebut telah beberapa kali mengalami longsor hingga menyebabkan sebagian badan jalan amblas.
AKP Nuryadi menambahkan, langkah awal pihak kepolisian bersama Pemerintah Desa Wagir Lor dan warga saat ini memasang papan kayu serta pembatas jalan agar jalur tersebut tetap bisa dilewati.
“Sudah normal bisa dilalui, namun akses hanya dapat digunakan pejalan kaki dan kendaraan roda dua, sementara kendaraan roda empat tidak dapat melintas,” kata AKP Nuryadi.
Di lokasi terpisah, Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan Dinas Bina Marga untuk membangun jembatan darurat dari plat besi baja.
Jembatan darurat yang akan dibangun memiliki panjang 32 meter dengan tambahan sayap masing-masing 2 meter, sehingga total panjang mencapai 36 meter, dan lebar 1,2 meter.
“Pembangunan jembatan darurat tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dua minggu ke depan agar segera dapat digunakan masyarakat dan memulihkan kembali akses vital antar dua desa,”pungkas Kapolres AKBP Andin Wisnu Sudibyo. (*)
-
Polsek1 minggu agoBangun Kolaborasi Pengamanan, Polsek Rejoso Ajak Security Aktif Wujudkan Kamtibmas Aman Kondusif
-
Berita1 minggu agoPimpin Apel Ops Keselamatan Semeru 2026 Wakapolda Jatim Tekankan Kesiapan Personel
-
Polres6 hari agoOps Keselamatan Semeru 2026 Pastikan Keselamatan Penumpang, Satlantas Polres Pasuruan Kota Laksanakan Rampcheck Bus Pariwisata PO Pandawa 87
-
Berita7 hari agoOps Keselamatan Semeru 2026 Digelar 14 Hari, Polres Batu Fokus Tertibkan Lalu Lintas
-
Berita1 minggu agoPolres Pelabuhan Tanjungperak Ungkap Peredaran Narkoba Amankan Residivis Pengedar
-
Berita1 minggu agoPolda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 Libatkan 5.020 Personel Gabungan
-
Berita1 minggu agoJelang Ops Keselamatan Polda Jatim Petakan Black Spot dan Trouble Spot di Ngawi
-
Berita1 minggu agoCiptakan Keamanan Jalur Pantura, Polsek Rejoso Tingkatkan Patroli
