Connect with us

Polda

Refleksi Akhir Tahun 2024, Polda Jatim Komitmen Wujudkan Kamtibmas Kondusif dan Berantas Perjudian

Published

on

gambar whatsapp 2024 12 30 pukul 15.44.57 001f7a20
gambar whatsapp 2024 12 30 pukul 15.44.57 001f7a20

SURABAYA – Polda Jawa Timur menyatakan perang pada praktik perjudian baik online maupun konvensional.

Hal ini disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Imam Sugianto M Si saat rilis akhir tahun 2024, di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Senin (30/12/2024).

Selain itu, dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto juga mengungkapkan, pihaknya berkomitmen menyatakan perang kepada judi online.

Hal itu kata Kapolda Jatim sebagai wujud komitmen Polri dalam hal ini Polda Jatim mewujudkan program 100 hari kerja Presiden RI Prabowo Subianto yang dikenal dengan program Asta Cita.

“Tidak ada toleransi, tidak ada negosiasi, kita akan tindak tegas dan nyatakan perang terhadap kasus perjudian,” tegas Kapolda Jatim.

Selain itu, Kapolda Jatim juga berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat dari mulai lapisan bawah sampai atas untuk bekerjasama dan berkomitmen mengedepankan upaya pencegahan perjudian.

Menurut Kapolda Jatim, pencegahan terhadap perjudian itu yang terpenting.

“Jadi tidak di hilirnya yang kita berantas, karena tidak akan ada habisnya jika dihulunya dibiarkan,” jelasnya.

Kapolda Jatim menjelaskan kepada masyarakat agar memberikan pemahaman terhadap anak-anak di usia dini mulai menanamkan bahwa dalam agama memang judi itu haram dan merusak sendi-sendi perekonomian yang sedang kita bangun dan kita perkuat.

“Bagaimana kita menanamkan pesan kepada masyarakat disemua lapisan untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan terutama dikalangan kita sendiri,” jelasnya.

Kapolda Jatim juga mengatakan, karena betapa masifnya sekarang iklan-iklan judi online itu melalui media sosial maka dihimbau kepada semua pihak untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

“Termasuk yang kita pegang ini, handphone, laptop atau komputer yang online di internet itu tau-tau muncul ada bermacam-macam iklan judi online,itu yang harus kita waspadai,” tambahnya.

Selain itu, Kapolda Jatim juga berpesan khususnya kepada seluruh masyarakat, untuk menjaga minimal pada lingkup terkecil di keluarga masing – masing.

“Bagaimana menanamkan nilai-nilai, mulai anak-anak sampai dewasa itu, bahwa judi itu hal yang terlarang, baik oleh agama maupun oleh negara,” ujar Irjen Imam Sugianto.

Selain soal perjudian, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto mengimbau kepada masyarakat, dalam perayaan tahun baru 2025, agar dilaksanakan sesederhana mungkin dan wajar.

Hal itu untuk menghindari kegiatan berlebihan yang berpotensi dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.

Masyarakat diminta senantiasa berpartisipasi aktif dalam mendukung jajaran Polda Jatim, tentunya dengan stakeholder terkait dalam pemeliharaan situasi dan kondisi kamtibmas di wilayah Jawa Timur agar tetap kondusif.

“Senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk kejahatan dan gangguan kamtibmas yang mungkin timbul dan terjadi,”tutur Kapolda Jatim dihadapan awak media.

Selain itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto juga menyampaikan untuk memberikan saran dan kritik yang membangun khususnya bagi Polda Jatim dan jajaran.

Hal itu lanjut Kapolda Jatim, agar Polri bisa berbenah diri dan semakin memperbaiki kepercayaan masyarakat serta memberikan pelayanan secara prima kepada masyarakat Jawa Timur.

Kapolda Jatim juga menyampaikan terimakasih kepada awak media sebagai salah satu mitra kerja yang telah bekerjasama dengan Polda Jatim dan Jajaran dalam hal penyampaian informasi yang sifatnya memberikan pendidikan kepada masyarakat khususnya terkait situasi kamtibmas di Jatim.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang selama ini telah membantu Polda Jatim dan jajaran, terutama kepada semua insan pers,” ungkap Irjen Imam Sugianto.

Berbagai capaian kinerja Polda Jawa Timur sepanjang tahun 2024, Kapolda Jatim mengaku masih jauh dari kesempurnaan.

“Kepada masyarakat Jawa Timur atas nama pimpinan Polda Jatim dan seluruh keluarga besar Polda Jatim, dari lubuk hati yang paling dalam, dikesempatan ini kami juga mohon maaf apabila masih terdapat pelaksanaan tugas yang belum optimal dalam rangka memenuhi harapan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polda

Brimob Polda Jatim Bangun Mako Kompi di Pasuruan, Perkuat Kesiapan Pelayanan dan Pengamanan Masyarakat

Published

on

PASURUAN – Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Jawa Timur memulai pembangunan Markas Komando (Mako) Kompi 2 Batalyon B Pelopor di wilayah Pasuruan.

Pembangunan di atas lahan seluas sekitar 7 hektare tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto bersama sejumlah pejabat dan unsur terkait, Rabu (9/9/2026).

Komandan Satbrimob Polda Jatim Kombes Pol Dwi Yanto Nugroho mengatakan, pembangunan Mako tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapan operasional, mobilitas, serta konsolidasi personel dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Pembangunan Mako Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jatim merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesiapan operasional satuan, sehingga personel dapat semakin optimal dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Dwi Yanto.

Pada tahap awal, pembangunan difokuskan pada gedung kantor Mako Kompi, gerbang utama, pos penjagaan, serta pagar keliling. Pembangunan fasilitas tahap awal tersebut turut mendapat dukungan sejumlah pihak melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Dukungan ini merupakan bentuk sinergi dan kepercayaan masyarakat kepada Polri. Tentunya amanah ini harus kami jaga dan manfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian serta pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Kombes Dwi Yanto.

Keberadaan Mako Kompi 2 Batalyon B Pelopor di Pasuruan diharapkan semakin memperkuat kesiapan dan kecepatan respons personel Brimob dalam mendukung pengamanan serta penanganan berbagai situasi kontinjensi, khususnya di Pasuruan dan wilayah sekitarnya.

Kombes Pol Dwi Yanto juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Jatim beserta jajaran, pemerintah daerah, Forkopimcam, panitia pembangunan, serta seluruh pihak yang mendukung terlaksananya pembangunan tersebut.

Ia mengingatkan seluruh pelaksana pembangunan agar mengutamakan keselamatan kerja dan menjaga kualitas pengerjaan.

“Utamakan aspek keselamatan kerja (K3) dan pertahankan kualitas bangunan agar pembangunan dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu,” pungkas Kombes Pol Dwi Yanto. (*)

Continue Reading

Polda

Hari Jadi ke-78 Polwan RI, Kapolda Jatim: Polwan Harus Profesional dan Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

Published

on

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si. mendorong Polisi Wanita (Polwan) untuk terus meningkatkan kemampuan dan profesionalitas sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Irjen Nanang dalam peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan Republik Indonesia di Gedung Mahameru Polda Jatim, Selasa (8/9/2026).

Momentum tersebut sekaligus menjadi refleksi perjalanan panjang Polwan yang kini semakin banyak dipercaya mengemban berbagai tugas dan jabatan strategis di lingkungan Polri.

Irjen Nanang mengatakan, peran Polwan telah berkembang jauh sejak pertama kali dibentuk pada 1 September 1948. Polwan kini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

“Sejak kelahirannya pada 1 September 1948, eksistensi Polwan terus mengalami transformasi. Kehadiran Polwan tidak lagi sekadar melengkapi organisasi, melainkan telah menjadi bagian penting dalam kekuatan dan pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Irjen Nanang.

Menurutnya, kesempatan bagi Polwan untuk berkembang dan menduduki jabatan strategis harus diberikan berdasarkan kompetensi, kapabilitas, dan profesionalitas.

“Kesetaraan ini bukan semata-mata tuntutan gender, melainkan murni didasarkan pada kompetensi, kapabilitas, dan profesionalitas setiap individu,” kata Irjen Nanang.

Kapolda Jatim juga mengapresiasi kiprah Polwan Polda Jatim yang telah dipercaya menjalankan berbagai tugas penting. Ia meminta seluruh Polwan terus meningkatkan kapasitas, termasuk kemampuan menghadapi perkembangan teknologi dan dinamika masyarakat.

“Jalankan amanah kedinasan dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab. Tunjukkan kinerja, disiplin, integritas, dan profesionalitas dalam setiap penugasan,” tegas Irjen Nanang.

Sementara itu, Ibu Asuh Polwan Polda Jatim Ny. Dewi Nanang Avianto menekankan pentingnya kepedulian dan ketulusan dalam setiap pengabdian. Menurutnya, dampak besar tidak selalu harus lahir dari tindakan besar.

“Sebuah senyum, kepedulian, tindakan sederhana yang dilakukan dengan tulus, dapat memberikan dampak yang besar bagi orang lain,” ujar Ny. Dewi.

Pesan tersebut sejalan dengan tema Hari Jadi ke-78 Polwan, “One Police Woman, Extraordinary Impact”. Setiap Polwan memiliki ruang untuk memberikan kontribusi melalui tugas kedinasan maupun interaksi langsung dengan masyarakat.

Ny. Dewi juga mengingatkan bahwa di luar tugas kedinasan, Polwan memiliki berbagai peran dalam keluarga. Menjalankan berbagai peran tersebut memang tidak selalu mudah, namun keluarga diharapkan dapat menjadi sumber kekuatan dalam menjalankan pengabdian.

“Namun saya percaya, keluarga bukanlah penghalang dalam pengabdian, melainkan sumber kekuatan untuk menjalankannya,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh Polwan untuk saling mendukung dan tidak membiarkan rekan sesama Polwan menghadapi persoalan sendirian. Polwan senior diharapkan dapat menjadi teladan dan tempat berbagi pengalaman, sementara Polwan muda membawa semangat serta gagasan baru.

“Jangan biarkan ada rekan yang merasa berjalan sendirian dalam menjalankan pengabdian,” ujar Ny. Dewi.

Peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan menjadi momentum untuk memperkuat profesionalitas, integritas, kepedulian, serta soliditas Polwan dalam menjalankan tugas kepolisian dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Ketahuilah, apa pun yang saudari hadapi dalam menjalankan pengabdian, selalu ada kami yang senantiasa peduli, mendampingi, dan memberikan dukungan,” pungkas Ny. Dewi. (*)

Continue Reading

Polda

Kapolda Jatim Buka Pesmaba UMM, Ajak Mahasiswa Bijak Bermedia Digital dan Jaga Jatim

Published

on

KOTA MALANG – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. secara resmi membuka kegiatan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Tahun Akademik 2026/2027 yang diikuti sekitar 7.500 mahasiswa baru di Kampus III UMM, Selasa (8/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Nanang menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan UMM sekaligus menyambut para mahasiswa baru yang akan memulai perjalanan akademiknya.

Kapolda Jatim menekankan bahwa pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi harus disikapi secara bijak dengan mengedepankan literasi digital, kemampuan berpikir kritis, serta etika dalam bermedia.

“Dalam memperoleh dan menyebarkan informasi di era digital harus diimbangi dengan kemampuan menyaring yang kuat. Jangan sampai mahasiswa justru menjadi bagian dari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, atau provokasi di ruang digital,” tegas Irjen Nanang.

Menurutnya, mahasiswa sebagai kelompok terdidik memiliki peran penting dalam membangun ruang digital yang sehat sekaligus menjaga kehidupan sosial yang aman dan kondusif.

Kapolda Jatim juga mengajak seluruh mahasiswa baru untuk mengambil peran dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui semangat Jogo Jatim, baik di lingkungan kampus, tempat tinggal, maupun ruang digital.

“Jadilah generasi yang berilmu, berkarakter, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi Jawa Timur dan Indonesia. Jogo Jatim, Jogo Indonesia,” pesan Irjen Nanang.

Sementara itu, Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si. mengatakan Pesmaba tidak hanya menjadi sarana pengenalan kehidupan kampus, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter dan kepedulian mahasiswa terhadap berbagai tantangan yang berkembang di masyarakat.

Selain penguatan literasi digital, Pesmaba tahun ini juga memberikan perhatian terhadap isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

“Pesmaba kali ini turut meneguhkan perhatian kampus terhadap isu lingkungan berkelanjutan. Peristiwa bencana yang terjadi di sejumlah daerah menjadi inspirasi bagi kita untuk terus menjaga lingkungan,” ungkap Prof. Nazaruddin.

Para mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan konsep ekonomi sirkuler serta pengelolaan sampah menjadi energi sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran terhadap kelestarian lingkungan.

Melalui Pesmaba, mahasiswa baru UMM diharapkan tidak hanya siap memasuki kehidupan akademik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang kritis, berintegritas, bijak dalam memanfaatkan teknologi, peduli terhadap lingkungan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi