Connect with us

Polres

Dengan Cooling System Polres Jember Kawal Demokrasi Menuju Pilkada 2024 yang Aman dan Damai

Published

on

1000216096
1000216096

JEMBER – Dalam upaya mewujudkan Pilkada Kabupaten Jember yang aman, damai, tertib, dan lancar, Polres Jember Polda Jatim melaksanakan program Nusantara Cooling System (NCS).

Prihram itu sebagai langkah preventif untuk menjaga stabilitas selama tahun Politik 2024.

Bertempat di Aula Rupatama Polres Jember, kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Da’i Kamtibmas, Gen-Z, tokoh pemuda, mahasiswa, awak media, serta admin dan moderator media sosial. Selasa (19/11/2024).

Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama Gubunagi melalui Wakapolres Kompol Jimmy Heryanto Hasiholan Dalam acara ini, Polres Jember menyerukan pentingnya persatuan dan kesatuan demi kemajuan bangsa yang lebih besar daripada kepentingan kelompok tertentu.

Kompol Jimmy Heryanto Hasiholan juga mengatakan, Program NCS digagas sebagai respons terhadap tantangan yang muncul selama Pemilu 2024, khususnya isu polarisasi yang disebabkan oleh hoaks, ujaran kebencian, propaganda, dan kampanye hitam berbasis suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

“Program ini sejalan dengan arahan Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” ujar Kompol Jimmy.

Ia menjelaskan Nusantara Cooling System adalah langkah konkret untuk memitigasi potensi konflik selama Pilkada, dengan memaksimalkan pendekatan persuasif, edukasi, dan kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat.

Melalui NCS, Polres Jember Polda Jatim membangun Narasi Damai dengan melibatkan generasi muda dan tokoh masyarakat dalam menyebarkan pesan-pesan damai di media sosial, komunitas lokal, dan kegiatan masyarakat.

Mengawasi Politik Uang
Dibentuk Satgas Anti-Money Politics yang fokus pada pencegahan politik uang yang berpotensi mencederai demokrasi.

“Peran Pemuda dalam Demokrasi
Generasi muda, khususnya Gen-Z, diharapkan menjadi garda depan dalam menjaga demokrasi,” ungkap Kompol Jimmy.

Pemuda juga dihimbau untuk memperkuat identitas sebagai agen perubahan melalui tiga langkah utama yaitu mengedukasi masyarakat untuk berpikir rasional dan terbuka, menyebarkan pesan damai di platform media sosial guna menghindari provokasi dan
Menggandeng komunitas lokal untuk menciptakan suasana aman dan kondusif.

Kompol Jimmy juga berpesan kepada Masyarakat, untuk cerdas dalam menyaring informasi, terutama yang bersumber dari media sosial.

“Hoaks dan ujaran kebencian berpotensi menimbulkan kericuhan. Oleh karena itu, masyarakat harus berkomitmen menjaga persatuan, karena itulah modal utama bagi kemajuan Indonesia,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Waka Polres Jember menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berperan aktif dalam menjaga keamanan dan kedamaian di Kabupaten Jember.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi ladang pahala dan kontribusi nyata untuk demokrasi yang sehat dan berkeadaban. Mari bersama-sama kita sukseskan Pilkada 2024 dengan aman dan damai,” pungkasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Polres Sumenep Ungkap Curanmor di Tiga TKP, Tiga Tersangka Diamankan

Published

on

SUMENEP – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumenep Polda Jatim berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curanmor) yang terjadi di sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Sumenep.

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan dari Tiga laporan Polisi, yakni laporan tertanggal 30 Maret 2026, 2 April 2026, dan 10 April 2026.

Dalam kasus tersebut, Polisi berhasil mengamankan Tiga orang tersangka berinisial AA (46) warga Pamekasan., TS (59) warga Batang Batang dan ME (44) warga Talango.

Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Agus Rusdiyanto, S.H., menjelaskan bahwa Ketiga tersangka diduga kuat terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor di Tiga tempat kejadian perkara (TKP) berbeda, yakni di wilayah Kecamatan Gapura dan Kecamatan Talango.

“Dari hasil penyelidikan dan analisa rekaman CCTV di salah satu TKP, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku utama berinisial AA. Selanjutnya tim Resmob melakukan penangkapan dan pengembangan hingga berhasil mengamankan dua pelaku lainnya,” ujarnya, Senin (4/5/26).

Adapun korban dalam kasus ini masing-masing berinisial H., M., dan H., yang mengalami kerugian materiil dengan total puluhan juta rupiah akibat kehilangan sepeda motor milik mereka.

Dalam salah satu kejadian, korban memarkir sepeda motor di pinggir jalan dengan kunci masih menempel, namun saat kembali kendaraan tersebut sudah hilang.

Sementara pada kasus lainnya, pelaku menjalankan aksinya dengan modus mencari target kendaraan yang lengah, bahkan melibatkan peran pembeli hasil curian.

Dari tangan para tersangka, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa Lima unit sepeda motor hasil curian, di antaranya Yamaha Jupiter, Honda Blade, Supra X, Honda Beat, dan Honda Scoopy, serta rekaman CCTV yang memperkuat keterlibatan para pelaku.

Saat ini, ketiga tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Sumenep guna menjalani proses hukum lebih lanjut. (*)

Continue Reading

Polres

Polres Bondowoso Ungkap Live Streaming Asusila Dua Tersangka Diamankan

Published

on

BONDOWOSO – Polres Bondowoso Polda Jatim menegaskan komitmennya dengan mengungkap praktik live streaming bermuatan asusila yang dijalankan secara berbayar.

Satuan Reserse Kriminal Polres Bondowoso berhasil mengamankan dua pelaku dugaan tindak pidana pornografi yang melakukan siaran langsung bermuatan vulgar melalui platform digital.

Kasat Reskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono mengatakan,pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas tidak wajar di media sosial.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, kami bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku,” kata Iptu Wawan, Senin (4/6/26).

Dalam operasi penindakan, Dua tersangka berinisial AH dan SMO diamankan di sebuah rumah kontrakan di Desa Pejaten, Kecamatan Bondowoso.

Dari hasil penyelidikan, diketahui para pelaku menggunakan aplikasi TikTok untuk menarik perhatian pengguna.

Setelah itu, penonton diarahkan menuju aplikasi lain bernama Tevi yang menerapkan sistem berbayar.

Untuk mengakses konten asusila secara langsung, penonton diwajibkan mentransfer sejumlah uang. Aktivitas ini dilakukan berulang kali sepanjang April 2026.

Dalam penggeledahan, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit telepon genggam, pakaian yang digunakan saat siaran, data akun media sosial beserta riwayat transaksi, serta rekaman video kegiatan ilegal tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bondowoso menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang merusak moral masyarakat.

“Kami bertindak tegas terhadap segala bentuk pelanggaran hukum, khususnya yang memanfaatkan teknologi digital untuk menyebarkan konten asusila,” tegasnya.

Iptu Wawan menambahkan, kedua tersangka dijerat dengan ketentuan pidana sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku dengan ancaman hukuman penjara yang tidak ringan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bondowoso, Iptu Boby Dwi Siswanto, mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah tergiur konten ilegal.

“Masyarakat diharapkan turut berperan aktif menjaga ruang digital tetap sehat. Jika menemukan aktivitas mencurigakan atau konten yang melanggar hukum, segera laporkan agar dapat ditindaklanjuti,” ujarnya.

Pengungkapan kasus ini menjadi peringatan bahwa kejahatan digital terus berkembang dan membutuhkan kewaspadaan bersama.

Dengan sinergi antara Kepolisian dan masyarakat, ruang digital yang aman dan bermartabat dapat terus dijaga demi masa depan yang lebih baik. (*)

Continue Reading

Polres

Peringatan May Day di Stadion Gejos Berjalan Kondusif, Kapolres Gresik Apresiasi Elemen Buruh

Published

on

GRESIK – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Gresik berlangsung aman, tertib, dan penuh nuansa kebersamaan.

Kegiatan yang dipusatkan di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) ini diisi dengan tasyakuran bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pembagian doorprize bagi para buruh dan pekerja.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengapresiasi seluruh elemen buruh dan masyarakat yang telah menjaga kondusivitas selama peringatan May Day.

Ia menilai, perayaan tahun ini mencerminkan sinergi yang baik antara pekerja, pemerintah daerah, dan aparat keamanan.

“Alhamdulillah, peringatan May Day di Gresik berjalan kondusif, aman, dan penuh kebersamaan. Ini merupakan hasil dari komunikasi yang baik antara semua pihak,” ujar AKBP Ramadhan, Sabtu (2/5/2026).

Dalam rangka pengamanan May Day, Polres Gresik Polda Jatim menerjunkan sebanyak 502 personel, didukung 200 personel dari instansi terkait serta 500 personel Sabuk Kamtibmas.

Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tingkat Polres hingga Polsek jajaran, dengan apel siaga yang digelar serentak di seluruh wilayah hukum.

Selain pengamanan kegiatan, petugas juga difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi acara guna mengantisipasi kemacetan dan memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.

Sebagai bentuk penghormatan kepada para buruh, Polres Gresik Polda Jatim juga mengedepankan pendekatan preventif dan humanis, salah satunya melalui komunikasi intensif dan dialog bersama serikat pekerja.

Upaya ini dilakukan untuk menjaga sinergitas sekaligus memastikan aspirasi buruh dapat tersampaikan secara tertib.

Melalui langkah tersebut, Polres Gresik bersama Forkopimda berharap stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Gresik tetap terjaga, serta hubungan harmonis antara buruh dan pemerintah dapat terus terpelihara. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.