Connect with us

Polres

Cooling System Jelang Pilkada 2024, Polres Malang Gelar Forum Jumat Curhat di Wonosari

Published

on

img 20240928 wa0200
img 20240928 wa0200

MALANG – Kepolisian Resor (Polres) Malang, Polda Jawa Timur, kembali menyelenggarakan Forum Jumat Curhat, sebuah inisiatif untuk mendengarkan aspirasi langsung dari masyarakat.

Forum ini berlangsung di Pendopo Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jumat (27/9/2024), dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Muspika, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga korban tragedi Kanjuruhan.

Wakapolres Malang, Komisaris Polisi (Kompol) Imam Mustolih, memimpin acara tersebut, didampingi pejabat utama Polres Malang dan perwakilan Muspika Kecamatan Wonosari.

Forum ini juga dihadiri oleh paguyuban kepala desa, komunitas lokal, dan warga setempat yang antusias mengikuti jalannya diskusi.

Dalam sambutannya, Kompol Imam menegaskan bahwa Forum Jumat Curhat adalah sarana berkelanjutan untuk menampung masukan, saran, dan kritik yang konstruktif demi kebaikan bersama antara Polres Malang dan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan upaya untuk terus menjalin komunikasi terbuka dengan warga, agar Polres Malang bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Kompol Imam di hadapan peserta forum.

Lebih lanjut, Kompol Imam menyampaikan pentingnya menjaga hubungan baik dengan keluarga korban tragedi Kanjuruhan, sebagai wujud empati dan penghormatan atas peristiwa yang terjadi.

“Kami atas nama Polres Malang menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian tersebut. Kami akan terus berbenah dan berkomitmen merawat ingatan agar tragedi serupa tidak terulang kembali,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Polres Malang menegaskan komitmennya untuk ‘Menolak Lupa’ atas tragedi Kanjuruhan dan akan terus memperhatikan keluarga korban.

Pesan ini mendapatkan respons positif dari masyarakat, terutama keluarga korban yang hadir dalam forum.

Selain mendengarkan aspirasi, Wakapolres Malang juga menyampaikan pesan penting cooling system terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Kompol Imam menghimbau warga agar tetap waspada terhadap informasi hoaks yang dapat memecah belah persatuan.

“Menghadapi Pilkada 2024, jangan mudah terpengaruh oleh berita yang belum jelas kebenarannya. Perbedaan pilihan politik adalah hal yang wajar, namun jangan sampai menimbulkan perpecahan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut Pilkada dengan gembira dan menjaga kerukunan.

“Mari kita sambut pesta demokrasi dengan damai dan penuh kegembiraan, jangan sampai perbedaan pilihan memecah persatuan kita,” himbaunya.

Setelah sambutan, forum dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan permasalahan dan aspirasinya.

Berbagai isu seperti lalu lintas, penegakan hukum, hingga sosialisasi bahaya narkoba menjadi topik hangat yang dibahas.

Pihak kepolisian pun memberikan solusi konkret dan penjelasan atas setiap pertanyaan yang diajukan.

Forum Jumat Curhat ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polres Malang dan masyarakat, terutama dalam menciptakan situasi yang kondusif menjelang Pilkada 2024.

Dukungan dan kerja sama dari semua pihak diharapkan mampu mewujudkan Pilkada yang aman, damai, dan lancar di Kabupaten Malang. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Antisipasi Karhutla, Polres Gresik Gencarkan Sosialisasi di Hutan Panceng

Published

on

GRESIK – Jajaran Polres Gresik Polda Jawa Timur bersama Perhutani dan elemen masyarakat memperketat pengawasan kawasan hutan melalui sosialisasi preventif di Petak 88 RPH Panceng, Dusun Larangan, Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, melalui Kasi Humas Polres Gresik, Iptu Hepi Muslih Riza mengatakan, langkah ini diambil sebagai strategi mitigasi dini menekan risiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Agenda edukasi yang berlangsung di kawasan wengkon LMDH Sumber Lestari ini melibatkan instansi lintas sektor. Mulai dari Ps. Kanit Binmas Polsek Panceng, Bripka Ahmad Wahyu Afrian, perwakilan RPH Panceng BKPH Kranji KPH Tuban Edi Purwono, tokoh agama K.H. Kholili, hingga puluhan warga pesisir hutan serta anggota Paguyuban Warung Magersari.

Iptu Hepi mengatakan, dalam kegiatan tersebut petugas mengibgatkan kepada masyarakat bahwa kondisi vegetasi yang mengering sangat rentan terhadap percikan api sekecil apa pun.

“Diimbau kepada masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan di area perimeter dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, karaena cuaca panas dan angin kencang bisa membuat api kecil merembet menjadi kebakaran besar dalam hitungan menit,” ujar Iptu Hepi.

Ia menegaskan bahwa perlindungan Hutan Panceng merupakan tanggung jawab kolektif, bukan hanya bertumpu pada pundak kepolisian atau Perhutani. Warga diminta segera mengaktivasi sistem pelaporan cepat jika melihat adanya titik api (hotspot).

“Polres Gresik menyediakan kanal darurat 24 jam untuk penanganan cepat. Masyarakat dapat melapor melalui Call Center 110 atau hotline Lapor Kapolres Gresik (Cak Rama) di nomor 0811-8800-2006,” pungkas Iptu Hepi. (*)

Continue Reading

Polres

Polres Probolinggo Terjunkan Personel dan Armada Modifikasi untuk Padamkan Karhutla di Blok Pengol Bromo

Published

on

PROBOLINGGO – Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur kembali dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Titik api diketahui mulai muncul di kawasan savana Blok Pengol, yang lokasinya berdekatan dengan Bukit Teletubbies sejak Kamis (10/9/2026) sore.

Merespons situasi darurat tersebut, Polres Probolinggo Polda Jatim bergerak cepat dengan menerjunkan personel gabungan untuk melokalisir amukan si jago merah agar tidak meluas ke area hutan sekitarnya pada Jumat (11/9/2026).

Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan gerak cepat dan sinergi seluruh pihak.

“Kami akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam penanganan karhutla. Bersama-sama kita lakukan upaya pemadaman dan pencegahan agar kebakaran tidak semakin meluas,” tegas AKBP Rizki, Sabtu (12/9/2026).

Pernyataan tersebut sejalan dengan langkah Polres Probolinggo Polda Jatim dalam penanganan karhutla sebelumnya, di mana personel kepolisian ditempatkan di sejumlah sektor untuk mengendalikan penyebaran api sekaligus melokalisasi titik api.

Selain mengerahkan pasukan, Polres Probolinggo Polda Jatim juga menerjunkan inovasi berupa kendaraan dinas yang telah dimodifikasi menjadi tangki air berkapasitas 1.000 liter.

Armada ini dikerahkan langsung menembus medan guna memasok kebutuhan air tim pemadam di titik-titik yang sulit dijangkau.

Upaya pemadaman ini menghadapi tantangan berat akibat kondisi vegetasi yang kering dan embusan angin kencang.

Kendati demikian, personel gabungan Polres Probolinggo Polda Jatim bersama instansi lintas sektor dan relawan terus bersiaga dan melakukan penyisiran guna mengantisipasi munculnya titik api baru.

Seiring dengan proses penanganan kebakaran, Polres Probolinggo Polda Jatim juga memperketat patroli dan memantau akses wisata di sekitar Gunung Bromo.

Pihak kepolisian mengimbau para wisatawan maupun pelaku wisata untuk mematuhi pembatasan akses demi keselamatan bersama, serta meminta masyarakat bersabar hingga kawasan terdampak dinyatakan benar-benar aman dan kembali dibuka oleh otoritas berwenang.

“Peran aktif masyarakat sangat penting. Mari bersama-sama menjaga kawasan TNBTS dan segera melaporkan apabila menemukan titik api, sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin,” pungkas AKBP Rizki. (*)

Continue Reading

Polres

Cegah Karhutla, Polres Ponorogo Gencarkan Edukasi dan Patroli Kawasan Hutan

Published

on

PONOROGO – Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo Polda Jatim bersama jajaran terus mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukumnya.

Langkah preventif ini salah satunya diwujudkan melalui sosialisasi dan patroli terpadu, seperti yang digelar oleh Polsek Sambit yang merupakan jajaran Polres Ponorogo Polda Jatim.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Polsek Sambit menggandeng Pemerintah Desa Ngadisanan, Perhutani, serta instansi terkait untuk memberikan edukasi masyarakat mengenai karhutla, yang dilaksanakan di Balai Desa Ngadisanan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Rabu (9/9/2026).

Kapolsek Sambit, AKP Moh. Isa Latif, S.H., menegaskan agar masyarakat tidak membuka atau mengolah lahan dengan cara membakar. Selain berisiko memicu kebakaran yang meluas, aktivitas tersebut dinilai merusak ekosistem dan kelestarian hutan.

“Mari kita jaga hutan demi anak cucu kita. Hutan boleh dimanfaatkan, tetapi jangan sampai rusak karena cara pengelolaan yang salah,” ujar AKP Moh. Isa Latif.

Usai sosialisasi, personel Polsek Sambit bersama tim gabungan langsung bergerak melakukan patroli ke kawasan hutan di wilayah Maguwan, Kecamatan Sambit.

Patroli ini bertujuan untuk memantau kondisi lapangan secara langsung sekaligus mengantisipasi munculnya titik api (hotspot).

Dalam patroli tersebut, petugas mengingatkan warga yang beraktivitas di sekitar hutan agar tidak membuang puntung rokok atau benda memicu api secara sembarangan. Warga juga diminta segera melapor jika melihat indikasi kebakaran.

Di lokasi terpisah, Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan, upaya kolaboratif tersebut menegaskan komitmen Kepolisian dalam mengedepankan pendekatan edukatif dan kehadiran langsung di lapangan demi menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami tetap berupaya melakukan pendekatan yang humanis kepada seluruh masyarakat, agar pesan – pesan Kamtibmas termasuk tentang Karhutla ini benar – benar dipedomani masyarakat dan dilaksanakan,” ujar AKBP Andin. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi