Berita
Polisi Amankan Dukun Asal Kota Mojokerto Mengaku Bisa Gandakan Uang Gaib

KOTA MOJOKERTO – Gagal menjadi Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto mendorong SA nekat mencari pesugihan.
Bukannya untung, ia malah tertipu pesugihan, sehingga kehilangan uang Rp 325 Juta.
Kasus penipuan berkedok pesugihan ini berawal dari gagalnya SA dalam pemilihan salah satu kades di Kecamatan Dawarblandong.
SA pun berusaha agar uang yang telah dipakai dalam pilkades bisa kembali.
Pria asal Kecamatan Dawarblandong itu pun mendatangi SL(48), warga Dusun Kemlaten, Desa Mojowiryo, Kemlagi, Mojokerto.
Sebab SA percaya SL bisa menarik uang dari bank gaib hingga Rp 60 miliar melalui ritual pesugihan di pantai selatan.
Tersangka SL mengaku sebagai dukun mampu mendatangkan uang senilai Rp 60 miliar dari Ibu Nawangwulan, Ratu Kidul.
Mendapatkan sasaran empuk, SL pun menjalankan drama ritual pesugihan pantai selatan.
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP. Daniel S, Marunduri melalui Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Achmad Rudi Zaeny mengatakan awalnya pada Januari 2020, residivis kasus pencurian tahun 2010 ini meminta korban SA membayar Rp 57 juta.
“Tersangka SL beralasan uang tersebut untuk membeli minyak yang akan dilarung sebagai persembahan di Pantai Selatan, Malang,” ujar AKP Rudi saat jumpa pers di Polres Mojokerto Kota, Selasa (3/9/2024).
AKP Rudi menerangkan, tersangka sudah 7 kali meminta uang kepada korban sampai Juli 2020.
Sehingga keseluruhan, SA menyerahkan uang sebanyak Rp 325 Juta kepada tersangka untuk ritual pesugihan di pantai selatan.
Namun, hingga saat ini uang miliaran rupiah yang dijanjikan tersangka belum pernah terwujud.
“Tersangka minta uang bertahap 7 kali dengan alasan untuk membeli minyak dan untuk belanja sesaji untuk ritual. Total uang korban sebanyak Rp 325 Juta”, terangnya.
Akhirnya SA melaporkan Slamet ke Polres Mojokerto Kota pada 4 Juni 2021.
Setelah melalui penyelidikan yang panjang, Polisi meringkus tersangka di rumah mertuanya, Desa Wotansari, Balongpanggang, Gresik pada Sabtu (31/8) sekitar pukul 20.35 WIB.
Polisi juga menyita barang bukti 1 kotak kayu untuk penarik uang, 1 ikat bunga untuk sesaji, serta 1 botol kaca ukuran 500 ml untuk sesaji.
AKP Rudi menambahkan, tersangka SL dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang Penipuan.
“Uang hasil penipuan digunakan pelaku untuk kebutuhan pribadi, sebagian untuk membeli minyak guna dilarung sebagai persembahan Ratu Kidul untuk mendatangkan uang secara gaib,” pungkasnya. (*)
Berita
Bhabinkamtibmas Karangpandan Sambangi Petani, Dukung Ketahanan Pangan Menuju Swasembada

Polresta Pasuruan – Dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Karangpandan Polsek Rejoso Polres Pasuruan Kota Polda Jatim, melaksanakan kegiatan sambang sekaligus monitoring kepada para petani yang memiliki lahan pertanian di Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Polri terhadap masyarakat, khususnya para petani yang menjadi salah satu bagian penting dalam mewujudkan ketahanan pangan serta swasembada pangan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Brigadir Angga berdialog langsung dengan petani untuk mengetahui perkembangan lahan dan kondisi tanaman, sekaligus memberikan motivasi agar para petani tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian secara optimal.
Selain melakukan monitoring, Bhabinkamtibmas juga mengajak para petani untuk terus menjaga kualitas hasil pertanian serta memanfaatkan lahan yang ada secara produktif. Komunikasi secara langsung tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat sekaligus memudahkan penyampaian informasi apabila terdapat kendala di lapangan.
Kapolsek Rejoso AKP Bambang Pamungkas, S.A.P., mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut mendukung berbagai program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Bhabinkamtibmas kami dorong untuk aktif hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi dan memonitor kegiatan para petani. Melalui komunikasi yang baik, diharapkan berbagai kendala yang dihadapi petani dapat segera diketahui dan dicarikan solusi bersama,” ujar AKP Bambang Pamungkas.
Kegiatan sambang dan monitoring tersebut menjadi wujud nyata sinergi Polri bersama masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat sehingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan Negara Republik Indonesia.
#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polribersamamasyarakat
#swasembadapangan
#swassembadajagung
#polisicintapetani
#astacitapresiden
Berita
Bhabinkamtibmas Karangpandan Sambangi Petani, Dukung Ketahanan Pangan Menuju Swasembada

Polresta Pasuruan – Dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Karangpandan Polsek Rejoso Polres Pasuruan Kota Polda Jatim, melaksanakan kegiatan sambang sekaligus monitoring kepada para petani yang memiliki lahan pertanian di Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Polri terhadap masyarakat, khususnya para petani yang menjadi salah satu bagian penting dalam mewujudkan ketahanan pangan serta swasembada pangan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Brigadir Angga berdialog langsung dengan petani untuk mengetahui perkembangan lahan dan kondisi tanaman, sekaligus memberikan motivasi agar para petani tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian secara optimal.
Selain melakukan monitoring, Bhabinkamtibmas juga mengajak para petani untuk terus menjaga kualitas hasil pertanian serta memanfaatkan lahan yang ada secara produktif. Komunikasi secara langsung tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat sekaligus memudahkan penyampaian informasi apabila terdapat kendala di lapangan.
Kapolsek Rejoso AKP Bambang Pamungkas, S.A.P., mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut mendukung berbagai program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Bhabinkamtibmas kami dorong untuk aktif hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi dan memonitor kegiatan para petani. Melalui komunikasi yang baik, diharapkan berbagai kendala yang dihadapi petani dapat segera diketahui dan dicarikan solusi bersama,” ujar AKP Bambang Pamungkas.
Kegiatan sambang dan monitoring tersebut menjadi wujud nyata sinergi Polri bersama masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat sehingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan Negara Republik Indonesia.
#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polribersamamasyarakat
#swasembadapangan
#swassembadajagung
#polisicintapetani
#astacitapresiden
Berita
Bhabinkamtibmas Karangpandan Sambangi Petani, Dukung Ketahanan Pangan Menuju Swasembada

Polresta Pasuruan – Dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Karangpandan Polsek Rejoso Polres Pasuruan Kota Polda Jatim, melaksanakan kegiatan sambang sekaligus monitoring kepada para petani yang memiliki lahan pertanian di Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Polri terhadap masyarakat, khususnya para petani yang menjadi salah satu bagian penting dalam mewujudkan ketahanan pangan serta swasembada pangan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Brigadir Angga berdialog langsung dengan petani untuk mengetahui perkembangan lahan dan kondisi tanaman, sekaligus memberikan motivasi agar para petani tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian secara optimal.
Selain melakukan monitoring, Bhabinkamtibmas juga mengajak para petani untuk terus menjaga kualitas hasil pertanian serta memanfaatkan lahan yang ada secara produktif. Komunikasi secara langsung tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat sekaligus memudahkan penyampaian informasi apabila terdapat kendala di lapangan.
Kapolsek Rejoso AKP Bambang Pamungkas, S.A.P., mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut mendukung berbagai program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Bhabinkamtibmas kami dorong untuk aktif hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi dan memonitor kegiatan para petani. Melalui komunikasi yang baik, diharapkan berbagai kendala yang dihadapi petani dapat segera diketahui dan dicarikan solusi bersama,” ujar AKP Bambang Pamungkas.
Kegiatan sambang dan monitoring tersebut menjadi wujud nyata sinergi Polri bersama masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat sehingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan Negara Republik Indonesia.
#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polribersamamasyarakat
#swasembadapangan
#swassembadajagung
#polisicintapetani
#astacitapresiden
-
Berita1 minggu agoCegah Kriminalitas 3C, Polsek Grati Gencarkan Patroli dan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas
-
Berita1 minggu agoCegah Aksi Balap Liar, Pleton Siaga 5 Satlantas Polres Pasuruan Kota Gelar Patroli di Jalan Panglima Sudirman
-
Polres6 hari agoSatlantas Polres Pasuruan Kota Hadir Lebih Dekat, Gelar Pelayanan SIM Bersama Masyarakat dalam Ops Patuh Semeru 2026
-
Berita6 hari agoPolri Dalami Keluhan Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kadiv Humas Tegaskan Komitmen Evaluasi
-
Berita5 hari agoGiant Sea Wall Pantura Disiapkan, BRAN Kawal Kepastian Tanah dan Perlindungan Nelayan
-
Polres6 hari ago
Sinergi Bhabinkamtibmas Desa Sungiwetan Bersama Petani, Dukung Ketahanan Pangan
-
Berita5 hari agoETLE dan INCAR Catat 3.904 Pelanggaran Lalu Lintas di Pasuruan Kota, Terobos Lampu Merah Jadi Pelanggaran Tertinggi
-
Berita1 minggu agoKarhutla Mereda, Polda Riau Siapkan 260 Plang Cegah Kebakaran Berulang
