Connect with us

Polres

Polresta Malang Kota Turut Tanda Tangani Deklarasi Pilkada 2024 Sarana Integrasi Keberagaman Budaya

Published

on

img 20240826 wa0010
img 20240826 wa0010

KOTA MALANG – Polresta Malang Kota bersama Forkopimda Kota Malang, KPU Provinsi Jawa Timur, aparat terkait, dan perwakilan dari berbagai partai politik menandatangani Deklarasi Pilkada Serentak sebagai Sarana Integrasi Keberagaman Budaya di Jawa Timur”.

Deklarasi tersebut digelar dalam acara serah terima dan pemberangkatan Kirab Maskot Pilkada 2024 di Lapangan Brawijaya Rampal, Kota Malang, Sabtu (24/8).

Kegiatan kirab Maskot Pilkada 2024 ini menandai dimulainya rangkaian kirab yang akan melintasi 19 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto, melalui Kabag Ops AKP Sutomo SH, mengatakan deklarasi tersebut sebagai wujud komitmen dalam mendukung Pilkada 2024 yang damai dan harmonis.

AKP Sutomo juga menyampaikan bahwa Polresta Malang Kota siap memberikan pengawalan penuh untuk memastikan seluruh tahapan Pilkada berjalan lancar tanpa hambatan.

Ia menyebut deklarasi ini menjadi simbol kesiapan untuk mendukung dan mengawal jalannya Pilkada 2024 di Kota Malang, agar pelaksanaan pesta demokrasi ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tanpa permasalahan apapun.

“Kami berkomitmen menjaga kondusifitas pelaksanaan Pilkada di Provinsi Jawa Timur, khususnya di Kota Malang,” ujar AKP Sutomo.

Dengan modal track record yang baik dan keyakinan dalam model pembelajaran Pilkada sebelumnya, Polresta Malang Kota siap bersinergi agar Pilkada berjalan dengan sukses

“Polresta Malang Kota siap berkolaborasi dengan KPU, Bawaslu, dan unsur-unsur penyelenggara Pilkada lainnya, termasuk PPS dan PPK, untuk memastikan setiap tahapan Pilkada dilaksanakan dengan baik.”tegas AKP Sutomo.

Adapun Isi Deklarasi “Pilkada serentak sebagai sarana integrasi keberagaman budaya di Jawa Timur” berisi 4 poin yang disepakati.

Pertama adalah Mewujudkan pilkada serentak Tahun 2024 sebagai sarana integritas keberagaman budaya di Jawa Timur.

Kedua, melaksanakan pilkada serentak Tahun 2024 secara langsung umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Ketiga, melaksanakan pilkada serentak tahun 2024 yang berintegritas dan bertanggung jawab terhadap proses dan hasil.

Dan keempat mewujudkan pilkada serentak tahun 2024 untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, Komisioner Bidang Divisi Data dan Teknis Penyelenggara KPU Provinsi Jawa Timur, Insan Qoriawan, memberikan penjelasan terkait jalur kirab maskot Pilkada serentak Jawa Timur.

Menurut Insan Qoriawan, kirab ini dibagi menjadi dua jalur utama, dimana jalur pertama mencakup wilayah Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang dan Kota Malang.

Sementara untuk jalur kedua meliputi daerah seperti Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, dan Gresik.

Kirab ini kata Insan Qoriawan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat kapan waktu pelaksanaan pemungutan suara, sehingga seluruh masyarakat yang terdaftar dalam DPT dapat hadir di TPS pada 27 November 2024.

“Kirab Maskot Pilkada 2024 dilaksanakan selama enam hari pada tanggal 24, 25, 26, 27, 28 dan 29 Agustus 2024,”ungkap Insan Qoriawan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Kota Malang Muhammad Toyib, S.H.I mengatakan tagline Pilkada di Kota Malang adalah “Integrasi dan harmoni, gak nyoblos gak mbois jess”

“Kita mengambil simbol maskot ini merupakan motto legendaris yang menyimbolkan ketegasan serta kasih sayang, bahwa pilkada Kota Malang merupakan sarana penyatuan dari visi bersama yang adil, guyub rukun dan harmonis.”jelas Toyib.

Perlu diketahui bahwa tujuan Kirab Maskot adalah sebagai sosialisasi kepada masyarakat dalam meningkatkan partisipasi dalam Pilkada 2024 yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024 secara langsung umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Kirab maskot dilaksanakan secara estafet dari tiap kecamatan, selama enam hari tidak boleh berhenti satu haripun, maskot Pilkada 2024 akan digilir meski waktunya bersamaan dengan kegiatan pendaftaran paslon. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Polisi Bersama Masyarakat, Satpolair Polres Pasuruan Kota Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Nelayan Dan Masyarakat Pesisir

Published

on

Polresta Pasuruan – Memperkuat keamanan dan ketertiban di kawasan pesisir, Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Pasuruan Kota menjalin sinergi bersama nelayan dan masyarakat pesisir di Pantai Ngemplak, Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Selasa (27/10/2026).

 

Kegiatan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis. Selain menjaga keamanan, personel Satpolair juga mempererat komunikasi dan membangun kedekatan dengan warga pesisir.

 

Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolair berdialog langsung dengan nelayan dan masyarakat untuk memperkuat kemitraan serta mengajak warga berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

 

Petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan permasalahan yang berpotensi mengganggu ketertiban.

Selain itu, para nelayan diimbau untuk mengutamakan keselamatan saat melaut, memperhatikan kondisi cuaca, serta memastikan perlengkapan keselamatan sebelum melakukan aktivitas di perairan.

 

Kasat Polair Polres Pasuruan Kota AKP Edi Suseno menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di kawasan pesisir.

 

“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Dibutuhkan sinergi dan kepedulian bersama, khususnya dari para nelayan dan masyarakat pesisir. Mari terus menjalin komunikasi dengan kepolisian dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” ujar AKP Edi Suseno.

 

Ia menambahkan, pendekatan humanis melalui dialog langsung diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sekaligus memperkuat kerja sama dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

 

Melalui komunikasi yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap keamanan lingkungan serta aktif menyampaikan informasi kepada kepolisian guna mendukung terciptanya situasi yang tertib dan kondusif.

 

Satpolair Polres Pasuruan Kota juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya gangguan keamanan. Layanan tersebut dapat dihubungi untuk menyampaikan laporan maupun pengaduan secara cepat, sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

 

Melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Satpolair Polres Pasuruan Kota berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan dengan nelayan dan masyarakat pesisir demi mewujudkan kawasan pesisir yang aman, nyaman, dan harmonis.

Continue Reading

Polres

Operasi Patuh Semeru 2026: Polda Jatim Fokus Edukasi Tertib Berkendara Demi Keselamatan di Jalan Raya

Published

on

SURABAYA — Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim, Kombes Pol Rahmat Hakim menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh 2026 tidak digelar semata-mata untuk memperbanyak jumlah tilang. Operasi ini difokuskan untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih tertib dan mengutamakan keselamatan di jalan raya.

“Operasi Patuh 2026 tidak dibangun hanya dengan pendekatan hukum. Kami mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif melalui edukasi, sosialisasi, pengaturan, serta optimalisasi patroli pada lokasi rawan kecelakaan (black spot) dan kemacetan (trouble spot),” ujar Kombes Pol Rahmat Hakim, Selasa (27/10/2026).

Meski begitu, penegakan hukum tetap dilakukan secara selektif dan berkeadilan dengan memprioritaskan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) untuk menindak pelanggaran fatal.

Ia menambahkan, keberhasilan Operasi Patuh tidak diukur dari seberapa banyak pelanggar yang ditilang. Indikator utamanya adalah meningkatnya ketertiban masyarakat, berkurangnya perilaku berkendara berisiko, serta menurunnya angka kecelakaan dan tingkat fatalitas korban.

Pelaksanaan operasi ini juga bersifat adaptif di setiap wilayah hukum Polres jajaran, menyesuaikan karakteristik daerah termasuk kesiapan penanganan situasi darurat bencana alam.

Kombes Rahmat berharap momentum ini menjadi titik balik bagi pengendara untuk tertib di jalan raya.

“Masyarakat diharapkan patuh bukan karena takut ditilang petugas, melainkan karena memahami bahwa aturan dibuat demi melindungi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Polres

Polisi Bersama Masyarakat : Polres Lumajang Serap Aspirasi Warga Lewat Curhat Kamtibmas

Published

on

LUMAJANG— Kepolisian Resor (Polres) Lumajang Polda Jatim terus memaksimalkan kegiatan curhat Kamtibmas sebagai sarana efektif untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan keluhan masyarakat secara langsung di Warung Kopi Cak Syukur, Senin (26/10/2026).

Kegiatan komunikasi dua arah yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang, AKBP Riki Yariandi ini bertujuan untuk meruntuhkan sekat birokrasi sekaligus memetakan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Lumajang Polda Jatim.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi yang didampingi Kasat Lantas dan Kasat Binmas menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam menyerap dinamika sosial di tingkat tapak.

“Kegiatan Curhat Kamtibmas ini merupakan komitmen kami untuk meruntuhkan sekat antara kepolisian dan masyarakat. Kami hadir di sini bukan hanya untuk mendengarkan, tetapi untuk memastikan setiap aspirasi dan keluhan warga mendapatkan solusi nyata,” ujar AKBP Riki Yariandi.

Terlihat dalam suasana penuh keakraban, jajaran perwira duduk melingkar satu meja kayu bersama warga. Sambil menikmati cangkir kopi khas warkop, para Polisi dan masyarakat tampak tersenyum, mengacungkan jempol, serta berdialog tanpa sekat birokrasi.

Melalui sarana Curhat Kamtibmas di bangku warung ini, Polres Lumajang Polda Jatim memanfaatkannya untuk memetakan potensi gangguan keselamatan lalu lintas, pelayanan publik, hingga isu keamanan lingkungan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.

Menanggapi berbagai masukan warga terkait ketaatan berlalu lintas dan kesadaran hukum masyarakat, Kapolres menekankan koordinasi lintas fungsi kepolisian di Polres lumajang.

“Aspirasi mengenai titik-titik rawan lalu lintas dan potensi gangguan keamanan sudah kami catat. Saya telah menginstruksikan lintas Fungsi kepolisian di polres lumajang untuk segera menindaklanjuti melalui peningkatan patroli terjadwal serta edukasi langsung ke komunitas warga,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres Lumajang menyampaikan apresiasi atas proaktifnya warga yang hadir menyampaikan kritik membangun demi terciptanya kondusivitas wilayah Lumajang.

“Keamanan daerah tidak bisa diwujudkan oleh kepolisian semata, melainkan hasil kolaborasi erat bersama seluruh elemen masyarakat. Kami sangat berterima kasih atas keterbukaan warga hari ini,” pungkasnya.

Melalui sarana Curhat Kamtibmas ini, Polres Lumajang berkomitmen untuk terus menggelar program serupa secara berkala di berbagai titik wilayah hukum Polres Lumajang guna memperkuat respons cepat kepolisian terhadap kebutuhan masyarakat. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi