Connect with us

Polres

Jelang Pilkada 2024 Polda Jatim Gelar Deklarasi Damai dan Simulasi Sispamkota di Madura

Published

on

whatsapp image 2024 08 14 at 13.14.34 24c072c3
whatsapp image 2024 08 14 at 13.14.34 24c072c3

SAMPANG – Kesiapan pemangaman Pemilihan Kepala Daerah 2024 secara serentak, terus dilakukan oleh Polda Jawa Timur beserta satuan wilayah yang ada di jajarannya.

Seperti telah disampaikan oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs Imam Sugianto,M.Si saat membuka rapat koordinasi (Rakor) lintas sectoral, Senin (12/8) yang lalu bahwa Pemilukada 2024 akan membawa banyak problematika dan tantangan.

Oleh karenanya diperlukan persiapan yang matang,terencana, terukur dan tepat agar proses demokrasi berjalan aman dan damai.

Kali ini Polda Jatim melaksanakan apel gelar pasukan dalam mempersiapkan Operasi Mantap Praja Semeru 2024 di Lapangan Pelabuhan Taddan Camplong, Kabupaten Sampang,Rabu (14/8).

Operasi ini akan dilaksanakan bersama satuan wilayah jajaran Polda Jatim yang tentu dengan dukungan dari TNI, Instasi terkait serta mitra kamtibmas lainnya.

Tujuan Operasi Mantap Praja 2024 ini kata Kapolda Jatim adalah mengamankan seluruh tahapan Pemilukada dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang didukung dengan penegakan hukum.

Selesai apel gelar pasukan, kegiatan yang dipimpin oleh Kapolda Jatim diikuti oleh seluruh Pejabat Utama dan para Kapolres jajaran Polda Jatim juga menggelar Deklarasi Pilkada Damai dilanjutkan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota).

Deklarasi Pilkada damai tersebut juga diikuti oleh semua partai politik di Jawa Timur, unsur elemen masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda se Jawa Timur.

Sementara itu Forkopimda dan KPU serta Bawaslu menandatangani deklarasi damai yang bertujuan untuk bersama-sama komitmen mengawal penyelenggaraan Pilkada 2024 yang dilaksanakan di 28 Kabupaten, 9 Kota dan 1 Provinsi ini.

“Harapan kita bersama tentu Jawa Timur tetap sejuk,damai dan kondusif,”kata Irjen Imam Sugianto usai pimpin apel gelar pasukan di Sampang, Rabu (14/8).

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs Imam Sugianto juga mengatakan, dalam rangka persiapan pengamanan tahapan Pilkada serentak di Jatim, Operasi Mantap Praja Semeru 2024 akan dilaksanakan selama 135 hari.

“Operasi ini Insya Alloh akan kami laksanakan lebih kurang 135 hari, dari 19 Agustus hingga 31 Desember 2024,” kata Irjen Imam Sugianto.

Dalam operasi Mantap Praja Semeru 2024 ini, Polda Jatim akan mengerahkan personel gabungan lebih kurang sebanyak 155.937 personel yang akan disebar di 60.312 TPS di Jawa Timur.

Adapun rinciannya adalah 3.152 personel Polda Jatim, 23.062 personel Polres yang ada di jajaran, 8.239 personel TNI dan 120.624 personel dari instansi terkait termasuk Pam swakarsa (Linmas).

“Kami juga sudah memetakan ada beberapa TPS kategori rawan dan sangat rawan, ini akan kita atensi,” jelas Irjen Imam Sugianto.

Sebelum operasi itu dilaksanakan, Kapolda Jatim mengatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan berbagai upaya seperti kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) sebagai upaya colling system.

“Colling system kami laksanakan untuk mencegah potensi konflik dan antisipasi perpecahan di masyarakat,” ujar Irjen Imam Sugianto.

Kapolda Jatim berharap dengan kegiatan 3 tahap yaitu, Apel Gelar Pasukan, Deklarasi Pilkada Damai dan Simulasi Sispamkota di Sampang Madura kali ini semua personel semakain matang dalam melaksanakan tugas pengamanan Pilkada 2024 di Jawa Timur.

Selain itu Kapolda Jatim juga menghimbau kepada semua warga masyarakat terutama yang akan menyalurkan suaranya agar menyalurkan sesuai dengan mekanisme yang benar dengan datang ke TPS.

“Mari kita sukseskan penyelenggaraan Pilkada 2024 ini supaya terpilih pemimpin-pemimpin yang akan membawa kesejahteraan untuk masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur, ” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga hadir Kasdam V Brawijaya dan asisten I Setdaprov Jatim, serta Bupati, Kapolres dan Dandim serta Stakeholder yang ada.

Tak ketinggalan ratusan elemen masyarakat, tokoh masyarakat di pulau Madura juga hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Semeru 2024, Deklarasi Pilkada damai dan peragaan simulasi Sispamkota. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Polisi Bersama Masyarakat, Satpolair Polres Pasuruan Kota Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Nelayan Dan Masyarakat Pesisir

Published

on

Polresta Pasuruan – Memperkuat keamanan dan ketertiban di kawasan pesisir, Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Pasuruan Kota menjalin sinergi bersama nelayan dan masyarakat pesisir di Pantai Ngemplak, Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Selasa (27/10/2026).

 

Kegiatan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis. Selain menjaga keamanan, personel Satpolair juga mempererat komunikasi dan membangun kedekatan dengan warga pesisir.

 

Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolair berdialog langsung dengan nelayan dan masyarakat untuk memperkuat kemitraan serta mengajak warga berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

 

Petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan permasalahan yang berpotensi mengganggu ketertiban.

Selain itu, para nelayan diimbau untuk mengutamakan keselamatan saat melaut, memperhatikan kondisi cuaca, serta memastikan perlengkapan keselamatan sebelum melakukan aktivitas di perairan.

 

Kasat Polair Polres Pasuruan Kota AKP Edi Suseno menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di kawasan pesisir.

 

“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Dibutuhkan sinergi dan kepedulian bersama, khususnya dari para nelayan dan masyarakat pesisir. Mari terus menjalin komunikasi dengan kepolisian dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” ujar AKP Edi Suseno.

 

Ia menambahkan, pendekatan humanis melalui dialog langsung diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sekaligus memperkuat kerja sama dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

 

Melalui komunikasi yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap keamanan lingkungan serta aktif menyampaikan informasi kepada kepolisian guna mendukung terciptanya situasi yang tertib dan kondusif.

 

Satpolair Polres Pasuruan Kota juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya gangguan keamanan. Layanan tersebut dapat dihubungi untuk menyampaikan laporan maupun pengaduan secara cepat, sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

 

Melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Satpolair Polres Pasuruan Kota berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan dengan nelayan dan masyarakat pesisir demi mewujudkan kawasan pesisir yang aman, nyaman, dan harmonis.

Continue Reading

Polres

Operasi Patuh Semeru 2026: Polda Jatim Fokus Edukasi Tertib Berkendara Demi Keselamatan di Jalan Raya

Published

on

SURABAYA — Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim, Kombes Pol Rahmat Hakim menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh 2026 tidak digelar semata-mata untuk memperbanyak jumlah tilang. Operasi ini difokuskan untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih tertib dan mengutamakan keselamatan di jalan raya.

“Operasi Patuh 2026 tidak dibangun hanya dengan pendekatan hukum. Kami mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif melalui edukasi, sosialisasi, pengaturan, serta optimalisasi patroli pada lokasi rawan kecelakaan (black spot) dan kemacetan (trouble spot),” ujar Kombes Pol Rahmat Hakim, Selasa (27/10/2026).

Meski begitu, penegakan hukum tetap dilakukan secara selektif dan berkeadilan dengan memprioritaskan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) untuk menindak pelanggaran fatal.

Ia menambahkan, keberhasilan Operasi Patuh tidak diukur dari seberapa banyak pelanggar yang ditilang. Indikator utamanya adalah meningkatnya ketertiban masyarakat, berkurangnya perilaku berkendara berisiko, serta menurunnya angka kecelakaan dan tingkat fatalitas korban.

Pelaksanaan operasi ini juga bersifat adaptif di setiap wilayah hukum Polres jajaran, menyesuaikan karakteristik daerah termasuk kesiapan penanganan situasi darurat bencana alam.

Kombes Rahmat berharap momentum ini menjadi titik balik bagi pengendara untuk tertib di jalan raya.

“Masyarakat diharapkan patuh bukan karena takut ditilang petugas, melainkan karena memahami bahwa aturan dibuat demi melindungi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Polres

Polisi Bersama Masyarakat : Polres Lumajang Serap Aspirasi Warga Lewat Curhat Kamtibmas

Published

on

LUMAJANG— Kepolisian Resor (Polres) Lumajang Polda Jatim terus memaksimalkan kegiatan curhat Kamtibmas sebagai sarana efektif untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan keluhan masyarakat secara langsung di Warung Kopi Cak Syukur, Senin (26/10/2026).

Kegiatan komunikasi dua arah yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang, AKBP Riki Yariandi ini bertujuan untuk meruntuhkan sekat birokrasi sekaligus memetakan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Lumajang Polda Jatim.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi yang didampingi Kasat Lantas dan Kasat Binmas menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam menyerap dinamika sosial di tingkat tapak.

“Kegiatan Curhat Kamtibmas ini merupakan komitmen kami untuk meruntuhkan sekat antara kepolisian dan masyarakat. Kami hadir di sini bukan hanya untuk mendengarkan, tetapi untuk memastikan setiap aspirasi dan keluhan warga mendapatkan solusi nyata,” ujar AKBP Riki Yariandi.

Terlihat dalam suasana penuh keakraban, jajaran perwira duduk melingkar satu meja kayu bersama warga. Sambil menikmati cangkir kopi khas warkop, para Polisi dan masyarakat tampak tersenyum, mengacungkan jempol, serta berdialog tanpa sekat birokrasi.

Melalui sarana Curhat Kamtibmas di bangku warung ini, Polres Lumajang Polda Jatim memanfaatkannya untuk memetakan potensi gangguan keselamatan lalu lintas, pelayanan publik, hingga isu keamanan lingkungan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.

Menanggapi berbagai masukan warga terkait ketaatan berlalu lintas dan kesadaran hukum masyarakat, Kapolres menekankan koordinasi lintas fungsi kepolisian di Polres lumajang.

“Aspirasi mengenai titik-titik rawan lalu lintas dan potensi gangguan keamanan sudah kami catat. Saya telah menginstruksikan lintas Fungsi kepolisian di polres lumajang untuk segera menindaklanjuti melalui peningkatan patroli terjadwal serta edukasi langsung ke komunitas warga,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres Lumajang menyampaikan apresiasi atas proaktifnya warga yang hadir menyampaikan kritik membangun demi terciptanya kondusivitas wilayah Lumajang.

“Keamanan daerah tidak bisa diwujudkan oleh kepolisian semata, melainkan hasil kolaborasi erat bersama seluruh elemen masyarakat. Kami sangat berterima kasih atas keterbukaan warga hari ini,” pungkasnya.

Melalui sarana Curhat Kamtibmas ini, Polres Lumajang berkomitmen untuk terus menggelar program serupa secara berkala di berbagai titik wilayah hukum Polres Lumajang guna memperkuat respons cepat kepolisian terhadap kebutuhan masyarakat. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi