Connect with us

Berita

Kanit Binmas Polsek Keboncandi Gelar Patroli Dialogis di Desa Wonojati, Ajak Warga Sukseskan Pemilu 2024 Damai

Published

on

1000657190
1000657190

Polresta Pasuruan – Kanit Binmas Polsek Keboncandi, Bripka Eko Airudin, bersama beberapa anggota kepolisian, melaksanakan patroli dialogis dengan warga di Desa Wonojati. Langkah ini dilakukan dalam rangka menjalin komunikasi yang baik antara pihak kepolisian dan masyarakat guna meningkatkan kesiapan dan keamanan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Patroli ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat setempat. Sabtu (02/11/2024).

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Eko Airudin dan anggotanya menyampaikan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan bersama menjelang Pemilu 2024. Selain itu, mereka mengimbau warga untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan suasana damai dan aman. “Kami berharap warga Desa Wonojati bisa bekerja sama dengan kami dalam menjaga keamanan di lingkungan, khususnya saat menjelang dan selama Pemilu berlangsung,” kata Bripka Eko.

1000657169
1000657169

Kanit Binmas juga menjelaskan bahwa patroli dialogis ini adalah bagian dari upaya preventif Polsek Keboncandi untuk mencegah potensi konflik atau gangguan keamanan yang mungkin muncul. Dengan mendengarkan langsung aspirasi dan kekhawatiran warga, diharapkan polisi dapat segera menindaklanjuti atau memberikan solusi yang tepat. “Kami terbuka untuk mendengar masukan dan laporan dari warga terkait potensi gangguan keamanan,” tambah Bripka Eko.

Selama patroli, beberapa warga menyambut baik kehadiran aparat kepolisian di desa mereka. Mereka merasa lebih tenang dan aman dengan adanya patroli rutin ini. Salah seorang warga, mengungkapkan, “Dengan adanya patroli seperti ini, kami jadi merasa lebih dilindungi. Apalagi menjelang Pemilu yang sering memicu ketegangan, kehadiran polisi sangat kami apresiasi.”

Bripka Eko juga memberikan sosialisasi mengenai pentingnya menjauhi segala bentuk kampanye hitam, hoaks, dan provokasi yang dapat memecah belah persatuan. Ia meminta warga untuk cerdas dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama di media sosial, agar tidak mudah terprovokasi oleh berita yang belum tentu benar. “Kita semua harus bijak dalam menghadapi informasi yang beredar, apalagi yang menyangkut isu-isu sensitif menjelang Pemilu,” pesannya.

Selain itu, aparat kepolisian juga mengajak warga untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing dengan melaporkan segala bentuk kegiatan yang mencurigakan. Hal ini menjadi penting untuk mencegah terjadinya tindak kriminal atau kerusuhan. Patroli dialogis ini diharapkan bisa mendorong warga untuk lebih peduli dan aktif menjaga keamanan lingkungan.

Di tempat terpisah Kapolsek Keboncandi AKP Eko Edi Susilo SH menekankan bahwa upaya menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Dengan kerjasama yang baik antara polisi dan warga, Pemilu 2024 diharapkan dapat berlangsung dalam suasana yang damai dan aman. “Kami percaya bahwa dengan komitmen bersama, kita bisa menciptakan Pemilu yang aman dan kondusif,” ujar AKP Eko.

Di sisi lain, warga Desa Wonojati berharap patroli dialogis ini bisa terus dilakukan hingga setelah Pemilu. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat memberi rasa aman dan mengurangi ketakutan akan potensi konflik.

Pada akhir kegiatan, Bripka Eko bersama anggotanya menyempatkan diri untuk berfoto bersama warga sebagai simbol sinergi antara polisi dan masyarakat. Momen ini diharapkan dapat menjadi pengingat akan pentingnya persatuan dan kerjasama dalam menjaga keamanan desa.

Dengan adanya patroli dialogis ini, diharapkan Desa Wonojati, khususnya, serta wilayah sekitar dapat menjalani masa menjelang Pemilu 2024 dengan tenang dan aman.

(Humas Kbcd)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polda

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Ikuti Upacara Pemuliaan Nilai-Nilai Tribrata

Published

on

SURABAYA – Polda Jawa Timur (Jatim) mengikuti Upacara Pemuliaan Nilai-Nilai Tribrata yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polda Jatim, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB tersebut diikuti oleh Kapolda Jatim,Irjen Pol Drs Nanang Avianto,M.Si bersama para Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan bahwa kegiatan pemuliaan nilai-nilai Tribrata merupakan momentum penting bagi seluruh insan Bhayangkara untuk kembali meneguhkan komitmen terhadap nilai dasar pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Kegiatan ini menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri bahwa Tribrata bukan sekadar pedoman normatif, tetapi merupakan nilai fundamental yang harus terus dijaga dan diimplementasikan dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Kombes Abast usai upacara.

Kabid Humas Polda Jatim menegaskan, keikutsertaan Polda Jatim bersama jajaran dalam upacara tersebut menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga dan menanamkan nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri institusi Polri.

“Melalui upacara pemuliaan nilai-nilai Tribrata yang dipimpin langsung Bapak Kapolri ini, diharapkan seluruh personel semakin memperkuat integritas, profesionalisme, serta semangat pengabdian kepada masyarakat sesuai semangat Presisi,” ujar Kombes Abast.

Menurut Kombes Abast, momentum ini juga menjadi sarana refleksi bagi seluruh personel agar terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Nilai-nilai Tribrata harus terus hidup dalam sikap, perilaku, dan tanggung jawab setiap anggota Polri. Ini menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Polri yang semakin dekat dan dipercaya masyarakat,” pungkas Kombes Abast. (*)

Continue Reading

Polres

Polres Pelabuhan Tanjungperak Bongkar Sindikat Pencuri Belasan Unit AC, Empat Tersangka Diamankan

Published

on

SURABAYA – Polres Pelabuhan Tanjungperak melalui Unit Reskrim Polsek Kenjeran berhasil membongkar sindikat pencurian dengan pemberatan (curat) yang menyasar fasilitas pendingin ruangan di kawasan wisata Kenjeran Park (Kenpark), Surabaya.

Dalam pengungkapan tersebut, Empat tersangka yang diduga terlibat dalam pencurian belasan unit outdoor AC di Tribun Sport Kuda Kenpark berhasil diamankan.

Keempat tersangka masing-masing berinisial EOBS (19), warga Bulak Setro Utara yang diduga sebagai otak pelaku, AJ (21) asal Bandung yang berperan menjual barang hasil curian, MBZ (26) asal Pasuruan dan IS (23) asal Bandung yang bertugas mengawasi situasi dan turut menikmati hasil kejahatan.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto mengatakan, Tiga pelaku lebih dahulu diamankan pada Minggu, 20 Juni 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.

“Setelah ketiganya dilakukan interogasi dan pengembangan, satu pelaku lain berhasil kami tangkap di wilayah Malang,” ujar Iptu Suroto, Kamis (25/6/2026).

Sementara itu, Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto menerangkan, kasus ini terungkap setelah saksi berinisial MS menerima laporan dari teknisi terkait hilangnya 16 unit outdoor AC di Tribun Sport Kuda Kenpark.

“Bersama rekannya, saksi kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan mendapati seluruh unit AC tersebut telah raib lalu melaporkan ke Polsek Kenjeran,” ujar Kompol Yuyus.

Kapolsek Kenjeran menambahkan, dari hasil penyelidikan diketahui para pelaku melakukan aksinya secara terencana dan berulang.

Dari total barang curian tersebut, para tersangka mengaku baru berhasil menjual Tiga unit outdoor AC melalui sistem cash on delivery (COD) yang dipasarkan melalui media sosial Facebook dengan harga Rp1,4 juta.

Hasil penjualan kemudian dibagi rata. AJ, IS dan MBZ masing-masing menerima Rp.400 ribu, sedangkan EOBS memperoleh Rp.200 ribu.

“Kepada penyidik, para pelaku mengaku uang tersebut telah habis digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Kompol Yuyus.

Akibat pencurian tersebut, pihak pengelola Kenpark mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp56 juta.

Dalam perkara ini, Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit gerobak besi, satu unit sepeda motor Yamaha Mio J warna biru-putih yang digunakan untuk menjual barang hasil curian, serta kwitansi pembelian barang.

“Untuk 12 unit outdoor AC lainnya yang dilaporkan hilang, saat ini masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut oleh Unit Reskrim guna mengetahui kemungkinan keterlibatan jaringan lain,” pungkas Kompol Yuyus. (*)

Continue Reading

Polres

Polres Bondowoso Tetapkan Oknum ASN Jadi Tersangka Kasus Pemukulan Perawat RSUD

Published

on

BONDOWOSO – Polres Bondowoso Polda Jatim akhirnya menetapkan oknum ASN berinisial APW asal Tenggarang sebagai tersangka kasus dugaan pemukulan terhadap tenaga kesehatan (nakes) RSUD dr. Koesnadi.

​Penetapan tersangka tersebut setelah tim Penyidik Satreskrim Polres Bondowoso Polda Jatim melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap para saksi korban dan terlapor.

​Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka, motif dugaan pemukulan adalah ketersinggungan.

​Diduga ada perkataan dari nakes yang disampaikan kepada nenek pasien, lalu diteruskan kepada pihak keluarga dan tersangka. Karena tidak terima, terjadilah cekcok yang berujung pada dugaan pemukulan.

​”Motifnya adalah ketersinggungan,” ujar AKBP Aryo saat konferensi pers di Mako Polres Bondowoso, Rabu (24/6/2026).

​Menurut AKBP Aryo, dugaan pemukulan tersebut membuat korban mengalami luka di bagian pipi sebelah kanan. Pihak korban bahkan telah melakukan visum.

​”Untuk saat ini penyidik akan segera melimpahkan berkas perkaranya ke Kejaksaan Negeri Bondowoso,” ungkap AKBP Aryo.

​Dikonfirmasi terpisah, Dokter Spesialis RSUD dr. Koesnadi, Yusdeny Lanasakti, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Polisi yang dengan respon cepat menindaklanjuti laporan masyarakat khususnya pada kasus ini.

Yusdeny Lanasakti berharap kasus ini diproses secara tuntas dan seadil-adilnya sesuai hukum yang berlaku.

​Di sisi lain, Yusdeny juga berharap kejadian ini bisa menjadi edukasi bersama agar tidak terulang lagi.

​”Terpenting nakes kita dilindungi. Pekerjaan kita kan berhubungan dengan menyelamatkan jiwa, ya. Harusnya kita dilindungi dalam melaksanakan tugas itu,” ujarnya.

​Diberitakan sebelumnya, Viral video seorang perawat diduga dipukul oleh keluarga pasien.

Video tersebut diunggah di akun media sosial dokter spesialis RSUD dr. Koesnadi, Yusdeny Lanasakti, pada Senin (8/6/2026).

Diketahui perawat tersebut berinisial AP yang bertugas di Ruang Dahlia RSUD dr. Koesnadi Bondowoso.

Korban melaporkan kejadian ini ke Polres Bondowoso yang kemudian langsung ditindaklanjuti hingga akhirnya terlapor ditetapkan tersangka. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.