Connect with us

Berita

Personil Polsek Rejoso Laksanakan Patroli Blue Light di Jalur Pantura untuk Antisipasi Kriminalitas Jelang Pemilu 2024

Published

on

1000590378
1000590378

Polresta Pasuruan – Menjelang Pemilu 2024 yang semakin dekat, personil Polsek Rejoso meningkatkan intensitas patroli untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dua anggota Polsek Rejoso, Bripka Dedet dan Bripka Arie, melaksanakan Patroli Blue Light di sepanjang Jalur Pantura, Jalan Raya Rejoso, untuk mengantisipasi berbagai tindak kriminalitas serta kejahatan lainnya yang berpotensi terjadi selama masa menjelang pemilihan. Kamis (12/09/2024).

Patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif yang dilakukan Polsek Rejoso guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum mereka tetap kondusif. Jalur Pantura merupakan salah satu jalur vital dengan arus lalu lintas yang padat, khususnya pada malam hari. Keberadaan patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan, baik pengendara kendaraan bermotor maupun warga sekitar.

1000590376
1000590376

Bripka Dedet dan Bripka Arie, yang merupakan anggota senior di Polsek Rejoso, berkomitmen untuk terus menjaga situasi di wilayah tersebut tetap aman dan terkendali. Mereka secara bergantian melakukan patroli malam hari dengan menggunakan mobil dinas yang dilengkapi lampu rotator biru, yang dikenal sebagai Patroli Blue Light. Kehadiran lampu rotator biru ini bertujuan untuk memberikan sinyal visual kepada masyarakat bahwa ada pengawasan dari aparat keamanan di sekitar area tersebut.

Menurut Bripka Dedet, salah satu prioritas utama patroli adalah mencegah tindak pidana seperti pencurian, perampokan, hingga aksi premanisme yang kerap terjadi di jalur-jalur padat dan sepi seperti Jalur Pantura pada waktu tertentu. Selain itu, patroli ini juga bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat tindakan ugal-ugalan atau pelanggaran aturan lalu lintas oleh pengendara.

Bripka Arie menambahkan bahwa patroli yang mereka lakukan tidak hanya berfokus pada tindakan kriminal, tetapi juga pada berbagai bentuk kejahatan lainnya yang dapat mengganggu ketertiban umum, termasuk penertiban kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas. Mereka rutin berinteraksi dengan masyarakat sekitar untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keamanan dan turut serta dalam mengawasi lingkungan sekitar.

Pelaksanaan Patroli Blue Light ini semakin intensif seiring mendekatnya jadwal Pemilu 2024, di mana biasanya situasi sosial dan politik menjadi lebih dinamis. Pihak kepolisian setempat mengantisipasi adanya peningkatan kerawanan sosial akibat gesekan politik, sehingga pengawasan di area strategis seperti Jalur Pantura menjadi prioritas utama.

Kapolsek Rejoso, Iptu Agung Prasetyo SH menjelaskan bahwa patroli semacam ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan preventif yang disusun dalam Operasi Cipta Kondisi menjelang Pemilu 2024. “Kami berkomitmen untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat menjelang pesta demokrasi. Setiap personil Polsek Rejoso siap siaga dan akan terus melaksanakan patroli rutin, termasuk Patroli Blue Light, untuk memastikan kondisi tetap kondusif,” ungkap Kapolsek.

Kehadiran Bripka Dedet dan Bripka Arie dalam kegiatan patroli ini diharapkan dapat menekan angka kriminalitas dan memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan yang mencoba memanfaatkan situasi keramaian di masa menjelang pemilihan. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat hal-hal yang mencurigakan di sekitar mereka.

Dalam beberapa pekan terakhir, laporan terkait tindak kriminalitas di sekitar Jalur Pantura Rejoso menunjukkan penurunan yang signifikan, yang dianggap sebagai salah satu dampak positif dari peningkatan frekuensi Patroli Blue Light. “Kami akan terus meningkatkan pengawasan, terutama di titik-titik rawan kejahatan. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman,” tambah Bripka Arie.

Kegiatan patroli ini juga disambut baik oleh warga sekitar dan para pengguna jalan. Banyak yang merasa lebih aman dan nyaman ketika melihat kehadiran petugas di jalur yang biasanya ramai dilalui kendaraan besar seperti truk dan bus antarprovinsi. Seorang warga, Budi Santoso, mengatakan, “Dengan adanya patroli malam seperti ini, kami merasa lebih terlindungi, terutama di malam hari saat suasana lebih sepi.”

Dengan semakin dekatnya Pemilu 2024, upaya pengamanan seperti ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan tertib di wilayah Rejoso serta sepanjang Jalur Pantura. Polsek Rejoso terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan Pemilu berjalan lancar tanpa gangguan keamanan.

(Humas Rjs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polres Gresik Sita 10,8 Kg Ganja di Gudang Ekspedisi

Published

on

GRESIK – Satresnarkoba Polres Gresik Polda Jawa Timur berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ganja seberat 10,858 kilogram.

Uniknya, puluhan paket ganja tersebut disembunyikan di dalam komponen sepeda motor Piaggio Vespa yang hendak dikirim melalui sebuah gudang ekspedisi di Jalan Raya Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Wakapolres Gresik, Kompol Rizki Santoso mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari respons cepat petugas setelah menerima laporan dari karyawan ekspedisi Cargo Gresik melalui Call Center 110 pada Rabu, 9 September 2026 pekan lalu.

“Berawal dari kecurigaan karyawan terhadap paket motor yang akan dikirim, lalu dilaporkan melalui call center 110 yang segera kami tindaklanjuti,” ungkap Kompol Rizki, Rabu (16/9/2026).

Kecurigaan tersebut terbukti benar saat Polisi melakukan pembongkaran dan menemukan 30 kantong plastik berisi batang, daun, dan biji kering yang diduga kuat merupakan ganja siap edar.

“Barang bukti tersebut kini kami amankan yaitu berupa sebanyak 30 kantong plastik berisi tanaman kering diduga ganja dengan berat total bruto sekitar 10,858 kilogram,” ujar Kompol Rizki Santoso.

Selain narkotika, Polisi juga menyita satu unit Vespa berwarna cokelat tanpa nomor Polisi sebagai barang bukti.

Sementara itu Kasatresnarkoba Polres Gresik, AKP Ahmad Yani, menambahkan bahwa pelaku menggunakan modus operandi yang cukup cerdik untuk mengelabui petugas ekspedisi.

AKP Ahmad Yani mengungkapkan, Ganja tersebut disamarkan oleh pelaku di dalam tangki bahan bakar minyak (BBM) dan di bagasi depan Vespa.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, motor berisi ganja tersebut rencananya akan dikirim dengan tujuan Provinsi Sulawesi Tengah.

Saat ini, identitas pengirim telah dikantongi Polisi dan statusnya ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Untuk memperkuat proses hukum, penyidik Satresnarkoba Polres Gresik Polda Jatim tengah memeriksa sejumlah saksi dan melengkapi administrasi penyidikan.

“Barang bukti tanaman kering kami kirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur guna memastikan kandungannya,” ungkap AKP Ahmad Yani.

Jika terbukti, pelaku bakal dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 111 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Mengingat barang bukti tanaman yang disita melebihi 1 kilogram, pelaku terancam hukuman maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

Atas kejadian ini, Polres Gresik Polda Jatim mengimbau seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha logistik untuk tetap waspada terhadap peredaran gelap narkotika.

Masyarakat diminta aktif melaporkan indikasi mencurigakan melalui Call Center resmi 110 atau melalui Hotline khusus ‘Lapor Cak Rama’ di nomor 0811-8800-2006. (*)

Continue Reading

Berita

Atasi Krisis Air, Polres Bangkalan Distribusikan 48.000 Liter Air Bersih di Dua Kecamatan

Published

on

BANGKALAN – Polres Bangkalan Polda Jatim menunjukkan komitmen dan kepedulian nyata terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah meluasnya bencana kekeringan yang melanda Kabupaten Bangkalan, Madura.

Sebagai langkah mitigasi cepat, Polres Bangkalan Polda Jatim menyalurkan bantuan sosial kemanusiaan berupa 48.000 liter air bersih ke dua kecamatan yang mengalami krisis air terparah, pada Selasa (15/9/2026).

Pasokan air bersih tersebut didistribusikan menggunakan delapan unit armada truk tangki di dua desa pada dua wilayah kecamatan, yakni Desa Pangeleyan Kecamatan Tanah Merah, serta Desa Kranggan Timur Kecamatan Galis.

Kapolres Bangkalan, AKBP Wibowo, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk representasi kehadiran Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat di masa sulit.

Guna mengoptimalkan penanganan dampak kemarau, Polres Bangkalan Polda Jatim juga menginisiasi penguatan sinergi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangkalan.

“Hari ini kami mendistribusikan bantuan air bersih untuk membantu meringankan beban masyarakat. Respons warga sangat positif mengingat kebutuhan akan air bersih saat ini bersifat mendesak,” ungkap AKBP Wibowo.

Ia mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi musim kemarau. Ia memastikan bahwa program pendistribusian air ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan berdasarkan pemetaan wilayah yang terstruktur.

“Kami menegaskan bahwa Polres Bangkalan, bersama dengan segenap instansi pemerintah daerah terkait, akan terus bersinergi guna menghadirkan solusi konkret dan bantuan yang berkelanjutan bagi masyarakat,” tambah AKBP Wibowo.

Kehadiran delapan armada truk tangki air bersih ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga setempat.

Rasa haru dan apresiasi mendalam disampaikan oleh salah satu warga penerima manfaat yang bersyukur atas kepedulian pihak kepolisian di tengah masa sulit ini.

“Alhamdulillah. Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres beserta seluruh instansi terkait atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat bernilai dan meringankan kesulitan kami sehari-hari,” ungkap salah seorang warga Desa Pangeleyan.

Melalui program penanggulangan krisis yang terukur serta koordinasi lintas sektor yang solid, Polres Bangkalan Polda Jatim berkomitmen untuk terus mengawal kenyamanan dan pemenuhan kebutuhan logistik warga di wilayah Bumi Dzikir dan Shalawat. (*)

Continue Reading

Berita

Sinergi Polsek Bungkal Bersama Tim Gabungan Berhasil Jinakkan Karhutla di Ponorogo

Published

on

PONOROGO – Kebakaran melanda kawasan hutan Perhutani di Petak 130 E RPH Bungkal, BKPH Ponorogo Timur, KPH Lawu Ds, yang terletak di Dukuh Sambirejo, Desa Kupuk, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, pada Selasa (15/9) malam.

Kobaran api yang menghanguskan sekitar 1 hektare lahan vegetasi tersebut berhasil dikendalikan sebelum merembet ke permukiman warga.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga setempat sekitar pukul 19.00 WIB setelah melihat kemunculan titik api di area hutan.

Merespons laporan tersebut, personel Polsek Bungkal Polres Ponorogo segera menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi intensif dengan pihak Perhutani dan instansi terkait lainnya.

Guna melokalisasi kobaran api, sebanyak 18 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penyekatan dan pemadaman secara manual. Adapun vegetasi yang terbakar didominasi oleh pohon albasia, semak, alang-alang, dan serasah kering.

Petugas berjibaku memadamkan api pada serasah dan ranting kering menggunakan alat gepyok (pemukul api), membuat sekat bakar, serta menimbun bara menggunakan tanah untuk memutus suplai oksigen.

Berkat kesigapan tim gabungan di lapangan, amukan si jago merah berhasil dipadamkan total sebelum menjangkau kawasan permukiman warga yang berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, melalui Kapolsek Bungkal AKP Ichwanul Huda, S.H., menyatakan bahwa kecepatan respons dan sinergi lintas instansi menjadi kunci utama keberhasilan penanganan kebakaran lahan ini.

“Begitu informasi kami terima, personel langsung bergerak melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait. Alhamdulillah, api berhasil kami padamkan sehingga tidak meluas,” ujar AKP Ichwanul Huda, Rabu (16/9/2026).

Meski api utama sudah padam, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Tim gabungan tetap melakukan penyisiran (mopping-up) secara menyeluruh guna memastikan tidak ada sisa bara api tersembunyi yang berpotensi memicu penyalaan ulang.

Di akhir penanganan, Kapolsek Bungkal mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran sampah atau pembersihan lahan secara sembarangan. Hal ini mengingat kondisi cuaca kering yang sangat rawan memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi