Connect with us

Berita

Polsek Gadingrejo Gelar Patroli Dialogis Presisi di SPBU Kedungwolu

Published

on

1000577291
1000577291

Polresta Pasuruan – Personel Polsek Gadingrejo, Aipda Agus dan Bripka Amin, melaksanakan patroli dialogis Presisi di SPBU Kedungwolu, Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Patroli ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta memastikan situasi di wilayah hukum Polsek Gadingrejo tetap kondusif di hari libur. Minggu (01/09/2024).

Patroli ini dilakukan pada hari ini sebagai bentuk responsif terhadap perkembangan situasi keamanan di Kota Pasuruan, khususnya di wilayah SPBU yang kerap menjadi tempat berkumpul masyarakat. SPBU Kedungwolu dipilih sebagai lokasi patroli karena merupakan salah satu titik strategis dengan intensitas aktivitas masyarakat yang tinggi, terutama di waktu-waktu tertentu.

1000577288
1000577288

Aipda Agus menjelaskan bahwa patroli dialogis ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di sekitar SPBU. “Kami hadir di sini untuk memastikan situasi aman dan nyaman bagi masyarakat. Selain itu, kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Dalam patroli tersebut, Aipda Agus dan Bripka Amin tidak hanya berfokus pada pemantauan keamanan, tetapi juga melakukan dialog dengan petugas SPBU dan masyarakat yang sedang mengisi bahan bakar. Dialog ini bertujuan untuk mendapatkan informasi langsung dari masyarakat terkait kondisi keamanan di wilayah tersebut serta mendengarkan keluhan atau masukan yang mungkin ada.

Bripka Amin menambahkan, “Patroli dialogis seperti ini sangat penting untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat. Kami ingin masyarakat merasa bahwa polisi selalu hadir di tengah-tengah mereka dan siap membantu kapan saja.” Menurutnya, keberadaan polisi di lapangan juga dapat mencegah potensi kejahatan yang mungkin terjadi, seperti pencurian kendaraan bermotor atau tindakan kriminal lainnya.

Selain berdialog dengan masyarakat, Aipda Agus dan Bripka Amin juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan tidak lengah, terutama saat berada di tempat umum seperti SPBU. “Kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, kami meminta masyarakat untuk selalu berhati-hati dan segera melaporkan kepada polisi jika melihat hal-hal yang mencurigakan,” pesan Aipda Agus.

Kapolsek Gadingrejo AKP Miftaful MBK SH menerangkan bahwa Patroli dialogis ini juga menjadi sarana bagi polisi untuk mensosialisasikan program-program Presisi yang digagas oleh Kapolri. Program ini menekankan pada prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan dalam setiap tindakan polisi. Dengan begitu, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami dan mendukung setiap langkah yang dilakukan oleh Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Di sisi lain, patroli di SPBU juga bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi bahan bakar di Kota Pasuruan, mengingat pentingnya peran SPBU dalam menunjang aktivitas masyarakat. “Kami memastikan bahwa distribusi bahan bakar di SPBU berjalan lancar tanpa gangguan, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman,” terang AKP Miftaful.

Aipda Agus dan Bripka Amin juga mengakhiri patroli dengan memberikan edukasi kepada petugas SPBU mengenai pentingnya kewaspadaan dalam bekerja. Mereka menyarankan agar petugas selalu memperhatikan situasi sekitar dan segera menghubungi polisi jika terjadi hal-hal yang mencurigakan. “Kami ingin semua pihak berperan aktif dalam menjaga keamanan bersama,” pungkas Aipda Agus.

Kegiatan patroli ini mendapat respon positif dari masyarakat. Salah seorang pengendara motor yang sedang mengisi bahan bakar di SPBU Kedungwolu menyampaikan apresiasinya kepada polisi yang melakukan patroli. “Saya merasa lebih aman dengan kehadiran polisi di sini. Semoga patroli seperti ini terus dilakukan,” ujar pengendara tersebut.

Polsek Gadingrejo akan terus meningkatkan intensitas patroli dialogis di berbagai titik rawan di Kota Pasuruan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Gadingrejo tetap terkendali dan kondusif. Dengan kerjasama yang baik antara polisi dan masyarakat, diharapkan Kota Pasuruan tetap aman dan nyaman bagi semua warganya.

(Humas Gd)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polda

Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Published

on

SURABAYA – Bromo KOM XII 2026 kembali digelar dengan start di Mapolda Jatim, Sabtu (6/6/26).

Event cycling yang kerap dijuluki “naik hajinya” cyclist itu bahkan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Ke-80.

Kapolda Jatim Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. menyambut positif pelaksanaan Bromo KOM 2026.

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara tersebut.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, secara langsung melepas ribuan peserta dari halaman Mapolda Jatim.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Bromo KOM XII yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

“Pada kesempatan pagi ini, saya mengucapkan selamat atas pelaksanaan Bromo KOM yang ke-12 dan Hari Bhayangkara ke-80,” ungkap Irjen Nanang.

Ia berharap kepada seluruh peserta bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik, berangkat dalam keadaan sehat dan saat mencapai finish juga dalam keadaan selamat.

Kapolda Jatim menegaskan bahwa keselamatan menjadi hal utama yang harus diperhatikan seluruh peserta selama menempuh perjalanan dari Surabaya menuju garis akhir di kawasan pegunungan Bromo yang terkenal dengan medan menantang.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada MainSepeda selaku penyelenggara bersama serta seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya event tersebut.

Dengan rute yang menyuguhkan tantangan sekaligus panorama alam khas Jawa Timur, event ini diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang dinantikan para pecinta olahraga sepeda dari seluruh Indonesia dan negara lainnya.

“Mudah-mudahan event ini akan berlanjut dari tahun ke tahun dan bisa lebih meriah lagi,” kata Irjen Nanang.

Menurut Kapolda Jatim, Bromo KOM telah berkembang menjadi salah satu event sport tourism yang tidak hanya diminati komunitas sepeda nasional dan internasional, tetapi juga mampu memperkenalkan potensi wisata Jawa Timur kepada masyarakat luas.

“Semua masyarakat bisa mengikuti dan menikmati, baik sebagai peserta maupun sebagai penonton, mulai dari start sampai finish. Ini menunjukkan bahwa Jawa Timur merupakan tempat yang sangat nikmat untuk dilaksanakan kegiatan olahraga,” ungkapnya.

Irjen Nanang juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketertiban dan saling mengingatkan selama perjalanan agar kegiatan berjalan aman dan lancar.

“Mari kita jaga bersama dan saling mengingatkan supaya pelaksanaan dari start sampai finish bisa berjalan dengan selamat,” pesannya.

Kolaborasi antara Polda Jatim dan MainSepeda dalam penyelenggaraan Bromo KOM XII, menjadi wujud sinergi dalam mendukung gaya hidup sehat, memperkuat sport tourism, sekaligus memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. (*)

Continue Reading

Berita

Jelang Operasi Patuh 2026, ETLE Perkuat Penegakan Hukum Tanpa Interaksi Langsung dengan Pelanggar

Published

on

Jakarta — Menjelang pelaksanaan Operasi Patuh 2026, Korps Lalu Lintas Polri terus mengedepankan pendekatan penegakan hukum yang modern, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kepatuhan masyarakat.

Salah satu langkah yang terus diperkuat adalah pemanfaatan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sebagai solusi atas keresahan masyarakat terhadap proses penindakan pelanggaran lalu lintas yang selama ini identik dengan interaksi langsung antara petugas dan pelanggar.

Melalui sistem ETLE, proses penegakan hukum dilakukan secara elektronik berbasis teknologi sehingga pelanggaran dapat terdeteksi dan diproses tanpa adanya kontak langsung di lapangan.

Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan objektivitas penindakan, mengurangi potensi penyimpangan, serta memberikan rasa keadilan yang lebih baik bagi masyarakat.

Dalam mendukung pelaksanaan Operasi Patuh 2026, Korlantas Polri mengoptimalkan berbagai perangkat ETLE yang dimiliki, baik ETLE statis, ETLE Mobile Handheld, maupun ETLE Drone Patrol Presisi.

Pemanfaatan teknologi tersebut memungkinkan pengawasan dilakukan secara lebih luas, cepat, dan akurat terhadap berbagai jenis pelanggaran lalu lintas.

ETLE Mobile Handheld memberikan kemudahan bagi petugas dalam melakukan penindakan elektronik secara mobile di berbagai lokasi.

Sementara itu, ETLE Drone Patrol Presisi yang dilengkapi teknologi Automatic Number Plate Recognition (ANPR) mampu melakukan pemantauan dari udara dan membaca nomor Polisi kendaraan secara otomatis serta real time, termasuk untuk mendeteksi pelanggaran ganjil genap, pelanggaran marka jalan, hingga berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas lainnya.

Dalam keterangannya, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa transformasi digital melalui ETLE merupakan komitmen Polri untuk menghadirkan sistem penegakan hukum lalu lintas yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

“Pemanfaatan ETLE menjadi salah satu langkah strategis untuk menjawab harapan masyarakat terhadap penegakan hukum yang objektif dan berbasis teknologi,” ujarnya, Jumat (5/6/26).

Dengan sistem elektronik, kata Kakorlantas Polri seluruh proses dilakukan berdasarkan data dan bukti yang terekam sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum lalu lintas.

Sementara itu, Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa menjelang Operasi Patuh 2026, jajaran Korlantas Polri akan memaksimalkan penggunaan ETLE Drone Patrol Presisi dan ETLE Mobile Handheld untuk mendukung pengawasan serta penindakan pelanggaran secara elektronik.

Brigjen Pol. Faizal mengatakan, pemanfaatan teknologi ETLE memungkinkan pelanggaran lalu lintas ditindak secara lebih efektif tanpa harus menghentikan kendaraan atau melakukan interaksi langsung dengan pengendara.

“Hal ini tidak hanya meningkatkan efisiensi penegakan hukum, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan,” jelasnya.

Melalui penerapan ETLE yang semakin luas, Korlantas Polri berharap Operasi Patuh 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Dengan demikian, tujuan utama mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dapat tercapai secara berkelanjutan. (*)

Continue Reading

Berita

ETLE Drone Pantau Pelanggaran Lalu Lintas dari Udara Tanpa Mengganggu Aktivitas Masyarakat

Published

on

Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperkuat transformasi digital dalam penegakan hukum lalu lintas melalui pemanfaatan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Drone.

Teknologi ini memungkinkan petugas melakukan pemantauan dan penindakan pelanggaran lalu lintas dari udara secara real time, objektif, dan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas di jalan.

Kehadiran ETLE Drone menjadi salah satu inovasi penting dalam mendukung pelaksanaan Operasi Patuh 2026 yang akan berlangsung pada 8–21 Juni 2026.

Operasi tahun ini mengusung semangat transformasi digital dengan mengedepankan penegakan hukum berbasis teknologi ETLE sebagai instrumen utama dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat berlalu lintas.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol.Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa Operasi Patuh 2026 akan lebih mengutamakan penegakan hukum secara elektronik.

Menurutnya, sekitar 60 persen penindakan akan dilakukan melalui sistem ETLE, sementara sisanya melalui tilang manual dan teguran humanis.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan penegakan hukum yang lebih transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

“Operasi Patuh tahun ini lebih mengedepankan penegakan hukum berbasis digital melalui ETLE,” tegas Kakorlantas Polri, Jumat (5/6/26).

Pemanfaatan ETLE Drone juga dinilai mampu menjangkau titik-titik yang sulit diawasi oleh kamera statis maupun petugas di lapangan.

Dengan sudut pandang dari udara, berbagai pelanggaran seperti melawan arus, pelanggaran marka jalan, penggunaan pelat nomor yang dimodifikasi, hingga pelanggaran lainnya dapat terpantau secara lebih efektif.

Sementara itu, Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol.Faizal, menyampaikan bahwa penggunaan ETLE Drone merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pengawasan lalu lintas sekaligus meminimalkan potensi gangguan terhadap pengguna jalan.

Pemanfaatan teknologi ini juga mendukung pendekatan penegakan hukum yang presisi, modern, dan berbasis data dalam setiap pelaksanaan operasi lalu lintas.

Melalui Operasi Patuh 2026, Korlantas Polri berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya disiplin berlalu lintas.

Kehadiran ETLE Drone bukan semata-mata untuk melakukan penindakan, tetapi juga sebagai sarana edukasi agar budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh secara berkelanjutan demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh Indonesia. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.