Connect with us

Berita

ETLE dan INCAR Catat 3.904 Pelanggaran Lalu Lintas di Pasuruan Kota, Terobos Lampu Merah Jadi Pelanggaran Tertinggi

Published

on

PASURUAN KOTA – Upaya meningkatkan kedisiplinan dan keselamatan berlalu lintas terus dilakukan Satlantas Polres Pasuruan Kota melalui pemanfaatan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan Integrated Node Capture Attitude Record (INCAR).

Berdasarkan rekapitulasi data pelanggaran ETLE dan INCAR per Selasa, 3 November 2026, tercatat sebanyak 3.904 pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengendara kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4).

Dari jumlah tersebut, pelanggaran kendaraan roda dua tercatat sebanyak 2.811 pelanggaran. Adapun jenis pelanggaran yang mendominasi adalah menerobos lampu merah sebanyak 1.449 pelanggaran, tidak menggunakan helm sebanyak 1.329 pelanggaran, melawan arus sebanyak 29 pelanggaran, serta membawa penumpang melebihi ketentuan sebanyak 4 pelanggaran.

Sementara itu, untuk kendaraan roda empat tercatat sebanyak 1.093 pelanggaran. Rinciannya meliputi tidak menggunakan sabuk pengaman sebanyak 629 pelanggaran, menerobos lampu merah sebanyak 447 pelanggaran, parkir liar sebanyak 12 pelanggaran, menggunakan telepon genggam saat berkendara sebanyak 3 pelanggaran, serta melanggar jam operasional sebanyak 2 pelanggaran.

Data tersebut menunjukkan bahwa pelanggaran menerobos lampu merah masih menjadi perhatian serius. Selain itu, rendahnya kesadaran sebagian pengendara dalam menggunakan perlengkapan keselamatan, seperti helm dan sabuk pengaman, juga menjadi hal yang perlu terus dievaluasi.

Kasatlantas Polres Pasuruan Kota, AKP AMRULLAH SETIAWAN, S.T.K., S.I.K., menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi ETLE dan INCAR merupakan salah satu upaya kepolisian dalam meningkatkan pengawasan serta membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Menurutnya, penegakan hukum melalui sistem elektronik diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan bertanggung jawab saat berkendara.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas. Jangan menunggu adanya penindakan untuk tertib di jalan. Keselamatan harus menjadi kebutuhan dan tanggung jawab bersama. Patuhi rambu-rambu, gunakan helm berstandar SNI, kenakan sabuk pengaman, serta hindari penggunaan telepon genggam saat berkendara,” pesan AKP Amrullah Setiawan.

Salah seorang masyarakat pengguna jalan juga menyampaikan apresiasinya terhadap penerapan ETLE dan INCAR. Menurutnya, sistem pengawasan tersebut dapat membantu meningkatkan kedisiplinan pengendara karena masyarakat semakin sadar bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan hal yang penting.

“Kami mendukung adanya pengawasan melalui ETLE dan INCAR. Dengan adanya sistem ini, diharapkan pengendara semakin tertib, tidak menerobos lampu merah, dan lebih mengutamakan keselamatan saat berada di jalan raya,” ungkapnya.

Satlantas Polres Pasuruan Kota berharap melalui optimalisasi ETLE dan INCAR, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat. Penegakan hukum bukan semata-mata bertujuan memberikan sanksi, melainkan sebagai langkah edukasi dan pencegahan untuk meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas.

Dengan demikian, terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota dapat terwujud melalui sinergi antara kepolisian dan seluruh pengguna jalan.

Ingat, tertib berlalu lintas bukan karena takut ditilang, tetapi karena peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Dekat dengan Petani, Bhabinkamtibmas Rebalas Perkuat Sinergi Dukung Ketahanan Pangan

Published

on

Polresta Pasuruan – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Rebalas, Kecamatan Grati, Polsek Grati Polres Pasuruan Kota Polda Jatim hadir langsung di tengah aktivitas para petani untuk menjalin komunikasi sekaligus memberikan dukungan kepada masyarakat yang bergerak di sektor pertanian. Selasa (3/11/2026).

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kegiatan masyarakat. Melalui sambang dan dialog secara langsung, Bhabinkamtibmas dapat mengetahui kondisi serta berbagai kendala yang dihadapi petani dalam mengelola lahan pertanian.

Selain mempererat hubungan kemitraan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan.

Kapolsek Grati AKP H. Prasetyo Budiarto, S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi warga.

“Melalui peran Bhabinkamtibmas, kami ingin terus menjalin kedekatan dengan masyarakat, termasuk para petani. Kami siap mendukung dan mendorong kegiatan pertanian melalui komunikasi serta pendampingan, sehingga terjalin sinergi yang baik dalam memperkuat ketahanan pangan. Kami berharap para petani tetap semangat dan terus mengembangkan potensi pertanian di wilayahnya,” ungkapnya.

Dengan kehadiran Polri secara langsung di tengah para petani, diharapkan hubungan kemitraan semakin kuat dan kontribusi masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional dapat terus meningkat.

#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polribersamamasyarakat
#swasembadapangan
#swassembadajagung
#polisicintapetani
#astacitapresiden

Continue Reading

Berita

Cegah Kriminalitas 3C, Polsek Grati Gencarkan Patroli dan Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Published

on

Polresta Pasuruan – Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), anggota Polsek Grati Polres Pasuruan Kota Polda Jatim terus meningkatkan kegiatan patroli sekaligus memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat guna mengantisipasi tindak kriminalitas 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Selasa (3/11/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Grati menyambangi sejumlah titik aktivitas masyarakat dan melaksanakan dialog secara langsung dengan warga. Polsek Grati mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga keamanan lingkungan, serta lebih berhati-hati dalam menjaga kendaraan maupun barang berharga.

Selain itu, masyarakat juga diimbau agar mengaktifkan kembali kepedulian terhadap keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas.

Kapolsek Grati AKP H. Prasetyo Budiarto, S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa upaya pencegahan kriminalitas membutuhkan kehadiran aktif kepolisian serta dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Patroli dan imbauan kamtibmas terus kami tingkatkan sebagai langkah pencegahan terhadap aksi kriminalitas 3C. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak lengah, saling peduli terhadap lingkungan sekitar, dan bersama-sama menjaga keamanan. Apabila menemukan hal yang mencurigakan, segera sampaikan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Kapolsek juga menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Melalui kegiatan patroli dan dialogis tersebut, Polsek Grati berkomitmen untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman serta kondusif di wilayah hukum Polsek Grati.

Continue Reading

Berita

Cegah Kriminalitas 3C di Jalur Pantura, Polsek Rejoso Intensifkan Patroli dan Dialogis dengan Masyarakat

Published

on

Polresta Pasuruan – Tingkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), anggota Polsek Rejoso Polres Pasuruan Kota melaksanakan patroli rutin sekaligus patroli dialogis di wilayah hukum Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan patroli difokuskan pada jalur Pantura Pasuruan–Probolinggo yang menjadi salah satu jalur dengan aktivitas lalu lintas masyarakat cukup tinggi. Patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kriminalitas 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta berbagai potensi gangguan kamtibmas lainnya.

Selain melakukan pemantauan di sepanjang jalur, personel Polsek Rejoso juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi masyarakat dan pengguna jalan. Dalam kesempatan tersebut, petugas menyampaikan imbauan agar masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga barang bawaan, memastikan kendaraan dalam keadaan aman, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Kapolsek Rejoso AKP Bambang Pamungkas menyampaikan bahwa patroli rutin dan dialogis merupakan langkah preventif kepolisian untuk menekan peluang terjadinya tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Patroli kami tingkatkan, khususnya di jalur Pantura dan sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi terjadinya tindak kriminalitas. Kami juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada, saling peduli terhadap lingkungan sekitar, serta tidak segan menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan patroli dan dialogis tersebut, Polsek Rejoso berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna menciptakan situasi wilayah hukum yang aman, tertib, dan kondusif.

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi