Connect with us

Berita

Bareskrim Polri Bongkar Praktik Live Streaming Pornografi di TikTok dan Tevi, Enam Tersangka Diamankan

Published

on

JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar praktik siaran langsung bermuatan pornografi melalui aplikasi TikTok dan Tevi selama periode Juni 2026. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan enam orang tersangka yang diduga menjalankan aksi live streaming pornografi untuk memperoleh keuntungan dari penonton.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Adex Yudiswan mengatakan, pengungkapan dilakukan terhadap dua perkara berbeda dengan modus yang relatif serupa. Para pelaku memanfaatkan fitur siaran langsung di media sosial untuk menarik penonton, kemudian mengarahkan mereka ke aplikasi Tevi untuk mendapatkan tayangan yang lebih vulgar.

“Dalam menjalankan aksinya, RA berperan sebagai talent, sedangkan RY bertindak sebagai host. Keduanya melakukan siaran langsung melalui fitur Pertarungan Koin (PK) untuk meningkatkan jumlah penonton dan interaksi,” kata Adex dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Dalam perkara pertama, polisi mengamankan tiga tersangka berinisial RA (20), RY (26), dan MK (21) di wilayah Bandung hingga Cianjur. RA berperan sebagai talent, sementara RY menjadi host yang mengarahkan jalannya siaran.

Adex menjelaskan, dalam siaran tersebut RA sengaja dibuat kalah dalam fitur Pertarungan Koin sehingga melakukan aksi membuka dan menutup pakaian. Sementara itu, RY mengarahkan penonton untuk memberikan tap-tap layar hingga mencapai target sekitar 5K-10K.

“RY kemudian mengarahkan penonton untuk berpindah ke aplikasi Tevi, dengan menawarkan tayangan lanjutan yang lebih vulgar dari RA. Penonton yang ingin mengikuti siaran lanjutan diwajibkan memiliki deposit dan membeli Star atau Bintang sebagai akses menonton, dengan nilai sekitar Rp5.000,” ujarnya.

Selain melalui pembelian Star atau Bintang, para pelaku juga memperoleh keuntungan melalui transfer langsung ke akun DANA dengan nominal sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000 per transaksi. Dari rangkaian aktivitas tersebut, para pelaku menargetkan memperoleh imbalan sekitar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu dari penonton.

“Pada siaran lanjutan di aplikasi Tevi, RA diduga menampilkan konten seksual secara eksplisit. Dalam pelaksanaannya, RA juga dibantu oleh MK untuk melakukan siaran tersebut,” jelas Adex.

Dalam perkara kedua, Bareskrim Polri juga membongkar praktik live streaming bermuatan pornografi di wilayah Lampung, Yogyakarta, dan Jawa Barat. Dalam pengungkapan ini, tiga orang diamankan, yakni PA (31), DI (36), dan SS (25).

“Dalam aktivitas tersebut, talent melakukan adegan asusila dengan memamerkan atau mempertontonkan area intim kepada penonton. Selanjutnya, host mengarahkan penonton untuk memberikan donasi, sawer, atau gift dengan target nominal sekitar Rp250 ribu sampai dengan Rp400 ribu,” kata Adex.

Setelah target donasi terpenuhi, talent kemudian diarahkan untuk berpindah ke aplikasi Tevi. Di platform tersebut, pelaku kembali melakukan siaran bermuatan asusila yang dinilai lebih leluasa karena tidak terkena pemblokiran atau banned.

“Apabila target tersebut terpenuhi, talent akan berpindah ke aplikasi Tevi, di mana pada aplikasi tersebut talent dapat melakukan live asusila tanpa di-banned oleh platform Tevi,” tambahnya.

Atas perbuatannya, keenam tersangka diduga melakukan tindak pidana terkait pembuatan, penyebarluasan, penyiaran, penawaran, atau penyediaan pornografi serta penyertaan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 407 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 20 huruf C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Bareskrim Polri menegaskan penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan ruang digital, khususnya praktik penyebarluasan konten pornografi yang dilakukan untuk memperoleh keuntungan ekonomi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Hadiri Pelantikan KIPAN, Polres Pasuruan Kota Ajak Pemuda Perkuat Pencegahan Narkoba

Published

on

PASURUAN – Melindungi generasi muda dari bahaya narkoba membutuhkan kepedulian dan kerja sama berbagai pihak. Semangat tersebut mewarnai pelantikan pengurus Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) Kota Pasuruan yang dirangkai dengan workshop bertema “Pemuda Bergerak Bersinergi dan Bersinar” di Aula Dinas Pendidikan Kota Pasuruan.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua KIPAN Jawa Timur, Ihiyak Ulumudin. Kegiatan ini dihadiri Pembina KIPAN Kota Pasuruan Adi Nur Aziz, S.H., M.H., perwakilan BNNK Pasuruan, Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan Kota AKP Ronny Margas, S.H., M.H., Kasat Intelkam Polres Pasuruan Kota, serta perwakilan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga.

Turut hadir berbagai organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, di antaranya KNPI, IPNU, IPPNU, GP Ansor, BEM Pasuruan, dan PC PMII Pasuruan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Pelaksana, Intan Firdatul Firdaus. Selanjutnya, Ketua KIPAN Kota Pasuruan yang baru dilantik, Moch. Abdillah, menegaskan komitmen pengurus untuk mengambil peran aktif dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.

“KIPAN Kota Pasuruan siap bergerak dan bersinergi secara nyata dengan seluruh elemen, mulai dari Pemerintah Kota, BNNK, Polresta, hingga kawan-kawan organisasi kepemudaan lainnya. Sesuai tema pelantikan dan workshop kita hari ini, pemuda harus bersinar dengan prestasi, bukan terpuruk karena narkoba,” tegas Abdillah.

Ia juga mengajak organisasi pemuda yang hadir untuk memperkuat kebersamaan dan mewujudkan program yang menyentuh masyarakat secara langsung.

“Kita tidak boleh hanya berhenti pada seremonial pelantikan. Mulai hari ini, mari kita ubah semangat menjadi gerakan nyata di akar rumput. KIPAN akan terus turun ke lapangan dan memastikan masa depan pemuda Kota Pasuruan aman dari ancaman narkotika,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan Kota, AKP Ronny Margas, S.H., M.H., menekankan pentingnya keterlibatan pemuda dalam memperkuat edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.

“Pencegahan penyalahgunaan narkoba membutuhkan kepedulian bersama. Kami mengajak kader KIPAN menjadi penggerak edukasi di lingkungan pergaulan, sekolah, kampus, dan masyarakat. Ajak teman-teman mengisi waktu dengan kegiatan positif serta bangun keberanian untuk menolak penyalahgunaan narkoba,” ujar AKP Ronny Margas.

Selain pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan workshop yang dipandu Marisa Maziah R., selaku Bendahara KIPAN Kota Pasuruan, sebagai moderator.

Workshop menghadirkan Dr. Zainul Arifin, S.Pd., M.M., selaku Dewan Pengarah KIPAN Nasional, dengan materi “Pemuda sebagai Pelopor dalam Gerakan Anti Narkoba”. Pemateri berikutnya, Muhammad Zaini selaku Sekretaris KIPAN Kabupaten Pasuruan, menyampaikan materi “Manajemen Organisasi: Mengubah Semangat Menjadi Gerakan Nyata”.

Melalui pelantikan dan pembekalan tersebut, pengurus KIPAN Kota Pasuruan diharapkan mampu menyusun program yang terarah, memperluas edukasi tentang bahaya narkoba, serta memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan bersih dari narkoba.

Continue Reading

Berita

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Pohjentrek Sambangi dan Motivasi Petani

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pohjentrek, Polsek Purworejo, Polres Pasuruan Kota, Polda Jatim, melaksanakan sambang dan monitoring kepada para petani yang mengelola lahan pertanian di Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Minggu (25/10/2026).

Melalui kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas turun langsung menemui para petani untuk menjalin komunikasi, memantau aktivitas pertanian, serta mengetahui perkembangan dan kendala yang dihadapi dalam pengelolaan lahan.

Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para petani agar terus bersemangat mengembangkan sektor pertanian.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan Polri terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, dan mewujudkan swasembada pangan nasional.

Kapolsek Purworejo Kompol Suwiji, S.H., menyampaikan bahwa Bhabinkamtibmas memiliki peran penting dalam mendampingi masyarakat di wilayah binaan, termasuk menjalin komunikasi dan memberikan dukungan kepada para petani.

“Kami mendorong Bhabinkamtibmas untuk terus hadir di tengah masyarakat dan menjalin kedekatan dengan para petani. Melalui kegiatan sambang dan monitoring ini, kami berharap para petani semakin termotivasi untuk mengembangkan sektor pertanian demi mendukung ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional,” ungkapnya.

Polsek Purworejo berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan melalui peran aktif Bhabinkamtibmas serta sinergi bersama masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan sektor pertanian semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polisibersamamasyarakat
#swasembadapangan
#swasembadajagung
#polisicintapetani
#astacitapresiden

Continue Reading

Berita

Cegah Kriminalitas di Jam Rawan, Polsek Pohjentrek Gencarkan Patroli Paskot SAE hingga Dini Hari

Published

on

Polresta Pasuruan – Guna mengantisipasi aksi kriminalitas pada jam rawan dini hari, personel Polsek Pohjentrek, Polres Pasuruan Kota, Polda Jatim, mengintensifkan patroli Paskot SAE (Sigap, Amanah, Empati). Minggu (25/10/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memberikan rasa aman bagi warga di wilayah hukum Polsek Pohjentrek.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli di sejumlah titik yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas.

Selain memantau situasi lingkungan, Polsek Pohjentrek juga melaksanakan dialogis bersama masyarakat untuk menyampaikan imbauan agar tetap waspada, menjaga keamanan lingkungan, dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

Kapolsek Pohjentrek AKP Sukresna, S.H., menyampaikan bahwa patroli Paskot SAE merupakan langkah preventif untuk mencegah tindak kriminalitas sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat.

“Patroli pada jam rawan dini hari terus kami optimalkan sebagai upaya mencegah aksi kriminalitas dan menjaga situasi tetap kondusif. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya hal yang mencurigakan,” ujar AKP Sukresna.

Melalui patroli rutin dan dialogis, Polsek Pohjentrek berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif.

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi