Berita
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Tetapkan 287 WNA dan 4 WNI sebagai Tersangka

Jakarta – Bareskrim Polri mengungkap jaringan perjudian online berskala internasional yang beroperasi di Indonesia. Pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri setelah menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang melibatkan warga negara asing (WNA) di Jakarta Barat.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengungkapan tersebut merupakan wujud komitmen Polri dalam melindungi masyarakat melalui penegakan hukum, termasuk terhadap kejahatan transnasional yang memanfaatkan perkembangan teknologi digital.
“Negara Indonesia adalah negara yang berdaulat. Polri bersama para stakeholder menunjukkan bahwa pendekatan hukum sangat diperlukan dalam menghadapi perkembangan modernisasi dan digitalisasi, termasuk dalam pengungkapan kasus perjudian online lintas negara,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo kepada wartawan di Jakarta (26/6).
Sementara itu, Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin menjelaskan, pengungkapan berawal dari informasi masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di Gedung Hayam Wuruk Plaza Tower. Setelah dilakukan penyelidikan dan penindakan di lantai 20 dan 21 gedung tersebut, penyidik berhasil mengamankan sebanyak 322 warga negara asing.
“Dari 322 WNA yang diamankan, sebanyak 287 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, terdiri dari 76 WNA China, 3 WNA Laos, 2 WNA Malaysia, 15 WNA Myanmar, 6 WNA Thailand, dan 185 WNA Vietnam. Selain itu, kami juga mengamankan 4 warga negara Indonesia yang berperan memfasilitasi operasional jaringan tersebut, sementara 35 WNA lainnya masih menjalani pendalaman,” kata Irjen Pol. Nunung.
Dalam pengungkapan tersebut, penyidik turut menyita berbagai barang bukti berupa 594 unit telepon genggam, 382 laptop, 179 monitor dan komputer, 11 unit Mac Mini, router, perangkat digital lainnya, 155 paspor, serta uang tunai dalam bentuk rupiah dan berbagai mata uang asing dengan nilai keseluruhan sekitar Rp8,7 miliar.
Irjen Pol. Nunung menjelaskan jaringan tersebut mengoperasikan lebih dari 145 situs perjudian online secara bergantian untuk menghindari pemblokiran. Seluruh server dan hosting diketahui berada di luar negeri.
“Berdasarkan analisis digital terhadap salah satu platform milik tersangka, ditemukan total nilai deposit sekitar Rp13,9 triliun yang saat ini masih didalami bersama PPATK dan OJK,” ujarnya.
Lebih lanjut, Irjen Pol. Nunung menegaskan bahwa penyidikan tidak akan berhenti pada para pelaku yang telah diamankan.
“Kami akan terus mengembangkan perkara ini guna melacak aliran dana, aset hasil kejahatan, peran perusahaan penjamin warga negara asing, hingga kemungkinan penerapan tindak pidana pencucian uang,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Wira Satya Triputra memaparkan modus operandi jaringan tersebut. Para pelaku mengelola ratusan situs perjudian online dengan memanfaatkan promosi melalui media sosial, penggunaan rekening nominee, aset digital, hingga transaksi menggunakan USDT maupun token kripto untuk menyamarkan aktivitas ilegal sebagai perusahaan teknologi dan pemasaran digital.
Menurutnya, para tersangka memiliki peran yang berbeda dalam menjalankan operasional jaringan tersebut, mulai dari customer service sebanyak 175 orang, programmer atau IT sebanyak 10 orang, admin marketing sebanyak 27 orang, admin keuangan sebanyak 22 orang, peserta pelatihan sebanyak 9 orang, serta 44 orang sebagai pendukung operasional.
Selain menangkap ratusan WNA, penyidik juga mengamankan empat warga negara Indonesia yang memiliki peran penting dalam operasional jaringan tersebut, yakni membantu penyewaan gedung, menyediakan rekening bank dan kartu ATM, membantu transaksi kripto, hingga mengurus dokumen keimigrasian para WNA.
Brigjen Pol. Wira juga mengungkapkan hasil analisis digital forensik menemukan 145 domain atau situs perjudian online yang dioperasikan secara bergantian. Server dan hosting situs tersebut diketahui berada di Brasil, Filipina, China, dan Vietnam.
Selain itu, penyidik menemukan data berupa Google Sheet yang memuat catatan transaksi pada salah satu platform perjudian.
“Berdasarkan data tersebut, diketahui terdapat nilai deposit mencapai Rp13,9 triliun dengan keuntungan yang telah tercatat sekitar Rp1,69 triliun,” jelasnya.
Penyidik juga telah mengidentifikasi 15 perusahaan yang diduga menjadi sponsor atau penjamin masuknya para WNA ke Indonesia. Saat ini proses pendalaman terus dilakukan bersama Direktorat Jenderal Imigrasi.
Dalam pengembangan perkara, penyidik bersama PPATK turut menelusuri transaksi keuangan empat WNI yang terlibat. Dari hasil analisis tersebut, berhasil dilakukan penyitaan dana sekitar Rp8,5 miliar, ditambah uang tunai dalam berbagai mata uang asing senilai sekitar Rp245 juta.
Brigjen Pol. Wira menegaskan penyidikan akan terus dikembangkan untuk membongkar seluruh jaringan hingga kepada pihak-pihak yang menikmati hasil kejahatan tersebut.
“Polri berkomitmen untuk terus mengembangkan kasus ini dan mengungkap seluruh jaringannya, termasuk aliran dana, aset hasil kejahatan, pihak yang berperan sebagai penjamin, serta akan menerapkan tindak pidana pencucian uang terhadap pihak-pihak yang terlibat,” tegasnya.
Melalui pengungkapan kasus ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus memberantas praktik perjudian online hingga ke akar-akarnya, termasuk membongkar jaringan internasional beserta aliran dana dan aset hasil kejahatan yang beroperasi di wilayah Indonesia.
Berita
Sinergi bersama Tokoh Agama, Polresta Malang Kota Kukuhkan 57 Da’i Kamtibmas

MALANG KOTA – Polresta Malang Kota Polda Jatim melantik 57 Da’i Kamtibmas berasal dari berbagai wilayah yang mencakup 57 kelurahan di Kota Malang.
Kegiatan ini sebagai upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) melalui pendekatan keagamaan.
Para da’i tersebut diharapkan menjadi mitra strategis Polri dalam membangun kesadaran hukum, mencegah potensi gangguan keamanan, serta menjaga kerukunan masyarakat hingga lingkungan terkecil, melalui pesan-pesan keagamaan yang sejuk, dan mengedepankan nilai toleransi serta persatuan.
Pelantikan dipimpin Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo P.S., didampingi Wakapolresta Malang Kota AKBP Alex Sandy Siregar, di Mapolresta Malang Kota, Rabu (04/11/2026).
Pengukuhan secara simbolis dengan pemakaian seragam jas berwarna cokelat diberikan kepada Ketua Da’i Kamtibmas, Mochamad Soleha, dan Wakil Ketua, Winardi.
Kombes Pol Danang menjelaskan, pembentukan Da’i Kamtibmas bagian dari “Polri Bersama Masyarakat” untuk meningkatkan Harkamtibmas dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama.
“Da’i Kamtibmas merupakan mitra Polri dalam membangun keamanan melalui pendekatan agama, para dai bisa menyampaikan pesan-pesan kedamaian, memperkuat persaudaraan, meningkatkan kesadaran hukum, serta mengajak masyarakat berperan aktif menjaga Kamtibmas,” jelas Kombes Pol Danang.
Keberadaan para dai juga diharapkan bisa membantu untuk mendeteksi sejak dini potensi permasalahan sosial, mencegah perselisihan, serta mengantisipasi berbagai pengaruh negatif yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.
“Dalam pelaksanaannya, Da’i Kamtibmas memiliki peran sebagai mitra Polri dalam pembinaan, melalui kegiatan dakwah, terutama menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.”ujarnya.
Untuk memastikan program berjalan berkelanjutan, Polresta Malang Kota Polda Jatim akan menggelar pertemuan rutin dengan Da’i Kamtibmas setiap tiga bulan sekali sebagai sarana evaluasi kegiatan, penyampaian masukan, sekaligus memperkuat komunikasi dan koordinasi antara kepolisian dan para dai.
“Para da’i lebih bijak dalam penyampaian Solusi, bisa menjadi penengan dan mampu mendekati, masyarakat untuk mencegah konflik sosial dilingkungan keluarga, serta merukunkan warga dari berbagai latar belakang,” pungkasnya. (*)
Polres
Polres Ponorogo Siagakan Ratusan Personel Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

PONOROGO – Kapolres Ponorogo, AKBP Damus Asa menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem harus berupa kesiapan nyata di lapangan dan bukan sekadar seremonial.
Hal itu disampaikannya saat memimpin Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026 di halaman Mapolres Ponorogo, Polda Jatim , Rabu (4/11/2026) waktu lalu.
Apel tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, Dandim 0802 Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, perwakilan BPBD Kabupaten Ponorogo, serta sejumlah instansi terkait dan pemangku kepentingan penanggulangan bencana lainnya.
“Kita tidak boleh lengah menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Seluruh personel dan instansi terkait harus benar-benar siap, baik dari sisi kekuatan personel, kesiapan peralatan, maupun pola koordinasi di lapangan,” ujar AKBP Damus Asa.
Ia menegaskan, ketika bencana terjadi, seluruh unsur harus mampu bergerak cepat, tepat, dan sigap bertindak melindungi masyarakat.
“Kita harus sigap bertindak dan menjadi prioritas kita adalah keselamatan masyarakat,” tegas AKBP Damus Asa.
Kapolres Ponorogo juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi lintas sektoral antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan BPBD.
Menurutnya, kerja sama terpadu ini dibutuhkan mulai dari tahap mitigasi, kesiapan evakuasi, penanganan darurat, hingga pemenuhan kebutuhan perlindungan bagi masyarakat yang terdampak.
Langkah antisipasi bencana ini difokuskan pada sejumlah wilayah rawan yang menjadi ancaman tahunan di Kabupaten Ponorogo, seperti potensi banjir, tanah longsor, angin kencang, serta dampak buruk cuaca ekstrem lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula penyerahan peralatan tanggap bencana secara simbolis sebagai wujud dukungan terhadap kesiapan operasional personel di lapangan.
Selesai pelaksanaan apel, jajaran Forkopimda Ponorogo langsung melakukan pemeriksaan intensif terhadap kesiapan pasukan berikut kelayakan berbagai sarana dan prasarana pendukung operasional.
Pengecekan berkala ini memastikan bahwa seluruh armada dan alat penyelamatan siap diterjunkan sewaktu-waktu tanpa hambatan teknis saat terjadi situasi darurat di lokasi kejadian.
Melalui Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026 ini, seluruh unsur kedinasan di Ponorogo menyepakati komitmen bersama untuk menempatkan kecepatan bertindak dan keselamatan masyarakat sebagai prioritas paling utama. (*)
Berita
Sespimmen Angkatan 67 Gelar Baksos, Salurkan Paket Sembako dan Paket Perlengkapan Sekolah

BANDUNG BARAT – Serdik Sespimmen Pendidikan Reguler (Dikreg) Angkatan ke-67 melaksanakan kegiatan bakti sosial di RT 01/RW 08, Desa Kayu Ambon, Kampung Pangragajian, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (5/10/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat sekaligus implementasi program Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, yakni Polisi Bersama Masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, para Serdik menyalurkan 50 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu dan lanjut usia (lansia). Paket bantuan berisi berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, mi instan, teh, kopi, susu, dan tepung.
Selain itu, sebanyak 25 paket perlengkapan sekolah dan makanan ringan dibagikan kepada anak-anak. Paket tersebut berisi buku, alat tulis, kotak pensil, krayon, serta sejumlah makanan dan susu. Penyerahan bantuan juga dilakukan secara door to door dengan mendatangi langsung rumah warga agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang menjadi sasaran.
Perwakilan Sespimmen Angkatan 67, Kompol Yefta Ruben Hasian Aruan, mengatakan kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian para Serdik terhadap lingkungan sekitar sekaligus upaya membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa program Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Bukan sekadar hadir, tetapi bagaimana kehadiran polisi dapat memberikan arti, manfaat, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Yefta.
Kegiatan tersebut juga diikuti Mohamed Zameer Khan, Serdik Sespimmen Angkatan 67 asal Singapura. Ia menyampaikan rasa syukur mendapat kesempatan untuk terlibat bersama rekan-rekannya dalam kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, meskipun bantuan yang diberikan sederhana, diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat.
“Polisi bukan hanya hadir ketika ada masalah, tetapi harus selalu bersama masyarakat. Walaupun negara kita berbeda, Singapura atau Indonesia, yang terpenting kemanusiaan dan kepedulian tidak mengenal batas,” ujar Mohamed Zameer Khan.
Ia juga mengajak agar semangat kebersamaan antara polisi dan masyarakat terus dijaga melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata.
Kegiatan ini diikuti sepuluh Serdik Sespimmen Angkatan 67, yakni Kompol Yefta Ruben Hasian Aruan, S.I.K., M.T.; Muhammad Hafif, S.I.K., M.T., M.Sc.; Rizka Fadhila, S.H., S.I.K.; Muhammad Iqbal Wiradha, S.I.K.; Nara Cipta Resmi, S.I.K., M.H.; Ganesa Sinambela, S.I.K.; Mohamed Zameer Khan; Josina Lambionbir, S.H., S.I.K., M.M.; Vivi Maria Pransisca Siregar, S.H., S.I.K., M.I.K.; serta Diana Yanmiraty Hadjo, S.I.K., M.M.
Melalui bakti sosial ini, Sespimmen Angkatan 67 berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin dekat. Semangat Polisi Bersama Masyarakat diharapkan terus diwujudkan melalui kepedulian, ketulusan, dan kerja nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
-
Berita1 minggu agoKapolres Pasuruan Kota Pimpin Sertijab Kapolsek Bugul Kidul, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Masyarakat
-
Berita1 minggu agoDukung Swasembada Pangan, Ps. Kanit Binmas Polsek Nguling Turun Langsung Sambangi Petani Sumberanyar
-
Berita1 minggu agoCegah Kriminalitas 3C, Polsek Grati Gencarkan Patroli dan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas
-
Berita1 minggu agoAntisipasi Gangguan Kamtibmas Siang Hari, Polsek Kraton Intensifkan Patroli dan Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan
-
Berita6 hari agoCegah Aksi Balap Liar, Pleton Siaga 5 Satlantas Polres Pasuruan Kota Gelar Patroli di Jalan Panglima Sudirman
-
Polres4 hari agoSatlantas Polres Pasuruan Kota Hadir Lebih Dekat, Gelar Pelayanan SIM Bersama Masyarakat dalam Ops Patuh Semeru 2026
-
Berita5 hari agoPolri Dalami Keluhan Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kadiv Humas Tegaskan Komitmen Evaluasi
-
Berita1 minggu agoKarhutla Mereda, Polda Riau Siapkan 260 Plang Cegah Kebakaran Berulang
