Connect with us

Berita

Polri Berhasil Bongkar Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools, Kerugian Capai Rp350 Miliar

Published

on

Jakarta — Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berhasil mengungkap jaringan internasional penjualan phishing tools yang digunakan untuk mendukung aktivitas kejahatan siber berupa akses ilegal. Dalam kasus ini, dua tersangka berinisial GWL dan FYT berhasil diamankan, beserta barang bukti dan aset hasil kejahatan senilai Rp4,5 miliar.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus bermula dari temuan situs wellstore yang terindikasi menjual perangkat lunak untuk aktivitas phishing.

“Situs wellstore tersebut terindikasi memperjualbelikan script atau phishing tools, yaitu perangkat lunak yang dirancang untuk memfasilitasi perbuatan ilegal akses. Dari hasil pendalaman, penyidik menemukan tautan akun aplikasi pesan Telegram yang menggunakan bot sebagai media komunikasi jual-beli dan pengiriman script,” ujar Brigjen Himawan.

Menurutnya, tersangka GWL telah memproduksi serta menyempurnakan phishing tools sejak tahun 2017, sebelum mulai menjual dan mendistribusikannya pada 2018 melalui sejumlah situs.

“Tersangka GWL sejak tahun 2017 telah memproduksi dan melakukan penyempurnaan phishing tools sebelum menjual dan mendistribusikannya di tahun 2018. Dalam melakukan penjualan tools, tersangka GWL membuat website wellstore.com pada tahun 2018, wellstore, dan wellsoft pada tahun 2020. Ketiga website ini terhubung dengan akun Telegram sebagai media komunikasi dan sarana pengiriman script kepada pembeli,” jelasnya.

Sementara itu, Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin menerangkan bahwa pengungkapan perkara ini berawal dari patroli siber yang dilakukan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

“Berdasarkan hasil penyelidikan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, yaitu Laporan Polisi Nomor LP/A/25/XI/2024/SPKT, perkara ini berhasil diungkap berawal dari patroli siber yang menemukan situs wellstore yang memperjualbelikan phishing tools. Dalam proses pendalaman, penyidik melakukan undercover buy dengan menggunakan aset kripto dan memastikan bahwa perangkat lunak tersebut digunakan untuk aktivitas phishing atau akses ilegal,” ungkap Irjen Nunung.

Dari hasil pengembangan, penyidik berhasil membongkar jaringan penjualan phishing tools berskala internasional dengan jumlah pembeli dan korban yang sangat besar.

“Dalam pengungkapan ini, penyidik berhasil mengungkap jaringan penjualan phishing tools internasional. Penyidik juga berhasil mengidentifikasi 2.440 pembeli dalam periode 2019 sampai 2024, serta 34.000 korban secara global. Selain itu, dua tersangka berinisial GWL dan FYT berhasil diamankan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan telah ditetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.

Irjen Nunung menambahkan, kedua tersangka telah ditahan sejak 9 April 2026 di Rumah Tahanan Bareskrim Polri. Selain itu, penyidik juga menyita aset hasil kejahatan dengan nilai miliaran rupiah.

“Tersangka sudah ditahan sejak tanggal 9 April kemarin di Rutan Bareskrim Polri. Kegiatan lain dari penyidik yaitu menyita barang bukti dan aset hasil kejahatan senilai Rp4,5 miliar. Dari perbuatan tersangka ini, telah menyebabkan kerugian global sekitar 20 juta USD atau sekitar Rp350 miliar,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan wujud komitmen Polri dalam menjaga keamanan ruang digital serta memperkuat kerja sama internasional dalam pemberantasan kejahatan siber.

“Pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam rangka melindungi masyarakat di ruang siber, memutus rantai ekosistem kejahatan digital, dan memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan rekan-rekan kita dari FBI,” tegas Irjen Nunung.

Kasus ini menjadi salah satu pengungkapan besar Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri dalam membongkar ekosistem kejahatan digital lintas negara. Ke depan, Polri menegaskan akan terus meningkatkan patroli siber dan penegakan hukum guna melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan siber yang semakin kompleks.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Bromo Kembali Dibuka untuk Wisatawan, Polres Probolinggo Beri Atensi Khusus Pencegahan Karhutla

Published

on

PROBOLINGGO – Kawasan wisata Gunung Bromo resmi dibuka kembali bagi wisatawan menyusul dikeluarkannya surat edaran dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS).

Merespons hal tersebut, Polres Probolinggo Polda Jatim melalui Satuan Pengamanan Objek Vital (Sat Pam Obvit) langsung menerjunkan personel untuk menggelar patroli intensif di area wisata.

Kapolres Probolinggo, AKBP Asmida Rizki Siregar, melalui Kasat Pam Obvit AKP Merdhania Pravita Shanty mengatakan, patroli ini difokuskan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar destinasi internasional tersebut tetap kondusif.

“Langkah preventif ini diambil guna memberikan rasa aman serta kenyamanan ekstra bagi para pelancong yang mulai memadati kawasan Bromo,” ujar AKP Vita di Bromo, Selasa (22/9/2026).

Ia juga meminta seluruh pengunjung untuk selalu memprioritaskan keselamatan dan menaati regulasi yang berlaku selama berada di dalam kawasan konservasi.

“Dengan dibukanya kembali pintu masuk wisata Gunung Bromo, kami mengimbau seluruh wisatawan agar senantiasa mengutamakan keselamatan diri dan mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan oleh pihak pengelola,” tambah AKP Vita.

Selain aspek keselamatan pribadi, perwira Polwan tersebut juga memberikan atensi khusus pada pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di area Bromo, mengingat vegetasi yang rentan, wisatawan dilarang keras memicu aktivitas yang melibatkan api.

“Kami mengingatkan agar wisatawan tidak menyalakan api unggun, membuang puntung rokok sembarangan, atau melakukan aktivitas lain yang dapat memicu kebakaran. Mari bersama-sama menjaga keamanan sekaligus kelestarian alam Gunung Bromo,” tegas AKP Vita.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak meninggalkan sampah di area wisata. Pengunjung pun diminta untuk tetap memperbarui informasi mengenai kondisi cuaca lokal demi kelancaran aktivitas berlibur.

“Komitmen kami adalah memastikan wisatawan dapat menikmati keindahan panorama Bromo dengan aman, tertib, dan nyaman. Namun perlu diingat, menjaga keselamatan dan kelestarian ekosistem ini adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas AKP Vita.(*)

Continue Reading

Berita

Polres Kediri Sambangi Marfel, Bocah Kelas 5 SD yang Berjuang Rawat Ibunya

Published

on

KEDIRI — Ketulusan hati Marfelino Dhuha Saputra (11), bocah kelas 5 SD yang berjuang merawat ibunya yang lumpuh seorang diri, menyentuh empati mendalam Kapolres Kediri, AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si.

Didorong rasa kepedulian yang besar, AKBP Latif bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri, Ny. Ika Latif, Wakapolres, dan Kasat Lantas, menyambangi kediaman Marfel di Desa Ngancar, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Selasa (22/9/2026).

Kehadiran Kapolres Kediri ini menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak sekadar menegakkan hukum, tetapi juga hadir sebagai pengayom yang memiliki kepekaan sosial tinggi.

Dalam pertemuan penuh kehangatan tersebut, AKBP Latif dan istri meluangkan waktu untuk duduk bersama dan menguatkan mental Marfel.

Sebagai wujud kasih sayang dan dukungan nyata terhadap masa depan bocah tangguh tersebut, Kapolres Kediri menyerahkan tali asih berupa kebutuhan pokok harian serta perangkat elektronik untuk menunjang keperluan belajar Marfel.

Bantuan yang diserahkan langsung oleh Kapolres Kediri itu diterima Marfel dengan mata berkaca-kaca penuh haru.

Di hadapan perwira menengah Polri tersebut, Marfel mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam atas kehadiran dan perhatian besar yang ia terima.

“Terima kasih Bapak Kapolres. Semoga Bapak sehat selalu dan panjang umur,” tutur Marfel dengan polos.

Bagi AKBP Latif, mengetuk langsung pintu rumah warga yang sedang kesulitan adalah sebuah kewajiban moral.

Ia menegaskan bahwa Polri harus memiliki mata dan telinga yang peka untuk melihat langsung penderitaan masyarakat di garis bawah.

“Ketika ada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan, Polri harus hadir dan melihat langsung kondisinya di lapangan. Apa yang kami berikan hari ini mungkin sederhana, tetapi yang paling prinsip adalah memastikan Marfel dan keluarganya tahu bahwa mereka tidak berjalan sendiri. Kami ada di sini bersama mereka,” ujar AKBP Latif dengan penuh empati.

Ia menambahkan bahwa aksi turun langsung ke masyarakat seperti ini merupakan ruh dari pelayanan kepolisian. Dengan membangun komunikasi yang menyentuh sisi kemanusiaan, Polres Kediri dapat mendeteksi persoalan sosial warga lebih cepat dan memberikan solusi yang tepat sasaran.

Kunjungan kasih dari jajaran Polres Kediri Polda Jatim ini tidak hanya memberikan bantuan materiil, melainkan juga menyuntikkan energi moril yang luar biasa bagi Marfel.

Lewat kepedulian tulus dari AKBP Wahyudin Latif, Polres Kediri Polda Jatim telah menghadirkan sosok Polisi yang hangat, humanis, dan selalu ada di tengah kesulitan warganya.(*)

Continue Reading

Berita

Presiden IAWP Tegaskan Kepedulian Polwan Dunia pada Kelestarian Alam Bali

Published

on

BALI – Presiden International Association of Women Police (IAWP) Julia Jaeger menegaskan bahwa polisi wanita memiliki peran lebih luas dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat dan lingkungan. Hal itu disampaikannya saat bersama para delegasi IAWP mengikuti penanaman mangrove di Mangrove Arboretum Park, Pedungan, Denpasar, Bali, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian IAWP ke-63 sekaligus wujud kolaborasi IAWP dan Polri bersama SeaSoldier dalam mendukung keberlanjutan lingkungan serta perlindungan ekosistem pesisir Bali.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Pelaksana IAWP Indonesia Brigjen Pol. Nurul Azizah, Presiden IAWP Julia Jaeger, perwakilan Bhayangkari Daerah Bali, para relawan, dan Mangrove Rangers.

“Ini adalah kesempatan untuk datang dan memberikan sesuatu setelah konferensi luar biasa yang kami selenggarakan di sini. Ini merupakan bagian dari legasi IAWP untuk Bali dan Indonesia,” ujar Julia.

Julia mengapresiasi antusiasme para delegasi yang ingin terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat itu menunjukkan bahwa kerja sama dan kepedulian Polwan tidak berhenti pada forum kepolisian, tetapi dapat diwujudkan melalui aksi nyata bersama.

Walaupun para delegasi mungkin tidak kembali ke Bali untuk melihat mangrove yang mereka tanam tumbuh besar, Julia mengatakan mereka tetap ingin meninggalkan kontribusi bagi Indonesia.

“Mereka tahu bahwa mungkin mereka tidak akan melihat mangrove yang mereka tanam tumbuh seperti ini lagi, tetapi mereka tetap ingin datang dan memberikan sesuatu kembali kepada Indonesia,” tuturnya.

Julia menegaskan, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari semangat pengabdian polisi wanita di berbagai negara.

“Kami bukan hanya polisi wanita, tetapi kami juga merupakan penjaga alam dan pemerhati lingkungan,” tegas Julia.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026), turut mengapresiasi kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan para delegasi IAWP bersama Polri dan SeaSoldier menunjukkan bahwa kerja sama kepolisian dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Polri mengapresiasi semangat dan kepedulian para delegasi IAWP yang turut berkontribusi dalam menjaga lingkungan. Kolaborasi ini menjadi bagian dari semangat bersama untuk memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi Indonesia,” ujar Trunoyudo.

Dalam kolaborasi Polri bersama SeaSoldier, sebanyak 250 mangrove ditanam secara serentak pada Selasa (22/9/2026), dari target keseluruhan 1.000 mangrove yang akan ditanam secara bertahap di kawasan Mangrove Arboretum Park.

Program tersebut tidak berhenti pada penanaman. Polri dan SeaSoldier akan mengupayakan untuk melanjutkan dengan monitoring serta pemeliharaan selama satu tahun untuk memastikan mangrove yang telah ditanam terus terawat.

Melalui kegiatan ini, Polri bersama IAWP dan para Polwan dari berbagai negara memperkuat semangat kolaborasi yang tidak hanya diwujudkan melalui pertukaran pengetahuan kepolisian, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan untuk memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia.

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi