Connect with us

Polres

Polsek Lekok Bangun Komunikasi Dua Arah Dengan Tokoh Masyarakat Demi Ciptakan Kamtibmas Aman dan Kondusif

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka memperkuat sinergitas antara kepolisian dan masyarakat, Polsek Lekok Polres Pasuruan Kota terus mengintensifkan kegiatan sambang dan silaturahmi ke tokoh masyarakat di Desa Rowogempol Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan (23/10). Upaya ini menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk membangun komunikasi dua arah yang efektif demi menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif.

Kegiatan sambang tersebut dipimpin langsung oleh Anggota Polsek Lekok AIPTU Erwan Priyono,SH bersama Bhabinkamtibmas yang rutin menyambangi tokoh agama, tokoh pemuda, dan perangkat desa di beberapa wilayah Kecamatan Lekok. Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana dialog untuk mendengarkan aspirasi dan masukan masyarakat terkait situasi keamanan di lingkungan mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Lekok IPTU Mawan Budi Prasetyo, SH menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan tidak hanya bertumpu pada aparat kepolisian semata, tetapi juga memerlukan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Melalui komunikasi dua arah seperti ini, kami dapat memahami secara langsung situasi di lapangan dan harapan masyarakat terhadap kinerja Polri,” Ujar Kapolsek Lekok

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan sambang menjadi bentuk nyata Polri yang humanis dan responsif, sesuai dengan semangat transformasi menuju Polri Presisi. Dalam setiap pertemuan, pihaknya selalu mengedepankan pendekatan dialogis agar hubungan antara polisi dan masyarakat terjalin dengan baik dan penuh kepercayaan.

“Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran polisi bukan hanya saat ada masalah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Melalui sambang dan silaturahmi ini, kami berusaha mendengarkan keluh kesah warga, memberi solusi, dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” tambahnya.


Kegiatan sambang ini mendapat sambutan positif dari berbagai tokoh masyarakat setempat. Salah satunya, Bapak Misnari (65) tokoh masyarakat Desa Rowogempol mengapresiasi langkah Polsek Lekok yang aktif berkomunikasi dan hadir langsung di tengah warga.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Kapolsek dan anggotanya yang mau turun langsung bersilaturahmi. Hal ini menunjukkan bahwa Polri benar-benar peduli dan terbuka terhadap aspirasi masyarakat. Dengan komunikasi seperti ini, hubungan warga dan kepolisian semakin dekat,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menumbuhkan rasa aman, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara rutin, karena selain memperkuat hubungan sosial, juga efektif dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

Selain berdialog, kegiatan sambang juga dimanfaatkan untuk memberikan imbauan kamtibmas, seperti pentingnya menjaga toleransi antarwarga, menghindari penyebaran hoaks, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal di lingkungan masing-masing.

Di akhir kegiatan, Kapolsek Lekok mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan para tokoh dan warga Lekok. Mari kita jaga kekompakan, saling mengingatkan, dan terus berkolaborasi agar wilayah Lekok selalu dalam keadaan aman, damai, dan kondusif,” pungkas IPTU Mawan Budi Prasetyo, SH

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan komunikasi antara Polri dan masyarakat semakin terbuka, sehingga setiap potensi gangguan keamanan dapat dicegah sedini mungkin melalui kerja sama yang solid dan penuh kepercayaan.

Up Next

“Polantas Menyapa”, Upaya Satlantas Polres Pasuruan Kota Dekatkan Layanan ke Masyarakat

Don't Miss

Polresta Pasuruan – Dalam rangka meningkatkan kemampuan personel dalam memberikan pelayanan cepat, tepat, dan profesional kepada masyarakat, Pamapta (Perwira Samapta) Polres Pasuruan menggelar Latihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Penanganan Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) di halaman Mapolres Pasuruan Kota Jl Gajahmada 19 Kota Pasuruan, Kamis (23/10) Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel Pamapta dan beberapa perwakilan dari fungsi lainnya, dengan tujuan memperkuat transformasi Polri yang humanis, responsif, serta profesional dalam menangani setiap kejadian di lapangan, khususnya yang berkaitan dengan penanganan awal TKP. Dalam arahannya Kabagops Polres Pasuruan Kota Kompol Miftahul MBK,SH menyampaikan bahwa latihan ini merupakan bagian dari implementasi program Presisi Kapolri untuk menciptakan sumber daya Polri yang tangguh, terampil, dan berorientasi pada pelayanan publik. “Latkatpuan ini menjadi momentum bagi seluruh personel untuk terus mengasah kemampuan teknis dan taktis dalam penanganan awal tempat kejadian perkara. Pamapta bukan hanya sekadar pasukan pengamanan, tetapi juga harus mampu bersikap responsif dan humanis dalam menghadapi setiap situasi di masyarakat,” ujar Kompol Miftahul MBK,SH. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa profesionalisme anggota di lapangan sangat bergantung pada kesiapan dan pemahaman tentang prosedur penanganan TPTKP, terutama dalam menjaga integritas barang bukti, mengamankan lokasi, dan memberikan perlindungan kepada masyarakat di sekitar TKP. “Kecepatan kita dalam merespons laporan masyarakat harus diimbangi dengan ketelitian serta kepatuhan terhadap SOP yang berlaku. Karena setiap tindakan yang kita lakukan di lapangan akan menjadi cerminan wajah Polri di mata masyarakat,” tambahnya. Kegiatan Latkatpuan ini mencakup simulasi pelaporan cepat melalui call center 110, mendatangi dan penanganan awal TKP, pengamanan lokasi, pencatatan saksi, hingga penanganan perkara pada satuan fungsi terkait seperti Satreskrim. Para personel juga diberikan pembekalan tentang etika komunikasi dan pendekatan humanis kepada masyarakat, sesuai dengan semangat transformasi menuju Polri yang presisi dan terpercaya. Sementara itu, salah satu peserta latihan, Aipda Supriyadi,SH mengaku sangat terbantu dengan kegiatan tersebut. “Latihan ini sangat bermanfaat bagi kami di lapangan. Kami jadi lebih paham tentang bagaimana bertindak cepat namun tetap sesuai prosedur. Selain itu, kami juga dilatih untuk bersikap lebih empatik saat menghadapi masyarakat di lokasi kejadian,” ungkapnya. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan disiplin tinggi. Di akhir latihan, dilakukan evaluasi oleh instruktur guna memastikan setiap personel memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam penanganan TPTKP secara profesional dan bertanggung jawab. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Pamapta Polres Pasuruan semakin siap dan responsif dalam menghadapi setiap bentuk kejadian di lapangan, serta mampu mewujudkan pelayanan kepolisian yang humanis, cepat, dan terpercaya sesuai harapan masyarakat. “Kami ingin setiap anggota menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang sejati, yang bukan hanya hadir ketika ada masalah, tetapi juga memberikan rasa aman dan solusi dengan cara yang humanis dan profesional,” pungkas Kabagops Polres Pasuruan Kota.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lamongan Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni dan Salurkan Bansos

Published

on

LAMONGAN – Polres Lamongan Polda Jatim kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan Bakti Sosial Bedah Rumah di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman didampingi Wakapolres Lamongan, Kompol Jodi Indrawan serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan, Forkopimcam Modo, Ketua Yayasan Nurul Hayat selaku donatur, perangkat Desa Sidodowo, dan masyarakat setempat.

Kapolres Lamongan mengatakan, program ini menjadi salah satu rangkaian bakti sosial Hari Bhayangkara ke-80, sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam menyediakan tempat tinggal yang lebih layak huni.

“Kami hadir bukan hanya dalam hal penegakan hukum, tetapi juga berupaya untuk peduli terhadap apa yang menjadi keluh kesah masyarakat,” ujar AKBP Arif usai peletakan batu pertama.

Selain peletakan awal pembangunan rumah, Polres Lamongan juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako dan uang saku kepada kaum duafa, serta memberikan perlengkapan sekolah kepada anak-anak yatim.

Kapolres Lamongan berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima bantuan serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Kami berharap rumah yang dibangun dapat memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima, sementara bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat.”pungkas Kapolres Lamongan.

Sebagai informasi, kegiatan bedah rumah ini juga didukung oleh Yayasan Nurul Hayat dan Yayasan Berkas Bersinar Abadi, yang dipimpin Ipda Purnomo. (*)

Continue Reading

Polres

Tim URC Polres Bondowoso Amankan ART Tersangka Pencuri Perhiasan

Published

on

BONDOWOSO – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Bondowoso Polda Jatim berhasil mengungkap dugaan tindak pidana pencurian.

Dari pengungkapan tersebut, Polisi ngamankan seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial SR, warga Kecamatan Tenggarang.

Tersangka SR ditangkap atas dugaan pencurian puluhan perhiasan di tempat kerjanya dengan nilai total perhiasan yang dicuri mencapai sekitar Rp.15 juta.

Menurut Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, pelaku berhasil ditangkap hanya tiga jam setelah korban melayangkan laporan.

Bahkan, saat ditangkap, pelaku diketahui masih membawa sebagian perhiasan xuping, sementara beberapa unit lainnya telah dijual.

“Kalau nominal kerugiannya mencapai Rp.15 juta,” ujar Aryo, Jumat (26/6/2026)

AKBP Aryo Dwi Wibowo menjelaskan bahwa tersangka merupakan karyawan korban yang baru bekerja selama satu minggu sebelum melakukan aksi nekatnya tersebut.

“Pelaku merusak lubang kunci etalase dan mengambil sekitar 100 perhiasan yang berada di dalamnya,” kata AKBP Aryo.

Dari tangan tersangka, Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 8 gelang bangkok, 24 gelang rantai, 9 gelang bangkok model lain, serta satu kawat yang digunakan untuk membobol etalase.

“Saat ini, tersangka sudah kami amankan untuk menjalani proses hukum di Polres Bondowoso guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas AKBP Aryo. (*)

Continue Reading

Polres

Kapolres Pasuruan Kota Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Divif 2 Kostrad di Kelurahan Bakalan Kota Pasuruan

Published

on

Pasuruan Kota – Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si. menghadiri peresmian Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Divisi Infanteri (Divif) 2 Kostrad Tahun 2026 di Bantaran Sungai Petung, Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jumat (26/6/2026). Peresmian jembatan yang mengusung tema “Negara Hadir Untuk Masyarakat” tersebut menjadi wujud nyata sinergi TNI, Polri, dan Pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.

 

Kegiatan tersebut dihadiri Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., Wakil Wali Kota Pasuruan H. Mokhamad Nawawi, S.Kom., M.M., Ketua DPRD Kota Pasuruan, Dandim 0819 Pasuruan, jajaran Forkopimda, Kapolsek Bugul Kidul Kompol Hudi Supriyanto, S.H., M.H., serta masyarakat Kelurahan Bakalan.

 

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pemutaran video pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih, dilanjutkan sambutan Wakil Wali Kota Pasuruan dan Pangdivif 2 Kostrad yang menegaskan pentingnya pembangunan jembatan sebagai upaya membuka akses masyarakat di wilayah yang sebelumnya cukup terisolasi.

 

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Pasuruan menyampaikan apresiasi kepada TNI atas pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat. Menurutnya, jembatan tersebut akan memperlancar mobilitas warga, mempermudah akses anak-anak menuju sekolah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kelurahan Bakalan.

Sementara itu, Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun menjelaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan bagian dari program pemerintah melalui TNI Angkatan Darat untuk membantu masyarakat di daerah yang memiliki keterbatasan akses. Jembatan gantung sepanjang 25 meter tersebut dibangun oleh prajurit Yonzipur 10/2 Kostrad sebagai bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat.

 

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan berita acara serah terima jembatan, pengguntingan pita, peninjauan jembatan, foto bersama, serta penyerahan bantuan sembako secara simbolis kepada masyarakat.

 

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., mengapresiasi pembangunan jembatan tersebut sebagai bentuk nyata sinergi TNI, Polri, dan pemerintah dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

“Kami mengapresiasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih ini. Semoga keberadaannya dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta menjadi wujud nyata sinergi TNI, Polri, dan pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Titus Yudho Uly.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusi, diharapkan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih dapat menjadi sarana yang memperlancar aktivitas masyarakat Kelurahan Bakalan, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga.

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.