Connect with us

Polres

Outbound Tupdasbhara: 247 Siswa Diktukba Polri SPN Polda Jatim Ditempa di Jalur 26 KM

Published

on

gambar whatsapp 2025 09 28 pukul 12.31.38 c3265b55

MOJOKERTO – Sebanyak 247 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri T.A. 2025 dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim memulai hari pertama kegiatan Outbound Penutupan Tahap Dasar Bhayangkara (Tupdasbhara) pada Kamis (25/9/2025) yang lalu.

Kegiatan yang berpusat di kawasan Bernah De Vallei, Pacet, Mojokerto ini dirancang untuk menguji batas ketahanan fisik dan mental para calon bhayangkara negara.

Kegiatan ini merupakan puncak dari tahap Dasar Bhayangkara, sebuah fase krusial dalam pendidikan pembentukan Bintara Polri.

Tujuannya adalah untuk mengukur sejauh mana capaian pembentukan mental, kepribadian, dan kekuatan fisik siswa secara maksimal.

Outbound ini sekaligus menjadi simulasi nyata dari tantangan yang akan dihadapi dalam tugas, di mana setiap individu dituntut untuk mampu mengendalikan diri dalam berbagai situasi dan kondisi.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak fajar menyingsing. Usai melaksanakan ibadah Subuh, para siswa dengan sigap mempersiapkan perlengkapan perorangan.

Puncak persiapan ditandai dengan apel pembukaan outbound yang digelar pada pagi hari.

Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol. Agus Wibowo, S.I.K., dalam keterangannya, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan ujian krusial bagi para calon Bintara.

“Outbound Tupdasbhara ini adalah puncak dari pembentukan dasar yang telah mereka lalui,” kata Kombes Agus.

Menurut Ka SPN Polda Jatim, perjalanan sejauh 26 kilometer ini bukanlah sekadar aktivitas fisik, melainkan sebuah ‘laboratorium’ lapangan untuk menguji mentalitas, soliditas tim, dan kemampuan mengambil keputusan di bawah tekanan.

Kombes Pol Agus Wibowo menambahkan bahwa di sinilah karakter seorang Bhayangkara sejati ditempa.

“Kelak di masyarakat, mereka akan menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks, jadi latihan ini adalah fondasinya,” ujar Kombes Agus.

Sementara itu Wakil Kepala SPN Polda Jatim, AKBP Dody Indra Eka Putra yang memimpin upacara pembulaan secara simbolis menyematkan tanda latihan kepada perwakilan siswa.

Sesaat setelah apel, sesi pelepasan atau flag off dilaksanakan. Para siswa memulai perjalanan expedisi darat (long hiking) dari markas SPN Polda Jatim menuju lokasi utama di Bernah De Vallei.

Rute sejauh 26 kilometer tersebut dibagi menjadi beberapa pos pemberhentian strategis untuk memastikan kondisi fisik siswa tetap terjaga.

Setelah menempuh perjalanan yang menguras tenaga, seluruh siswa tiba di Bernah De Vallei pada sore hari.

Tanpa mengulur waktu, mereka langsung dihadapkan pada tugas berikutnya berupa mendirikan bivak atau tenda regu, menata perlengkapan, serta melaksanakan kurve kebersihan lingkungan.

Kegiatan Outbound Tupdasbhara ini mengadopsi metode pembelajaran modern Learning by Doing (belajar sambil mengerjakan) dan Experiential Learning (belajar dari pengalaman).

Melalui metode ini, diharapkan dapat lahir Bintara Polri yang tidak hanya mahir, terpuji, dan patuh hukum, tetapi juga profesional serta memiliki fisik dan mental yang tangguh untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Cangkrukan Bareng Ojol Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Published

on

SURABAYA – Suasana santai dan penuh keakraban terlihat di Warung Kopi (Warkop) Local Point, Jalan Dupak Rukun, Kelurahan Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo, pada Rabu (4/11/2026).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Irwan Kurniawan AZ, menggelar kegiatan cangkrukan bersama sekitar 20 pengemudi ojek online (ojol). Agenda ini merupakan implementasi Program Quick Wins Kapolri untuk mempererat komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat.

Dalam sambutannya, AKBP Irwan mengapresiasi kehadiran para pengemudi ojol. Ia menilai komunitas ojol memiliki peran strategis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Terima kasih kepada rekan-rekan ojol yang telah meluangkan waktu. Kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang harmonis,” ujar AKBP Irwan.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak berharap para pengemudi dapat memanfaatkan solidaritas komunitas mereka untuk saling bertukar informasi positif. Dengan begitu, potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi sejak dini. Ia juga mengajak ojol menjadi mitra strategis kepolisian yang aktif mencegah aksi kejahatan di jalanan.

Selain isu keamanan, AKBP Irwan berpesan agar para pengemudi ojol senantiasa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Mengingat mobilitas mereka yang tinggi, kesadaran berkendara menjadi hal yang sangat krusial di jalan raya.

Suasana dialog interaktif kemudian berlangsung cair saat para pengemudi ojol antusias menyampaikan berbagai masukan. Merespons hal tersebut, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap kritik dan saran demi meningkatkan kualitas pelayanan.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak juga mengingatkan para pengemudi untuk tidak ragu memanfaatkan layanan cepat darurat jika menemukan indikasi kriminalitas.

“Apabila mengetahui atau menemukan potensi gangguan kamtibmas maupun tindakan kriminalitas di jalanan, segera lapor ke call center 110 agar bisa kami tangani dengan cepat,” pungkas AKBP Irwan .(*)

Continue Reading

Polres

Polresta Sumenep Rajut Silaturahmi dengan Tokoh Agama, Perkuat Sinergi Kamtibmas

Published

on

SUMENEP – Dalam upaya mempererat silaturahmi dan meningkatkan kedekatan dengan tokoh agama, Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sumenep mengunjungi Ketua Pengurus Surau Arbaabul Amin pada Senin (2/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB ini bertempat di Surau Arbaabul Amin, Jalan Lotjikantang, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Agenda tersebut juga turut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polresta Sumenep, Polda Jatim.

Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, Kapolresta Sumenep bersama rombongan berdialog langsung dengan pihak pengurus surau. Kunjungan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam membangun komunikasi yang baik sekaligus memperkuat hubungan harmonis dengan para pemuka agama.

Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu menyampaikan bahwa silaturahmi dengan tokoh agama merupakan bagian penting untuk membangun kebersamaan.

“Kami ingin memperkuat sinergitas antara Polri dalam hal Polresta Sumenep dan jajaran bersama seluruh elemen masyarakat,” ungkap Kombes Pol. Ariek.

Kapolresta Sumenep berharap, melalui kegiatan ini hubungan antara Polresta Sumenep Polda Jatim dengan tokoh agama dan masyarakat semakin erat.

“Kami berharap semua pihak dapat saling bahu-membahu menjaga kerukunan, persatuan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Sumenep,” pungkas Kombes Pol. Ariek.

Ia meblnegaskan, Polresta Sumenep Polda Jatim berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis, komunikasi yang harmonis, serta agenda silaturahmi yang konsisten demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. (*)

Continue Reading

Polres

Polres Lumajang Berikan Trauma Healing Warga Terdampak Banjir Lahar Semeru

Published

on

LUMAJANG – Polres Lumajang Polda Jatim melalui tim konselor psikologi memberikan layanan trauma healing dan dukungan psikososial kepada warga terdampak banjir lahar dingin Gunung Semeru di Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis warga setelah mengalami bencana. Selain memberikan pendampingan, tim konselor juga mengajak warga berkomunikasi dan menyampaikan perasaan yang mereka alami pascakejadian.

Ketua Tim Konselor Psikologi Polres Lumajang, Aiptu Ari Wibowo, bersama anggota tim turun langsung menemui warga terdampak.

Mereka memberikan bimbingan serta dukungan emosional, terutama kepada masyarakat yang mengalami ketakutan, kecemasan, dan tekanan akibat bencana.

Dalam pendampingan tersebut, konselor berupaya membangun rasa aman dan membantu warga mengelola emosi agar dapat kembali menjalani aktivitas secara bertahap.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi, SH, S.I.K, M.H melalui Kasubsi Pidm Sihumas Polres Lumajang Ipda Eko Budi Laksono mengatakan bahwa penanganan bencana tidak hanya berfokus pada keselamatan dan pemenuhan kebutuhan fisik masyarakat, tetapi juga perlu memperhatikan kondisi psikologis para korban.

Menurut dia, pengalaman menghadapi bencana dapat meninggalkan dampak emosional yang berbeda pada setiap orang. Karena itu, pendampingan psikologis diperlukan agar warga tidak merasa menghadapi situasi tersebut sendirian.

“Kami ingin memastikan masyarakat terdampak tidak hanya mendapatkan perhatian dari sisi keselamatan dan kebutuhan fisik, tetapi juga dukungan psikologis. Trauma healing ini menjadi bagian dari upaya membantu warga mengatasi rasa takut, kecemasan, dan tekanan setelah mengalami bencana,” ujar Ipda Eko. .

Ia menambahkan, Polres Lumajang berkomitmen memberikan pendampingan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak. Melalui layanan tersebut, diharapkan kondisi emosional warga berangsur pulih dan mereka kembali memiliki semangat untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap melalui pendampingan ini, kondisi emosional masyarakat dapat kembali membaik. Yang terpenting, warga bisa bangkit, merasa lebih tenang, dan kembali beraktivitas setelah bencana,” pungkas Ipda Eko (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi