Berita
Polres Pasuruan Berhasil Bongkar Jaringan Kampung Narkoba dan TPPU Senilai Rp 3 Miliar
img 20250918 wa0040
PASURUAN – Polres Pasuruan Polda Jatim berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba di Kampung Wonosunyo, Kecamatan Gempol, serta membongkar tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan nilai aset mencapai Rp 3 miliar.
Selain itu, dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025, Polres Pasuruan Polda Jatim juga mencatat prestasi dengan menempati peringkat Tiga besar pengungkapan kasus di jajaran Polda Jatim.
Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menegaskan, keberhasilan ini menjadi bukti komitmen jajarannya dalam memberantas narkoba.
“Polres Pasuruan tidak akan memberi ruang bagi peredaran gelap narkoba. Keamanan masyarakat adalah harga mati yang harus kami jaga,” tegasnya saat Press Coference, Rabu (17/9).
Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan sembilan tersangka berinisial K, MA, DA, APH, AK, MS, H, Y, dan HAS.
Mereka berperan sebagai pengedar hingga kurir jaringan narkotika.
Penangkapan dilakukan mulai 26 Juli hingga 9 Agustus 2025 di sejumlah lokasi, termasuk sebuah vila di Kota Batu serta kawasan Legian, Bali.
Barang bukti yang diamankan cukup besar, meliputi 342,7 gram sabu, 727 butir ekstasi, dan hampir 21 gram ganja.
Dari jumlah itu, Polisi memperkirakan telah menyelamatkan sekitar satu juta jiwa dengan nilai ekonomis Rp.876 juta.
Sementara itu Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan Iptu Yoyok Hardianto mengungkapkan jaringan ini dikendalikan dari Desa Wonosunyo, Gempol, lalu menyebar ke berbagai daerah.
“Para tersangka ini menjalankan bisnis narkoba untuk keuntungan pribadi. Perannya berlapis, ada yang sebagai pemasok, pengedar, hingga kurir,” jelasnya.
Selain menangani kasus narkoba, penyidik juga menemukan praktik pencucian uang yang dilakukan tersangka K sejak 2021.
Uang hasil penjualan narkoba digunakan untuk membeli aset, baik atas nama pribadi maupun orang lain.
Barang bukti yang disita berupa tiga dump truck, satu mobil Terios, satu pickup Grandmax, dua sepeda motor, serta perlengkapan elektronik. Total aset ditaksir mencapai Rp 3 miliar.
“Tersangka mencoba menyamarkan hasil kejahatannya lewat aset bergerak maupun tidak bergerak. Ada juga rekening bank dengan identitas fiktif,” terang Iptu Yoyok.
Dalam operasi yang digelar 30 Agustus hingga 10 September 2025, Satresnarkoba Polres Pasuruan mengungkap 24 kasus dengan 40 tersangka.
Dari tangan mereka, diamankan 213 gram sabu dan 12 butir ekstasi.
Kasatresnarkoba Polres Pasuruan menyatakan hasil ini merupakan kerja keras kolektif seluruh jajaran.
“Selama operasi, kami berhasil menyelamatkan sekitar 600 ribu jiwa dari bahaya narkoba dengan nilai ekonomis barang bukti Rp321 juta,” ujarnya.
Para tersangka dijerat pasal 114 dan 112 juncto pasal 132 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal lima tahun penjara hingga hukuman mati.
Sementara untuk TPPU, tersangka terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara atau denda hingga Rp10 miliar. (*)
Berita
Bhabinkamtibmas Desa Wates Aktif Dampingi Petani, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Polresta Pasuruan – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Wates Polsek Lekok Polres Pasuruan Kota Polda Jatim, Bripka Toni Andarias Tarigan, melaksanakan kegiatan sambang dan monitoring kepada para petani di Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Kamis (25/6/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan dengan mengunjungi lahan pertanian milik warga guna memantau perkembangan tanaman sekaligus berdialog langsung dengan para petani terkait kondisi pertanian di wilayah binaannya.
Selain itu, Bripka Toni juga memberikan motivasi kepada petani agar terus semangat dalam mengelola lahan pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan.
Melalui kegiatan sambang ini, Bhabinkamtibmas turut memastikan program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan dengan baik di tingkat desa.
Kehadiran Polri di tengah para petani juga menjadi bentuk dukungan nyata dalam upaya mewujudkan swasembada pangan Nasional.
Kapolsek Lekok AKP Mawan, S.H., mengatakan bahwa peran aktif Bhabinkamtibmas dalam mendampingi masyarakat, termasuk kelompok tani, merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
“Kami terus mendorong Bhabinkamtibmas untuk aktif turun ke lapangan melakukan pendampingan dan monitoring kepada para petani. Diharapkan melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, program ketahanan pangan dapat berjalan optimal serta mendukung terwujudnya swasembada pangan Negara Republik Indonesia,” ujar AKP Mawan, S.H.
Dengan kegiatan sambang dan monitoring yang dilakukan secara rutin, diharapkan para petani semakin termotivasi dalam mengelola lahan pertaniannya sehingga mampu meningkatkan produktivitas hasil panen dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional.
#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polripresisi
#swasembadapangan
#swassembadajagung
#polisicintapetani
#astacitapresiden
Berita
Hadir di Tengah Masyarakat, Polsek Rejoso Intensifkan Patroli Kamtibmas

Polresta Pasuruan – Dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Polsek Rejoso Polres Pasuruan Kota Polda Jatim terus meningkatkan kegiatan patroli di wilayah Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Kamis (25/6/2026).
Patroli dilakukan secara rutin dengan menyasar sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, mulai dari kawasan permukiman, pertokoan, jalan raya, hingga fasilitas umum lainnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas pada pagi, siang, maupun sore hari.
Selain melakukan pemantauan situasi keamanan, personel Polsek Rejoso juga menyempatkan diri berdialog dengan warga untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kapolsek Rejoso AKP Bambang Pamungkas, S.A.P., mengatakan bahwa patroli rutin merupakan salah satu upaya preventif yang dilakukan kepolisian guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Rejoso.
“Kami terus meningkatkan patroli di berbagai lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Kehadiran anggota Polri di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas lainnya,” ujar AKP Bambang Pamungkas, S.A.P.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak ragu untuk melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
Dengan patroli yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan, Polsek Rejoso berharap situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Rejoso tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman, nyaman, dan lancar.
Berita
Cegah Kriminalitas, Polsek Keboncandi Gencarkan Patroli Sambang dan Dialogis Bersama Warga

Polresta Pasuruan – Antisipasi aksi kriminalitas dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Keboncandi Polres Pasuruan Kota Polda Jatim terus meningkatkan kegiatan patroli sambang di wilayah hukumnya. Kamis (25/6/2026).
Patroli dilakukan dengan menyasar kawasan permukiman warga, pertokoan, serta lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Selain melakukan pemantauan situasi keamanan, personel Polsek Keboncandi juga melaksanakan dialogis bersama warga guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan menyerap informasi yang berkembang di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kriminalitas, seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian rumah kosong, maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Warga juga diajak untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan.
Kapolsek Keboncandi AKP Topo Utomo, S.H., mengatakan bahwa patroli sambang dan dialogis merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Patroli sambang ini tidak hanya bertujuan untuk memantau situasi keamanan, tetapi juga sebagai sarana mempererat komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat. Dengan berdialog secara langsung, kami dapat menyampaikan imbauan kamtibmas sekaligus mengetahui kondisi dan permasalahan yang ada di lingkungan warga,” ujar AKP Topo Utomo, S.H.
Dengan kehadiran personel Polri di tengah masyarakat melalui patroli sambang dan dialogis, diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga di wilayah hukum Polsek Keboncandi.
-
Berita1 minggu agoDukung Ketahanan Pangan, Polsek Keboncandi Dampingi Kelompok Tani di Gondangwetan
-
Polsek1 minggu ago
Melalui Pendampingan Petani, Bhabinkamtibmas Desa Tidu Dukung Ketahanan Pangan Nasional
-
Polres1 minggu agoDukung Swasembada Pangan, Polres Pasuruan Kota Salurkan Bibit dan Pupuk untuk Petani Jagung
-
Berita4 hari agoBhabinkamtibmas Polsek Lekok Dampingi Petani, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
-
Polres5 hari agoPolres Pelabuhan Tanjungperak Salurkan Bantuan Alat Pertanian Dukung Ketahanan Pangan Nasional
-
Berita3 hari agoPolres Pacitan Genjot Produktivitas Jagung di Bandar, Dampingi Petani dan Evaluasi Kualitas Benih
-
Polres5 hari agoPolres Malang Amankan Dua Pemuda Bawa Sajam Saat Penyekatan Malam 1 Suro
-
Berita5 hari agoSemarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pasuruan Kota Gelar Turnamen Mobile Legends 2026
