Connect with us

Berita

Brimob Gelar Dapur Lapangan di Kampung Melayu, Bantu Warga Terdampak Banjir

Published

on

gambar whatsapp 2025 07 07 pukul 21.11.55 9467f712

Jakarta. Satuan Brimob Polda Metro Jaya melalui Batalyon B Pelopor menggelar dapur lapangan di wilayah Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, untuk membantu warga yang terdampak banjir, Senin (7/7/2025).

Dapur lapangan yang dipimpin oleh Pasi Ops Batalyon B Pelopor, AKP Sutarso, ini mulai beroperasi sejak pukul 04.00 WIB.

“Kami menyiapkan sarapan pagi bagi para pengungsi. Sebanyak dua Satuan Setingkat Regu (SSR) dikerahkan dalam kegiatan ini,” ujar Pasi Ops, Senin (7/7/2025).

Sekitar pukul 06.30 WIB, tim dapur lapangan mulai membagikan sarapan berupa nasi goreng spesial kepada warga yang mengungsi di SDN Kampung Melayu 01. Hingga pukul 07.30 WIB, sebanyak 300 bungkus makanan telah dibagikan.

AKP Sutarso menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.

“Polri berkomitmen untuk selalu hadir dan membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit. Lewat dapur lapangan ini, kami ingin meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir,” ujarnya.

Kegiatan ini disambut positif oleh warga. Mereka menyampaikan terima kasih atas empati dan bantuan cepat yang diberikan oleh personel Brimob di tengah situasi darurat.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Desa Tidu Bersinergi Dengan Petani Jagung

Published

on

 

Polresta Pasuruan – Mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Tidu, Polsek Pohjentrek, terus memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam mendukung sektor pertanian, khususnya tanaman jagung. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (27/10/2026), di Desa Tidu, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, sebagai bentuk dukungan Polri terhadap upaya mewujudkan kemandirian pangan nasional.

 

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas menjalin komunikasi dengan masyarakat dan petani untuk mengetahui kondisi serta perkembangan pertanian jagung di wilayah desa. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memperkuat koordinasi dalam mendukung kegiatan pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

 

Selain mendukung sektor pertanian, Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan, memperkuat gotong royong, serta membangun kepedulian bersama terhadap keberhasilan program ketahanan pangan. Sinergi antara Polri, petani, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan pertanian dan meningkatkan kesejahteraan warga.

 

Kapolsek Pohjentrek, AKP Sukrisno, menyampaikan bahwa Polri berkomitmen mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di wilayah binaan.

 

“Kami mendorong anggota untuk terus bersinergi dengan masyarakat dan para petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Harapannya, sektor pertanian jagung dapat berkembang dengan baik, produktivitas meningkat, dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

 

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Pohjentrek menegaskan komitmennya untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui sinergi dan pendampingan masyarakat di wilayah binaan. Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, diharapkan kerja sama yang terjalin mampu memperkuat sektor pertanian jagung, mendukung kemandirian pangan, serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Continue Reading

Berita

Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Pasuruan Kota Edukasi Pengendara Lewat Siaran Radio Ramapati FM

Published

on

PASURUAN KOTA – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan Kota melaksanakan sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2026 melalui siaran radio Ramapati FM, Kota Pasuruan, Selasa (27/10/2026) pukul 10.00 WIB.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya kepolisian untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas dengan memberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi perlengkapan kendaraan, serta membawa dokumen berkendara yang sah saat berada di jalan raya.

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk keselamatan bagi pengemudi mobil, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, serta melengkapi surat-surat kendaraan dan Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, tidak melawan arus, tidak melebihi batas kecepatan, serta senantiasa mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Operasi Patuh Semeru 2026 dilaksanakan pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Pasuruan Kota mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sebagai kebutuhan dan budaya dalam kehidupan sehari-hari, bukan semata-mata karena adanya operasi kepolisian.

Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota, AKP AMRULLAH SETIAWAN, S.T.K., S.I.K., melalui Kanit Regident menegaskan bahwa edukasi kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

“Melalui sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2026 ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas. Pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, gunakan perlengkapan keselamatan, dan lengkapi dokumen berkendara sebelum bepergian. Keselamatan harus menjadi prioritas utama, karena setiap perjalanan memiliki risiko yang perlu kita antisipasi bersama,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan kesadaran dan disiplin pengendara, diharapkan potensi pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan.

Salah seorang warga yang mengikuti sosialisasi melalui siaran radio Ramapati FM menyampaikan bahwa edukasi tersebut memberikan pengingat penting bagi masyarakat agar lebih memperhatikan keselamatan saat berkendara.

“Informasi seperti ini sangat bermanfaat karena mengingatkan kami untuk selalu memeriksa kelengkapan kendaraan dan surat-surat sebelum bepergian. Semoga melalui sosialisasi ini, masyarakat semakin tertib dan lebih peduli terhadap keselamatan di jalan,” ungkapnya.

Satlantas Polres Pasuruan Kota berharap, melalui sosialisasi yang dilakukan melalui berbagai media, pesan keselamatan berlalu lintas dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk mereka yang tidak dapat mengikuti edukasi secara langsung.

Dengan semangat Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Pasuruan Kota mengajak seluruh pengguna jalan untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, mematuhi aturan, dan saling menghormati sesama pengguna jalan demi terciptanya situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kota Pasuruan.

Continue Reading

Polres

Operasi Patuh Semeru 2026: Polda Jatim Fokus Edukasi Tertib Berkendara Demi Keselamatan di Jalan Raya

Published

on

SURABAYA — Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim, Kombes Pol Rahmat Hakim menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh 2026 tidak digelar semata-mata untuk memperbanyak jumlah tilang. Operasi ini difokuskan untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih tertib dan mengutamakan keselamatan di jalan raya.

“Operasi Patuh 2026 tidak dibangun hanya dengan pendekatan hukum. Kami mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif melalui edukasi, sosialisasi, pengaturan, serta optimalisasi patroli pada lokasi rawan kecelakaan (black spot) dan kemacetan (trouble spot),” ujar Kombes Pol Rahmat Hakim, Selasa (27/10/2026).

Meski begitu, penegakan hukum tetap dilakukan secara selektif dan berkeadilan dengan memprioritaskan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) untuk menindak pelanggaran fatal.

Ia menambahkan, keberhasilan Operasi Patuh tidak diukur dari seberapa banyak pelanggar yang ditilang. Indikator utamanya adalah meningkatnya ketertiban masyarakat, berkurangnya perilaku berkendara berisiko, serta menurunnya angka kecelakaan dan tingkat fatalitas korban.

Pelaksanaan operasi ini juga bersifat adaptif di setiap wilayah hukum Polres jajaran, menyesuaikan karakteristik daerah termasuk kesiapan penanganan situasi darurat bencana alam.

Kombes Rahmat berharap momentum ini menjadi titik balik bagi pengendara untuk tertib di jalan raya.

“Masyarakat diharapkan patuh bukan karena takut ditilang petugas, melainkan karena memahami bahwa aturan dibuat demi melindungi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi