Connect with us

Berita

Cegah Kriminalitas Siang Hari, Anggota Polsek Lekok Gencarkan Patroli Rutin dan Dialogis Bersama Warga

Published

on

whatsapp image 2025 05 31 at 17.29.25 7e1430e6

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, Polsek Lekok, Polres Pasuruan Kota, terus mengintensifkan kegiatan patroli siang hari dengan metode pendekatan humanis. Patroli ini tidak hanya sekadar mengelilingi wilayah hukum Polsek Lekok, tetapi juga dilakukan secara dialogis dengan warga guna mengantisipasi potensi tindak kriminalitas serta mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Sabtu(31/5/2025)

Kegiatan patroli dialogis ini dilakukan anggota Polsek Lekok Aipda M Soleh di sejumlah titik rawan, seperti pertokoan, perkampungan padat penduduk, area persawahan, jalan protokol, hingga fasilitas publik seperti pasar dan terminal desa. Di sela patroli, petugas kerap berhenti untuk berdialog langsung dengan warga, memberikan imbauan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), serta menggali informasi mengenai situasi di lapangan.

“Kami rutin melaksanakan patroli, khususnya siang hari ketika masyarakat tengah beraktivitas. Dengan berdialog langsung, kami bisa mengetahui apa yang menjadi keresahan warga dan sekaligus memberikan pesan-pesan kamtibmas,” ujar salah satu petugas patrol.” Ucap Aipda M Soleh.

Dalam dialognya bersama warga, petugas juga memberikan edukasi terkait langkah-langkah antisipasi terhadap pencurian, penipuan, hingga bahaya peredaran narkoba yang belakangan menyasar hingga ke pelosok desa. Petugas pun mengingatkan warga agar segera melapor ke pihak kepolisian jika menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitarnya.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau langsung ke Polsek apabila ada gangguan kamtibmas. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.” Ujar Aipda M Soleh.

Kapolsek Lekok Iptu Mawan Budi SH., menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis ini merupakan bagian dari program prioritas Polres Pasuruan Kota dalam rangka meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat serta mencegah secara dini potensi gangguan keamanan.

“Kriminalitas bisa terjadi kapan saja, bukan hanya malam hari. Oleh karena itu, patroli siang juga penting untuk menutup celah kejahatan yang mungkin timbul ketika masyarakat sedang sibuk beraktivitas.” Ujar Kapolsek.

whatsapp image 2025 05 31 at 17.29.24 6fffe996

Ia menambahkan bahwa patroli dialogis akan terus digencarkan, khususnya di kawasan yang dinilai rawan atau memiliki histori kerawanan kriminalitas. Selain itu, kehadiran polisi secara langsung juga berfungsi sebagai bentuk pembinaan masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga lingkungan mereka.

Langkah ini sejalan dengan semangat Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang menjadi arah kebijakan Polri di era kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Dengan memadukan pengawasan langsung dan pendekatan persuasif, Polsek Lekok menunjukkan bahwa upaya menciptakan wilayah yang aman tidak hanya dilakukan melalui tindakan represif, tetapi juga melalui dialog yang membangun dan keterlibatan masyarakat sebagai mitra keamanan.” Tambah Iptu Mawan.

Dengan semangat kebersamaan, diharapkan wilayah Kecamatan Lekok dan sekitarnya dapat terjaga dari berbagai bentuk gangguan kamtibmas, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang, produktif, dan penuh rasa percaya diri.

 

 

 

 

 

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polres Madiun Kota Siagakan 983 Personel Gabungan Layanan Pengamanan Suran Agung

Published

on

*KOTA MADIUN* – Sebanyak 983 personel gabungan Polres Madiun Kota Polda Jatim diterjunkan untuk pengamanan Suran Agung Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHWTM) yang berlangsung di Kota Madiun, Minggu (28/6/2026).

Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K., melalui Wakapolres, Kompol Bambang Sujarwo mengatakan, Ratusan personel gabungan tersebut ditempatkan di beberapa titik strategis mulai dari pengamanan jalur hingga lokasi kegiatan.

“Penebalan personel untuk pengamanan ini untuk memastikan kegiatan Suran Agung berjalan aman dan kondusif,” kata Kompol Bambang.

Masih kata Kompol Bambang, dalam pengamanan ini Polres Madiun Kota Polda Jatim juga berkolaborasi dengan instansi lintas sektor termasuk pengamanan dari internal perguruan silat.

“Pengamanan kami laksanakan secara terbuka dan tertutup berkolaborasi dengan instansi lintas sektor dan PAM Swakarsa,” jelas Kompol Bambang.

Wakapolres Madiun Kota juga mengingatkan seluruh peserta Suran Agung agar mematuhi maklumat yang telah disepakati bersama demi menjaga situasi keamanan, ketertiban, dan kelancaran kegiatan.

Selama kegiatan berlangsung, kepolisian akan menerapkan rekayasa arus lalu lintas di Jalan Ring Road Barat yang difungsikan sebagai lokasi parkir peserta.

Masyarakat diimbau untuk sementara waktu menghindari jalur tersebut dan menggunakan rute alternatif.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan Suran Agung PSHWTM tahun ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif,” pungkasnya.(*)

Continue Reading

Berita

Haidar Alwi: Kepercayaan Publik Berdasarkan Survei Litbang Kompas Jadi Hadiah Terbaik bagi Polri di Hari Bhayangkara

Published

on

Jakarta – Hasil Survei Litbang Kompas yang dilaksanakan pada 9–18 April 2026 menunjukkan meningkatnya optimisme masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Survei yang melibatkan 1.200 responden melalui wawancara tatap muka di 38 provinsi itu mencatat sebanyak 82,4 persen masyarakat meyakini kinerja Polri akan semakin baik di masa mendatang, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang berada di angka 76,2 persen.

Selain tingkat keyakinan publik yang meningkat, survei tersebut juga menunjukkan citra kelembagaan Polri naik menjadi 71,5 persen. Indeks profesionalitas pelayanan turut mengalami peningkatan dari 7,76 menjadi 8,37, sementara 80 persen responden menilai fasilitas pelayanan di kantor polisi kini semakin nyaman.

Menanggapi hasil survei tersebut, Presiden Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute sekaligus Dewan Pembina Ikatan Alumni ITB, Ir. R. Haidar Alwi, MT, menyebut capaian tersebut sebagai hadiah paling berharga bagi Polri menjelang peringatan Hari Bhayangkara 2026. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan bentuk pengakuan yang lahir dari pengalaman nyata masyarakat dalam menerima pelayanan kepolisian.

“Survei Litbang Kompas yang mencatat tingkat keyakinan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen merupakan kabar yang sangat menggembirakan.” Kata Haidar.

Ia menilai hasil yang direkam Litbang Kompas menunjukkan bahwa proses transformasi di tubuh Polri berjalan ke arah yang positif. Menurutnya, meningkatnya kepercayaan publik tidak terlepas dari kepemimpinan yang mampu mendorong perubahan secara menyeluruh, baik melalui reformasi pelayanan maupun penguatan budaya kerja yang semakin profesional.

Haidar Alwi juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo atas capaian tersebut. Ia menilai kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit berhasil membawa Polri menjadi institusi yang semakin modern, humanis, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Menurutnya, meningkatnya keyakinan publik menjadi 82,4 persen, naiknya citra kelembagaan menjadi 71,5 persen, serta bertambahnya indeks profesionalitas pelayanan merupakan bukti bahwa transformasi Polri tidak hanya terlihat pada aspek kebijakan, tetapi juga telah dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia menambahkan, modal kepercayaan publik yang semakin kuat menjadi fondasi penting bagi Polri untuk terus memperkuat penegakan hukum, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga stabilitas nasional sebagai salah satu prasyarat utama pembangunan Indonesia.

“Semoga Polri terus menjadi institusi yang dicintai rakyat, profesional dalam bertugas, dan semakin kokoh mengawal Indonesia menuju masa depan yang lebih aman dan maju,” pungkas Haidar Alwi.

Continue Reading

Berita

Rano Alfath: Peningkatan Kepercayaan Publik Jadi Modal Polri Perkuat Profesionalisme dan Reformasi

Published

on

Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh Rano Alfath, memberikan apresiasi atas meningkatnya tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri sebagaimana tergambar dalam hasil Survei Litbang Kompas. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan masyarakat mulai merasakan perubahan positif dalam berbagai aspek pelayanan dan penegakan hukum yang dilakukan institusi kepolisian.

Rano menilai kepercayaan publik tumbuh karena adanya perbaikan yang dirasakan secara langsung, mulai dari pelayanan kepada masyarakat, penegakan hukum, kehadiran aparat di lapangan, hingga komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Capaian ini patut diapresiasi. Kepercayaan publik tidak bisa dibangun hanya melalui narasi, tetapi harus dibuktikan dengan kerja nyata yang konsisten. Ketika masyarakat mulai merasakan perubahan dalam pelayanan, penegakan hukum, dan kehadiran negara melalui Polri, maka kepercayaan itu akan tumbuh dengan sendirinya,” ujar Rano kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).

Lebih lanjut, Rano menyebut Komisi III DPR RI mencermati sejumlah langkah yang telah dilakukan Polri, di antaranya pemberantasan judi online, penanganan tindak pidana siber, pemberantasan peredaran narkotika, penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), hingga penguatan pelayanan publik berbasis digital. Menurutnya, berbagai upaya tersebut perlu terus diiringi dengan komitmen menjaga integritas institusi.

“Ketegasan terhadap oknum merupakan pesan yang sangat penting bahwa tidak ada ruang bagi penyalahgunaan kewenangan di tubuh Polri. Justru keberanian melakukan penindakan terhadap anggota sendiri menjadi bagian dari upaya membangun institusi yang profesional, bersih, dan dipercaya masyarakat. Akuntabilitas adalah fondasi utama penegakan hukum,” katanya.

Ia juga menilai pengesahan perubahan Undang-Undang tentang Polri menjadi momentum penting untuk memperkuat kelembagaan kepolisian dalam menghadapi dinamika tantangan keamanan yang terus berkembang. Menurutnya, penguatan regulasi harus dibarengi dengan meningkatnya tanggung jawab kepada masyarakat.

“Penguatan kelembagaan harus dimaknai sebagai penguatan tanggung jawab kepada masyarakat. Semakin besar kewenangan yang dimiliki, semakin besar pula tuntutan untuk bekerja secara profesional, transparan, dan berintegritas. Kepercayaan publik merupakan modal terbesar Polri yang harus dijaga melalui konsistensi reformasi dan pelayanan yang semakin berkualitas,” katanya.

Rano menegaskan Komisi III DPR RI akan terus memberikan dukungan terhadap upaya penguatan institusi kepolisian. Ia berharap tren positif berupa meningkatnya kepercayaan publik tidak hanya dapat dipertahankan, tetapi juga terus ditingkatkan melalui kinerja yang semakin baik.

“Ke depan, saya berharap tren positif ini tidak hanya dipertahankan, tetapi terus ditingkatkan. Polri harus semakin hadir sebagai institusi penegak hukum yang profesional, presisi, humanis, responsif, serta mampu memberikan rasa aman dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.