Berita
Polmas dan Bhabinsa Desa Warung Dowo Ikut Membantu Prosesi Pemakaman Warga

Polresta Pasuruan – Dalam wujud empati dan kepedulian terhadap masyarakat, anggota Polisi Masyarakat (Polmas) dan Bintara Pembina Desa (Bhabinsa) Desa Warung Dowo, Kecamatan Pohjentrek, bersama-sama hadir dalam prosesi duka seorang warga yang meninggal dunia. Tidak hanya memberikan penghormatan terakhir, anggota Polri dan TNI tersebut juga turut membantu proses pemakaman hingga jenazah dimakamkan di tempat peristirahatan terakhir. Kamis(2/1/2025)
Kehadiran Polmas dan Bhabinsa di tengah masyarakat yang sedang berduka menunjukkan komitmen aparat keamanan untuk tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat. Sambang duka dilakukan di rumah duka yang berlokasi di Desa Warung Dowo.
Kapolsek Pohjentrek AKP Sukrisno SH., MH., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata kedekatan Polri dan TNI dengan masyarakat.
“Kami hadir tidak hanya sebagai pengayom, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat. Kehadiran Polmas dan Bhabinsa dalam prosesi pemakaman ini adalah bentuk kepedulian terhadap warga yang sedang berduka.” Ucap Kapolsek.
“Anggota polmas dan babhinsa tidak hanya datang untuk memberikan ucapan belasungkawa, tetapi juga ikut membantu prosesi pemakaman. Sejak jenazah diberangkatkan dari rumah duka, anggota Polri dan TNI tampak membantu membawa keranda jenazah hingga mengantarnya ke makam.” Ujar AKP Sukrisno.
Aipda Lesmono salah satu anggota Polmas Desa Warung Dowo mengatakan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan. Kami ingin menunjukkan bahwa dalam situasi apa pun, masyarakat tidak sendiri. Kami akan selalu hadir untuk mendampingi, baik dalam suka maupun duka.
“Di lokasi pemakaman, kami dan Bhabinsa juga turut membantu proses penggalian makam hingga jenazah dimakamkan sesuai dengan adat setempat. Kehadiran mereka tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan rasa tenang kepada keluarga yang sedang berduka.” Ucap Aipda Lesmono.
Kehadiran anggota Polri dan TNI di prosesi ini juga menjadi simbol penghormatan terakhir bagi almarhum. Setelah prosesi pemakaman selesai, mereka turut mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
“Ini adalah bentuk penghormatan kami kepada almarhum dan keluarga. Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan semangat dan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan.” Tambah Aipda Lesmono.

Kapolsek Pohjentrek menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan untuk mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat.
“Polri dan TNI adalah bagian dari masyarakat. Kegiatan sambang duka dan ikut serta dalam prosesi pemakaman adalah salah satu cara kami menunjukkan bahwa kami peduli dan hadir di tengah masyarakat dalam situasi apa pun.” Pungkas AKP Sukrsino.
Dengan sinergi yang kuat antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan terjalin hubungan yang harmonis sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri dan TNI semakin meningkat.
Kehadiran aparat dalam momen duka juga menjadi bukti bahwa mereka tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat.
Berita
Polda Jatim Selamatkan PMI Asal Malang Korban TPPO

SURABAYA – Polda Jawa Timur melalui Ditres PPA-PPO berhasil memulangkan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Malang berinisial NF yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Arab Saudi.
Korban dipulangkan pada Sabtu (18/4/2026) setelah melalui koordinasi intensif selama kurang lebih dua bulan dengan berbagai instansi terkait, antara lain Kementerian Luar Negeri, KBRI, serta BP3MI Jawa Timur.
Dirres PPA-PPO Polda Jatim, Kombes Pol Ganis Setyaningrum, menyampaikan bahwa pemulangan korban merupakan hasil percepatan penanganan kasus setelah pihaknya mengamankan seorang tersangka berinisial MZ (61), warga Kabupaten Malang.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka diduga telah memberangkatkan lebih dari 100 PMI secara non-prosedural sejak tahun 2011 hingga 2026,” ujar Kombes Ganis, Senin (20/4/2026).
Ia menambahkan, hingga saat ini diperkirakan masih terdapat puluhan PMI non-prosedural lainnya yang berada di luar negeri dan berpotensi menghadapi risiko serupa.
Selama bekerja di Arab Saudi, korban diketahui mengalami tekanan psikis dan diduga mendapatkan perlakuan tidak manusiawi, seperti pembatasan menjalankan ibadah, dipaksa bekerja tanpa istirahat, hingga mengalami kekerasan fisik.
Saat ini korban telah berada di Indonesia dan mendapatkan pendampingan serta penanganan lanjutan.
Sementara itu, tersangka MZ telah diamankan dan tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Penyidik juga terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan penyalur ilegal lainnya.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Polda Jatim mengimbau masyarakat agar tidak tergiur tawaran kerja ke luar negeri melalui jalur non-prosedural.
Masyarakat diminta memastikan proses penempatan melalui prosedur resmi guna menghindari risiko menjadi korban TPPO. (*)
Berita
Polri dan Kementerian Haji Bentuk Satgas Gabungan, atasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ilegal

Jakarta – Polri bersama Kementerian Haji resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Haji dan Umrah ilegal sebagai langkah tegas dalam melindungi masyarakat dari berbagai praktik pelanggaran dan tindak pidana dalam penyelenggaraan ibadah tersebut.
Pembentukan Satgas ini disampaikan dalam doorstop yang digelar di Lobby Bareskrim Polri, Senin (20/4/2026), dengan menghadirkan Wakabaintelkam Polri Irjen Pol. Nanang Rudi Supriatna, Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni, serta Dirjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al-Rasyid.
Wakabaintelkam Polri Irjen Pol. Nanang Rudi Supriatna menegaskan bahwa pembentukan Satgas merupakan perintah langsung Kapolri sebagai respons atas berbagai persoalan dalam penyelenggaraan ibadah haji.
“Satgas Haji ini dibentuk untuk menjamin dan memberikan pelayanan keamanan kepada para calon jamaah, serta mencegah terjadinya tindak pidana dalam penyelenggaraan ibadah haji,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan Kementerian Haji menjadi kunci dalam memastikan pelaksanaan ibadah berjalan aman, tertib, dan sesuai aturan.
Sementara itu, Dirjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al-Rasyid, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima tidak kurang dari 15 hingga 20 laporan kasus setiap hari terkait penyelenggaraan haji dan umrah, dengan total sekitar 95 kasus yang saat ini ditangani.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan penuh dari Kepolisian sangat kami butuhkan agar upaya pencegahan dan penindakan terhadap tindak pidana ini bisa berjalan efektif dan memberikan efek jera,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Satgas telah mulai bekerja sejak diterbitkannya surat perintah Kapolri. Salah satu hasil awalnya adalah penggagalan keberangkatan delapan warga negara Indonesia yang hendak menunaikan ibadah haji menggunakan visa non-haji di Bandara Soekarno-Hatta.
“Semua pihak yang terlibat akan dilakukan pendalaman, termasuk travel yang memberangkatkan maupun pihak lain yang bertanggung jawab,” tegas Harun.
Lebih lanjut, ia menyebut sejumlah titik rawan pemberangkatan ilegal yang kini dalam pengawasan, antara lain Bandara Soekarno-Hatta, Juanda Surabaya, Lombok, dan Batam.
Di sisi lain, Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melapor apabila menemukan indikasi praktik ilegal dalam penyelenggaraan haji dan umrah.
“Kami mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan hotline pengaduan dengan nomor 081218899191. Jika menemukan indikasi penipuan atau pelanggaran, segera laporkan agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Polri bersama Kementerian Haji akan mengedepankan langkah preventif dan represif secara simultan guna menekan angka pelanggaran, sekaligus memastikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.
Dengan terbentuknya Satgas gabungan ini, diharapkan praktik penyelenggaraan haji dan umrah ilegal dapat diminimalisir, serta memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi seluruh calon jamaah Indonesia.
Berita
Harkamtibmas, Polresta Sidoarjo Maksimalkan Patroli Polwan Jenggala Presisi

SIDOARJO – Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur memaksimalkan patroli Polwan Jenggala Presisi, sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.
Usai apel, para Polwan langsung bergerak melaksanakan patroli menggunakan kendaraan roda dua (R2) dengan menyasar kawasan perumahan, pertokoan dan ruang terbuka publik, Senin (20/4/2026).
Kasi Humas Polresta Sidoarjo, AKP Tri Novi Handono menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah rawan.
“Patroli ini kami lakukan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya untuk memberikan rasa aman kepada warga. Kami juga mengantisipasi potensi tindak kejahatan,” ujar AKBP Novi.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Kami mengajak warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, segera melapor apabila menemukan hal yang mencurigakan,” tambahnya.
Selama pelaksanaan patroli, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun gangguan keamanan di lokasi yang disasar. (*)
-
Berita7 hari agoSatreskrim Polres Pasuruan Kota Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Curanmor Dan Pemerkosaan
-
Polres4 hari agoPolres Bojonegoro Ungkap Dua Kasus Curanmor, Dua Tersangka Diamankan
-
Polres4 hari agoPolresta Sidoarjo Gelar Curhat Kamtibmas Perkuat Sinergi dan Serap Aspirasi Warga
-
Polres6 hari agoPolres Jember Ungkap Dugaan Penimbunan Pertalite, Tersangka Gunakan Mobil Modifikasi
-
Berita1 minggu agoPolres Lumajang Intensifkan Pengecekan LPG 3 Kg, Pastikan Distribusi Tepat Sasaran
-
Berita3 hari agoPolres Gresik Ungkap Penimbunan 17 Ribu Liter Solar Subsidi, Satu Tersangka Diamankan
-
Berita5 hari agoHadir Beri Rasa Aman, Polsek Pohjentrek Sasar Pemukiman dan Pertokoan Lewat Patroli Intensif
-
Berita5 hari agoPolda Jatim Bongkar Praktik Beras SPHP Oplosan, Tersangka Asal Probolinggo Diamankan
