Connect with us

Berita

BRAN Kebut Reforma Agraria, Percepat SOTK dan Perkuat Kepastian Hukum bagi Rakyat

Published

on

Jakarta, 12 Oktober 2026 — Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) mempercepat penataan kelembagaan dan harmonisasi regulasi sebagai langkah untuk memperkuat pelaksanaan reforma agraria nasional. Fokus utamanya adalah memastikan kewenangan yang jelas, koordinasi lintas kementerian yang efektif, serta landasan hukum yang kuat agar agenda reforma agraria dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat.

Komitmen tersebut dibahas dalam audiensi Kepala BRAN, Jenderal Polisi Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., dengan Menteri Hukum RI, Dr. Supratman Andi Agtas, S.H., M.H., di Kementerian Hukum, Jakarta, Senin (12/10/2026).

Pertemuan tersebut membahas percepatan penyusunan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) BRAN serta peninjauan regulasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan kewenangan badan tersebut. Kementerian Hukum menyatakan kesiapan untuk mendukung penelaahan regulasi dan koordinasi lanjutan dengan kementerian serta lembaga terkait.

Kepala BRAN Dedi Prasetyo menegaskan bahwa percepatan reforma agraria harus ditopang kelembagaan yang siap bekerja dan regulasi yang memberikan kejelasan tanggung jawab.

“Prioritas kami adalah mempercepat penyelesaian SOTK dan memastikan regulasi yang menjadi landasan kerja BRAN tersusun secara jelas, selaras, dan dapat dilaksanakan. Jangan sampai rakyat menghadapi persoalan agraria, tetapi proses penanganannya terhambat karena ketidakjelasan kewenangan atau koordinasi antarlembaga,” ujar Dedi.

Menurut Dedi, pembagian fungsi dan kewenangan antara BRAN, Kementerian ATR/BPN, serta kementerian dan lembaga terkait perlu dirumuskan secara tegas. Kejelasan tersebut penting agar setiap institusi dapat bekerja sesuai mandatnya, saling melengkapi, dan menghindari duplikasi penanganan.

BRAN juga akan melibatkan akademisi dan ahli hukum, termasuk dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Brawijaya, untuk memberikan kajian terhadap sejumlah ketentuan regulasi yang memerlukan penelaahan lebih lanjut. Kajian ini diharapkan memperkuat konsistensi aturan sekaligus memastikan kebijakan reforma agraria memiliki dasar hukum yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Reforma agraria harus berorientasi pada penyelesaian persoalan dan manfaat bagi rakyat. Karena itu, kita perlu memperkuat dasar hukum, mengintegrasikan data, menentukan prioritas secara terukur, dan membangun koordinasi yang efektif. Kelembagaan harus menjadi alat untuk mempercepat kerja, bukan menambah panjang birokrasi,” tegas Dedi.

Selain penataan organisasi di tingkat pusat, BRAN mematangkan mekanisme koordinasi wilayah yang mencakup Sumatera, Jawa dan Bali, Kalimantan, Sulawesi, serta Papua. Mekanisme tersebut perlu memiliki dasar kewenangan dan pembagian tugas yang jelas agar koordinasi di daerah berjalan efektif serta selaras dengan kewenangan instansi terkait.

Dalam jangka pendek, penyelesaian SOTK menjadi prioritas agar struktur organisasi dapat dipersiapkan dan pengisian jabatan dilakukan sesuai kebutuhan serta kompetensi yang dipersyaratkan. Secara paralel, harmonisasi regulasi dan koordinasi lintas kementerian terus diperlukan untuk membangun kesiapan BRAN dalam menjalankan mandatnya.

Dedi menegaskan, ukuran keberhasilan percepatan reforma agraria bukan hanya terbentuknya organisasi, melainkan kemampuan menghadirkan tata kelola yang lebih efektif, kepastian hukum, dan penyelesaian persoalan agraria sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.

“BRAN ingin memastikan setiap langkah kelembagaan bermuara pada kepentingan rakyat. Dengan regulasi yang jelas, koordinasi yang kuat, dan prioritas kerja yang terukur, pelaksanaan reforma agraria diharapkan semakin efektif dalam mewujudkan keadilan agraria dan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

BRAN kebut penataan kelembagaan dan harmonisasi regulasi untuk mempercepat reforma agraria, memperjelas tanggung jawab, dan memperkuat kepastian hukum bagi rakyat.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Patroli SAE Polres Pasuruan Kota, Wujud Nyata Komitmen Polri Melindungi, Mengayomi, Dan Melayani Masyarakat

Published

on

Polresta Pasuruan – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polres Pasuruan Kota terus meningkatkan kehadiran personel di tengah masyarakat melalui kegiatan Patroli SAE (Sigap, Amanah, dan Empati). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu dini hari, 31 Oktober 2026, sebagai bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Patroli SAE dilaksanakan oleh personel Polres Pasuruan Kota yang tergabung dalam Peleton Siaga, dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas). Kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya pada waktu dini hari.

 

Dalam pelaksanaannya, personel menyusuri sejumlah jalur utama di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, mulai dari Jalan Raya Panglima Sudirman, Jalan Raya Wahidin Sudiro Husodo, Jalan Raya Veteran, Jalan Raya A. Yani, hingga kawasan Pelabuhan Mota Pasuruan.

 

Kehadiran personel kepolisian di sejumlah lokasi tersebut bertujuan memastikan situasi lingkungan tetap aman dan kondusif. Terlebih pada waktu dini hari, ketika sebagian besar masyarakat sedang beristirahat, diperlukan langkah antisipasi untuk mencegah tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Selain melakukan pemantauan situasi keamanan, personel juga memperhatikan aktivitas masyarakat dan kondisi lingkungan di sepanjang rute patroli. Langkah ini dilakukan agar setiap potensi gangguan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur kepolisian.

 

Kegiatan Patroli SAE juga menjadi bagian dari upaya Polres Pasuruan Kota dalam memelihara keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Personel melakukan pemantauan arus kendaraan serta mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas, khususnya di jalur-jalur utama yang menjadi akses aktivitas masyarakat.

 

Kabag Ops Polres Pasuruan Kota Kompol Miftaful M.B.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa Patroli SAE merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah.

 

“Melalui Patroli SAE, kami ingin memastikan masyarakat dapat beristirahat dengan tenang tanpa merasa khawatir terhadap potensi gangguan keamanan. Selain menjaga Harkamtibmas, personel juga melakukan pemantauan arus lalu lintas guna mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan lancar,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan bahwa kehadiran personel kepolisian di lapangan akan terus ditingkatkan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya tentang mencegah terjadinya tindak kriminalitas, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang dan nyaman.

 

Melalui Patroli SAE, Polres Pasuruan Kota berharap situasi kamtibmas di wilayah hukumnya senantiasa terpelihara. Dengan mengedepankan nilai Sigap, Amanah, dan Empati, setiap personel diharapkan mampu bertindak cepat, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta memberikan pelayanan yang humanis dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat.

 

Polres Pasuruan Kota berkomitmen untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik melalui berbagai kegiatan kepolisian yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Semangat Sigap, Amanah, dan Empati (SAE) menjadi landasan dalam mewujudkan Polri yang humanis, responsif, dan semakin dekat dengan masyarakat. Polisi Bersama Masyarakat.

Continue Reading

Polres

Tingkatkan Harkamtibmas, Polsek Pohjentrek Intensifkan Patroli Siang Hari

Published

on

 

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Pohjentrek terus mengintensifkan patroli siang hari. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 31 Oktober 2026, di Jalan Raya Kejayan, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.

 

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Pohjentrek melakukan pemantauan situasi keamanan dan aktivitas masyarakat di sepanjang jalur tersebut. Kehadiran petugas di lapangan merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jalan.

 

Selain melakukan pemantauan, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyapa masyarakat serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Warga diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga ketertiban, serta turut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

 

Kapolsek Pohjentrek AKP Sukrisno menyampaikan bahwa patroli siang hari merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, pihaknya ingin memastikan kehadiran polisi dapat dirasakan secara langsung sekaligus membangun komunikasi dan sinergi bersama masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

 

Polsek Pohjentrek akan terus mengintensifkan kegiatan patroli secara rutin dengan mengedepankan pendekatan humanis dan preventif. Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, diharapkan tercipta situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kecamatan Pohjentrek.

Continue Reading

Berita

Patroli Dialogis Polsek Grati, Wujud Nyata Polri Hadir Bersama Masyarakat

Published

on

 

Polresta Pasuruan – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Grati terus mengintensifkan patroli dialogis dengan menyambangi warga. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 31 Oktober 2026, di Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

 

Melalui kegiatan ini, personel Polsek Grati hadir secara langsung di tengah masyarakat untuk memantau situasi keamanan sekaligus menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan warga. Suasana dialog yang hangat menjadi sarana untuk mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Warga diimbau agar senantiasa menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan, dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan.

 

Kapolsek Grati AKP H. Prasetyo Budiarto, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa patroli dialogis merupakan bentuk kehadiran Polri untuk memberikan rasa aman sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

 

“Melalui patroli dialogis ini, kami ingin terus menjalin kedekatan dengan masyarakat. Kami berharap masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya, karena situasi yang aman dan kondusif merupakan tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.

 

Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Grati berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan melalui kegiatan preventif dan pendekatan humanis. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman, memperkuat kepercayaan publik, serta mewujudkan lingkungan yang nyaman dan kondusif.

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi