Connect with us

Berita

Polri Perkuat Tata Kelola Melalui Rekomendasi Kprp Dalam Buku Police Governance

Published

on

Jakarta – Polri terus memperkuat tata kelola melalui pengayaan gagasan dan implementasi rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP). Salah satunya melalui pembahasan buku Police Governance yang mengangkat berbagai perspektif mengenai penguatan kelembagaan, efektivitas organisasi, tata kelola sumber daya manusia, serta kesiapan kepolisian menghadapi perubahan lingkungan strategis.

Hal tersebut mengemuka dalam diskusi materi bedah buku Police Governance di Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2026).

Diskusi dihadiri Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., Prof. Dr. H. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H., dan Dr. Riant Nugroho, M.Si.

Forum tersebut menjadi ruang dialog untuk mempertemukan perspektif akademik dengan kebutuhan praktis kepolisian, khususnya dalam memperkuat implementasi rekomendasi KPRP di bidang tata kelola.

Jimly: Penguatan Institusi Menjadi Fondasi Tata Kelola

Prof. Dr. H. Jimly Asshiddiqie menekankan pentingnya institution building atau pembangunan institusi dalam penguatan police governance.

Menurut Jimly, modernisasi institusi tidak semata-mata diukur dari perkembangan struktur organisasi, tetapi dari semakin kuatnya kapasitas, fungsi, efektivitas, dan akuntabilitas institusi.

“Modernisasi institusi tidak diukur dari bertambahnya struktur organisasi, tetapi dari semakin kuatnya kapasitas, fungsi, efektivitas, dan akuntabilitas institusi.”

Jimly menjelaskan bahwa struktur organisasi dapat disusun lebih sederhana sepanjang fungsi dan kapasitas kelembagaan tetap kuat.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan rekomendasi secara kontekstual dengan memperhatikan dinamika politik, kondisi kelembagaan, perkembangan sosial, serta perubahan lingkungan strategis.

Menurut Jimly, penguatan tata kelola juga membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar rekomendasi yang ada dapat terus dielaborasi dan memberikan kontribusi bagi penguatan institusi.

Wakapolri: Rekomendasi Diterjemahkan Menjadi Langkah Nyata

Wakapolri mengatakan buku Police Governance diarahkan bukan sekadar sebagai dokumen konseptual, tetapi sebagai bagian dari pengayaan pemikiran dalam memperkuat tata kelola dan transformasi Polri.

“Gagasan harus dijembatani dengan implementasi. Setiap rekomendasi harus dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan langkah operasional yang jelas,” ujar Wakapolri.

Menurutnya, setiap program transformasi perlu memiliki sasaran, indikator capaian, target, realisasi, serta dukungan anggaran yang jelas.

Dengan ukuran tersebut, pelaksanaan program dapat dipantau dan dievaluasi secara berkala sehingga kebijakan dapat terus disempurnakan sesuai kebutuhan organisasi dan masyarakat.

Penguatan Tata Kelola Hingga Tingkat Polsek

Wakapolri menekankan bahwa penguatan tata kelola perlu dirasakan hingga tingkat kewilayahan.

Evaluasi kebijakan secara berkala dan berjenjang hingga Polsek diperlukan untuk melihat kondisi riil implementasi di lapangan sekaligus memastikan kebijakan yang dirumuskan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Penguatan kapasitas Polsek menjadi perhatian, khususnya di wilayah perdesaan yang memiliki karakteristik sosial dan geografis berbeda dengan wilayah perkotaan.

“Setiap wilayah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda. Karena itu, penguatan kapasitas Polsek perlu disesuaikan dengan kebutuhan wilayah,” jelasnya.

Di bidang SDM, Wakapolri menekankan penguatan sistem merit dengan menjadikan hasil asesmen dan capaian kinerja sebagai bagian penting dalam penempatan maupun mutasi jabatan.

Rekomendasi KPRP Diperkaya dalam Perspektif Police Governance

Rekomendasi KPRP bidang tata kelola menjadi salah satu perspektif yang dibahas dalam kerangka Police Governance.

Pembahasan mencakup penguatan kelembagaan, efektivitas organisasi, tata kelola SDM, penyederhanaan struktur, pengukuran kinerja, kolaborasi antarlembaga, serta penguatan kapasitas kepolisian dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis.

Melalui forum tersebut, rekomendasi KPRP ditempatkan sebagai bagian dari proses dialog, pengayaan, dan pengembangan pemikiran untuk mendukung penguatan tata kelola Polri secara berkelanjutan.

Mengantisipasi Perubahan Ruang Keamanan

Dalam diskusi tersebut, Jimly juga menyoroti perkembangan konsep kedaulatan yang tidak lagi hanya berkaitan dengan wilayah darat dan laut, tetapi juga mencakup ruang udara dan ruang digital.

Perkembangan teknologi komunikasi, frekuensi, satelit, dan data membawa konsekuensi terhadap kewenangan, keamanan, serta penegakan hukum.

Hal ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan institusi kepolisian menghadapi perubahan lingkungan strategis.

Dr. Riant Nugroho, M.Si., menambahkan bahwa semakin luasnya aktivitas masyarakat, pemerintahan, dan perekonomian di ruang digital menjadikan isu kedaulatan digital semakin relevan.

Menurutnya, perkembangan ruang digital dan ruang udara dapat melahirkan bidang tugas sekaligus tantangan baru bagi kepolisian, yang berkaitan dengan keamanan, komunikasi, data, perekonomian, hingga kepentingan strategis negara.

Dibawa ke Pendidikan Calon Pemimpin Polri

Wakapolri juga mendorong agar buku Police Governance disosialisasikan dan dibedah di lingkungan pendidikan Polri, khususnya Sespim.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif calon pemimpin Polri mengenai tata kelola, kepemimpinan, penguatan kelembagaan, serta tantangan kepolisian di masa depan.

Dengan mempertemukan perspektif akademik, rekomendasi kebijakan, dan pengalaman implementasi, Police Governance diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran dan penguatan tata kelola Polri secara berkelanjutan.

Pada akhirnya, penguatan police governance diarahkan untuk membangun institusi yang semakin adaptif, profesional, efektif, dan akuntabel, sekaligus mampu mengikuti perkembangan masyarakat dan menjawab tantangan zaman.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Bhabinkamtibmas Karangpandan Sambangi Petani, Dukung Ketahanan Pangan Menuju Swasembada

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Karangpandan Polsek Rejoso Polres Pasuruan Kota Polda Jatim, melaksanakan kegiatan sambang sekaligus monitoring kepada para petani yang memiliki lahan pertanian di Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Polri terhadap masyarakat, khususnya para petani yang menjadi salah satu bagian penting dalam mewujudkan ketahanan pangan serta swasembada pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Brigadir Angga berdialog langsung dengan petani untuk mengetahui perkembangan lahan dan kondisi tanaman, sekaligus memberikan motivasi agar para petani tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian secara optimal.

Selain melakukan monitoring, Bhabinkamtibmas juga mengajak para petani untuk terus menjaga kualitas hasil pertanian serta memanfaatkan lahan yang ada secara produktif. Komunikasi secara langsung tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat sekaligus memudahkan penyampaian informasi apabila terdapat kendala di lapangan.

Kapolsek Rejoso AKP Bambang Pamungkas, S.A.P., mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut mendukung berbagai program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Bhabinkamtibmas kami dorong untuk aktif hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi dan memonitor kegiatan para petani. Melalui komunikasi yang baik, diharapkan berbagai kendala yang dihadapi petani dapat segera diketahui dan dicarikan solusi bersama,” ujar AKP Bambang Pamungkas.

Kegiatan sambang dan monitoring tersebut menjadi wujud nyata sinergi Polri bersama masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat sehingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan Negara Republik Indonesia.

#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polribersamamasyarakat
#swasembadapangan
#swassembadajagung
#polisicintapetani
#astacitapresiden

Continue Reading

Berita

Bhabinkamtibmas Karangpandan Sambangi Petani, Dukung Ketahanan Pangan Menuju Swasembada

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Karangpandan Polsek Rejoso Polres Pasuruan Kota Polda Jatim, melaksanakan kegiatan sambang sekaligus monitoring kepada para petani yang memiliki lahan pertanian di Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Polri terhadap masyarakat, khususnya para petani yang menjadi salah satu bagian penting dalam mewujudkan ketahanan pangan serta swasembada pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Brigadir Angga berdialog langsung dengan petani untuk mengetahui perkembangan lahan dan kondisi tanaman, sekaligus memberikan motivasi agar para petani tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian secara optimal.

Selain melakukan monitoring, Bhabinkamtibmas juga mengajak para petani untuk terus menjaga kualitas hasil pertanian serta memanfaatkan lahan yang ada secara produktif. Komunikasi secara langsung tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat sekaligus memudahkan penyampaian informasi apabila terdapat kendala di lapangan.

Kapolsek Rejoso AKP Bambang Pamungkas, S.A.P., mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut mendukung berbagai program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Bhabinkamtibmas kami dorong untuk aktif hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi dan memonitor kegiatan para petani. Melalui komunikasi yang baik, diharapkan berbagai kendala yang dihadapi petani dapat segera diketahui dan dicarikan solusi bersama,” ujar AKP Bambang Pamungkas.

Kegiatan sambang dan monitoring tersebut menjadi wujud nyata sinergi Polri bersama masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat sehingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan Negara Republik Indonesia.

#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polribersamamasyarakat
#swasembadapangan
#swassembadajagung
#polisicintapetani
#astacitapresiden

Continue Reading

Berita

Bhabinkamtibmas Karangpandan Sambangi Petani, Dukung Ketahanan Pangan Menuju Swasembada

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Karangpandan Polsek Rejoso Polres Pasuruan Kota Polda Jatim, melaksanakan kegiatan sambang sekaligus monitoring kepada para petani yang memiliki lahan pertanian di Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Polri terhadap masyarakat, khususnya para petani yang menjadi salah satu bagian penting dalam mewujudkan ketahanan pangan serta swasembada pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Brigadir Angga berdialog langsung dengan petani untuk mengetahui perkembangan lahan dan kondisi tanaman, sekaligus memberikan motivasi agar para petani tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian secara optimal.

Selain melakukan monitoring, Bhabinkamtibmas juga mengajak para petani untuk terus menjaga kualitas hasil pertanian serta memanfaatkan lahan yang ada secara produktif. Komunikasi secara langsung tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat sekaligus memudahkan penyampaian informasi apabila terdapat kendala di lapangan.

Kapolsek Rejoso AKP Bambang Pamungkas, S.A.P., mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut mendukung berbagai program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Bhabinkamtibmas kami dorong untuk aktif hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi dan memonitor kegiatan para petani. Melalui komunikasi yang baik, diharapkan berbagai kendala yang dihadapi petani dapat segera diketahui dan dicarikan solusi bersama,” ujar AKP Bambang Pamungkas.

Kegiatan sambang dan monitoring tersebut menjadi wujud nyata sinergi Polri bersama masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat sehingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan Negara Republik Indonesia.

#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polribersamamasyarakat
#swasembadapangan
#swassembadajagung
#polisicintapetani
#astacitapresiden

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi