Berita
Patroli Rutin Satpolair Polres Pasuruan Kota Perkuat Keamanan Perairan dan Lindungi Kemunculan Hiu Tutul
Pasuruan Kota – Komitmen Polres Pasuruan Kota dalam menjaga keamanan wilayah perairan sekaligus melestarikan sumber daya alam hayati terus diwujudkan melalui patroli rutin yang dilaksanakan Satuan Polisi Perairan (Satpolair). Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, tetapi juga memastikan ekosistem laut tetap terjaga sebagai aset penting bagi masyarakat pesisir.
Pada Selasa (7/7/2026), personel Satpolair Polres Pasuruan Kota melaksanakan patroli rutin dengan menyisir seluruh wilayah perairan hukum Polres Pasuruan Kota. Patroli difokuskan pada jalur pelayaran, kawasan pesisir, serta lokasi yang menjadi pusat aktivitas nelayan dan pengguna transportasi laut.
Selama patroli berlangsung, personel melakukan pemantauan terhadap situasi keamanan sekaligus mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran hukum di wilayah perairan, seperti praktik penangkapan ikan secara ilegal, penggunaan alat tangkap yang merusak lingkungan, maupun aktivitas lain yang dapat mengancam kelestarian sumber daya alam hayati.
Di sela kegiatan patroli, personel Satpolair juga memantau kemunculan hiu tutul atau hiu paus (Rhincodon typus) yang kembali terlihat di perairan Pasuruan. Fenomena tersebut merupakan migrasi tahunan yang hampir selalu terjadi pada periode Juli hingga September.
Hiu tutul diketahui datang secara berkelompok, sedikitnya sekitar 10 ekor, untuk mencari makan di perairan yang hangat dan kaya akan plankton serta ikan-ikan kecil. Kondisi tersebut menjadikan perairan Pasuruan sebagai salah satu lokasi persinggahan alami sebelum satwa tersebut melanjutkan perjalanan migrasinya.

Keberadaan hiu tutul di perairan Pasuruan umumnya berlangsung sekitar satu minggu. Selama berada di kawasan tersebut, satwa yang dikenal jinak itu tidak mengganggu aktivitas nelayan maupun masyarakat yang beraktivitas di laut, sehingga keberadaannya justru menjadi daya tarik sekaligus indikator ekosistem laut yang masih terjaga.
Kasat Polair Polres Pasuruan Kota AKP Edi Suseno mengatakan bahwa patroli rutin merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan perairan.
“Kami akan terus meningkatkan patroli rutin sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan wilayah perairan. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian sumber daya alam hayati dengan tidak melakukan aktivitas yang merusak lingkungan laut, karena keamanan dan kelestarian perairan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar AKP Edi Suseno.
Terkait kemunculan hiu tutul, AKP Edi Suseno mengimbau masyarakat agar tidak mengganggu, menangkap, menyentuh, menaiki, maupun memberi makan satwa tersebut. Masyarakat juga diminta tidak berenang atau menyelam terlalu dekat dengan hiu tutul demi menjaga keselamatan bersama.
Ia menegaskan bahwa hiu tutul merupakan satwa langka yang dilindungi penuh oleh negara. Oleh karena itu, setiap tindakan menangkap, melukai, memperjualbelikan, maupun mengonsumsi hiu tutul merupakan pelanggaran hukum yang dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Apabila masyarakat menemukan hiu tutul yang terdampar, diimbau agar tidak menjadikannya tontonan atau menyentuhnya. Masyarakat diminta segera melaporkan kejadian tersebut kepada Pos Polairud terdekat atau instansi terkait agar dapat segera dilakukan evakuasi dan penanganan sehingga satwa tersebut dapat dikembalikan ke habitatnya dengan aman.
Melalui patroli rutin yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Satpolair Polres Pasuruan Kota menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan wilayah perairan sekaligus melindungi kelestarian sumber daya alam hayati.
Sinergi antara Polri, nelayan, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu mewujudkan perairan Pasuruan yang aman, lestari, dan produktif sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi sekarang maupun yang akan datang.
Polres
Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke -71, Polres Jember Perkuat Sinergi dan Transformasi Pelayanan Prima

JEMBER — Semangat pengabdian dan kepedulian sosial mewarnai Tasyakuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang digelar Polres Jember Polda Jatim, Selasa (22/9/2026).
Ratusan peserta memadati Gedung Bhayangkara di Jalan PB Sudirman, Kecamatan Patrang, Jember, guna menghadiri acara yang mengusung tema “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri” tersebut.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolres Jember, AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Jember, pengurus Bhayangkari, perwakilan pemerintah daerah, tokoh agama Jember, KH. Musoddiq Fikri Farouq (Gus Fikri) serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolres Jember AKBP Alaiddin menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh personel Satlantas Polres Jember atas dedikasi dan tanggung jawab mereka selama ini.
AKBP Alaiddin menekankan pentingnya mempertahankan capaian positif sekaligus terus mengevaluasi kekurangan demi meningkatkan mutu pelayanan publik.
“Terus bangun sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh lapisan masyarakat. Keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas AKBP Alaiddin.
Ia berharap momentum hari jadi Lalu Lintas Bhayangkara yang ke-71 ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh personel untuk menghadirkan pelayanan lalu lintas yang lebih humanis, responsif, dan prima.
Tidak sekadar menjadi ajang refleksi, tasyakuran ini juga direalisasikan melalui aksi nyata. Polres Jember Polda Jatim menyalurkan sejumlah bantuan sosial, di antaranya kursi roda bagi korban disabilitas akibat kecelakaan lalu lintas, paket sembako untuk komunitas ojek online (ojol), serta santunan kepada anak yatim piatu.
Suasana khidmat kian terasa saat Gus Fikri menyampaikan tausiah agama dan memimpin doa bersama.
Sebagai puncak acara, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kapolres yang diserahkan secara simbolis kepada personel Satlantas paling senior dan termuda.
Melalui peringatan HUT ke-71 ini, Polres Jember Polda Jatim kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi lintas sektoral dan terus bertransformasi menjadi sosok Polantas yang semakin dekat, mengayomi, dan dicintai masyarakat.(*)
Polres
Polres Nganjuk Siagakan Personel Pasca-Karhutla Gunung Wilis, Antisipasi Bara Api Kembali Muncul

NGANJUK – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Wilis, Kabupaten Nganjuk, dipastikan telah padam total sejak Minggu (20/9/2026).
Meski situasi telah terkendali, Polres Nganjuk Polda Jatim bersama tim gabungan tetap menyiagakan personel di lapangan guna mengantisipasi potensi munculnya kembali bara api (re-ignition).
Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. menyatakan bahwa kepastian ini diperoleh berdasarkan hasil penyisiran intensif tim gabungan, baik melalui jalur darat maupun pantauan udara di seluruh lokasi terdampak.
“Melalui upaya pemadaman intensif, seluruh area yang sebelumnya terbakar kini sudah berhasil dijinakkan,” ujar AKBP Suria, Selasa (22/9/2026).
Di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gedangklutuk, amukan api sebelumnya sempat melahap tiga titik utama. Area tersebut meliputi Petak 24 seluas kurang lebih 7 hektare, Petak 23C seluas 5 hektare, dan Petak 18C seluas 5 hektare.
Hingga saat ini, pantauan digital melalui aplikasi SIPONGI KLHK juga menunjukkan hasil nol titik panas (hotspot) di kawasan Gunung Wilis. Secara visual, kepulan asap yang sebelumnya membubung di sekitar wilayah RPH Gedangklutuk dilaporkan telah hilang sepenuhnya.
Atas keberhasilan ini, Kapolres Nganjuk menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada seluruh elemen yang telah bahu-membahu di lapangan, mulai dari TNI, pemerintah daerah, BPBD, Perhutani, hingga relawan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras melakukan penanganan dan pemantauan Karhutla Gunung Wilis. Peran aktif masyarakat sangat besar dalam menjaga kondisi wilayah agar kembali aman,” ungkap AKBP Suria.
Kendati api sudah padam, AKBP Suria tetap mengimbau masyarakat maupun relawan lintas instansi yang hendak beraktivitas atau membantu pemantauan di sekitar lokasi untuk melapor terlebih dahulu di posko utama di Balai Desa Ngliman.
“Langkah ini penting agar pergerakan personel dan relawan di lapangan dapat tetap terdokumentasi serta terkoordinasi dengan aman,” terangnya.
Menutup keterangannya, perwira menengah Polri ini mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan proaktif dalam mencegah terjadinya karhutla susulan dengan memanfaatkan layanan kepolisian darurat.
“Jika masyarakat menemui, melihat, atau mendapatkan informasi terkait adanya titik api maupun kepulan asap baru, segera laporkan kepada petugas terdekat atau melalui Call Center Polri 110. Informasi sekecil apa pun sangat berharga agar kita bisa melakukan penanganan secara cepat dan terukur,” pungkasnya.(*)
Berita
Polres Nganjuk Siagakan Personel Pasca-Karhutla Gunung Wilis, Antisipasi Bara Api Kembali Muncul

NGANJUK – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Wilis, Kabupaten Nganjuk, dipastikan telah padam total sejak Minggu (20/9/2026).
Meski situasi telah terkendali, Polres Nganjuk Polda Jatim bersama tim gabungan tetap menyiagakan personel di lapangan guna mengantisipasi potensi munculnya kembali bara api (re-ignition).
Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. menyatakan bahwa kepastian ini diperoleh berdasarkan hasil penyisiran intensif tim gabungan, baik melalui jalur darat maupun pantauan udara di seluruh lokasi terdampak.
“Melalui upaya pemadaman intensif, seluruh area yang sebelumnya terbakar kini sudah berhasil dijinakkan,” ujar AKBP Suria, Selasa (22/9/2026).
Di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gedangklutuk, amukan api sebelumnya sempat melahap tiga titik utama. Area tersebut meliputi Petak 24 seluas kurang lebih 7 hektare, Petak 23C seluas 5 hektare, dan Petak 18C seluas 5 hektare.
Hingga saat ini, pantauan digital melalui aplikasi SIPONGI KLHK juga menunjukkan hasil nol titik panas (hotspot) di kawasan Gunung Wilis. Secara visual, kepulan asap yang sebelumnya membubung di sekitar wilayah RPH Gedangklutuk dilaporkan telah hilang sepenuhnya.
Atas keberhasilan ini, Kapolres Nganjuk menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada seluruh elemen yang telah bahu-membahu di lapangan, mulai dari TNI, pemerintah daerah, BPBD, Perhutani, hingga relawan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras melakukan penanganan dan pemantauan Karhutla Gunung Wilis. Peran aktif masyarakat sangat besar dalam menjaga kondisi wilayah agar kembali aman,” ungkap AKBP Suria.
Kendati api sudah padam, AKBP Suria tetap mengimbau masyarakat maupun relawan lintas instansi yang hendak beraktivitas atau membantu pemantauan di sekitar lokasi untuk melapor terlebih dahulu di posko utama di Balai Desa Ngliman.
“Langkah ini penting agar pergerakan personel dan relawan di lapangan dapat tetap terdokumentasi serta terkoordinasi dengan aman,” terangnya.
Menutup keterangannya, perwira menengah Polri ini mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan proaktif dalam mencegah terjadinya karhutla susulan dengan memanfaatkan layanan kepolisian darurat.
“Jika masyarakat menemui, melihat, atau mendapatkan informasi terkait adanya titik api maupun kepulan asap baru, segera laporkan kepada petugas terdekat atau melalui Call Center Polri 110. Informasi sekecil apa pun sangat berharga agar kita bisa melakukan penanganan secara cepat dan terukur,” pungkasnya.(*)
-
Berita7 hari agoSinergi TNI-Polri, Satlantas Polres Pasuruan Kota Edukasi Prajurit tentang Keselamatan Berlalu Lintas
-
Berita1 minggu agoSatlantas Pasuruan Kota Pasang Banner di Jalur Rawan Laka, Pengendara Diingatkan Utamakan Keselamatan
-
Berita7 hari agoAtasi Krisis Air, Polres Bangkalan Distribusikan 48.000 Liter Air Bersih di Dua Kecamatan
-
Polres1 minggu agoPolres Malang Libatkan Tim Dokkes, Menjaga Napas Para Penjinak Api Karhutla di Lereng Bromo
-
Polsek1 minggu ago
Polres Pasuruan Kota Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Dampingi Petani Jagung di Desa Tidu
-
Berita1 minggu agoHUT Lantas ke-71, Satlantas Polres Pasuruan Kota Sambangi Purnawirawan IPTU Abadi
-
Polres6 hari agoSatlantas Polres Pasuruan Kota Gandeng Komunitas Ojol dalam Bakti Kesehatan HUT Lalu Lintas ke-71
-
Berita7 hari agoPolres Gresik Sita 10,8 Kg Ganja di Gudang Ekspedisi
