Connect with us

Berita

Ratusan Personil Polres Pasuruan Kota Ikuti Donor Darah Dalam Rangka Bakti Sosial Hari Bhayangkara Ke 80 Tahun 2026

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Pasuruan Kota melaksanakan kegiatan bakti sosial donor darah sebagai wujud kepedulian kemanusiaan kepada masyarakat.

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa pagi, 23 Juni 2026, bertempat di Gedung Wicaksana Laghawa Polres Pasuruan Kota, Jalan Gajah Mada 19, Kota Pasuruan. Sejak pagi, ratusan personel tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan donor darah dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan.

 

Pelaksanaan donor darah ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan sosial dalam menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam bidang kemanusiaan.

 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Pasuruan Kota, Waka Polres Pasuruan Kota Kompol Yokbeth Wally, S.I.K., serta didukung oleh jajaran Bhayangkari Cabang Polres Pasuruan Kota. Bhayangkari Cabang Polres Pasuruan Kota

Sinergi dengan tenaga medis dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pasuruan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan ini. Palang Merah Indonesia Kota Pasuruan bertugas mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga proses pengambilan darah dengan standar pelayanan medis yang ketat.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan mengedepankan aspek kesehatan serta keselamatan para pendonor. Antusiasme personel menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya aksi kemanusiaan melalui donor darah.

 

Waka Polres Pasuruan Kota Kompol Yokbeth Wally, S.I.K. dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial jajaran Polres Pasuruan Kota kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

“Donor darah ini adalah bentuk nyata kepedulian sosial Polri. Setetes darah yang kita sumbangkan sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

 

Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi semangat Hari Bhayangkara ke-80, di mana Polri terus berupaya hadir secara humanis dan responsif dalam berbagai aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

 

Kepala PMI Kota Pasuruan turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan donor darah yang dilakukan secara rutin oleh jajaran kepolisian sangat membantu dalam menjaga ketersediaan stok darah di wilayah Kota Pasuruan.

 

Melalui kegiatan bakti sosial donor darah ini, Polres Pasuruan Kota berharap sinergi antara Polri, masyarakat, Bhayangkari, dan seluruh stakeholder terkait dapat terus terjalin erat, serta memberikan dampak positif dalam setiap momentum pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke -71, Polres Jember Perkuat Sinergi dan Transformasi Pelayanan Prima

Published

on

JEMBER — Semangat pengabdian dan kepedulian sosial mewarnai Tasyakuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang digelar Polres Jember Polda Jatim, Selasa (22/9/2026).

Ratusan peserta memadati Gedung Bhayangkara di Jalan PB Sudirman, Kecamatan Patrang, Jember, guna menghadiri acara yang mengusung tema “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri” tersebut.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolres Jember, AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Jember, pengurus Bhayangkari, perwakilan pemerintah daerah, tokoh agama Jember, KH. Musoddiq Fikri Farouq (Gus Fikri) serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolres Jember AKBP Alaiddin menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh personel Satlantas Polres Jember atas dedikasi dan tanggung jawab mereka selama ini.

AKBP Alaiddin menekankan pentingnya mempertahankan capaian positif sekaligus terus mengevaluasi kekurangan demi meningkatkan mutu pelayanan publik.

“Terus bangun sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh lapisan masyarakat. Keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas AKBP Alaiddin.

Ia berharap momentum hari jadi Lalu Lintas Bhayangkara yang ke-71 ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh personel untuk menghadirkan pelayanan lalu lintas yang lebih humanis, responsif, dan prima.

Tidak sekadar menjadi ajang refleksi, tasyakuran ini juga direalisasikan melalui aksi nyata. Polres Jember Polda Jatim menyalurkan sejumlah bantuan sosial, di antaranya kursi roda bagi korban disabilitas akibat kecelakaan lalu lintas, paket sembako untuk komunitas ojek online (ojol), serta santunan kepada anak yatim piatu.

Suasana khidmat kian terasa saat Gus Fikri menyampaikan tausiah agama dan memimpin doa bersama.

Sebagai puncak acara, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kapolres yang diserahkan secara simbolis kepada personel Satlantas paling senior dan termuda.

Melalui peringatan HUT ke-71 ini, Polres Jember Polda Jatim kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi lintas sektoral dan terus bertransformasi menjadi sosok Polantas yang semakin dekat, mengayomi, dan dicintai masyarakat.(*)

Continue Reading

Polres

Polres Nganjuk Siagakan Personel Pasca-Karhutla Gunung Wilis, Antisipasi Bara Api Kembali Muncul

Published

on

NGANJUK – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Wilis, Kabupaten Nganjuk, dipastikan telah padam total sejak Minggu (20/9/2026).

Meski situasi telah terkendali, Polres Nganjuk Polda Jatim bersama tim gabungan tetap menyiagakan personel di lapangan guna mengantisipasi potensi munculnya kembali bara api (re-ignition).

Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. menyatakan bahwa kepastian ini diperoleh berdasarkan hasil penyisiran intensif tim gabungan, baik melalui jalur darat maupun pantauan udara di seluruh lokasi terdampak.

“Melalui upaya pemadaman intensif, seluruh area yang sebelumnya terbakar kini sudah berhasil dijinakkan,” ujar AKBP Suria, Selasa (22/9/2026).

Di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gedangklutuk, amukan api sebelumnya sempat melahap tiga titik utama. Area tersebut meliputi Petak 24 seluas kurang lebih 7 hektare, Petak 23C seluas 5 hektare, dan Petak 18C seluas 5 hektare.

Hingga saat ini, pantauan digital melalui aplikasi SIPONGI KLHK juga menunjukkan hasil nol titik panas (hotspot) di kawasan Gunung Wilis. Secara visual, kepulan asap yang sebelumnya membubung di sekitar wilayah RPH Gedangklutuk dilaporkan telah hilang sepenuhnya.

Atas keberhasilan ini, Kapolres Nganjuk menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada seluruh elemen yang telah bahu-membahu di lapangan, mulai dari TNI, pemerintah daerah, BPBD, Perhutani, hingga relawan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras melakukan penanganan dan pemantauan Karhutla Gunung Wilis. Peran aktif masyarakat sangat besar dalam menjaga kondisi wilayah agar kembali aman,” ungkap AKBP Suria.

Kendati api sudah padam, AKBP Suria tetap mengimbau masyarakat maupun relawan lintas instansi yang hendak beraktivitas atau membantu pemantauan di sekitar lokasi untuk melapor terlebih dahulu di posko utama di Balai Desa Ngliman.

“Langkah ini penting agar pergerakan personel dan relawan di lapangan dapat tetap terdokumentasi serta terkoordinasi dengan aman,” terangnya.

Menutup keterangannya, perwira menengah Polri ini mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan proaktif dalam mencegah terjadinya karhutla susulan dengan memanfaatkan layanan kepolisian darurat.

“Jika masyarakat menemui, melihat, atau mendapatkan informasi terkait adanya titik api maupun kepulan asap baru, segera laporkan kepada petugas terdekat atau melalui Call Center Polri 110. Informasi sekecil apa pun sangat berharga agar kita bisa melakukan penanganan secara cepat dan terukur,” pungkasnya.(*)

Continue Reading

Berita

Polres Nganjuk Siagakan Personel Pasca-Karhutla Gunung Wilis, Antisipasi Bara Api Kembali Muncul

Published

on

NGANJUK – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Wilis, Kabupaten Nganjuk, dipastikan telah padam total sejak Minggu (20/9/2026).

Meski situasi telah terkendali, Polres Nganjuk Polda Jatim bersama tim gabungan tetap menyiagakan personel di lapangan guna mengantisipasi potensi munculnya kembali bara api (re-ignition).

Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. menyatakan bahwa kepastian ini diperoleh berdasarkan hasil penyisiran intensif tim gabungan, baik melalui jalur darat maupun pantauan udara di seluruh lokasi terdampak.

“Melalui upaya pemadaman intensif, seluruh area yang sebelumnya terbakar kini sudah berhasil dijinakkan,” ujar AKBP Suria, Selasa (22/9/2026).

Di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gedangklutuk, amukan api sebelumnya sempat melahap tiga titik utama. Area tersebut meliputi Petak 24 seluas kurang lebih 7 hektare, Petak 23C seluas 5 hektare, dan Petak 18C seluas 5 hektare.

Hingga saat ini, pantauan digital melalui aplikasi SIPONGI KLHK juga menunjukkan hasil nol titik panas (hotspot) di kawasan Gunung Wilis. Secara visual, kepulan asap yang sebelumnya membubung di sekitar wilayah RPH Gedangklutuk dilaporkan telah hilang sepenuhnya.

Atas keberhasilan ini, Kapolres Nganjuk menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada seluruh elemen yang telah bahu-membahu di lapangan, mulai dari TNI, pemerintah daerah, BPBD, Perhutani, hingga relawan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras melakukan penanganan dan pemantauan Karhutla Gunung Wilis. Peran aktif masyarakat sangat besar dalam menjaga kondisi wilayah agar kembali aman,” ungkap AKBP Suria.

Kendati api sudah padam, AKBP Suria tetap mengimbau masyarakat maupun relawan lintas instansi yang hendak beraktivitas atau membantu pemantauan di sekitar lokasi untuk melapor terlebih dahulu di posko utama di Balai Desa Ngliman.

“Langkah ini penting agar pergerakan personel dan relawan di lapangan dapat tetap terdokumentasi serta terkoordinasi dengan aman,” terangnya.

Menutup keterangannya, perwira menengah Polri ini mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan proaktif dalam mencegah terjadinya karhutla susulan dengan memanfaatkan layanan kepolisian darurat.

“Jika masyarakat menemui, melihat, atau mendapatkan informasi terkait adanya titik api maupun kepulan asap baru, segera laporkan kepada petugas terdekat atau melalui Call Center Polri 110. Informasi sekecil apa pun sangat berharga agar kita bisa melakukan penanganan secara cepat dan terukur,” pungkasnya.(*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi