Berita
Polisi Peduli Petani, Satlantas Polres Pasuruan Kota Serahkan Alat Semprot Pertanian untuk Kelompok Tani Dusun Kepel

Pasuruan Kota, 19 Juni 2026 – Wujud kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat terus ditunjukkan melalui berbagai kegiatan sosial. Pada Jumat (19/6/2026), Satlantas Polres Pasuruan Kota melaksanakan kegiatan pemberian bantuan berupa alat semprot pertanian (sprayer) kepada kelompok petani di Dusun Kepel, Kota Pasuruan.
Kegiatan yang berlangsung di area persawahan Dusun Kepel tersebut dihadiri oleh personel Satlantas Polres Pasuruan Kota bersama para petani dan tokoh masyarakat setempat. Bantuan alat semprot pertanian diserahkan secara langsung kepada perwakilan kelompok tani sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian.
Dalam suasana penuh keakraban, jajaran Satlantas Polres Pasuruan Kota juga berdialog dengan para petani untuk mendengarkan berbagai aspirasi serta kendala yang dihadapi dalam aktivitas pertanian sehari-hari. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu mempererat hubungan kemitraan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi warga.
Kasatlantas Polres Pasuruan Kota, AKP Amrullah Setiawan, S.T.K., S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, tidak hanya dalam bidang keamanan dan ketertiban lalu lintas, tetapi juga dalam mendukung sektor-sektor yang menjadi penopang perekonomian warga.
“Kami berharap bantuan alat semprot pertanian ini dapat membantu para petani dalam meningkatkan efektivitas dan hasil produksi pertanian. Polri akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan warga,” ujar AKP Amrullah Setiawan.

Sementara itu, salah satu perwakilan kelompok tani Dusun Kepel menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Satlantas Polres Pasuruan Kota.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Alat semprot ini sangat membantu pekerjaan kami di sawah, terutama untuk perawatan tanaman. Semoga hubungan baik antara masyarakat dan Polri semakin erat,” ungkapnya.
Masyarakat setempat juga menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi para petani. Selain membantu meningkatkan efisiensi kerja di lahan pertanian, bantuan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan sosial kemasyarakatan seperti ini, Satlantas Polres Pasuruan Kota berharap dapat terus membangun kedekatan dengan warga serta mendukung terciptanya lingkungan yang aman, harmonis, dan produktif di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.
Polres
Polresta Malang Kota Petakan Wilayah Rawan Bencana, 357 Personel Gabungan Disiagakan

MALANG KOTA – Mengantisipasi lonjakan potensi bencana hidrometeorologi selama musim hujan, Polresta Malang Kota Polda Jatim memperkuat mitigasi dengan memetakan wilayah rawan di lima kecamatan.
Langkah taktis ini diperkuat melalui Apel Siaga Tanggap Darurat Bencana yang diikuti 357 personel gabungan TNI, Polri, Pemkot Malang, BPBD, serta relawan di Lapangan Buring, Kedungkandang, Jumat (6/11/2026).
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo PS, menegaskan bahwa apel ini merupakan sarana konsolidasi lintas instansi untuk menyatukan kesiapan personel dan memastikan langkah penanganan yang cepat saat terjadi bencana fisik maupun dampak kesehatan.
“Intensitas hujan mulai meningkat. Seluruh unsur harus saling berkoordinasi erat dan memantau perkembangan situasi cuaca secara berkelanjutan di wilayah Kota Malang,” ujar Kombes Danang.
Karakteristik perkotaan membuat Malang Kota rawan terhadap genangan air yang mengganggu lalu lintas. Sebagai langkah antisipasi, BPBD telah menyusun peta kerawanan hingga tingkat kelurahan.
Data ini terus diperbarui dengan mempertimbangkan perubahan lingkungan, saluran drainase, serta proyek infrastruktur. Sejumlah kawasan di Kecamatan Lowokwaru dan Kedungkandang menjadi perhatian utama, khususnya wilayah di sepanjang aliran sungai.
Kombes Pol Danang meminta sinergi berjenjang dari tingkat kelurahan hingga kecamatan diperkuat. Lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas wajib aktif bertukar informasi.
Untuk mempercepat penanganan kedaruratan, posko terpadu akan langsung didirikan di lokasi kejadian secara on the spot.
Selain ancaman banjir dan tanah longsor, Kombes Pol Danang juga mengingatkan potensi lonjakan penyakit lingkungan musim hujan, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan diare.
“Evaluasi kejadian tahun lalu harus menjadi dasar peningkatan mitigasi. Kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama, dan keselamatan masyarakat Kota Malang tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (*)
Polres
Polres Bondowoso Rangkul Driver Ojol, Sediakan Ruang Dialog Kamtibmas Lewat Semangat Polisi Bersama Masyarakat

BONDOWOSO – Dalam rangka mengimplementasikan program prioritas “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Bondowoso Polda Jatim menggelar cangkrukan bersama komunitas ojek online (ojol) se-Kabupaten Bondowoso di Alun-alun RBA Ki Ronggo, Rabu (4/11/2026).
Langkah ini menjadi wujud kepedulian Polres Bondowoso Polda Jatim sekaligus ajakan bagi driver ojol untuk menjadi mitra aktif kamtibmas dalam menyukseskan program “Jogo Omah” (Menjaga Rumah) yang digagas oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono.
Acara dihadiri langsung oleh Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., Wakapolres KOMPOL I Gede Suartika, jajaran Pejabat Utama (PJU), serta puluhan pengemudi Grab, Gojek, dan ShopeeFood.
Dalam sambutannya, AKBP Aryo menegaskan bahwa driver ojol memiliki peran strategis di garis depan masyarakat. Mobilitasnya yang tinggi hingga ke pelosok pemukiman menjadikannya mitra potensial kepolisian dalam mengawasi keamanan lingkungan.
“Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami hadir untuk merangkul rekan-rekan ojol. Kami mengajak Anda semua menjadi mata dan telinga kamtibmas demi menyukseskan program ‘Jogo Omah’ Kapolda Jatim,” ujar AKBP Aryo.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Kapolres Bondowoso langsung menampung aspirasi driver terkait kendala lapangan, seperti kemudahan pengurusan SIM, denda pajak kendaraan, hingga dilema menghadapi penumpang yang menolak memakai helm.
AKBP Aryo menegaskan segera berkoordinasi dengan Satlantas untuk memfasilitasi solusi terbaik bagi komunitas ojol. Ia juga mengingatkan pemanfaatan Call Center bebas pulsa 110 saat darurat.
Kebersamaan tanpa sekat ini diakhiri dengan momen makan nasi kotak bersama secara lesehan. Salah satu pengemudi ojol mengaku sangat mengapresiasi perhatian kepolisian.
“Kami senang karena Polres Bondowoso begitu peduli. Kami tidak hanya didengar keluhannya, tetapi juga dirangkul sebagai mitra untuk menjaga keamanan Bondowoso,” ungkapnya.
Melalui sinergi kokoh ini, diharapkan para driver dapat bekerja dengan aman dan nyaman sekaligus berkontribusi aktif menjaga kondusifitas wilayah. (*)
Polda
Subuh Keliling di Surabaya, Kapolda Jatim Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian dan memperkuat peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.
Ajakan tersebut disampaikan saat Kapolda Jatim melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling) bersama masyarakat di Masjid Al-Hidayah, Jalan Ketintang Baru 15, Gayungan, Surabaya, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi langsung antara Polri dengan masyarakat, sejalan dengan semangat program Polisi Bersama Masyarakat yang digaungkan Kapolri.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jatim menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan langkah penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga.
“Persoalan narkoba ini sudah sangat mengkhawatirkan. Kita tidak bisa bekerja sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh lapisan masyarakat. Jangan sampai narkoba yang awalnya kita anggap jauh, ternyata sudah masuk ke lingkungan bahkan keluarga kita sendiri,” ujar Irjen Pol Dekananto.
Kapolda Jatim juga menyoroti ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang masih menjadi tantangan serius, termasuk di sejumlah wilayah Jawa Timur.
Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penyalahgunaan narkotika, termasuk potensi penggunaan rokok elektrik atau vape sebagai media konsumsi zat terlarang.
Menurut Kapolda Jatim, keluarga memiliki peran penting dalam membangun kesadaran dan memberikan perlindungan kepada anak-anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Karena itu, ia mengajak para orang tua untuk meningkatkan komunikasi dan pengawasan terhadap lingkungan pergaulan anak, sekaligus mendorong masyarakat tidak ragu menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkoba.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan kepolisian 110 yang dapat diakses secara gratis untuk menyampaikan laporan maupun informasi terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolda Jatim menegaskan bahwa upaya melindungi generasi muda dari ancaman narkoba merupakan bagian penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Selain menyampaikan pesan pencegahan narkoba, Kapolda Jatim juga menegaskan komitmennya untuk terus membangun institusi Polri yang profesional, berintegritas, dan semakin dekat dengan masyarakat.
Ia mengingatkan seluruh personel kepolisian agar senantiasa mengedepankan pelayanan yang humanis, menjaga kepercayaan publik, serta tidak menyalahgunakan kewenangan dalam pelaksanaan tugas.
“Saya selalu mengingatkan seluruh anggota, ambil hati masyarakat, jangan ambil harta masyarakat. Jika ada anggota yang melakukan tindakan meresahkan, silakan laporkan. Saya akan tindak tegas,” tegasnya.
Kapolda Jatim juga menyampaikan keterbukaannya terhadap kritik, masukan, maupun laporan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas pelayanan kepolisian.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda turut menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat pelayanan maupun sikap anggota kepolisian yang belum memenuhi harapan masyarakat.
Melalui kegiatan Subuh Keliling, Kapolda Jatim berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, sekaligus memperkuat kepedulian bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.
Semangat tersebut sejalan dengan JOGO OMAH, yang menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketenteraman lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.
Dengan sinergi yang semakin kuat, diharapkan masyarakat dan kepolisian dapat bersama-sama mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, serta terbebas dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. (*)
-
Berita1 minggu agoKapolres Pasuruan Kota Pimpin Sertijab Kapolsek Bugul Kidul, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Masyarakat
-
Berita1 minggu agoDukung Swasembada Pangan, Ps. Kanit Binmas Polsek Nguling Turun Langsung Sambangi Petani Sumberanyar
-
Berita1 minggu agoAntisipasi Gangguan Kamtibmas Siang Hari, Polsek Kraton Intensifkan Patroli dan Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan
-
Berita1 minggu agoCegah Kriminalitas 3C, Polsek Grati Gencarkan Patroli dan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas
-
Berita7 hari agoCegah Aksi Balap Liar, Pleton Siaga 5 Satlantas Polres Pasuruan Kota Gelar Patroli di Jalan Panglima Sudirman
-
Polres5 hari agoSatlantas Polres Pasuruan Kota Hadir Lebih Dekat, Gelar Pelayanan SIM Bersama Masyarakat dalam Ops Patuh Semeru 2026
-
Berita6 hari agoPolri Dalami Keluhan Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kadiv Humas Tegaskan Komitmen Evaluasi
-
Berita5 hari agoGiant Sea Wall Pantura Disiapkan, BRAN Kawal Kepastian Tanah dan Perlindungan Nelayan
