Connect with us

Polres

Polres Gresik Amankan Tersangka Penipuan Rekrutmen ASN Modus Jual Beli SK Palsu

Published

on

GRESIK – Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim berhasil mengungkap kasus dugaan penipuan dan pemalsuan Surat Keputusan (SK) pengangkatan ASN yang merugikan banyak korban hingga miliaran rupiah.

Dalam pengungkapan tersebut, Polisi menetapkan tersangka berinisial AN (46), warga Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Kasus ini terungkap setelah pada 6 April 2026 terdapat sembilan orang datang ke salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Gresik.

Enam di antaranya membawa fotokopi legalisir SK pengangkatan PPPK dan PNS di lingkungan Pemkab Gresik.

Namun setelah diverifikasi, dokumen tersebut dinyatakan janggal dan berbeda dengan produk resmi yang dikeluarkan BKPSDM Kabupaten Gresik.

Atas temuan itu, Pemkab Gresik melalui Kepala BKPSDM melapor ke Polres Gresik Polda Jatim terkait dugaan pemalsuan.

Sementara salah satu korban berinisial MFD juga melapor atas dugaan penipuan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim yang dipimpin Kanit Tipidek IPTU Komang Andhika Haditya Prabu bergerak cepat memburu pelaku.

Setelah dilakukan pelacakan, keberadaan AN diketahui berada di Provinsi Kalimantan Tengah.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan Resmob Polres Kotawaringin Timur dan Ditreskrimsus Polda Kalteng.

“Tersangka akhirnya berhasil diamankan di rumah kontrakannya di Desa Selunuk, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, setelah itu tersangka langsung dibawa ke Polres Gresik untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Senin (27/4/26).

Dari hasil penyidikan sementara, tersangka mengaku telah menipu sedikitnya 14 korban.

Modusnya dengan menjanjikan korban bisa diterima sebagai ASN Pemkab Gresik dan menunjukkan SK pengangkatan palsu yang dibuat sendiri.

Korban diminta menyerahkan uang dengan nominal bervariasi mulai Rp70 juta hingga Rp350 juta.

Total keuntungan yang diperoleh tersangka diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone yang digunakan sebagai sarana penipuan serta satu kartu ATM atas nama istri tersangka.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menambahkan, penyidik masih terus mengembangkan perkara tersebut, termasuk kemungkinan adanya korban lain maupun pihak lain yang terlibat.

“Kami juga masih melakukan penyelidikan lanjutan terkait dugaan pemalsuan dokumen lainnya,” ungkapnya.

Kapolres Gresik mengimbau masyarakat agar hanya mengakses jalur resmi dalam melamar pekerjaan, baik ASN, sekolah kedinasan, maupun perusahaan swasta.

Masyarakat juga diminta tidak tergiur iming-iming diterima kerja dengan cara mudah dan ilegal.

“Jika menemukan praktik serupa, warga diminta segera melapor ke Polres Gresik, layanan 110, atau kanal pengaduan “Lapor Kapolres Gresik Cak Rama” 081188002006,” pungkas AKBP Ramadhan.

Atas perbuatannya, tersangka terancam dijerat dengan Pasal
492 KUHP tentang tindak pidana penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara atau denda Rp 500.000.000 dan Pasal 392 KUHP tindak pidana pemalsuan surat dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Polres Probolinggo Bangun Jembatan Merah Putih Presisi, Akses Warga Tiris – Andungsari Kembali Terhubung

Published

on

PROBOLINGGO – Kapolres Probolinggo, AKBP M.Wahyudin Latif meresmikan Revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi Polres Probolinggo Polda Jawa Timur di Desa Andungsari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Selasa (28/4/26).

Peresmian ini menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat setelah jembatan yang sebelumnya rusak akibat banjir kini kembali dapat difungsikan kembali.

Dalam sambutannya, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pembangunan kembali jembatan tersebut.

Lebih lanjut, Kapolres Probolinggo menekankan bahwa jembatan tersebut memiliki fungsi vital sebagai akses penghubung antara Desa Tiris dan Desa Andungsari.

“Jembatan ini memiliki peran vital sebagai penghubung antar desa, khususnya Desa Tiris dan Desa Andungsari, yang sebelumnya terhambat akibat kerusakan infrastruktur karena bencana alam,” ujar AKBP Latif.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif juga memberikan penekanan kepada seluruh masyarakat agar turut menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun bersama.

“Keberlangsungan manfaat jembatan sangat bergantung pada kesadaran bersama dalam memelihara infrastruktur tersebut, pungkasnya.

Kegiatan peresmian ini juga dihadiri oleh para pejabat utama Polres Probolinggo, Muspika dan kepala desa setempat serta elemen masyarakat.

Dengan berfungsinya kembali jembatan Merah Putih Presisi ini pula, mencerminkan sinergi yang baik antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan bersama. (*)

Continue Reading

Polres

Patroli Siang Hari, Polsek Rejoso Pastikan Jalur Pantura Tetap Kondusif

Published

on

Polresta Pasuruan- Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, jajaran Polsek Rejoso melaksanakan patroli presisi pada siang hari di sepanjang jalur Pantura. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi para pengguna jalan yang melintas di wilayah tersebut.

 

Pada hari Selasa, 28 April 2026, patroli dilaksanakan di Jalan Raya Probolinggo–Pasuruan, tepatnya di Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Personel Polsek Rejoso melakukan pemantauan arus lalu lintas serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di jalur utama tersebut.

 

Patroli menyasar titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, mengingat jalur Pantura merupakan akses vital dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi. Kehadiran petugas di lapangan bertujuan untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman bagi seluruh pengguna jalan.

 

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga menyampaikan imbauan kepada pengendara agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga keselamatan berkendara, serta meningkatkan kewaspadaan selama di perjalanan. Pendekatan humanis yang dilakukan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat.

 

Kapolsek Rejoso, AKP Agung Prasetya, menegaskan bahwa patroli siang hari merupakan bagian dari langkah preventif dalam menjaga kondusifitas wilayah.

 

“Kami hadir untuk memastikan jalur Pantura tetap aman dan kondusif, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas,” ungkapnya.

 

Dengan patroli yang dilaksanakan secara rutin, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Rejoso tetap terjaga. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif sesuai dengan semangat Polri Presisi.

Continue Reading

Polres

Patroli Dialogis Polsek Pohjentrek Hadirkan Rasa Aman kepada Masyarakat

Published

on

Polresta Pasuruan- Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, jajaran Polsek Pohjentrek melaksanakan patroli dialogis yang menyasar langsung masyarakat. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman.

 

Pada hari Selasa, 28 April 2026, kegiatan patroli dialogis dilaksanakan di Desa Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Personel Polsek Pohjentrek menyambangi warga serta berdialog secara langsung untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

 

Dalam pelaksanaannya, petugas mengimbau warga agar selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Warga juga diajak untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

 

Kegiatan patroli dialogis ini mendapat respon positif dari masyarakat. Warga merasa lebih dekat dengan polisi dan tidak ragu untuk menyampaikan berbagai informasi maupun permasalahan yang ada di lingkungan mereka.

 

Kapolsek Pohjentrek, AKP Sukrisno, menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis merupakan langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

“Kami terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui patroli dialogis guna memberikan rasa aman serta membangun komunikasi yang baik dengan warga,” ujarnya.

 

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif sesuai dengan semangat Polri Presisi.

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.