Polres
Polres Pasuruan Kota Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Di Masjid At-Taqwa

Polres Pasuruan Kota – Sebagai bentuk refleksi spiritual seluruh personel Polri dalam memperkuat iman, ketakwaan, dan akhlak mulia dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, Polres Pasuruan Kota menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid At-Taqwa Jl. Gajah Mada Kota Pasuruan, Kamis (29/01/2026) kegiatan ini berlangsung penuh dengan penuh khidmat.
Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid At-Taqwa dihadiri oleh Pejabat Utama, Personel Polri, ASN Polres Pasuruan Kota, Bhayangkari dan Tokoh Agama setempat.
Sejak Pagi, Lantunan ayat suci Al-Qur’an mengawali rangkaian acara di Masjid At-Taqwa Polres Pasuruan Kota, membawa ketenangan dan menggugah hati para jamaah yang hadir. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya menyeimbangkan duniawi dengan kebutuhan rohani sebagai fondasi integritas seorang anggota Polri.
Kapolres Pasuruan Kota melalui Kabag SDM Polres Pasuruan Kota Kompol Nanang Efendi, SH dalam sambutannya menyampaikan bahwa Isra’ Mi’raj bukan sekadar peringatan, tetapi sebuah peristiwa besar yang mengajarkan kedisiplinan kepada personel Polri dalam ibadah, kejujuran dalam bersikap, dan kesungguhan dalam mengemban tugas.
“Perjalanan Nabi Muhammad SAW menjadi teladan dalam menjaga amanah dan menebar kasih sayang, nilai-nilai ini harus menjadi pegangan kita sebagai anggota Polri,” ujarnya

Lebih lanjut Kompol Nanang Efendi menegaskan bahwa pelaksanaan tugas kepolisian tidak hanya membutuhkan keterampilan teknis, tetapi juga kekuatan hati dan ketenangan jiwa yang diperoleh melalui pendekatan spiritual. Dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, ia berharap seluruh personel mampu memberikan pelayanan yang lebih humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada nilai-nilai kebaikan.
Pada kesempatan tersebut, Kabag SDM Polres Pasuruan Kota juga menambahkan bahwa kegiatan pembinaan rohani ini menjadi sarana penting dalam menjaga kualitas moral anggota. Menurutnya, peningkatan spiritualitas merupakan bagian dari upaya memperkuat pondasi etika sehingga setiap personel dapat bekerja dengan penuh keikhlasan, integritas, dan rasa tanggung jawab yang tinggi.
Peringatan Isra’ Mi’raj kali ini juga diisi dengan tausiah dari ustaz Nuri Huda yang dalam ceramahnya, beliau menguraikan makna perjalanan agung Isra’ dan Mi’raj serta relevansinya bagi kehidupan modern, terutama bagi aparat penegak hukum. Ceramah tersebut mengajak seluruh personel untuk memperbaiki niat, memperkuat ibadah, serta menjadikan nilai-nilai kenabian sebagai pedoman dalam bertugas.
Rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan penuh kekhidmatan. Para personel mengikuti kegiata dengan khusuk, selain memperdalam pemahaman keagamaan, peringatan ini juga menjadi ruang untuk menenangkan hati, mempererat kebersamaan, sekaligus meneguhkan kembali komitmen pengabdian kepada masyarakat.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama memohon keselamatan bangsa, kelancaran tugas Kepolisian, serta perlindungan dari Allah SWT dalam setiap langkah pengabdian. Polres Pasuruan Kota berharap momentum Isra’ Mi’raj ini dapat menjadi penyemangat seluruh personel untuk terus berpegang pada nilai ketauhidan, kejujuran, dan kemuliaan akhlak dalam setiap tugas yang diemban demi terciptanya keamanan dan ketertiban di Kota Pasuruan.
Polres
Respon Cepat Tim Urai Polres Blitar Bantu Kendaraan Mogok, Arus Lalu Lintas Tetap Lancar

BLITAR – Hari ketiga pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah hukum Polres Blitar Polda Jatim terpantau situasi arus lalu lintas pemudik mulai tampak peningkatan pada Minggu (15/3/26).
Pola – pola pengaturan arus terus dilakukan oleh petugas di lapangan untuk antisipasi kepadatan lalu lintas yang berpotensi kemacetan.
Tampak Tim Urai Polres Blitar Polda Jatim yang dipimpin KBO Lantas, Iptu Putut Siswahyudi bergerak cepat memberikan bantuan kepada pengendara yang mengalami kendaraan mogok di Jalan Raya Kanigoro arah Siraman – Malang.
“Tadi kami menerima laporan ada kendaraan mogok di badan jalan, lalu kami bantu untuk penanganan agar tidak menimbulkan kemacetan,” ujar Iptu Putut usai bantu dorong mobil mogok.
Ia menegaskan, Polres Blitar berkomitmen memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Blitar.
Berkat respon cepat petugas, situasi lalu lintas di Jalan Raya Kanigoro arah Siraman menuju Kabupaten Malang tetap berjalan lancar dan tidak sempat terjadi kemacetan.
Iptu Putut mengimbau bagi pemudik yang merasa lelah agar dapat memanfaatkan pos – pos yang telah disediakan oleh Polres Blitar Polda Jatim.
“Jika ada kendala atau gangguan kamtibmas, masyarakat bisa hubungi call center 110 bebas pulsa maka kami akan segera tindaklanjuti,” pungkasnya.
Dengan kesigapan petugas dari Polres Blitar Polda Jatim yang bersinergi dengan lintas sektor ini, diharapkan Operasi Ketupat Semeru 2026 sukses mewujudkan Mudik Aman Keluarga Bahagia.
Untuk diketahui, Polres Blitar Polda Jatim telah mendirikan sebanyak 17 Pos Operasi Ketupat Semeru 2026 yang tersebar di lokasi stragis di wilayah Kabupaten Blitar.
Pos tersebut berada di Kanigoro,Selorejo,Stasiun Wlingi, Terminal kesamben,Simpang 3 Brongkos,Simpang 3 Siraman, Simpang 3 RSUD Wlingi, Simpang 4 Talun, Simpang 4 Kendalrejo, Simpang 4 Tumpang, Simpang 3 Tingal, Sumpang 4 garum, Simpang 3 Jembatan Kademangan dan Simpang 4 JLS Tambakrejo.
Selain itu Pospam juga didirikan oleh Polres Blitar di wisata Blitar Park,Kampung Coklat,Pantai Tambakrejo dan wisata Pantai Serang. (*)
Polres
Polresta Malang Kota Petakan 5 Potensi Kerawanan Jelang Nyepi –Lebaran 2026

MALANG KOTA – Menjelang rangkaian libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polresta Malang Kota memetakan lima potensi kerawanan yang perlu diantisipasi guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Malang.
Pemetaan dilakukan sebagai langkah preventif dan preemtif dalam rangka memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama masa mudik serta aktivitas libur Lebaran tahun 2026.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana menjelaskan, potensi pertama yang menjadi perhatian adalah kepadatan arus lalu lintas.
Kota Malang merupakan jalur strategis menuju kawasan wisata di Malang Raya, sehingga setiap musim mudik terjadi peningkatan signifikan kendaraan yang melintas maupun yang masuk ke wilayah kota.
Selain kepadatan arus kendaraan, Polresta Malang Kota juga memprediksi meningkatnya aktivitas masyarakat di sejumlah fasilitas publik seperti pusat perbelanjaan, destinasi wisata, kawasan kuliner, hingga pusat oleh-oleh khas Malang.
Lonjakan aktivitas tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kerawanan apabila tidak diimbangi dengan pengawasan dan pengamanan yang optimal.
Tantangan berikutnya adalah anomali parkir yang sering muncul di kawasan keramaian akibat meningkatnya mobilitas masyarakat.
“Kondisi ini kadang dimanfaatkan pihak tertentu untuk mengambil keuntungan di luar ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah,” ujar Kombes Pol Putu Kholis, Sabtu (14/3/2026).
Ia menambahkan, meningkatnya mobilitas masyarakat selama musim liburan juga berdampak pada aktivitas ekonomi yang semakin tinggi.
Situasi tersebut dapat memunculkan persoalan lain seperti pengelolaan parkir, pengelolaan sampah, hingga inflasi musiman akibat peningkatan permintaan barang dan jasa menjelang hari raya.
Menurut Kombes Putu Kholis, semakin tinggi mobilitas masyarakat, maka semakin tinggi pula konsumsi dan aktivitas ekonomi.
“Dampaknya adalah muncul tantangan lain seperti pengelolaan parkir, pengelolaan sampah, hingga inflasi temporer yang perlu kita kendalikan bersama melalui kolaborasi lintas sektor,” jelasnya.
Kombes Pol Putu Kholis menegaskan bahwa lima potensi kerawanan tersebut menjadi dasar bagi jajaran Polresta Malang Kota merumuskan langkah pengamanan melalui Operasi Ketupat Semeru 2026 yang mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”
Operasi ini tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga memastikan keamanan masyarakat serta kelancaran aktivitas ibadah dan wisata selama libur Lebaran.
Dalam pelaksanaannya, pengamanan melibatkan ribuan personel gabungan lintas sektor.
Patroli bersama juga digencarkan oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta unsur kelurahan dan RT/RW untuk menjaga kawasan permukiman, terutama rumah kosong yang ditinggal mudik oleh pemiliknya.
“Jika kita mampu bersinergi dan mengelola situasi dengan baik, maka momentum libur panjang ini bukan hanya aman secara kamtibmas, tetapi juga menjadi peluang pertumbuhan ekonomi serta menunjukkan bahwa Kota Malang adalah kota yang aman, ramah bagi wisatawan, dan nyaman bagi warganya,” pungkas Kombes Pol Putu Kholis. (*)
Polres
Tol Prosiwangi Dibuka Fungsional, Polres Probolinggo Siapkan Langkah Antisipasi Lonjakan Pemudik

PROBOLINGGO – Polres Probolinggo Polda Jatim menyiapkan sejumlah strategi untuk antisipasi kepadatan arus lalu lintas di masa mudik hingga balik lebaran 2026.
Kapolres Probolinggo AKBP M.Wahyudin Latif menegaskan hal itu dilakukan untuk memastikan pelayanan pengamanan mudik lebaran bisa optimal dan arus lalu lintas tetap lancar dan aman.
AKBP Latif mengatakan pascaapel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Probolinggo Polda Jatim sudah melakukan langkah mitigasi mulai dari kesiapan armada operasional, kuat personel hingga keberadaan pos pengamanan (Pospam), pos pelayanan (Posyan) dan pos terpadu.
“Kami memastikan seluruh kendaraan operasional dalam kondisi prima sehingga dapat digunakan secara maksimal oleh personel di lapangan,” ujar AKBP Latif, Minggu (15/3/26).
Ia menambahkan, dengan kesiapan kendaraan operasional tersebut, diharapkan personel dapat bergerak lebih cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Untuk mendukung pengamanan tersebut, kami menyiapkan empat pos yang dapat dimanfaatkan masyarakat, yakni Pos Terpadu Kraksaan, Posyan Leces, serta Pospam Gending dan Pospam Paiton,”terang AKBP Latif.
Sementara itu untuk menyikapi Tol Prosiwangi yang dibuka fungsional, Polres Probolinggo juga mengatisipasi dengan melakukan pola – pola pengaturan arus lalu lintas bila terjadi kepadatan khususnya di gerbang Tol Paiton, Kraksaan dan Gending.
Selain gerbang tol tersebut, Polres Probolinggo Polda Jatim yang bersinergi dengan lintas sektor termasuk pengelola tol, juga memberi perhatian serius di gerbang Tol Probolinggo Timur (exit Leces).
“Kita antisipasi di gerbang Leces, yang diperkirakan mengalami peningkatan lalu lintas karena gerbang Tol Probolinggo Timur ini juga yang melayani kendaraan dari arah Lumajang dan Jember,” terang AKBP Latif.
Kapolres Probolinggo mengimbau masyarakat yang mudik agar dapat memanfaatkan pos yang sudah disediakan oleh Polres Probolinggo untuk mendapatkan layanan kepolisian maupun sekedar untuk beristirahat.
“Jangan memaksakan berkendara jika merasa lelah, silahkan manfaatkan pos yang sudah kami siapkan untuk beristirahat agar Mudik Aman Keluarga Bahagia,”pungkasnya.
Untuk diketahui, ruas tol Prosiwangi rencananya akan difungsikan secara terbatas mulai 14 hingga 29 Maret 2026 untuk mendukung kelancaran arus mudik.
Selama masa operasional fungsional tersebut, tol Prosiwangi hanya akan dibuka pada pukul 06.00 hingga 16.00 WIB. (*)
-
Polda6 hari agoPolda Jatim Amankan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Atlet Perempuan
-
Berita1 minggu ago
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Keboncandi Laksanakan Patroli Akhir Pekan
-
Polres3 hari agoPolda Jatim Siapkan Buffer Zone di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi saat Nyepi
-
Polres6 hari agoCek Kesiapan Personel, Satlantas Polres Pasuruan Kota Gelar Apel Pemeriksaan Perlengkapan Anggota
-
Berita5 hari agoPolri dan Jurnalis Bagikan 1.500 Takjil kepada Masyarakat di Sekitar Mabes Polri
-
Berita4 hari agoPolres Sampang Tegaskan 2 Pemuda yang Ditangkap Bawa Ekstasi Telah Diserahkan ke Panti Rehabilitasi
-
Polda5 hari ago
Bhabinkamtibmas Kebonagung Monitoring Lahan Binaan Polri Dukung Ketahanan Pangan
-
Berita1 hari agoCegah Kriminalitas Jelang Lebaran, Polsek Grati Intensifkan Patroli Kamtibmas
