Berita
Polres Magetan Gelar Advokasi Satgas TPPO Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

MAGETAN – Polres Magetan Polda Jawa Timur bersama Pemerintah kabupaten setempat menggelar kegiatan Advokasi Satuan Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (Satgas TPPO) di Gedung Pesat Gatra Polres Magetan, Rabu (17/12).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya memperkuat perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Magetan.
Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo menegaskan bahwa Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) perlu diantisipasi sejak dini.
Menurutnya TPPO kerap melibatkan unsur kekerasan, ancaman, hingga penipuan dengan modus pemberian pekerjaan, termasuk tawaran bekerja ke luar negeri sebagai TKW.
Hal itu terungkap saat Sat Reskrim Polres Magetan Polda Jatim berhasil menangani kasus TPPO di wilayah Kabupaten Magetan.
Kompol Dodik menekankan untuk penanganan kasus TPPO itu sinergi lintas sektor menjadi kunci utama pencegahan.
“Pembentukan dan penguatan Satgas TPPO ini bertujuan untuk mengurangi, mencegah, dan memberantas TPPO di Kabupaten Magetan melalui langkah preemtif, preventif, hingga penegakan hukum,” ujar Kompol Dodik.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya calon tenaga kerja wanita (TKW) yang akan bekerja ke luar negeri, agar lebih berhati-hati dan selektif dalam memilih perusahaan penyalur tenaga kerja.
“Pastikan PT penyalur tenaga kerja tersebut berlisensi resmi dan bukan ilegal, serta selalu waspada terhadap tawaran pekerjaan dengan gaji yang menggiurkan,” tegas Kompol Dodik.
Ia mengatakan pentingnya peran Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Magetan untuk melakukan pengecekan berkala terhadap PT penyalur tenaga kerja luar negeri yang beroperasi di wilayah Magetan.
Sementara itu, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Magetan Medi Santoni, dalam paparannya menjelaskan bahwa sanksi pidana TPPO telah diatur secara tegas dalam UU Nomor 1 Tahun 2023.
Undang – undang tersebut secara spesifik mengatur tindak pidana perdagangan orang, mencakup proses peradilan, serta perlindungan terhadap korban dan saksi.
Ia mengungkapkan bahwa kasus TPPO paling banyak terjadi pada pekerja TKW di luar negeri, dengan modus yang semakin kompleks.
“Modus operandi TPPO umumnya dilakukan secara tersamar, terputus, dan tersistem sangat rapi, sehingga sulit dideteksi oleh korban,” ungkapnya.
Beberapa modus yang kerap ditawarkan pelaku antara lain persyaratan kerja yang dipermudah, gaji sangat tinggi, program beasiswa dan pelatihan gratis, fasilitas mewah, pendekatan kepada keluarga korban, penawaran melalui media sosial, hingga sistem pembayaran yang dapat dicicil.
Melalui kegiatan advokasi ini, diharapkan seluruh peserta, mulai dari unsur pemerintah, aparat penegak hukum, hingga perangkat desa dan masyarakat, memiliki pemahaman yang sama serta mampu menjadi agen pencegahan TPPO di lingkungan masing-masing.
Polres Magetan Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan Kabupaten Magetan yang aman dan bebas dari praktik perdagangan orang. (*)
Polres
Bhabinkamtibmas Desa Penunggul Dampingi Petani Jagung, Dukung Ketahanan Pangan di Wilayah Nguling
Polresta Pasuruan – Bhabinkamtibmas Desa Penunggul, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, melaksanakan kegiatan pendampingan kepada petani jagung sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, Kamis (24/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas turun langsung ke lahan pertanian dan berinteraksi dengan para petani. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi tanaman sekaligus menyerap berbagai aspirasi maupun kendala yang dihadapi petani dalam mengelola lahan pertanian.
Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada petani agar terus menjaga produktivitas dan memanfaatkan lahan secara optimal. Pendampingan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mempererat komunikasi serta membangun sinergi antara Polri dengan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan.
Kapolsek Nguling IPTU Kukuh Eko P mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan pendampingan dan menjalin komunikasi secara langsung dengan masyarakat.
“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kami mendorong anggota untuk aktif hadir dan memberikan pendampingan kepada petani, sehingga dapat bersama-sama mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Nguling,” ujar IPTU Kukuh Eko P.
Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Melalui pendampingan tersebut, Polsek Nguling berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat serta mendukung berbagai kegiatan positif yang dapat memberikan manfaat bagi warga Desa Penunggul.
Berita
Cangkrukan Jogo Perak: Kapolres Tanjung Perak Ajak Warga Kompak Tangkal Isu Liar Penganggu Kamtibmas

TANJUNG PERAK – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu liar yang dapat mengganggu kondusivitas lingkungan.
Pesan penting ini disampaikan langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Irwan Kurniawan, dalam forum dialog “Cangkrukan Kamtibmas Jogo Perak” di Balai RW 7 Tambak Mayor Utara, Kelurahan Asemrowo, Rabu (23/9) malam.
Dalam suasana dialog dua arah yang hangat bersama jajaran tiga pilar dan tokoh masyarakat, AKBP Irwan menyoroti derasnya arus informasi digital yang kerap dimanfaatkan untuk menyebarkan hoaks dan memicu gesekan sosial, termasuk aksi kenakalan remaja dan tawuran.
“Perputaran informasi di media sosial saat ini sangat cepat. Tolong jangan mudah termakan isu liar, provokasi, atau informasi hoaks. Pastikan untuk selalu saring sebelum sharing,” tegas AKBP Irwan.
Ia menambahkan bahwa komitmen menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim membutuhkan sinergitas aktif dari lingkungan akar rumput.
AKBP Irwan menegaskan slogan “Jogo Perak” harus dimaknai sebagai komitmen persatuan warga untuk membentengi kampung dari segala bentuk gangguan keamanan.
“Kami tidak bisa bekerja sendirian. Sinergitas antara kepolisian dengan seluruh lapisan masyarakat adalah kunci untuk mewujudkan rasa aman yang berkelanjutan. Mari bersama-sama menjaga Surabaya,” ujar AKBP Irwan.
Sebagai langkah preventif, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak juga mendorong warga untuk proaktif menjaga lingkungan dan memaksimalkan layanan call center bebas pulsa di nomor 110 jika menemukan kejadian menonjol atau hal yang mencurigakan di wilayah mereka.
Pendekatan humanis dan dialogis ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Katirin, salah seorang warga RT 8, mengaku senang dengan konsep cangkrukan yang cair ini karena masyarakat bisa langsung menyampaikan aspirasi tanpa sekat demi menjaga keamanan bersama.
“Saya sangat tertarik dengan materi dan gaya penyampaian Bapak Kapolres. Lewat konsep cangkrukan seperti ini, suasananya jadi cair dan tidak kaku. Di situlah masyarakat benar-benar merasa diayomi, bisa berkumpul, dan langsung menyampaikan unek-unek tanpa canggung,” ungkapnya gembira. (*)
Berita
Kapolda Jatim Resmikan Sumur Bor Presisi Atasi Krisis Air Bersih di Pagak Malang

MALANG – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto meresmikan fasilitas sumur bor Presisi di Dusun Krajan, Desa Sumbermanjingkulon, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Rabu (23/9/2026).
Fasilitas ini dibangun untuk menjawab kebutuhan vital warga setempat terhadap akses air bersih yang layak.
Selain meresmikan sumur bor, Irjen Pol Nanang Avianto yang didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim juga meninjau langsung sumber air dan membagikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat sekitar.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan wujud nyata kepedulian polri terhadap problematik sosial di tengah masyarakat.
“Polda Jawa Timur berkomitmen hadir memberikan solusi langsung. Kami berharap keberadaan sumur bor ini dapat memberikan manfaat besar dan digunakan sebaik-baiknya oleh warga,” ujar Kombes Pol Abast, Rabu (23/9).
Seperti diketahui, kecamatan Pagak selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah yang kerap menghadapi tantangan pemenuhan air bersih, terutama saat musim kemarau.
Kehadiran infrastruktur air bersih dari Polda Jatim ini diharapkan mampu menyokong kebutuhan domestik harian warga di Dusun Krajan dengan lebih stabil.
Polda Jatim juga menitipkan pesan agar warga bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas publik tersebut agar masa pakainya bisa berlangsung lama.
“Fasilitas ini milik bersama. Kami berharap warga saling bergotong-royong merawatnya agar kemanfaatannya dapat terus dirasakan oleh lintas generasi di desa ini,” tambahnya.
Aksi sosial yang dibalut dengan peresmian infrastruktur ini menjadi bagian dari agenda berkelanjutan Polda Jatim untuk mempererat kedekatan emosional antara aparat kepolisian dan masyarakat melalui program-program yang berdampak langsung. (*)
-
Berita1 minggu agoSinergi TNI-Polri, Satlantas Polres Pasuruan Kota Edukasi Prajurit tentang Keselamatan Berlalu Lintas
-
Polres1 minggu agoSatlantas Polres Pasuruan Kota Gandeng Komunitas Ojol dalam Bakti Kesehatan HUT Lalu Lintas ke-71
-
Berita1 minggu agoAtasi Krisis Air, Polres Bangkalan Distribusikan 48.000 Liter Air Bersih di Dua Kecamatan
-
Polres1 minggu agoPolres Malang Libatkan Tim Dokkes, Menjaga Napas Para Penjinak Api Karhutla di Lereng Bromo
-
Polres6 hari agoPolres Ngawi dan Tim Gabungan Buat Sekat Bakar dan Dirikan Posko Antisipasi Karhutla Lawu Utara Meluas
-
Polsek1 minggu ago
Polres Pasuruan Kota Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Dampingi Petani Jagung di Desa Tidu
-
Berita1 minggu agoHUT Lantas ke-71, Satlantas Polres Pasuruan Kota Sambangi Purnawirawan IPTU Abadi
-
Berita1 minggu agoPolri Kerahkan Tim DVI untuk Mendukung Penanganan Hilangnya Kapal Virgo
