Polres
Polres Malang Cek Kelayakan Bus Pariwisata Jelang Nataru

MALANG – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Satlantas Polres Malang Polda Jatim mulai memastikan seluruh moda transportasi massal dalam kondisi aman dan siap angkut penumpang.
Salah satu yang menjadi sorotan yaitu inspeksi kelayakan bus pariwisata, yang digelar bersama Ditlantas Polda Jatim.
Pemeriksaan dilakukan di beberapa Perusahaan Outo Bus yang ada di Kabupaten Malang.
Tim gabungan dari Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim, Satlantas Polres Malang, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Malang mendatangi garasi bus dan langsung melakukan pengecekan satu per satu armada.
Pengecekan meliputi kondisi teknis seperti rem, ban, mesin, lampu-lampu, sistem kemudi hingga kelengkapan keselamatan mulai dari APAR, pintu darurat, hingga palu pemecah kaca.
Dokumen kendaraan dan surat-surat pengemudi juga tak luput dari pemeriksaan.
Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penguatan kesiapan jelang membludaknya mobilitas masyarakat di akhir tahun.
“Menjelang Nataru, pergerakan masyarakat naik drastis. Karena itu kami pastikan seluruh sarana transportasi massal, khususnya bus pariwisata, dalam kondisi layak jalan dan aman,” ujar AKP Chelvin,Kamis (4/12).
AKP Chelvin menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin ada kejadian kecelakaan yang bersumber dari kelalaian teknis kendaraan.
Pemeriksaan dilakukan detail dan berlapis, terlebih karena bus pariwisata banyak digunakan rombongan wisata maupun perjalanan keluarga.
“Kami tidak mau ada insiden fatal hanya karena armada tidak terawat. Ramcheck ini dilakukan ketat dan akan berlanjut hingga masa operasi Nataru,” tegasnya.
Ia juga menyebut bahwa keterlibatan Ditlantas Polda Jatim membuat standar pemeriksaan semakin terukur.
Satlantas Polres Malang Polda Jatim memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan di berbagai PO bus lainnya untuk memberi rasa aman bagi masyarakat yang akan berlibur.
“Dengan dukungan Ditlantas, pengawasan jadi semakin komprehensif dan terintegrasi,” jelasnya. (*)
Polres
Polres Lumajang Amankan Tiga Tersangka Pencuri Sapi

LUMAJANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polres Lumajang menangkap tiga anggota komplotan pencurian hewan ternak yang selama ini meresahkan warga.
Ketiga tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial H (23), AR (27), dan AG (23), ketiganya warga Kabupaten Lumajang.
Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP M Ari Nuzul Aulia, mengatakan ketiga tersangka tersebut diduga terlibat dalam pencurian seekor sapi milik warga di Desa Pajarakan, Kecamatan Randuagung, pada Selasa, 26 Mei 2026 bulan lalu.
“Ketiga tersangka berhasil kami amankan setelah kami lakukan serangkaian penyelidikan,” ujar AKP Ari, Jumat (10/7/2026).
Dari hasil pemeriksaan, 3 tersangka ini berperan membantu aksi pencurian ternak yang sebelumnya direncanakan oleh pelaku utama berinisial BK yang saat ini masih dalam pengejaran.
AKP Ari menjelaskan, para pelaku masuk ke kandang melalui pintu belakang yang hanya ditutup bambu.
Setelah berada di dalam, mereka melepaskan tali pengikat sapi yang terhubung dengan palungan sebelum menggiring hewan tersebut keluar kandang.
“Sapi kemudian dibawa melalui jalur belakang kandang yang melewati lahan tebu untuk menghindari perhatian warga,” ujarnya.
Menurut AKP Ari, pengungkapan kasus tersebut merupakan pengembangan dari penangkapan seorang penadah sapi curian berinisial AW yang lebih dahulu diamankan Polisi.
“Dari hasil pengembangan, kami berhasil mengidentifikasi para pelaku lapangan. Saat ini kami masih memburu BK yang diduga menjadi otak sekaligus eksekutor utama pencurian,” kata AKP Ari.
Ia mengungkapkan, saat petugas melakukan penggeledahan di rumah BK, Polisi menemukan sepucuk senjata api rakitan.
“Di rumah BK kami menemukan senjata api rakitan. Pelaku berhasil kabur dan kini masuk daftar pencarian orang (DPO),” ujarnya.
Hasil penyidikan menunjukkan komplotan tersebut baru diketahui beraksi di satu lokasi kejadian, yakni di Kecamatan Randuagung.
Dalam perkara ini, Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa seekor sapi betina blasteran milik korban yang berhasil diamankan kembali, serta satu unit mobil Mitsubishi L-300 yang digunakan penadah untuk mengangkut sapi hasil curian.
Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 477 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan. (*)
Polres
Polres Bojonegoro Salurkan 16 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Ngambon

BOJONEGORO – Polres Bojonegoro Polda Jawa Timur kembali menunjukan aksi kepeduliannya terhadap warga masyarakat yang terdampak kemarau hingga kesulitan mendapatka air bersih.
Kali ini melalui Polsek Ngambon, Polres Bojonegoro menyalurkan bantuan air bersih lebih kurang 16.000 liter air bersih kepada warga Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (10/7/2026).
Bantuan tersebut disalurkan kepada warga di RT 03, RT 04, dan RT 05 Desa Nglampin yang mengalami penurunan ketersediaan sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi melalui Kapolsek Ngambon AKP M. Tohir mengatakan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat secara langsung.
“Menindaklanjuti arahan dari Bapak Kapolres Bojonegoro, kami salurkan bantuan air bersih untuk meringankan beban warga yang mengalami kesulitan air bersih,” ujar AKP Tohir, Jumat (10/7/2026).
Kapolsek Ngambon mengatakan Polsek Ngambon akan berusaha untuk terus melaksanakan penyaluran air bersih secara rutin sesuai dengan kebutuhan warga, sejalan dengan semangat Polri untuk Masyarakat.
Salah seorang penerima bantuan, Hartati, menyampaikan terima kasih kepada Polres Bojonegoro dan Polsek Ngambon atas kepedulian dan bantuan air bersih yang diberikan kepada warga.
Ia mengatakan bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat yang selama beberapa waktu terakhir mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres dan Bapak Kapolsek Ngambon beserta seluruh anggotanya yang telah peduli kepada warga. Bantuan air bersih ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama di tengah musim kemarau seperti sekarang,” kata Hartati. (*)
Polres
Bhabinkamtibmas Desa Tampung Laksanakan Pengawasan Lahan Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Polresta Pasuruan – Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Tampung Polsek Lekok Polres Pasuruan Kota melaksanakan kegiatan pengawasan dan pengecekan lahan jagung binaan Polri yang berada di Desa Tampung, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (11/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendampingi masyarakat untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.
Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi tanaman jagung guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal. Selain memantau perkembangan tanaman, Bhabinkamtibmas juga berdialog dengan para petani untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi, mulai dari perawatan tanaman, kebutuhan pupuk, hingga upaya pencegahan serangan hama yang dapat memengaruhi hasil panen.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas turut memberikan edukasi kepada para petani agar terus menjaga kualitas budidaya tanaman melalui pemupukan yang tepat, pengairan yang cukup, serta pengendalian hama dan penyakit secara berkala. Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Lekok.
Kapolsek Lekok AKP Mawan Budi P mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan nasional.
“Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas, kami terus mendorong sinergi dengan pemerintah desa dan para petani agar pengelolaan lahan pertanian dapat berjalan optimal. Pendampingan ini bukan hanya sebatas pengawasan, tetapi juga bentuk komitmen Polri dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap hasil panen jagung di Desa Tampung dapat terus meningkat dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Mawan Budi P.
Para petani menyambut baik kegiatan pendampingan tersebut dan mengapresiasi kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian. Menurut mereka, komunikasi yang terjalin secara langsung memberikan motivasi, rasa aman, serta menambah semangat untuk terus mengelola lahan pertanian secara maksimal demi memperoleh hasil panen yang berkualitas.
Melalui kegiatan ini, Polres Pasuruan Kota menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan yang berkelanjutan kepada para petani. Sinergi antara Polri, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani diharapkan mampu mewujudkan sektor pertanian yang semakin maju, mandiri, produktif, serta berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia.
#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polripresisi
#swasembadapangan
-
Berita5 hari ago
Bhabinkamtibmas Desa Pandanrejo Laksanakan Pengawasan Lahan Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
-
Berita6 hari ago
Bhabinkamtibmas Kelurahan Blandongan Laksanakan Pengawasan Lahan Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
-
Polsek1 minggu ago
Bhabinkamtibmas Desa Toyaning Intensifkan Komunikasi dan Koordinasi Kamtibmas Bersama Perangkat Desa
-
Berita4 hari agoBhabinkamtibmas Polsek Grati Turun ke Lahan, Dampingi Petani Wujudkan Swasembada Pangan
-
Berita1 minggu agoWakapolri: 418 Lulusan Sespim Siap Jadi Garda Terdepan Hadapi Tantangan Global dan Era Digital
-
Polres7 hari agoLayanan Pengamanan Polres Blitar Patroli Dialogis di Wisata Pantai Serang
-
Polres1 minggu agoHari Bhayangkara ke – 80, Polres Ngawi Bangun Sumur Bor Presisi untuk Masyarakat di Bringin
-
Polres7 hari agoPolres Gresik Hadir Untuk Masyarakat, Gelar Bhayangkara Fest 2026 Pererat Kebersamaan
