Connect with us

Polres

Gerakan Pangan Murah: Polresta Malang Kota Siapkan 36 Ton Beras SPHP

Published

on

gambar whatsapp 2025 08 13 pukul 08.50.52 b62f7f7f

KOTA MALANG – Polresta Malang Kota Polda Jatim menunjukkan komitmennya mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.

Sebanyak 36 ton atau 7.200 sak beras jenis SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) telah disiapkan untuk Gerakan Pangan Murah dan didistribusikan ke Polsek jajaran.

Beras SPHP yang sudah dikemas per 5 kg ini dijual dengan harga Rp 55.000 per sak, lebih rendah dibanding harga di pasaran.

Dari 36 Ton sudah disebar agar lebih merata ke masyarakat, seperti dilingkungan Polresta Malang Kota (1 ton), Polsek Klojen (6 ton), Polsek Kedungkandang (6 ton), Polsek Blimbing (6 ton), Polsek Lowokwaru (7 ton) dan Polsek Sukun (10 ton).

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono SH, SIK, MSi menjelaskan penjualan beras SPHP ini salah satu bentuk dukungan untuk pemerintah yang terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

“Tujuan kami membantu masyarakat agar bisa mudah untuk mendapatkan beras yang berkualitas dan harga terjangkau, sekaligus Polri membantu dalam menekan inflasi pangan, serta menjaga ketersediaan stok di tengah fluktuasi harga pasar,” ungkap Kombes Pol Nanang, Selasa (12/8/25).

Kombes Pol Nanang menegaskan bahwa target konsumen program ini adalah masyarakat umum, khususnya warga dengan daya beli terbatas.

Untuk itu, Kombes Nanang menugaskan setiap anggota Bhabinkamtibmas dan personel Polsek jajaran mengawasi penjualan diwilayah masing-masing agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan pihak yang menguntungkan diri sendiri.

“Kami berharap beras SPHP dengan harga murah ini, bisa sampai tangan warga yang membutuhkan,” tambahnya.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini terpantau sangat tinggi.

Hal itu seperti dilihat pada penjualan di Polresta Malang Kota yang dimulai pada Jumat (8/8) pekan lalu langsung menghabiskan stok 1 ton.

Demikian juga Polsek Lowokwaru yang mendapat 7 ton beras juga terjual habis dalam sehari.

“Hingga Senin (11/8), dari data sementara total beras SPHP yang terjual di sudah mencapai 22 ton atau 4.400 sak kemasan 5 kg,”jelas Kombes Pol Nanang.

Hingga berita ini ditulis, proses penjualan masih berlangsung di Polsek Sukun, Blimbing, Klojen dan Polsek Kedungkandang.

Pendistribusian dan penjualan dengan pengawasan kepolisian, Gerakan Pangan Murah ini bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh warga dan tepat sasaran.

“Gerakan Pangan Murah Polresta Malang Kota ini salah satu bentuk pelayanan Polri untuk masyarakat, selain menjaga keamanan juga aktif menjaga stabilitas pangan masyarakat tercukupi,” tutup Kombes Pol Nanang. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Polres Blitar Lindungi Pelajar dari Bahaya Judol dan Kejahatan Siber melalui Program Polidik

Published

on

BLITAR – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Blitar Polda Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus menjaga moral generasi muda.

Melalui program unggulan Polisi Peduli Pendidikan (Polidik), Polres Blitar Polda Jatim secara masif menggelar sosialisasi guna membentengi para pelajar dari ancaman kejahatan di era digital.

Kali ini, implementasi program Polidik dilaksanakan oleh satuan fungsi Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Blitar dengan menyambangi para pelajar di SMK PGRI Wlingi, Kabupaten Blitar, pada Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan ini difokuskan pada pemberian edukasi mengenai bahaya judi online (Judol), modus penipuan digital, hingga pentingnya etika dalam bermedia sosial.

Disela-sela kegiatan, Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Muheni turun langsung memberikan pemahaman mendalam secara interaktif.

Para pelajar diajak untuk tidak mudah tergiur oleh tawaran keuntungan instan yang kerap menjadi kedok perjudian dan penipuan online.

Mereka juga diimbau untuk lebih bijak serta bertanggung jawab saat beraktivitas di ruang digital agar tidak menjadi korban maupun pelaku kejahatan siber.

Secara terpisah, Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H menegaskan bahwa program Polidik ini merupakan langkah preventif strategis Polri untuk menyelamatkan masa depan bangsa dari dampak buruk teknologi.

“Kami dari jajaran Polres Blitar terus berkomitmen dan berupaya keras memerangi praktik judi online serta mencegah berbagai tindak kejahatan siber. Salah satu jalur terbaiknya adalah melalui edukasi dini dan pendekatan langsung ke lingkungan sekolah seperti ini,” ujar AKBP Ardhy.

Melalui keberlanjutan program Polisi Peduli Pendidikan ini, Polres Blitar Polda Jatim berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi muda yang cerdas, memiliki literasi digital yang baik, serta mampu menyaring informasi secara bijak.

“Keterlibatan aktif sekolah dan pelajar ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman serta kondusif di wilayah hukum Polres Blitar,” pungkas AKBP Ardhy. (*)

Continue Reading

Polres

Polresta Malang Kota Petakan Wilayah Rawan Bencana, 357 Personel Gabungan Disiagakan

Published

on

MALANG KOTA – Mengantisipasi lonjakan potensi bencana hidrometeorologi selama musim hujan, Polresta Malang Kota Polda Jatim memperkuat mitigasi dengan memetakan wilayah rawan di lima kecamatan.

Langkah taktis ini diperkuat melalui Apel Siaga Tanggap Darurat Bencana yang diikuti 357 personel gabungan TNI, Polri, Pemkot Malang, BPBD, serta relawan di Lapangan Buring, Kedungkandang, Jumat (6/11/2026).

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo PS, menegaskan bahwa apel ini merupakan sarana konsolidasi lintas instansi untuk menyatukan kesiapan personel dan memastikan langkah penanganan yang cepat saat terjadi bencana fisik maupun dampak kesehatan.

“Intensitas hujan mulai meningkat. Seluruh unsur harus saling berkoordinasi erat dan memantau perkembangan situasi cuaca secara berkelanjutan di wilayah Kota Malang,” ujar Kombes Danang.

Karakteristik perkotaan membuat Malang Kota rawan terhadap genangan air yang mengganggu lalu lintas. Sebagai langkah antisipasi, BPBD telah menyusun peta kerawanan hingga tingkat kelurahan.

Data ini terus diperbarui dengan mempertimbangkan perubahan lingkungan, saluran drainase, serta proyek infrastruktur. Sejumlah kawasan di Kecamatan Lowokwaru dan Kedungkandang menjadi perhatian utama, khususnya wilayah di sepanjang aliran sungai.

Kombes Pol Danang meminta sinergi berjenjang dari tingkat kelurahan hingga kecamatan diperkuat. Lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas wajib aktif bertukar informasi.

Untuk mempercepat penanganan kedaruratan, posko terpadu akan langsung didirikan di lokasi kejadian secara on the spot.

Selain ancaman banjir dan tanah longsor, Kombes Pol Danang juga mengingatkan potensi lonjakan penyakit lingkungan musim hujan, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan diare.

“Evaluasi kejadian tahun lalu harus menjadi dasar peningkatan mitigasi. Kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama, dan keselamatan masyarakat Kota Malang tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Polres

Polres Bondowoso Rangkul Driver Ojol, Sediakan Ruang Dialog Kamtibmas Lewat Semangat Polisi Bersama Masyarakat

Published

on

BONDOWOSO – Dalam rangka mengimplementasikan program prioritas “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Bondowoso Polda Jatim menggelar cangkrukan bersama komunitas ojek online (ojol) se-Kabupaten Bondowoso di Alun-alun RBA Ki Ronggo, Rabu (4/11/2026).

Langkah ini menjadi wujud kepedulian Polres Bondowoso Polda Jatim sekaligus ajakan bagi driver ojol untuk menjadi mitra aktif kamtibmas dalam menyukseskan program “Jogo Omah” (Menjaga Rumah) yang digagas oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono.

Acara dihadiri langsung oleh Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., Wakapolres KOMPOL I Gede Suartika, jajaran Pejabat Utama (PJU), serta puluhan pengemudi Grab, Gojek, dan ShopeeFood.

Dalam sambutannya, AKBP Aryo menegaskan bahwa driver ojol memiliki peran strategis di garis depan masyarakat. Mobilitasnya yang tinggi hingga ke pelosok pemukiman menjadikannya mitra potensial kepolisian dalam mengawasi keamanan lingkungan.

“Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami hadir untuk merangkul rekan-rekan ojol. Kami mengajak Anda semua menjadi mata dan telinga kamtibmas demi menyukseskan program ‘Jogo Omah’ Kapolda Jatim,” ujar AKBP Aryo.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Kapolres Bondowoso langsung menampung aspirasi driver terkait kendala lapangan, seperti kemudahan pengurusan SIM, denda pajak kendaraan, hingga dilema menghadapi penumpang yang menolak memakai helm.

AKBP Aryo menegaskan segera berkoordinasi dengan Satlantas untuk memfasilitasi solusi terbaik bagi komunitas ojol. Ia juga mengingatkan pemanfaatan Call Center bebas pulsa 110 saat darurat.

Kebersamaan tanpa sekat ini diakhiri dengan momen makan nasi kotak bersama secara lesehan. Salah satu pengemudi ojol mengaku sangat mengapresiasi perhatian kepolisian.

“Kami senang karena Polres Bondowoso begitu peduli. Kami tidak hanya didengar keluhannya, tetapi juga dirangkul sebagai mitra untuk menjaga keamanan Bondowoso,” ungkapnya.

Melalui sinergi kokoh ini, diharapkan para driver dapat bekerja dengan aman dan nyaman sekaligus berkontribusi aktif menjaga kondusifitas wilayah. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi